Categories
Nasional Polhukam Politik

PKS Siap Raih Kemenangan di Pilkada Serentak 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengumpulkan seluruh calon kepala daerah yang diusung pada Pilkada Serentak 2018 dalam Ikrar Pemenangan Calon Kepala Daerah di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Kamis (04/01/2017).

Ketua Tim Pemenangan Pemilu (TPP) DPP PKS Chairul Anwar mengungkapkan, PKS telah melakukan proses panjang dalam menentukan calon kepala daerah untuk berpatisipasi dalam 171 daerah pada Pilkada serentak 2018 yang meliputi 17 propinsi, 115 kabupaten dan 39 kota.

Chairul Anwar menyebut, PKS siap mengikuti ajang pesta demokrasi tersebut dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) dukungan kepada calon kepala daerah PKS yang diusung baik dari kader internal maupun tokoh eksternal.

“Kesiapan ini tentunya kita buktikan dengan 116 SK DPP PKS yang telah kami keluarkan kepada sejumlah pasangan Calon Kepala Daerah,” papar Chairul dalam siaran pers yang diterima wartawan di lokasi.

Mengulang penegasan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman beberapa waktu lalu, Chairul menyebutkan Ikrar Pemenangan Calon Kepala Daerah oleh PKS untuk menyamakan platform dan meraih target kemenangan 60 persen di Pilkada 2018.

“Dengan kemenangan ini diharapkan dapat memberi kontribusi besar bagi kebijakan publik yang berpihak kepada kemaslahatan umat, bangsa dan negara,” tuturnya.

Ketua Bidang Humas DPP PKS Ledia Hanifa menambahkan, Ikrar Pemenangan akan dihadiri oleh 9 Pasang Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, 45 Pasang Calon Walikota dan Wakil Walikota dan 16 Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2018.

Beberapa calon gubernur dan wakil gubernur yang akan datang antara lain; Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Jawa Barat, Zulkiflimansyah-Sitti Rohmi Djalilah di NTB, Isran Noor-Hadi Mulyadi di Kalimantan Timur, Muhammad Kasuba-Madjid Husen di Maluku Utara, Syamsuar-Edy Nasutioan di Riau, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman di Sulsel, Said Assagaf-Anderias
Restanubun di Maluku, Lukas Enembe-Klemen Tinal di Papua dan Asrun-Hugua di Sulawesi Tenggara.

“Seluruh calon kepala daerah yang diusung PKS akan mendengarkan arahan dari Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, menerima SK dukungan, membaca ikrar pemenangan dan pakta integritas lalu ditutup menyimak arahan dari Ketua Maielis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri,” ujar Ledia.(tonmp)

 

Categories
Nasional Politik

PKS, Gerindra, dan PAN, Umumkan Lima Paslon Kepala Daerah Untuk Pilkada 2018.

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Amanat Nasional (PAN) mengumumkan calon kepala daerah yang resmi diusung di lima provinsi pada Pilkada Serentak 2018 mendatang.

Calon-calon kepala daerah (Cagub-Cawagub) diumumkan oleh Presiden PKS Shohibul Iman.

Pengumuman calon kepala daerah yang digelar di kantor DPP PKS, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017) dihadiri Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Rachmawati Soekarnoputri, serta sejumlah calon kepala daerah dari lima provinsi tersebut.

Berikut ini calon-calon kepala daerah yang diusung dan disepakati koalisi 3 partai tersebut,

1. Cagub/cawagub Jawa Barat: Letjen TNI (Purn) Sudrajat-Ahmad Syaikhu

2. Cagub/cawagub Sumatera Utara: Edy Rachmayadi-Musa Rajekshah

3. Cagub/cawagub Kalimantan Timur: Isran Noor-Hadi Mulyadi

4. Cagub/cawagub Maluku Utara: Muhammad Kasuba-Madjid Husen

5. Cagub Jawa Tengah: Sudirman Said, dan untuk Cawagub akan ditentukan segera.

Sohibul Iman menyebutkan keputusan nama-nama calon kepala daerah tersebut sudah disepakati oleh lembaga tinggi partai Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) atau Badan Pekerja Majelis Syura PKS dan partai koalisi.

“Rapat DPTP PKS soal nama-nama bacagub dan bacawagub yang diusung PKS bersama Gerindra dan PAN ini baru selesai pukul 14.30 WIB,” ungkapnya.

Pewarta : Anton

Categories
Nasional Politik

PPP Resmi Usung Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar Pasangan Cagub Cawagub Maluku Utara

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan atau PPP resmi memberikan dukungan kepada Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar sebagai pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) daerah provinsi Maluku Utara.

Dukungan itu secara langsung diberikan kepada pasangan calon dengan penyerahan pernyataan dukungan dan penyerahan rekomendasi Pilkada di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam (26/12/2017).

“Alhamdulillah pada malam hari ini kita bisa menyimpan hati sama calon Gubernur Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus dan wakilnya yaitu dokter Rivai Umar yang merupakan hasil komunikasi politik kita setelah melalui proses rapat pimpinan wilayah beberapa waktu yang lalu,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Romahurmuzy yang akrab disapa bang Romy.

Romy pun meyakini bahwa pasangan Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kepada sumber daya alam yang dimiliki Maluku Utara.

“Ahmad Hidayat Mus memiliki pengalaman yang cukup untuk mengembangkan itu sehingga kita nilai sangat tepat untuk memimpin Maluku kedepan,” ujarnya.

Yang kedua, tambah Romy, bentuk hubungan politik di dalam pilkada ini tidak terkecuali kombinasi Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan adalah mewakili spektrum partai yang sangat lengkap nasionalis religius yang merupakan cerminan warga Maluku Utara.

“Insya Allah ini merupakan cerminan usungan yang melambangkan toleransi dan melambangkan seluruh kekuatan Maluku Utara,” imbuhnya.

Pewarta : Anton 

Categories
Megapolitan Politik

PKS, Gerindra dan PAN Sepakati Koalisi Tidak Mutlak di Pilkada 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tiga pimpinan partai politik dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan sepakat bahwa dalam memberikan dukungan kepada bakal calon kepala daerah untuk Pilkada 2018 di setiap daerah tidak mutlak selalu berkoalisi.

Salah satu kesepakatan dari hasil pertemuan tiga pimpinan partai itu diutarakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan bersama di kantor DPP PKS, Jalan TB. Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (24/12/2017).

Pertemuan selama satu jam tersebut, membahas seputar penentuan bakal calon kepala daerah yang akan diusung oleh koalisi partai tersebut pada Pilkada 2018 mendatang.

“Dalam pembicaraan kita sepakat juga di beberapa tempat mungkin kita mengambil jalan berbeda beda,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, dukungan yang diberikan partai kepada calon kepala daerah di setiap daerah Pilkada bisa berbeda dan tidak selalu bersama-sama.

“Kalau kita pisah di beberapa tempat bukan berarti tabu bagi kami. Tidak harus selalu formal, jadi kita fleksibel. Karena kita harus mendengarkan suara dari bawah,” imbuhnya.

“Tidak mutlak di setiap daerah kita jadi satu, belum tentu !,” tandasnya.

Sementara menyambung hal itu, Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan bahwa dukungan untuk calon kepala daerah dan proses koalisi partai dalam Pilkada 2018 didasarkan pada kesepakatan bersama.

“Jadi kita bersama-sama berdasarkan kesepakatan dan kalau harus berbeda pun didasarkan kepada saling pengertian,” tukasnya menambahkan.

Rencananya PKS akan mengumumkan penentuan calon kepala daerah untuk Pilkada 2018 pada lusa Rabu (27/12).

Diketahui, rangkaian pilkada serentak akan dimulai dengan masa kampanye pada 15 Februari hingga 23 Juni 2018. Masa tenang akan berlangsung pada 24-26 Juni 2018. Sedangkan pemungutan suara akan digelar pada 27 Juni mendatang.

Pilkada serentak berlangsung di 171 daerah. Sebanyak 17 provinsi bakal menggelar pemilihan gubernur, 39 kota memilih walikota, dan 115 kabupaten memilih bupati. Sedangkan jumlah tempat pemungutan suara sebanyak 392.226 dengan 167 ribu lebih daftar pemilih sementara.

Pewarta : Anton 

Categories
Militer Nasional Polhukam TNI

Kohanudnas “Penjaga” Kedaulatan Wilayah Udara NKRI

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komando Pertahanan Udara Nasional atau disingkat Kohanudnas adalah merupakan salah satu institusi dibawah TNI Angkatan Udara yang dalam pelaksanaan tugas, peran dan fungsinnya secara strategis mengkomandoi dan menjaga keamanan atas wilayah udara nasional dalam rangka mewujudkan  kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagian hal tersebut disampaikan Panglima Kohanudnas (Pangkohanudnas) Marsekal Madya (Marsdya) TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M, dalam acara pertemuan dengan para awak media massa nasional, cetak, online dan elektronik yang diadakan di ruang VIP Rusmin Nurjadin, Makohanudnas, Jalan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jum’at (22/12/2017).

Kegiatan yang disebut Media Gathering ini sengaja diselenggarakan oleh Kohanudnas, untuk menjalin dan mempererat hubungan silaturahmi dengan para wartawan dari berbagai media massa nasional yang kerap menyampaikan informasi seputar TNI Angkatan Udara.

“Kegiatan ini pada intinya untuk menjalin silaturahmi serta sekaligus saling bertukar pikiran dan bertukar informasi,” kata Marsdya TNI Yuyu Sutisna mengawali acara itu.

Sebelum memulai kegiatan, Panglima Kohanudnas melaksanakan ibadah sholat Jum’at berjamaah bersama beberapa rekan wartawan dan jajaran personel TNI Angkatan Udara di komplek Makohanudnas.

“Sebetulnya kegiatan ini sudah saya rencanakan di bulan Juni, namun karena terkendala dengan tugas yang padat, maka baru dapat terwujud sekarang ini,” ungkapnya kepada rekan media yang menghadiri acara tersebut.

Pangkohanudnas Marsdya TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M., menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh wartawan dan rekan media massa nasional, bahwasanya acara media gathering ini diadakan sebagai sarana untuk bersilaturahmi dan sekaligus berbagi informasi.

“Di era keterbukaan saat ini, kita sangat perlu untuk publikasi dan perlu untuk menyampaikan supaya apabila ada informasi yang penting bisa dipublikasikan,” ujarnya.

Dalam paparannya, Panglima Kohanudnas mengatakan bahwa tugas Kohanudnas adalah mengawasi dan mengamankan wilayah udara Republik Indonesia dari kepentingan Indonesia dan negara-negara lain.

“Kohanudnas sebagai jajaran TNI Angkatan Udara bertugas melaksanakan pengawasan dan penjagaan wilayah udara nasional dari penerbangan pesawat udara yang tidak berizin dan juga melakukan penindakan terhadap para pelanggan,” kata Marsdya TNI Yuyu Sutisna yang telah dilantik oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) beberapa hari lalu.

Panglima juga menjelaskan bagaimana Kohanudnas yang menjalankan tugas organisasi dalam pertahanan udara (hanud), operasi hanud dan kesiapsiagaan tugas operasi yang didukung dengan alutsista TNI AU.

Menurut Panglima, tugas yang diemban dan dinamika yang dihadapi TNI AU dalam melaksanakan pengamanan wilayah udara sangat diperlukan dukungan kebijakan, ketentuan dan aturan untuk menjaga kedaulatan NKRI secara utuh dan penuh.

Panglima Kohanudnas berpendapat bahwa upaya Indonesia untuk mewujudkan kemandirian industri dalam negeri sangat penting. Jika hal itu terwujud maka Indonesia punya kemampuan berdaya saing dalam kedaulatan negara dan kedaulatan udara.

Lebih jauh, Panglima juga menjelaskan tugas Kohanudnas dalam mengumpulkan berbagai informasi penerbangan di wilayah udara Indonesia dengan melalui FIR (Flight Information Region).

“Flight Information Region (FIR). FIR adalah suatu ruang udara yang ditetapkan dimensinya di mana di dalamnya diberikan Flight Information Service atau jasa pelayanan penerbangan pesawat udara dan alerting service atau sistem informasi dini penerbangan,” jelas Panglima.

Masih berkaitan hal itu, dijelaskan pula bahwa tugas pertahanan udara yang dilaksanakan Kohanudnas adalah melalui operasi pertahanan udara (hanud) dengan tahapan kegiatan meliputi deteksi, identifikasi dan penindakan terhadap pesawat asing yang melintas di wilayah udara Nasional Indonesia tanpa izin sebelumnya.

“Untuk pelaksanaan dan mendukung tugas-tugas tersebut Kohanudnas memiliki Satuan-satuan Radar (Satrad) di penjuru tanah air sebagai mata dan telinga untuk mengetahui aktivitas seluruh penerbangan pesawat udara di atas wilayah udara nasional,” paparnya.

Kohanudnas memiliki empat Kosekhanudas (Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional) dan Pusdikhanudnas (Pusat Pendidikan Pertahanan Udara Nasional).

Menutup acara ini, Panglima Kohanudnas berharap kegiatan bertukar informasi dan silaturahmi dapat terus berlanjut, sehingga informasi-informasi penting seputar TNI Angkatan Udara dapat dipublikasikan dan disebarluaskan kepada masyarakat luas.

Acara media gathering akhir tahun 2017 yang tampak penuh keakraban ini, dihadiri Pangkosekhanudnas I Marsma TNI Kustono, S.Sos., dan para pejabat Kohanudnas, dimana posisi duduk rekan-rekan media diatur berdampingan dengan para jajaran personel Kohanudnas TNI Angkatan Udara dan berfoto bersama usai acara tersebut.

“Labda Prakasa Nirwikara, KOHANUDNAS SIAGA SENANTIASA”

Pewarta : Anton 

Categories
Nasional Politik Ragam

PKS Gelar Kongres Keluarga Indonesia Ke-II 2017 di Jakarta

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Kongres Keluarga Indonesia (KKI) ke-2 yang diadakan di Hotel Aston, Jalan TB. Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2017).

Kongres KKI yang kedua kalinya ini dibuka oleh Presiden PKS, M. Sohibul Imam dan dihadiri para akademisi, anggota legislatif, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan ratusan peserta dari berbagai daerah.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai entitas politik nasional mencitakan Indonesia menjadi negara kuat yang membawa misi berlimpahnya rahmat keadilan bagi segenap umat manusia.

Dalam sambutannya, Sohibul Imam menyampaikan betapa pentingnya membangun tatanan dan ketahanan keluarga dalam mewujudkan peradaban bangsa yang maju, mandiri dan berbudaya.
Untuk itu, kata Sohibul, membangun keluarga Indonesia yang produktif diperlukan sinergi semua pihak guna mewujudkan ketahanan keluarga yang berkualitas.

Sohibul menilai, adanya prediksi Indonesia yang mendapat bonus demografi di tahun 2020-2030, menjadi upaya keluarga Indonesia untuk membangun keluarga yang produktif.

Bonus Demografi adalah dimana penduduk dengan umur produktif sangat besar sementara usia muda semakin kecil dan usia lanjut belum banyak.

“Bonus demografi dapat terwujud apabila pembangunan keluarga produktif bisa tercapai,” kata Sohibul.

Sementara itu, Wirianingsih, M.Si, Ketua Bidang dan Ketahanan keluarga (BPKK) DPP PKS mengatakan, bangsa Indonesia diharapkan menjadi kontributor peradaban yang tentram dan damai. Peradaban tersebut dapat terwujud melalui proses pembangunan.

Menurut Wirianingsih, keluarga adalah tempat pertama bagi pembentukan generasi yang akan menjadi penentu utama arah peradaban bangsa. Jika keluarga harmonis dan kokoh maka bangsa pun akan kokoh dan mampu menghadapi tantangan jaman. Membangun keluarga berarti membangun investasi besar bagi kemajuan peradaban bangsa.

Partai Keadilan Sejahtera sangat memberikan perhatian pada keluarga karena keluarga adalah batu pertama bagi peradaban bangsa. Ketahanan keluarga harus menjadi perhatian bagi setiap elemen masyarakat yang terlibat dalam pembangunan.

”PKS memandang bahwa keluarga sebagai lingkungan sosial terkecil yang egaliter adalah basis internalisasi dan ideologi nilai keadilan. Namun, PKS juga menyadari bahwa tidak sedikit tantangan yang harus dihadapi oleh setiap keluarga Indonesia demi mencapai ketahanan keluarga yang
diharapkan. Akses yang lemah pada sumber-sumber kehidupan menjadikan sebagian keluarga lndonesia menghadapi kemiskinan dan keterbelakangan,” ujar Wirianingsih yang akrab disapa Wiwik.

Kongres ini diselenggarakan guna memberikan dukungan bagi pihak-pihak yang telah berkomitmen pada keluarga dan juga memberikan dorongan penuh bagi pemerintah Indonesia agar semakin kuat komitmennya pada pembangunan keluarga berkualitas.

“PKS mengajak berbagai elemen bangsa, yaitu para pakar dan praktisi penggiat keluarga, pemuka agama, perwakilan perempuan partai politik, perwakilan organisasi kemasyarakatan, akademisi, anggota masyarakat sipil, dan perwakilan lembaga legislatif dalam mewujudkan ketahanan keluarga Indonesia yang damai, tentram dan berkualitas,” pungkasnya.

Pada KKI ke-2 ini, PKS berharap agar pemerintah dapat menegakkan berbagai Undang-Undang dan aturan hukum yang lebih pro kepada ketahanan keluarga Indonesia yang memegang teguh pada nilai-nilai luhur agama dan budaya yang berlaku dan mengembangkan indikator keberhasilan pembangunan yang berbasis pada ketahanan keluarga,” tegas Wiwik.

Pewarta : Anton

Categories
Hukum Kriminalitas Megapolitan

Polisi Berhasil Endus Sindikat Jaringan Narkotika Sabu dan Ekstasi Kapsul di Apartemen Elite

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengendus sindikat jaringan Narkotika pembuat ekstasi kapsul di Apartemen Green Lake Sunter Tower Northern Park, Jalan Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara.

Pelaku pengedar dan pembuat barang terlarang tersebut menjadikan rumah susun mewah (apartemen) itu sebagai home industri atau tempat pembuatan atau industri ekstasi kapsul.

Direktur IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto mengatakan para pelaku membuat ekstasi dalam bentuk kapsul dan sachet lalu dikemas menggunakan kotak bekas rokok, dan kotak bekas minuman.

“Mereka membuka home industri ekstasi kapsul dalam kamar di lantai 16,” ujar Eko di Apartemen Green Lake Sunter Tower Northern Park, Rabu (20/12/2017).

Para pelaku tersebut yaitu Angel Monica (19), Kevin Lienardi (25), Hansdy Lukito Ramli (26) dan Andry Soebiyanto (29). Aksi kriminal para pelaku ini diketahui berawal dari laporan masyarakat tentang adanya peredaran narkoba sabu dan ekstasi kapsul yang diedarkan dengan modus operandi menggunakan kemasan kotak bekas minuman seperti teh kotak dan abc sari kacang hijau untuk mengelabui petugas.

Dia menjelaskan, modus operandi peredaran barang terlarang tersebut tergolong baru. Sebab, ekstasi kapsul dikemas dalam bentuk sachet dan dimasukkan kedalam minuman kemasan.

Selain empat tersangka, ada satu tersangka lagi yang masih DPO yaitu Joy. Menurut Eko, Joy bertindak sebagai peracik sabu dan ekstasi.

“Jadi ekstasi ini diracik dan disebarkan. Mereka racik dan dimasukan ke dalam kapsul. Dan meracik langsung adalah JO yang sekarang DPO,” ungkap Eko.

Petugas kepolisian berhasil mengendus dan menangkap tiga bandar sabu di Apartemen Green Lake Sunter Tower Northern Park, Jakarta Utara, sejak dilakukan penyelidikan selama 2 hari. Dari tangan para pelaku, polisi menyita 8 kg sabu, 6000 butir happy five, dan 976 ketamin.

Pengungkapan jaringan peredaran narkoba yang dipimpin Kombes Pol Jimmy Agustinus Anies, diawali dengan melakukan penggerebekan di apartemen tersebut dan menangkap Angela Monica di lantai 21 unit CE, pada Senin (18/12/2017) sekitar pukul 15.00 WIB. Dari tempat itu, polisi menyita 1 kg sabu.

Berselang satu hari setelah menangkap Angela, polisi menangkap Kevin di lantai 6, balkon unit AE.

Dari pengakuan Kevin terungkap sabu 1 kg itu didapat dari Handy Lukito Ramli alias Hans dan Andry Soebiyanto alias Bule.

Setelah mendapat penjelasan Kevin, polisi menangkap kedua pelaku di lantai 33 unit AL.

Dari pemeriksaan ketiga pelaku diketahui ada narkoba dalam jumlah besar yang disimpan di lantai 16 unit BJ dan sebagian ruangan di kamar itu dijadikan tempat membuat ekstasi kapsul.

Di tempat perkara, polisi menemukan empat bungkus kapsul kosong, 760 gram serbuk ekstasi warna merah tua, cetakan ekstasi kapsul, pipet, timbangan, dan lem tembak.

Sesuai UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, para pelaku dan tersangka dikenakan pasal 113 ayat (2) Jo Pasal 132 (1) dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara dan denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal

Categories
Megapolitan Polhukam TNI

Lantamal III Gelar Latihan Hukum Humaniter Internasional dan HAM 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Hukum Humaniter Internasional tidak dimaksudkan untuk melarang perang, tetapi bertujuan untuk melindungi manusia yang terlibat pertikaian bersenjata atau perang dengan ketentuan-ketentuan HAM atau prinsip-prinsip kemanusiaan agar tidak menimbulkan banyak kerugian materiil maupun immateriil, termasuk personel sipil yang tidak terlibat dalam perang.

Demikian dikatakan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M, yang diwakilkan Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E., M.M., saat membuka Latihan Hukum Humaniter Internasional dan HAM TA. 2017 di Gedung Serbaguna Mako Lantamal III Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Selasa (19/12/2017).

Oleh sebab itu menurut Danlantamal III, personel TNI Angkatan Laut yang bertugas secara langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan tugas OMP maupun OMSP harus mengetahui ketentuan-ketentuan Hukum Humaniter Internasional dan HAM agar pelaksanaan tugas tercapai dan tidak ada pelanggaran prinsip-prinsip kemanusiaan.

 Tampil sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut yakni Delegasi International Committee of the Red Cross (ICRC) Brigjen TNI (Purn) Natsri Azhari, SH, LLM., yang membahas materi Hukum Humaniter Internasional dan San Remo Manual .  Materi tersebut antara lain mengenai Instrumen Hukum Perang di Laut, Daerah Peperangan Laut, Peperangan Permukaan, Peperangan Kapal Selam, Peperangan Udara di Laut, Bombardemen, Sarana dan Metode Peperangan di Laut, Siasat Perang, Perlindungan Lingkungan Alam, Tawanan Perang, serta Kapal Rumah Sakit.

Kegiatan tersebut dihadiri para Asisten Danlantamal III, Kafasharkan Jakarta, Kakuwil Lantamal III, para Kadis/Kasatker Lantamal III, para Perwira, Bintara, Tamtama, Aparatur Sipil Negara (ASN) Lantamal III, personel Yonmarhanlan III serta perwakilan Lanal-Lanal di jajaran Lantamal III.

Pewarta : Anton/Disp. 

Categories
Keamanan Megapolitan Militer Polhukam Polisi TNI

Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Tinjau Aksi Bela Palestina 1712 di Monas

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis meninjau langsung kegiatan Aksi Bela Palestina 1712 di Monas, Jakarta, Minggu (17/12/2017).

Pangdam Jaya saat meninjau unras (unjuk rasa) menggunakan pakaian muslim yang mana sesekali beliau menyapa para peserta aksi dengan penuh sahaja dan keakraban.

Aksi bela Palestina di Silang Monas berlangsung mulai pukul 09.53 WIB terdiri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) pimpinan Prof. Dr. KH. Ma’aruf Amin dengan jumlah lebih kurang 7.000 orang. Aksi didahului dengan sholat shubuh berjamaah, dzikir dan doa bersama, dalam rangka Aksi Bela Palestina 1712.

Adapun tuntutan aksi adalah menyikapi pernyataan Presiden AS Donald Trump yg mengklaim Kota Yerusalem sbg Ibukota Israel dan akan memindahkan Kedubes AS dari Tel-Aviv ke Yerusalem.

Elemen yang tergabung dalam unras PBNU, PKS, Muhammadiyah, PP Syarikat Islam, PP Persatuan Tarbiyah Islamiyah, PB Zamiyatul Wasliyah, PB Mathlaul Anwar, GUPPI, PTDI, PP Dewan Masjid Indonesia, PP Al Ittihadiyah, PP DDII, PERSIS, PP AL Irsyad Al Islamiyah, ICMI, PP Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia, PP Majelis Dakwa Islamiyah, PARMUSI, PP Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, PP Hidayatullah, PP Nahdlatul Wathan, PP BKPRMI, PP Rabitha Alawiyyin, Al Khaerat, IKADI, LDII, PP Wahdah Islamiyah, FPI, Satkar Utama, MIUMI, IKAPMI.

Tokoh yang hadir dalam aksi bela Palestina di Silang Monas antara lain Ustadz Slamet Ma’arif (Ketua Presidium 212), Habieb Muksin Alatas (Ketua FPI DKI Jakarta), Ustadz M. Zaitun Rasmin (MUI), KH. Jafar Shidik (Waketum FPI), Ustadz Irfan S. Awwas (Ketua Majelis Mujahidin) , M. Kholin Nafis (Komisi Dakwah MUI), Ustadz Rahmat (MUI sulsel), KH. Abdul Rasyid Abdullah Safeii, Ustadz Hasri Harahap (Sekjen Presidium 212), Lukman Hakim (Menteri Agama), Opick (Artis).

Sebelum sholat Zuhur giat aksi selesai dan massa saat ini berangsur-angsur mencair, sesuai dengan harapan Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya selama Aksi Bela Palestina 1712 berjalan tertib, situasi tetap kondusif dan aman.

Pewarta : Anton/ZS/Pen

Categories
Keamanan Megapolitan TNI

Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Kapendam Jaya: Kodam Siap Bantu Polri dan Pemprov Amankan Situasi Ibukota

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Jelang Perayaan Natal Tahun 2017 dan malam pergantian tahun (Tahun Baru 2018), Kodam Jaya/Jayakarta, siap membantu Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya, dalam memberikan jaminan rasa aman, tentram dan ketertiban masyarakat Ibu Kota khususnya, serta masyarakat di wilayah yang termasuk dalam wilayah Kodam Jaya/Jayakarta.

“Pada prinsipnya, Kodam Jaya selalu siap membantu Pemerintah Daerah dan Polri, dalam hal ini Polda Metro Jaya, dalam mengamankan Ibu Kota, setiap saat, kapan pun. Termasuk jelang Natal 2017 dan malam tahun baru nanti,” ujar Kapendam Jaya Letkol Inf. Kristomei Sianturi di Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Lebih jauh mantan Dandim 0424/Tanggamus, Lampung ini menerangkan, Kodam Jaya/Jayakarta selalu memiliki pasukan yang stanby (siaga), siap membantu dan siap digerakkan kapanpun dibutuhkan untuk perbantuan.

“Yang namanya membantu itu, kita sudah harus lebih siap, lebih dahulu. Jadi kita siap membantu pemerintah daerah dan kepolisian kapan pun,” tandasnya.

Selain itu, lanjut mantan Danyonif Para Raider 305/Tengkorak, Kostrad ini, persiapan yang dilakukan oleh Kodam Jaya/Jayakarta, juga didukung dengan kerja dan pelaksanaan tugas pokok satuan-satuan wilayah seperti Korem, Kodim dan Koramil.

“Termasuk di dalamnya temu cepat, lapor cepat, cegah dini. Jadi, di tingkat Kodam kita lakukan kesiapan, sementara satuan di wilayah melakukan antisipasi. Tinggal disesuaikan dan menunggu permintaan, kita siap,” tegasnya.

Arbituren Akmil 1997 ini menambahkan, untuk masyarakat di Ibukota, jaga selalu kondusifitas, jangan mudah terpancing isu, hoax yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.

“Ini yang harus diwaspadai dan disadari bersama. Amati setiap ada pemberitaan, cermati benar atau tidak. Jaga selalu persatuan dalam kerangka Kebhinnekaan,” pungkasnya.

Pewarta : Anton/Pen.