Categories
Megapolitan Polisi TNI

Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Bagikan 5 Ribu  Masker Merah Putih di Bundaran HI

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana bersama Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung AR membagi-bagikan masker kepada warga masyarakat yang sedang beraktivitas olahraga di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu pagi (23/8).

Sedikitnya 5.000 masker bercorak merah putih dengan standard kesehatan  disiapkan oleh Polda Metro Jaya untuk dibagikan kepada setiap warga yang melintas di kawasan tersebut.

Irjen Pol Nana mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan dalam upaya pencegahan penularan Virus Diseases 2019 (Covid-19).

“Dalam hal ini Presiden sudah menginstruksikan melalui Instruksi Presiden Nomor 6/2020, Polda dan Kodam Jaya selaku Satgas agar menegakkan protokol kesehatan,” kata Nana.

Ia pun mengimbau kepada warga, untuk turut menyampaikan pesan penting ‘memakai masker’ kepada saudara dan orang sekitarnya.

“Tak hanya kami (TNI-Polri) yang bergerak, semua pihak harus berperan aktif dalam memerangi penyebaran virus corona atau covid-19 tersebut. Ingat, virus ini berbahaya dan sudah banyak memakan korban. Untuk itu kita tetap imbau kepada masyarakat untuk sadar selalu gunakan masker,” tukasnya.

Menurut Nana, perkembangan kasus Covid-19 di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih cukup tinggi. Bahkan, WHO menyatakan khusus wilayah DKI Jakarta masih berisiko tinggi dengan penyebaran covid-19 tersebut.

Untuk itu, Polda Metro Jaya bersama jajaran Kodam Jaya melakukan langkah-langkah antisipasi untuk menekan angka kasus penularan, salah satunya lewat sosialisasi dan pengawasan protokol kesehatan.

“Kedepan akan kita masifkan penerapan protokol kesehatan dengan melakukan pengawasan,” lugasnya.

Sementara itu Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung AR menyatakan, mendukung jajaran Polda Metro Jaya dalam mendisiplinkan protokol kesehatan di masyarakat.

“Pendisiplinan protokol kesehatan dilakukan agar kondisi bangsa Indonesia segera pulih, terutama sektor perekonomian,” ujarnya.

Ditempat sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan sepanjang Agustus 2020 ini pihaknya rutin membagikan masker di sejumlah wilayah.

“Kemarin ada 22 ribu masker kita bagikan menyebar di seluruh wilayah DKI, lalu hari ini ada 5.000. Kenapa masker merah putih, karena bertepatan dengan momen 17 Agustus hari kemerdekaan,” ujar Yusri.

Turut terlibat dalam kegiatan tersebut, para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, anggota TNI, Dinas Perhubungan dan juga Satpol PP DKI.

Dari informasi yang dihimpun, kegiatan pembagian masker dan sosialisasi protokol kesehatan 3M yakni, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dimulai dari jalan Merdeka Utara kemudian ke Bundaran HI hingga kawasan Senayan.(red)

Categories
Megapolitan Polisi

Kapolda Metro Bagikan 4000 Paket Bansos Presiden untuk Purnawirawan Polri dan Mitra Inkoppol

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menyerahkan sebanyak 4.000 paket sembako bantuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang didistribusikan melalui Kementerian Sosial kepada Keluarga Besar Purnawirawan Polri yang berada di DKI Jakarta, Rabu (12/08/2020).

Bantuan sosial paket sembako tersebut juga disalurkan untuk anggota Induk Koperasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Inkoppol) dan mitra pengemudi Divisi Transportasi (Divtro) Inkoppol.

“Presiden Republik Indonesia melalui Kemensos RI memberi 4.000 paket kepada keluarga besar Purnawirawan Polri yang ada di DKI Jakarta dan sekitarnya,” kata Nana kepada wartawan, di kantor Inkoppol, Jalan Tambak, Jakarta Pusat, Rabu (12/8).

Rencana distribusi bansos, antara lain 1.300 paket untuk keluarga besar Purnawirawan Polri, khususnya yang berpangkat perwira pertama ke bawah yang berdomisili di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Kemudian, 400 paket untuk karyawan Koperasi Polri dan 2.300 paket untuk mitra driver Divtro Inkoppol yang tersebar di DKI Jakarta dan sekitarnya,” terang Nana.

Sementara Staf Khusus Kemensos Irjen (Purn) Erwin TL Tobing mengatakan, pihaknya menyalurkan bansos sesuai dengan permintaan dan disesuaikan dengan nama yang diajukan oleh pemerintah daerah.

“(Penerima bansos) itu data dari wali kota, bupati. Bukan Kemensos yang menentukan orang,” katanya.

Lanjut Erwin menuturkan, secara reguler pihaknya memberikan bantuan sosial kepada 1,9 juta keluarga di kawasan Jabodetabek.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan masyarakat yang terdampak Covid-19,” harapnya.

Tampak turut menyaksikan penyerahan bansos, Ketua Inkoppol Yudi Sushariyanto, dan sejumlah Pejabat Utama Polda Metro Jaya.(red)

Categories
IPTEK Megapolitan Polisi Telekomunikasi

Peduli Covid-19, Polda Metro Jaya Luncurkan Portal Polisikita.id

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana resmi meluncurkan portal Polisikita.id, di halaman Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Selasa, (23/06/2020).

Acara peluncuran turut dihadiri Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dan sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya.

Portal layanan kepolisian untuk peduli Covid-19 ini diinisiasi Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Roma Hutajulu.

Dalam sambutannya, Nana mengatakan Portal Polisikita.id merupakan sebuah bentuk program pelayanan Polda Metro Jaya yang diinisiasi oleh Dirkrimsus Polda Metro beserta tim di masa Pandemi Covid-19.

“Jadi, kegiatan ini juga sebagai langkah nyata Polisi yang Promoter sesuai dengan Program Prioritas Kapolri, yakn pemantapan Harkamtibmas dan Penguatan Sinergi Polisional,” ujar Nana.

Situasi Pandemi Covid-19 saat ini, lanjut Nana, memerlukan penanganan yang bersinergi dengan seluruh kementrian dan lembaga terkait yang memiliki fungsi tugas yang sama.

“Semua kegiatan ini disatukan dalam portal polisikita.id yang berupa layanan informasi dan edukasi tambahan seperti informasi berita dan edukasi informasi kepada masyarakat,” tukasnya.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengapresiasi kinerja kepolisian Polda Metro Jaya. Menurut Argo, dengan adanya website polisikita.id sebagai layanan informasi kepolisian terkait pandemi Covid-19 dapat memberikan kemudahan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat luas.

“Polda metro ternyata hebat. Semua anggota care atau peduli terhadap Covid-19 ini. Saya bangga dengan adanya portal ini. Semoga bisa memudahkan informasi ini cepat tersalurkan dengan baik ke masyarakat,” tandasnya.(red)

Categories
Kriminalitas Megapolitan

Polda Metro Jaya Ungkap Motif John Kei Ingin Habisi Nus Kei

Koran Jurnal, Jakarta – Polda Metro Jaya menangkap sebanyak 30 pelaku yang terlibat dalam aksi penyerangan sebuah rumah di kawasan perumahan Green Lake City, Cluster Australia No 52, Tangerang Kota. Dalam penangkapan itu, polisi berhasil mengungkap motif penyerangan tersebut yang diduga dilakukan oleh kelompok John Kei.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, motif penyerangan terjadi lantaran John Kei merasa kecewa terhadap Nus Kei atas pembagian uang hasil penjualan tanah.

“John Kei merasa dikhianati terkait ketidakpuasan atas pembagian uang penjualan tanah. Ini semuanya masih pendalaman lagi,” terang Nana saat memimpin konferensi pers, didampingi Kabid Humas PMJ Kombes Pol Yusri Yunus, Dirreskrimum PMJ Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, dan Wadirkrimum AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/06/2020).

Selain itu Nana mengungkapkan, aksi brutal anggota John Kei tersebut dilakukan berdasarkan adanya perintah dari John Kei untuk membunuh Nus Kei dan anggotanya.

Sebelum menjalankan perintah menghabisi Nus Kei, anak buah John Kei terlebih dulu menyampaikan ancaman melalui pesan singkat.

“Kita membuka HP pelaku ini, di mana ada perintah dari John Kei ke anggotanya, indikator dari permufakatan jahat adanya perencanaan pembunuhan terhadap Nus Kei,” ujar Nana.

Nana menerangkan, kejadian ini berawal pada Minggu (21/6) sekitar pukul 11.30 WIB terjadi penganiayaan oleh kelompok John Kei berjumlah 5-7 orang terhadap kelompok Nus Kei di wilayah Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

“1 Meninggal yaitu EN, karena luka bacok di beberapa tempat. Dan 1 lagi putus jari tangan berinisial AR,” kata Nana

Di hari sama, lanjut Nana, sekitar pukul 12.25 WIB, 15 orang tak dikenal dengan empat mobil diduga kelompok John Kei mendatangi satu rumah di perumahan Green Lake cluster Australia. Mereka datang ke sana mencari pemilik rumah Nus Kei.

“Yang bersangkutan tak ada, ada istri dan anak-anak. Istri dan anak berusaha meninggalkan rumah, dan terjadi pengerusakan pintu, ruang tamu dan kamar. Lalu merusak kendaraan duit unit roda empat milik Nus Kei dan satu mobil milik tetangga yaitu Tomi,” tukasnya.(red)

Categories
Megapolitan TNI

Pangkoarmada I Courtesy Call ke Kapolda Metro Jaya

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antara kedua instansi, Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., melaksanakan Courtesy Call ke Polda Metro Jaya disambut oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana beserta Staf, Senin (15/06/2020).

Kunjungan ini sekaligus dimaksudkan untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru menggantikan Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E.,M.M.

Pada pertemuan tersebut, Kapolda Metro Jaya menyampaikan ucapan selamat atas promosi jabatan Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono sebagai Pangkoarmada I.

Kapolda Metro Jaya juga menyampaikan bahwa penanganan issue Covid-19 yang merubah tatanan hidup masyarakat Jakarta tentunya menimbulkan permaslahan sosial baru di masyrakat.

“PSBB sudah berubah, saat ini memasuki masa PSBB transisi yang merupakan langkah pemerintah untuk mengantisipasi kemungkinan cluster baru penyebaran Covid-19 dari masyarakat yang kembali ke Jakarta setelah ada pelonggaran,” ujar Kapolda Metro Jaya.

“Untuk menghadapi berbagai permasalahan dan issue yang berkembang, Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya siap bersinergi demi tercapainya ketertiban dan stabilitas keamanan,” tutur Irjen Nana Sudjana.

Sementara itu, Pangkoarmada I menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang sudah terjalin baik antara Polda Metro Jaya dengan Koarmada I, utamanya saat menghadapi rangkaian Pemilu.

Koarmada I siap mendukung dan bersinergi bersama Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya unuk mewujudkan stabilitas keamanan dan ketertiban serta kerjasama dalam Forkopimda Jakarta.

Turut serta dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Metro Jaya, Asintel Pangkoarmada I, Asops Pangkoarmada I, Aspotmar Pangkoamada I, Danpomal Koarmada I, Karo Ops Polda Metro Jaya, Dir Samapta Polda Metro Jaya, Dir Polair Polda Metro Jaya, Dansat Brimob Polda Metro Jaya.(disp/red)

Categories
Kriminalitas Polisi

Polda Metro Buru Pemilik 336 Kg Ganja Kering, yang Diselundupkan dalam Sofa

Koran Jurnal, Jakarta – Polda Metro Jaya memburu pemilik ganja kering sebanyak 336 kilogram. Pemburuan itu dilakukan, lantaran polisi masih menyelidiki penerima dan pengirim paket berupa 1 (satu) set sofa berjumlah 7 koli (7 buah sofa) yang dikirim lewat ekspedisi dari Lhokseumawe Aceh ke Jakarta, dan ternyata sofa tersebut berisikan ganja kering.

“Kami terus melakukan upaya lidik ataupun pelacakan terhadap yang bersangkutan baik penerima maupun pengirim (paket sofa berisi ganja kering),” tegas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana saat memimpin konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jum’at (12/06/2020).

Nana menjelaskan, paket 1 set sofa berisi ganja kering tersebut terbongkar setelah anggota piket Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Timur pada hari Sabtu tanggal 09 Mei 2020 sekitar jam 07.00 WIB mendapatkan informasi dari perusahaan ekspedisi PT Tunas Antarnusa Muda (TAM Cargo) beralamat Jalan Bambu Apus Raya Kel. Bambu Apus, Kec. Cipayung Jakarta Timur.

“Polres Metro Jakarta Timur mendapatkan informasi dari ekspedisi TAM Cargo, bahwa terdapat pengiriman paket mencurigakan berupa satu set sofa berjumlah 7 koli yang dikirim langsung dari Lhoksumawe Aceh,” kata Nana.

Menindaklanjuti informasi tersebut, sambung Kapolda, selanjutnya anggota Polres Metro Jakarta Timur dan di back-up Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melakukan pengecekan di lokasi.

“Setelah dilakukan pengecekan bahwa benar di dalam paket sofa tersebut terdapat bungkusan yang didalamnya berisi narkotika jenis Ganja, selanjutnya melaporkan hasil penyelidikan tersebut,” ujar Nana.

Selanjutnya pada pukul 14.00 WIB, polisi melakukan pengawalan atas pengiriman barang (control delivery) berupa satu set sofa sebanyak 7 koli dengan menggunakan truk khusus Cargo Milik PT TAM ke alamat penerima (sesuai nota pengiriman) di Jalan SFN RT. 004/02 Cilandak Barat Jakarta Selatan dengan penerima atas nama J, SE (untuk mengetahui pemilik dari Ganja yang disimpan dalam sofa tersebut).

“Namun hingga sekitar jam 21.00 WIB barang tersebut belum berhasil dikirimkan dan ditunda oleh penerima hingga hari Rabu tanggal 13 Mei 2020, dengan alasan penerima sedang berada di luar kota, sedangkan alamat yang diberikan adalah fiktif, selanjutnya sofa tersebut dibawa kembali ke TAM Cargo,” terang Nana.

“Dan sekira jam 22.00 WIB datang lagi paket sebanyak 1 satu koli yang berisi sofa dengan nama serta alamat pengirim dan penerima yang sama,” tambah Nana.

Nana mengatakan, sampai dengan saat ini anggota Sat Resnarkoba masih melakukan pemantauan di PT TAM Cargo, untuk memastikan penerima paket tersebut.(red)

Categories
Megapolitan Polisi

Kapolda Nana Sudjana Pimpin Sertijab 5 Pejabat Utama Polda Metro Jaya

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) 5 (lima) pejabat utama Polda Metro di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (20/05/2020).

5 (lima) pejabat yang diserahterimakan, yakni Dirreskrimum Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Kombes Pol Suyudi Ario Seto kepada Kombes Tubagus Ade Hidayat. Dirreskrimsus Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Kombes Pol Iwan Kurniawan kepada Kombes Pol Roma Hutajulu.

Jabatan Dirresnarkoba Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Kombes Pol Herry Heryawan kepada Kombes Pol Mukti Juharsa. Dirpamobvit Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Kombes F.X. Surya Kumara kepada Kombes Pol Sri Satyattama.

Kemudian jabatan Kapolres Kepulauan Seribu diserahterimakan dari AKBP Moehamad Sandy Hermawan kepada AKBP Morry Ermond.

Upacara tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor : KEP/975/V/2020, Nomor : KEP/979/V/2020 dan Nomor : KEP/980/2020, tanggal 1 Mei 2020, tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri yang di tandatangani oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.(red)

Categories
Megapolitan Polisi

Polda Metro Serahkan 26 Ribu Paket Sembako kepada Anak Yatim Piatu, Fakir Miskin dan Pekerja Harian Terdampak Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana bersama Pejabat Utama dan jajaran Polda Metro Jaya melakukan kegiatan ‘Bhakti Sosial Serentak Polri Peduli Covid-19’ di daerah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jum’at (15/05/2020).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Polda Metro Jaya didukung Satker dan seluruh kesatuan, kewilayahan, di lingkungan hukum Polda Metro Jaya berdasarkan instruksi Kapolri melalui Surat Telegram No, ST/1205/IV/KEP./2020, Tanggal 15 April 2020 dalam rangka menyambut bulan Ramadhan dan sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19.

Nana menyampaikan, bahwa pemberian bantuan Sembako untuk meringankan beban masyarakat yang sangat membutuhkan disaat penyebaran wabah Covid-19.

“Sesuai arahan dari Bapak Kapolri (Idham Aziz) melalui surat telegram dalam rangka Ramadhan dan peduli terhadap masyarakat terdampak covid-19,” katanya saat dilokasi acara.

Nana menghimbau kepada masyarakat untuk mengikuti anjuran dari pemerintah pada masa PSBB dan pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Kami harapkan masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah , untuk disiplin menjaga kebersihan, karena kepatuhan dan ketaatan dalam pencegahan merupakan kunci memutus mata rantai penyebaran covid-19,” imbuhnya.

Dia menambahkan, masyarakat di harapkan untuk tetap berada di dalam rumah dan hindari kerumunan orang serta menjaga jarak.

“Hindari keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak, jika memang harus bekerja di luar selalu menggunakan masker dan tetap menjaga jarak aman serta dapat mengindari berkumpul atau bergerombol,” tambah Nana.

Selanjutnya Kapolda dan rombongan memberikan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga/tokoh masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan jaga jarak (sosial distancing) berupa 2000 paket yang ditujukan kepada penerima bantuan yaitu anak Yatim Piatu, Fakir Miskin dan para pekerja tidak tetap yang berprofesi sebagai buruh, pemulung, tukang becak, ojek pangkalan, ojek online, korban PHK serta masyarakat lainnya yang terdampak langsung wabah Pandemi Covid-19.

Turut hadir mendampingi Kapolda Metro Jaya diantaranya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Setiawan, Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Mokh. Ngajib, Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan, dan Forkopimda Kab. Bekasi serta para pejabat utama Polres Metro Bekasi.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak oleh Satker Polda Metro Jaya dan Polres jajaran yang ditujukan kepada masyarakat antara lainnya yang belum mendapatkan bantuan akibat Covid-19, seperti kelompok Ormas, warga binaan asimilasi, DKM Masjid, petugas TPU, dan nelayan dengan total jumlah Paket Sembako 26.067 Paket, dengan rincian sebagai berikut :

1. Dirreskrimum Polda Metro Jaya sebanyak 1085 Paket dengan lokasi/sasaran Masjid, Pondok Pesantren, Panti Asuhan wilayah Jakarta Timur.
2. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sebanyak 1000 Paket dengan lokasi /sasaran Kel. Penggilingan Cakung Jaktim.
3. Ditpolair Polda Metro Jaya sebanyak 1000 Paket dengan lokasi pemberian di Pulau Kelapa Kep. Seribu.
4. Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (oleh Kapolda) sebanyak 2000 Paket dengan lokasi Ds. Pasir Sari Cikarang Selatan, Bekasi.
5. Polrestro Jakarta Pusat sebanyak 389 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Jakarta Pusat.
6. Polrestro Jakarta Barat sebanyak 380 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Jakarta Barat.
7. Polrestro Jakarta Utara sebanyak 2100 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polsek Penjaringan dan Polsek Cilincing.
8. Polrestro Jakarta Selatan sebanyak 1300 Paket dengan lokasi Mako Polrestro Jakarta Selatan.
9. Polrestro Jakarta Timur sebanyak 8062 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Jakarta
10. Polrestro Bekasi (oleh Kapolda) sebanyak 2200 Paket dengan lokasi Wilayah hukum Polsek Cikarang Selatan.
11. Polrestro Bekasi Kota sebanyak 806 Paket dengan lokasi Slum area Kel. Teluk Pucung RY 05/02 Kec. Bekasi Utara.
12. Polrestro Tangerang Kota sebanyak 1626 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Tangerang Kota.
13. Polrestro Depok sebanyak 1250 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Depok.
14. Polresta Bandara Soetta sebanyak 81 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polsubsektor Bandara Soetta.
15. Polres Tangsel sebanyak 1798 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polres Tangsel.
16. Polres Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 500 Paket dengan lokasi wilayah Pelabuhan Muara Angke.
17. Polres Kep. Seribu sebanyak 490 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polsek Kep. Seribu Utara dan Polsek Kep. Seribu Selatan.(hum/red)

Categories
Megapolitan Polisi

Kapolda Metro Jaya Resmikan Pengoperasian Dispenser Beras Gratis untuk Warga Terdampak

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana meluncurkan program Dispenser Beras ditengah masa pandemi virus corona atau covid-19. Peluncuran itu ditandai dengan peresmian pengoperasian dispenser beras yang berada di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (12/05/2020).

Dispenser beras yang diinisiasi dan dioperasikan pertama kali oleh jajaran Polres Metro Jakarta Barat itu guna menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat tidak mampu akibat terkena dampak pandemi Covid-19.

“Dispenser beras ini sifatnya mobile, tidak hanya berada di satu titik saja,” kata Nana di lokasi peluncuran.

Nana menilai program tersebut sangat bagus, dan meminta kepada jajaran Polres lain di wilayah hukumnya agar segera melaksanakan kegiatan serupa. Selain itu, pihaknya terus melakukan upaya-upaya untuk lebih mendekat kepada masyarakat khususnya di daerah padat penduduk (slum area) ataupun masyarakat lapisan bawah melalui program membangun empati (empathy building).

Seperti diketahui, Polri bersama TNI merangkul masyarakat yang mempunyai kemampuan atau ekonomi cukup untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan itu dilakukan melalui jajaran Polda, Polres hingga Polsek.

“Untuk sehari sekitar satu ton beras yang disiapkan untuk masyarakat. Sedangkan setiap dispenser kita menyiapkan sekitar 250 liter dan setiap masyarakat akan mendapatkan dua kilogram,” ujar Nana.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru menjelaskan, dalam sehari pihaknya menyediakan beras sebanyak satu ton, yang akan didistribusikan kepada masyarakat secara bergiliran.

“Kami membagikan kartu akses untuk mengambil beras sesuai dengan data dari masing-masing RT/RW di padat penduduk tersebut yang belum menerima bantuan dari pemerintah,” tukasnya.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat yang akan mengambil beras agar mengikuti prosedur tetap atau protap (red: protokol kesehatan) dari pemerintah. Yaitu tetap menjaga jarak, guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.(rp/red)

Categories
Kriminalitas Megapolitan

Lima Pemuda Pelaku Vandalisme Provokatif Ditangkap Polisi

Koran Jurnal, Jakarta – Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Tangerang berhasil menangkap sebanyak 5 (lima) pelaku vandalisme atau aksi mural dengan tulisan yang bernada provokatif. Kelima pelaku yakni berinisial MRR, AAM, RIAP, MRH, dan RJ. Mereka menamakan diri kelompok ‘Anarko’.

Diketahui sebelumnya pada Jum’at 10 April 2020, polisi telah menangkap 3 pelaku yaitu MRR, AAM dan RIAP di Cafe Agaliter, Tangerang. Dan 2 pelaku inisial MRH dan RJ ditangkap di lokasi berbeda, Bekasi dan Tigaraksa Tangerang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, para pelaku melakukan vandalisme dengan menggunakan cat semprot atau ‘Pilok’.

“Tulisan-tulisan mereka yang membuat masyarakat resah, seperti: ‘Bunuh orang-orang kaya’, ‘Sudah krisis saatnya membakar’ dan ‘Mau mati konyol atau melawan’,” kata Nana di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (11/04/2020).

Nana menerangkan bahwa mereka sudah melakukan vandalisme di 4 (empat) TKP (tempat kejadian perkara), yaitu, Ruko wilayah Pasar Anyar Kota Tangerang, Kantor Bank BCA Kisamaun Kota Tangerang, Trotoar serta dinding Jalan Kali Pasir Kota Tangerang, dan Kantor Bank BRI Jalan Imam Bonjol Kota Tangerang.

“Dari hasil pengembangan ditangkap 2 pelaku vandalisme lagi. MRH yang membuat grup WA dan IG ditangkap di Bekasi dan RJ ditangkap di Tigaraksa Tangerang,” jelas Nana.

Ia menambahkan, motif para pelaku melakukan vandalisme karena tidak puas atas kebijakan pemerintah, dan menghasut serta mengajak masyarakat untuk membuat keonaran dan kerusuhan dengan situasi seperti sekarang ini (darurat covid-19).

“”Pada 18 April 2020 mereka berencana melakukan aksi besar-besaran di pulau Jawa, vandalisme, tujuannya menciptakan keresahan, dan memanfaatkan masyarakat untuk melakukan keonaran hingga penjarahan,” terang Kapolda.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 14 dan Pasal 15 UU RI No.1 tahun 1956 junto Pasal 160 KUHP. Barang siapa dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat dihukum penjara setinggi-tingginya 10 tahun.(red)