Categories
Ekonomi

Kementan Teken MoU Hilirisasi Peternakan dengan Kemenkop UKM

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mendatangani kesepakatan kerjasama dalam usaha pengembangan peternakan.

Menurut Mentan SYL, momen penandatanganan MoU ini merupakan simbol komitmen Kementan dan Kemenkop UKM untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Pandemi COVID mengajarkan kita bahwa pertanian menjanjikan dalam kondisi apapun. Saya harap hari ini akan menjadi sebuah simbol penting. Jangan ragu-ragu kerjasama dengan kami. Kami sudah siap bersama membangun pertanian dengan koperasi,” ucap Mentan SYL pada hari Selasa, 9 Mei 2023.

Kesepakatan Bersama Kementan dan Kemenkop UKM ini bertujuan untuk meningkatkan akselerasi penumbuhan dan pengembangan usaha peternakan serta hilirisasi produk hasil peternakan melalui koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang peternakan.

Menkop UMK Teten Masduki mengatakan bahwa kerjasama antara Kementan dan Kemenkop UKM sebenarnya sudah terjalin sejak lama di lapangan. Sebab banyak pekerja sektor pertanian yang termasuk ke dalam pengusaha mikro hingga menengah.

“Tantangan yang kita hadapi yaitu 13,4 juta pelaku usaha di sektor peternakan masih kecil-kecil dan perorangan. Sekitar 90% dari pelaku usaha perunggasan di tanah air merupakan peternak unggas mandiri dan perorangan sehingga sulit menghadapi konglomerasi,” ucap Menkop UKM Teten Masduki.

“Kerjasama ini saya kira dalam upaya untuk bagaimana mengembangkan modal bisnis peternakan dan pertanian. Dari petani-petani perorangan dalam skala kecil kita konsolidasi dengan koperasi sehingga skala ekonominya bisa meningkat,” lanjutnya lagi.

Dalam kesempatan ini, Mentan SYL kembali menekankan pentingnya koperasi dalam sektor pertanian. Dengan adanya KUR, peternak akan mampu menggunakan teknologi hilirisasi baru untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk peternakan olahan yang memiliki daya saing dan daya jual yang baik di dalam dan luar negeri.

Model bisnis dan perencanaan pasar dari koprasi juga dapat membantu peternak untuk menyalurkan komoditas peternakan dengan lebih sustainable dan efisien sehingga pendapatan dan taraf hidup peternak yang tergabung dalam koperasi dan UMKM dapat meningkat.

“Kementan akan bermain dibudidaya. Dan tentu saja kami berharap Kementerian Koperasi dan UMKM akan fasilitasi bisnis plan hingga marketnya dengan baik,” tutup Mentan SYL.(hum)

Categories
TNI

TNI AU – FASF Gelar Pertemuan Bahas Kerjasama

Koran Jurnal, Jakarta – TNI AU dan Angkatan Udara & Antariksa Perancis, France Air and Space Force (FASF) melaksanakan pertemuan bilateral membahas kerjasama kedua angkatan udara di The Best Western Premiere Hotel, Jakarta, Rabu (8/2/2023) kemarin.

Delegasi TNI AU dipimpin Waasops Kasau Marsma TNI Wayan Superman, sementara delegasi FASF dipimpin Head of Internasional FASF, Brigjen Hugues Pichevin.

Pertemuan untuk memperdalam kerjasama antara dua Angkatan Udara. TNI AU dan FASF memanfaatkan setiap kesempatan untuk bertukar pengetahuan, pelatihan dan meningkatkan kerjasama bilateral.

Brigjen Pichevin menjelaskan tujuan akhir pertemuan, untuk meningkatan pengetahuan bersama antar angkatan udara, modernisasi TNI AU dan interoperabilitas kedua AU, serta kerja sama bilateral yang bersifat operasional.

Sejumlah kerjasama yang dibahas antara lain pelatihan penerbang, pertukaran gagasan dan pengalaman, serta pelaksanaan kursus bahasa Prancis untuk instruktur bahasa Prancis TNI AU. Selain itu juga dibahas topik kunjungan antar kedua angkatan udara untuk lebih mengenal dan saling memahami.

Usai membahas sejumlah topik kerjasama, delegasi FASF berkunjung ke Skadron Udara 17 dan Skadron Udara 31 Wing 1 Lanud Halim Perdanakusuma.

Delegasi TNI AU yang hadir pada pertemuan tersebut antara lain Kolonel Pnb Eko Sujatmiko, Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, Kolonel Pnb Firman Dwi Cahyono, Kolonel Lek Hendrizal Hamzah, dan Kolonel Adm Gusnadi, serta sejumlah perwira TNI AU lainnya.

Sementara dari delegasi FASF diantaranya, Letkol Franck Arnaudon, Staf Devisi Asia Latin Amerika, Kolonel Sven Meic, Athan Prancis untuk Indonesia, Kolonel Olivier Cam, Deputi Athan Prancis untuk Indonesia dan Fitrie Djohardinie, Staf Athan Perancis untuk Indonesia.(disp)

Categories
TNI

TNI AL dan US Navy Chaplain Bahas Kerjasama Pembinaan Mental Prajurit

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka mengikuti kegiatan Area Wide Training for Chaplain and RPs serta Office Call ke USS Howard (DDG-83), USS Ronald Reagan (CVN-76) dan Markas Armada ke-7 U.S. Navy di Yokosuka-Jepang, TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Dinas Pembinaan Mental TNI Angkatan Laut (Disbintalal) melaksanakan anjangsana ke U.S. Navy Chaplain – 7th Fleet_ pada Kamis (19/01) hingga Jum’at (20/1/2023) lalu.

Kegiatan anjangsana Disbintalal ke U.S. Navy Chaplain – 7th Fleet yang dipimpin Aspers Kasal – Laksda TNI Irwan Achmadi didampingi Kadisbintalal Brigjen TNI Sandy Muchjidin Latief dan rombongan, dilaksanakan dalam rangka  melaksanakan pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara personel U.S. Navy Chaplain dengan personel Bintal TNI Angkatan Laut tentang pelayanan pembinaan mental yang dilakukan oleh kedua institusi di lingkungannya. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan interoperabilitas pelayanan agama saat ini dan masa yang akan datang antara TNI AL dalam hal ini Disbintalal dengan U.S. Navy Chaplain Seventh Fleet.

Dalam kegiatan yang berlangsung, U.S. Navy Chaplain menyampaikan bahwa ada 4 kompetensi yang harus dimiliki oleh U.S. _Navy Chaplain  yaitu provide, facilitate, care, dan advice. Selain itu disampaikan pula bahwa keberadaan Chaplain (Pabintal) berdasarkan konvensi Jenewa adalah non-combatant, namun tetap terjadi kemungkinan chaplain menjadi sasaran tembak. Maka dari itu dibentuk Religious Program Specialist (RPs) yang bertugas melindungi dan mendukung pelaksanaan tugas chaplain yang tergabung dalam Religious Ministry Teams (RMT).

Kegiatan anjangsana Bintal TNI AL ke US Navy Chaplain – 7th Fleet selain rangkaian kegiatan Area Wide Training for Chaplain and RPs dalam rangka untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi Personel Bintal TNI Angkatan Laut tentang pelayanan pembinaan mental yang dilakukan oleh U.S. Navy Chaplain di lingkungannya juga melaksanakan kegiatan Office Call.

Panglima Armada ke-7 USN, Vice Admiral Thomas Karl sangat mengapresiasi kegiatan Office Call TNI AL. Kerja sama perlu dilaksanakan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman antar chaplain/Bintal. US Navy mengharapkan keberlanjutan kerja sama chaplain dengan TNI AL. Pembinaan mental menjadi hal yang sangat penting agar para pengawak armada tersebut menjadi prajurit yang religius dan siap melaksanakan penugasan.

Kegiatan yang dilaksanakan tersebut sesuai dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali  dimana Sumber Daya Manusia (SDM) prajurit TNI AL ditempatkan sebagai prioritas utama dengan pertimbangan berputarnya roda sebuah organisasi akan bertumpu pada kemampuan sumber daya manusianya.(disp)

Categories
Ekonomi TNI

TNI Angkatan Laut Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Empat Mitra Bank Pemerintah

Koran Jurnal, Jakarta – Guna melanjutkan kerja sama, TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggandeng empat mitra bank pemerintah dalam pengelolaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) non gaji dan gaji, yang dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) bertempat di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, (19/1/2023).

Empat mitra bank pemerintah tersebut adalah PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT. Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk, Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) (Persero) Tbk.

Penandatanganan PKS tersebut dilaksanakan oleh Kepala Dinas Keuangan Angkatan Laut (Kadiskual) Laksamana Pertama TNI Poedji Santoso mewakili TNI AL, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas, Direktur Institutional Banking BNI Sis Apik Wijayanto, Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI Agus Noorsanto, serta Direktur Retail Banking BSI Ngatari.

Dalam amanat yang dibacakan Kadiskual, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa sebagai bagian dari Instansi pemerintah yang melaksanakan administrasi keuangan negara, TNI AL bekerjasama dengan mitra bank pemerintah, baik untuk mengelola dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) non gaji maupun penyediaan jasa layanan pembayaran gaji anggota melalui rekening perorangan (payroll), dimana hal ini tertuang dalam bentuk perjanjian kerjasama dan setiap tahunnya dilaksanakan perpanjangan masa berlaku PKS.

“Penandatanganan perjanjian kerjasama yang kita laksanakan hari ini merupakan realisasi dari asas kepercayaan, keseimbangan, kekuatan mengikat, manfaat, konsensualitas dan itikad baik yang telah disepakati bersama antara TNI Angkatan Laut bersama mitra bank dengan penuh rasa tanggung jawab dengan prinsip saling menguntungkan,” ungkap KSAL dalam amanatnya.

KSAL berharap kegiatan kerjasama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui kontribusi yang baik dari kedua belah pihak, karena program kerjasama ini merupakan kegiatan mulia yang bermuara untuk kesejahteraan prajurit, baik berupa pemberian fasilitas asuransi kecelakaan ataupun tunjangan kecelakaan yang telah tertuang dalam PKS.(disp)

Categories
Polhukam TNI

KSAL dan Wamenhan RI Bahas Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menerima Kunjungan Kerja Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) M. Herindra ke Markas Besar TNI Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Jum’at (13/1/2023) kemarin.

Kunjungan Wamenhan RI bertujuan untuk melaksanakan koordinasi dalam rangka menyukseskan kebijakan dan program Presiden RI Ir. H. Joko Widodo terkait Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang tertuang melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022.

Wamenhan RI M. Herindra menyampaikan pandangannya tentang perlunya peningkatan kinerja tim P3DN tingkat UO di lingkungan Kemhan dan TNI, kemudian Tim P3DN menginstruksikan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) untuk mendorong mitra kerjanya mendaftarkan dalam e-katalog untuk akselerasi target tayang produk PDN dalam e-katalog.

Kemenhan RI juga mengharapkan dukungan dan kerjasama dari jajaran TNI AL, sehingga pelaksanaan program percepatan P3DN khususnya di lingkungan Kemhan dan TNI dapat terlaksana dengan baik guna turut serta berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Turut serta mendampingi Wamenhan RI Irjen Kemhan Letjen TNI Budi Prijono, Inspektur V Itjen Kemhan Brigjen TNI Novi Heriyanto, Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan Marsma TNI Wajariman, dan Dirdalprogar Ditjen Renhan Kemhan Brigjen TNI Rabimin.

Sementara itu, Kasal didampingi Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Irjenal Laksda TNI Sunaryo, Asrena Kasal Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Aslog Kasal Laksda TNI Agus Santoso dan Kadisadal Laksma TNI Maman Rohman.(disp)

Categories
Ekonomi

Genjot Peningkatan Produksi Pangan Asal Ternak, Kementan Gandeng Pelaku Usaha

Koran Jurnal, Serpong – Dalam upaya peningkatan produksi pangan, khususnya pangan asal ternak untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan tujuan ekspor, Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng para pelaku usaha untuk saling berkolaborasi dan berinvestasi dalam bidang peternakan.

“Kolaborasi dengan pelaku usaha bidang peternakan ini sangat penting, terutama untuk mengantisipasi ancaman krisis pangan global,” ujar Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Nasrullah saat acara Rapat Koordinasi Teknis Nasional (Rakorteknis) II Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2022 yang dilaksanakan hari ini Rabu di ICE BSD Serpong (13/12).

“Peningkatan produksi pangan ini menjadi hal yang mutlak untuk dilakukan, terutama untuk kesiapan negara dalam penyediaan pangan hewani asal ternak dan mengurangi ketergantungan impor,” imbuhnya.

Dirjen PKH Nasrullah menyebutkan realisasi produksi komoditas utama peternakan secara komulatif dari bulan Januari s.d November 2022 untuk produksi daging (sapi, kerbau, kambing, domba, ayam ras, ayam buras, itik, babi) sebesar 4,73 juta ton atau 102,93% dari target sebesar 4,59 juta ton. Produksi susu sebesar 897,84 ribu ton atau 91,67% dari target sebesar 979,46 ribu ton, sedangkan produksi telur sebesar 5.705,94 ribu ton atau 99,96% dari target 5.708,21 ribu ton.

“Secara garis besar kebutuhan pangan hewani asal ternak sudah tercukupi, namun demikian untuk pemenuhan daging sapi/kerbau kita masih memerlukan impor dari negara lain, sehingga harus kita pikirkan untuk mendongkrak peningkatan populasi dan produksi sapi/kerbau di dalam negeri,” kata Nasrullah.

Ia tekankan, peningkatan produk untuk subtitusi impor juga menjadi hal yang sangat penting, diantaranya dengan peningkatan produksi daging kambing dan domba, serta ayam buras yang saat ini mempunyai potensi sangat besar untuk dikembangkan.

Untuk mendongkrak investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Kementan menggandeng 5 pelaku usaha bidang peternakan untuk kerjasama, diantaranya: (1). HPDKI (Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia); (2). PT. Great Giant Livestock; (3). PT. Bumi Rojo Koyo; dan (4). HIMPULI (Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia); (5). PT. Asiabeef Biofarm Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Nasrullah juga menyampaikan, realisasi investasi PMDN Peternakan periode Januari-Juni 2022 sebesar Rp1,80 triliun atau meningkat 53,00% dibandingkan Januari-Juni 2021 (C to C).

“Peningkatan PMDN yang signifikan terjadi pada usaha peternakan sapi dan kerbau, yaitu sebesar Rp. 0,37 triliun atau meningkat 136,26% dibandingkan tahun 2021 (C to C)”, ungkap Nasrullah. Sementara realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) Peternakan Januari-Juni 2022 sebesar USD24,24 juta atau meningkat 478,82% dibandingkan Januari-Juni 2021 (C to C).

“Peningkatan PMA yang signifikan juga terjadi pada usaha peternakan sapi dan kerbau, yaitu sebesar USD4,9 juta atau meningkat 801,25% dibandingkan tahun 2021 (C to C),” terangnya.

Lebih lanjut, Nasrullah menyampaikan, untuk mendukung pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya, Pemerintah telah memfasilitasi kemudahan akses pembiayaan, salah satunya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dimana realisasi KUR peternakan Januari-November 2022 sebesar Rp17,70 triliun atau mencapai 82,84% dari target Rp. 21,36 triliun yang telah diakses oleh 447.742 debitur.

“Upaya-upaya yang kita lakukan ini tentunya harapannya dapat mendongkrak peningkatan produksi, peningkatan nilai tambah dan daya saing, peningkatan pendapatan peternak dan dan perekonomian negara,” ungkap Nasrullah.

Nasrullah pun menyebutkan, meskipun Indonesia dilanda pandemi covid selama hampir 3 tahun ini dan wabah PMK, namun kinerja ekonomi peternakan tahun 2022 mampu bertahan di angka positif.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), PDB peternakan pada triwulan III tahun 2022 sebesar Rp44,96 triliun atau meningkat 7,40% dibandingkan triwulan III tahun 2021 (Y on Y). Secara kumulatif, PDB peternakan pada periode Januari-September 2022 sebesar Rp137,46 triliun atau meningkat 5,92% dibandingkan Januari-September 2021 (C to C).

Volume ekspor peternakan pada periode Januari-Oktober 2022 sebesar 230.066 ton atau mengalami penurunan 16,78% dibandingkan Januari-Oktober 2021 (C to C). Meskipun volumenya menurun namun nilainya sebesar USD878,75 juta atau meningkat 3,03% dibandingkan Januari-Oktober 2021 (C to C). Selanjutnya, untuk Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) pada bulan November 2022 sebesar 100,99 atau meningkat 1,44% dibandingkan November 2021 (Y on Y).

“Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat, baik itu peternak, pelaku usaha, pemerintah daerah maupun masyarakat secara luas yang telah berkontribusi dalam penyediaan pangan asal ternak untuk negeri kita tercinta ini,” tutur Nasrullah.

“Kolaborasi dan sinergi antar semua stakeholder ini sangat penting untuk mencapai tujuan kita bersama, yaitu mewujudkan Indonesia Swasembada Pangan Asal Ternak,” pungkasnya.(hum)

Categories
Militer TNI

TNI AL dan Angkatan Laut Filipina Sepakat Perkuat Kerjasama Militer

Koran Jurnal, Jakarta – Delegasi TNI Angkatan Laut (TNI AL) melaksanakan pembicaraan kerjasama dengan delegasi Philippine Navy (PN) dalam rangka Navy to Navy Cooperation Meeting (NTNCM) ke-13 yang diselenggarakan mulai 7 – 9 Desember 2022 di Manila-Filipina.

Dalam pertemuan ini dibahas kerja sama bilateral antara angkatan laut kedua negara yang meliputi latihan, pendidikan, kunjungan pejabat, serta kegiatan lainnya.

Kegiatan yang telah terlaksana sejak tahun 2009 lalu ini merupakan bukti konkret akan komitmen kedua angkatan laut untuk saling menjaga stabilitas keamanan maritim di kawasan yang semakin kompleks dan menantang.

Dalam pertemuan tersebut, TNI AL dipimpin oleh Wakil Asisten Operasi Kasal, Laksma TNI Retiono Kunto dengan beberapa perwira staf TNI AL yang membidangi perencanaan operasi, latihan, intelijen dan juga pendidikan serta didampingi oleh Atase Pertahanan RI di Manila. Sedangkan pihak AL Filipina dipimpin oleh Chief of Naval Staff, Comodore Jose Ma Ambrosio beserta perwira staf markas besar AL Filipina.

Ketua delegasi TNI AL menyampaikan bahwa sebagai sesama negara kepulauan, tentunya kedua angkatan laut memiliki kesamaan dalam mengamankan wilayah perairannya, apalagi Indonesia dan Filipina merupakan negara tetangga yang saling berbagi lautan, sehingga diperlukan kerja sama yang kuat dengan azas saling percaya untuk menciptakan keamanan maritim di wilayah masing-masing maupun kawasan.

Delegasi TNI AL juga melaksanakan courtesy call kepada kepala staf angkatan laut Filipina, Laksda Torobio Dulinayan Adaci Jr di Naval Station Jose Andrada, Manila. Dalam pertemuan tersebut, Ketua delegasi TNI AL menyampaikan selamat atas pelantikan Laksda Torobio Dulinayan Adaci Jr sebagai Flag Officer in Command angkatan laut Filipina ke-40, dan berharap dalam kepemimpinannya, angkatan laut Filipina akan semakin besar dan kuat, serta kedepannya persahabatan antara TNI AL dan AL Filipina akan semakin erat.

Dalam penguatan kerjasama internasional dan diplomasi untuk menjaga stabilitas keamanan kawasan yang merupakan program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., TNI AL akan terus meningkatkan peran diplomasi dan kerjasama dengan negara sahabat dalam bentuk latihan, patroli terkoordinasi, pendidikan dan kegiatan lain dalam mempererat mutual cooperation.(disp)

Categories
Ekonomi Megapolitan TNI

Tandatangani MOU Ketahanan Pangan, TNI AU – Kementan Sepakat Kembangkan Tanaman Sorgum

Koran Jurnal, Padang – TNI AU dan Kementerian Pertanian (Kementan) sepakat mengembangkan tanaman Sorgum, sebagai komoditi bahan pangan yang akan dikembangkan kedua belah pihak. Kesepakatan tersebut tertuang dalam naskah kesepahaman bersama antara TNI AU dan Kementan, yang ditandantangani oleh Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E. M.P.P., CSFA, dan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi, di Lanud Sutan Sahrir, Padang, Selasa (29/11/2022).

Seusai penandatangan, dilanjutkan penanaman Sorgum secara simbolis oleh Kasau, Wamenhan dan para pejabat Forkompimda Sumatera Barat serta Padang.

KSAU mengatakan, penandatanganan ini dalam rangka menindaklanjuti program pemerintah dan arahan Presiden Joko Widodo, tentang ketahanan pangan nasional menuju kedaulatan pangan.

“Penanaman Sorgum di Lanud Sutan Syahrir hari ini sebagai pilot project. Selanjutnya akan ada Lanud-Lanud lain yang juga disiapkan lahannya untuk mendukung program ini,” ujar Kasau.

KSAU menegaskan, TNI AU berkomitmen mendukung program Kementan dalam rangka ketahanan pangan bangsa. Kasau juga berharap adanya bantuan dan pendampingan dari Kementan agar program ini dapat berlanjut hingga panen dan produksi.

“Jika tanaman Sorgum sukses, kita juga bisa mencoba tanaman Porang,” lanjut KSAU.

Kepada Pemda Padang khususnya dan Sumatera Barat umumnya, Kasau menghimbau perlu adanya SMK Petanian. TNI AU siap bekerja sama karena ada Yasarini yang dapat mewadahi.

Untuk mendukung program Ketahanan Pangan, TNI AU telah menyiapkan lahan kurang produktif di Lanud Sutan Syahrir seluas 12 Hektar untuk pengembangan tanaman Sorgum. Diharapkan program ini dapat membantu ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya.

Turut hadir dalam acara ini, Pangkoopsudnas Marsdya TNI Andyawan Martono Putro, Aspotdirga Kasau, Pangkoopsud I, pejabat Kementan, Sekda Sumatera Barat, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono, Kasrem 032/Wirabraja, Wadanlantamal II Padang, Pejabat Forkompimda Sumatera Barat dan beberapa Kadis jajaran Mabesau.(disp)

Categories
Polhukam TNI

Kerjasama TNI AL dan German Navy Bahas Submarine and Mine Specialist

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan peran diplomasi dan menguatkan hubungan kerja sama TNI AL dengan German Navy, kedua Angkatan Laut menyelenggarakan kegiatan Submarine and Mine Specialist Talk bagi Perwira dengan spesialisasi Kapal Selam dan Peperangan Ranjau yang diselenggarakan di Hotel Fairfield, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/11/2022) kemarin.

Asisten Operasi Kasal (Asops Kasal) Laksda TNI Dadi Hartanto dalam amanat tertulis yang dibacakan Paban V Straops dan Diplomasi Sopsal, Kolonel Laut (P) Robert Marpaung mengatakan kegiatan Specialist Talks ini merupakan forum pertemuan bilateral bidang Kapal Selam dan Peperangan Ranjau yang dilaksanakan oleh delegasi kedua angkatan laut dalam rangka meningkatkan hubungan kerja sama dan diplomasi, serta diharapkan kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara resiprokal setiap tahunnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan berbagi pengalaman sebagai bentuk capacity building bagi para prajurit TNI Angkatan Laut dan German Navy tentang konsep taktik dan strategi khususnya dalam hal kapal selam dan peperangan ranjau.

Diskusi ini dibagi dalam 2 (dua) Working Grup Discussion yaitu Submarine dan Mine dengan Keynote speaker Commander S.G. (Deu Navy) Thorsten Klinger dan Commander S.G. (Deu Navy) Manfred Grabienski diikuti peserta dari Koarmada II, Kodiklatal dan Koopskasel Koarmada RI. Sementara ketua delegasi German Navy diwakili oleh Atase Pertahanan Jerman untuk Indonesia, Colonel Thomas Brillisauer.

Kegiatan bilateral ini merupakan kegiatan dalam meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) TNI AL yang unggul dan profesional sesuai Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono  juga untuk meningkatkan kesiapan dan kesiagaan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) yang memiliki daya gerak dan daya gempur yang tinggi dalam menghadapi segala ancaman dengan membangun sistem pembinaan kekuatan melalui kesiapan operasi yang bersinergi dan mempunyai interoperabilitas tinggi.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

TNI AL Kerjasama Media Tempo Ungkap Sejarah Kejayaan Maritim Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut bekerja sama dengan PT. Tempo Inti Media Harian akan mengungkap sejarah kejayaan maritim melalui kegiatan Ekspedisi Maritim yang berlangsung mulai tanggal 22 September sampai dengan 10 Oktober 2022 mendatang.

Keberangkatan tim Ekspedisi Maritim dengan KRI Dewaruci dilepas langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Direktur Utama Tempo Media Group Arif Zulkifli, bertempat di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, (22/09/2022) kemarin ditandai dengan pelepasan tali tross.

Tim Ekspedisi Maritim dari TNI AL dan Tempo ini akan mengeksplore tempat-tempat bersejarah di Pulau Jawa yang dibagi kedalam beberapa etape seperti Cirebon, Tegal, Semarang, Juwana, Rembang dan Gresik, Surabaya, Pacitan, Jogja, Cilacap, Pangandaran, Banten dan Jakarta.

Etape pertama dengan tujuan Cirebon dengan menggunakan KRI Dewaruci on board diantaranya Kadispenal Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, tim Dispenal, tim Disjarahal, dan tim Tempo. Pada Etape kedua dan seterusnya nantinya akan dilanjutkan dengan menempuh jalur darat.

Kasal dihadapan awak media mengatakan bahwa, TNI Angkatan Laut bekerja sama dengan Tempo sudah merencanakan kegiatan ini untuk menggali potensi maritim, menggali sejarah maritim dan tentunya juga menggali sumber daya maritim yang ada di daerah-daerah yang nantinya akan di lintasi mulai dari Jakarta ke Cirebon, Tegal, Semarang, Rembang, Gresik dan Surabaya, kemudian ke Selatan Jogja, Cilacap, Pangandaran, dan Kembali lagi ke Jakarta.

“Ekspedisi Maritim ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada generasi penerus dan juga kepada masyarakat tentang negara maritim untuk menggali potensi yang ada, sejarahnya bagaimana dan juga untuk kesejahteraan masyarakat, karena negara kita adalah negara maritim sesuai dengan yang disampaikan Bapak Presiden bahwa visi negara kita adalah negara maritim,” ungkap Kasal.

Kasal Laksamana Yudo juga merencanakan kedepannya ekspedisi maritim ini akan dilaksanakan ke daerah-daerah di luar Pulau Jawa, yang ada potensi maritimnya seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, maupun Papua.

Sementara itu, Arif Zulkifli menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan TNI Angkatan Laut yang telah menjalin kerjasama dengan Tempo media untuk melakukan ekspedisi ini. Output dari ekspedisi ini nantinya adalah sejumlah publikasi termasuk video yang menginvestigasi dan mengungkap sejarah kekayaan laut di tanah air, termasuk kejayaan angkatan laut dari masa lampau, keberadaan situs, museum dan sebagainya akan di angkat dan berharap ini bisa menjadi pembelajaran bagi para penerus tentang kekuatan angkatan laut kita.(disp)