Categories
Megapolitan Polhukam

MPR RI Dukung Penuh Konsep Rumah Rehabilitasi yang Diinisiasi ETOS Indonesia dan JBMI

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung penuh rencana Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) dan ETOS Indonesia membuka rumah rehabilitasi bagi penyalahguna zat adiktif, psikotropika dan narkoba.

Dukungan itu disampaikan saat menerima audiensi Ketua Umum JBMI H. Albiner Sitompul, Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Iskandarsyah, serta kawan-kawan dari FORZA, G-Millenial, dan GABEMA. Pertemuan dilakukan di ruang kerja Bamsoet, Gedung MPR, Jakarta, Rabu (29/1).

“Kita harus siap berjihad melawan narkotika. Ini demi masa depan anak bangsa kita,” ujar Bamsoet.

Tak hanya mendukung, Bamsoet juga sangat mengapresiasi gagasan besar JBMI dan ETOS Indonesia itu dalam memerangi narkoba.

“Saya akan siap membantu kawan-kawan semua. Ini kegiatan yang sangat membantu program pemerintah dalam perang terhadap barkoba,” jelas politikus Partai Golkar ini.

Sementara itu, Direktir Eksekutif ETOS Indonesia Iskandarsyah yang didapuk menjadi ketua pengawas rumah rehabilitasi, mengingatkan bahwa Indonesia sudah masuk kategori darurat narkoba. Karena itu dibutuhkan komitmen bersama seluruh elemen bangsa memberantas peredaran narkoba.

“Kasus narkotika sudah sangat parah, dan Indonesia masuk pada titik darurat narkotika,” ujar Iskandarsyah.

Ia menjelaskan, pendirian rumah rehabilitasi narkoba sangat mendesak, terlebih selama ini banyak korban pengguna narkoba yang tak tertangani dengan baik.

Melalui rumah rehabilitasi itu, jelas Iskandarsyah, pihaknya akan memberi pelayanan, mulai dari penanganan dari pihak kepolisian, hingga menuju lapas/rutan hingga rehabilitasi.

“Target utama kita adalah menciptakan generasi-generasi muda Indonesia yang cerdas, sehat dan berintegritas,” ucapnya.

“Jangan lah anak-anak bangsa ini mudah dipenjarakan, mereka sakit jadi harus segera diobati dan semua sudah kita siapkan untuk mereka,” lanjut Iskandarsyah.

Sementara itu, Ketua Umum JBMI, Haji Albiner Sitompul yang didapuk menjadi Ketua Yayasan menuturkan, pihaknya akan melakukan mega seminar 1 tahun di seluruh kabupaten/kota seluruh Indonesia. Ini sebagai langkah sosialisasi tentang betapa bahaya narkoba.

“Jangka pendeknya adalah Seminar Nasional yang akan dilaksanakan di PTIK yang Insya Allah akan dibuka oleh Presiden RI dan Kapolri, juga dihadiri beberapa stageholder pendukung nantinya,” kata Albiner.

Sementara jangka panjang, pihaknya akan mengadakan seminar satu tahun keliling kabupaten/kota seluruh Indonesia.

“Perang melawan narkoba harus kita dengungkan di seluruh pelosok tanah air. Jangan sampai masa depan bangsa ini dirusak oleh barang haram narkoba. Itu tekat kita,” tandasnya.(red)

Categories
Hukum Megapolitan

Awal Februari 2020 Polisi Berlakukan Tilang Elektronik Bagi Pengendara Motor di Jakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mulai memberlakukan tilang elektronik atau E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor per 1 Februari 2020.

“Mulai tanggal 1 Februari 2020 dari jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan melaksanan penindakan E-TLE terhadap (pelanggar) pengemudi sepeda motor,” kata Direktur Ditlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf, di Polda Metro Jaya, Senin (27/01).

Kombes Yusuf menjelaskan, penindakan terhadap kendaraan roda dua yang melanggar akan dilakukan di ruas jalan yang sudah terpasang rambu-rambu E-TLE.

Sementara itu, untuk saat ini kegiatan sosialisasi E-TLE roda dua sudah berjalan dan sudah merekam sejumlah pelanggaran. Namun, penindakan dalam bentuk tilang mulai diterapkan per 1 Februari.

“Untuk saat ini pelanggar tetap mendapatkan surat berisi bukti pelanggaran yang dilakukan, hanya saja surat tersebut masih sebatas peringatan,” ujar Yusuf.

Dia mengatakan, tilang elektronik untuk kendaraan roda dua dan roda empat mempunyai prosedur yang sama. Mulai dari tertangkap kamera hingga proses pemblokiran STNK.

“Prosedurnya sama dengan kita melaksanakan E-TLE untuk roda empat kemarin, mulai dari ter’capture”, konfirmasi, kemudian dia harus merespons. Kalau tidak ada respon (14 hari), ya kita lakukan blokir terhadap STNK,” tukasnya.

Sebagai informasi, kendaraan yang terkena pemblokiran STNK tidak akan bisa melakukan pembayaran pajak, pindah alamat dan sebagainya. Pelanggar harus membayar denda tilang dulu sesuai pelanggaran yang dibuat.

Adapun tujuan penerapan E-TLE untuk sepeda motor, adalah untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas. Kecelakaan lalu lintas, terang Yusuf, berawal dari pelanggaran lalu lintas.

“Supaya masyarakat tertib. Bagaimana supaya tidak melanggar?, Ya (harus) tertib. Bagaimana supaya tertib? Ada kamera. Jadi kalau polisi (ada) hanya beberapa waktu tertentu, kamera ada 24 jam. Sehingga nanti muncul pola pikir (mindset) masyarakat akan tertib karena di sana ada kamera,” tandasnya.(red)

Categories
Kriminalitas Megapolitan

Polisi Tangkap Paman dan Ponakan, Bersaudara Kompak Edarkan Narkoba di Apartemen Jakarta Utara

Koran Jurnal, Jakarta – Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka pengedar narkoba berinisial J dan R. Keduanya ditangkap di apartemen Green Bay, Pluit, Jakarta Utara, Kamis (16/01) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, awalnya polisi mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya peredaran narkoba di kawasan tersebut. Dari informasi tersebut, kemudian polisi bergerak ke lokasi.

“Dari tangan kedua tersangka polisi berhasil menyita total 14.356 butir ekstasi warna hijau dan ungu. Lalu ada 1 (satu) kilogram serbuk bahan baku ekstasi dan sabu seberat 5 (lima) gram,” ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/01/2020).

Ia mengatakan, rencana para tersangka akan mengedarkan barang haram tersebut di Ibu Kota dan sekitarnya. Salah satu target peredaran di tempat hiburan malam.

“Target peredaran mereka di tempat hiburan di wilayah Jakarta,” katanya.

Sementara itu, Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Awaludin Amin mengatakan, kedua tersangka masih ada hubungan saudara. Keduanya diketahui adalah paman dan keponakan.

“Jadi tersangka J mengajak keponakannya R untuk mengedarkan narkoba ini. J ini diketahui sudah dua tahun bermain (mengedarkan narkoba),” katanya.

Saat dilakukan penggerebekan, lanjut Awaludin, tersangka R sempat membuang barang bukti ekstasi. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terkait kasus tersebut, termasuk dari mana mereka mendapat barang haram tersebut.

“Jadi ada ekstasi yang dibuang dari lantai 20 apartemen tersebut. Jumlah ekstasi yang dibuang hampir 14.250 butir,” jelasnya.

Karena perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 dan Pasal 132 Undang-undang nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.(red)

Categories
Infrastruktur Megapolitan

Presiden Jokowi Resmikan Landasan Pacu 3 Bandara Internasional Soetta

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan landasan pacu (runway) 3 dan East Connection Taxiway (ECT), terminal 3 dan gedung VIP Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Tangerang, Banten, Kamis (23/01/2020).

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim dan memohon ridho Allah SWT, pada sore hari ini saya resmikan runway 3, East Connection Taxiway (ECT), terminal 3 dan gedung VIP Bandara Soekarno-Hatta,” kata Presiden Jokowi saat peresmian di Bandara Soetta Tangerang, Banten.

Pada peresmian ini, Kepala Negara tiba di Bandara Soetta pada pukul 18.00 WIB didampingi beberapa Menteri Kabinet Kerja, diantaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Erick Thohir.

PT Angkasa Pura II (Persero) telah mengoperasikan penuh runway 3 Bandara Soetta sejak 20 Desember 2019. Dimensi runway baru itu mencapai 3.000 x 60 meter dari sebelumnya saat diuji coba sejak Agustus 2019 dengan dimensi 2.500 x 45 meter.

Bandara Soetta sebelumnya mempunyai dua runway, yaitu Runway 1 di utara dan runway 2 di selatan. Kehadiran runway 3 yang berlokasi di selatan akan membuat lebih banyak pesawat bisa mendarat (landing) dan lepas landas (take off).

Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan,adanya runway 3 membuat kapasitas pesawat yang bisa mendarat di bandara mencapai 100 pesawat per jam dari sebelumnya dua runway, sebanyak 82 pesawat per jam.

Dengan kehadiran runway 3, tambah Budi, pesawat tak perlu lagi berlama-lama di udara (airborne holding) untuk mengantre pendaratan.(ant/red)

Categories
Megapolitan TNI

Kadisinfolahta Koarmada I Optimalkan Sistem Informasi Reformasi Birokrasi

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Dinas Informasi dan Pengolahan Data (Kadisinfolahta) Komando Armada (Koarmada) I Kolonel Laut (KH) Bayu Kurnianto, S.Kom., M.T.I., memimpin Rapat Teknis Optimalisasi Pengoperasian Sistem Informasi Reformasi Birokrasi TNI AL di Ruang Rapat Disinfolahta Koarmada I, Kamis (23/01/2020).

Kadisinfolahta menyampaikan bahwa reformasi birokrasi yang dilaksanakan TNI Angkatan Laut khususnya Koarmada I guna menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih dan bebas KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

Kadisinfolahta Koarmada I juga menyampaikan secara detail kepada peserta rapat mengenai reformasi birokrasi dalam bidang penyusunan SOP Administrasi Pemerintahan (SOP AP) mulai dari penentuan identifikasi judul, identifikasi prosedur, kemudian bagaimana cara merumuskan Format SOP AP, dan menyusun dokumentasi SOP AP.

Dalam melaksanakan Optimalisasi Pengoperasian Sistem Informasi Reformasi Birokrasi TNI AL, Kadisinfolahta akan memberikan user dan password kepada masing-masing satker agar dapat turut serta melaksanakan reformasi birokrasi di masing-masing satker Koarmada I.

Hadir dalam rapat optimalisasi sistem informasi birokrasi ini Kadisinfolahta Koarmada I, Perwira dan PNS masing-masing Satker Koarmada I.(disp/red)

Categories
Kriminalitas Megapolitan

Polda Metro Jaya Sita 1.3 Ton Ganja Hasil Pengungkapan Kasus Sejak Desember Hingga Januari 2020

Koran Jurnal, Jakarta – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya sepanjang Desember 2019 hingga Januari 2020, telah mengungkap sejumlah kasus peredaran narkoba jenis ganja di wilayah hukum jajaran Polda Metro Jaya. Dalam kurun waktu itu, Polda Metro Jaya menyita barang bukti sebanyak total 1.343 kilogram ganja dan menangkap pelaku.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sujana mengatakan, hasil pengungkapan dan peredaran itu berasal dari Polres Metro Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Selatan, Polres Kota Depok dan Polres Metro Bekasi Kota.

“Rilis hari ini hasil kerjasama antara Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan Polres jajaran. Para tersangka akan mengedarkan ganja tersebut di wilayah Polda Metro. Dari hasil itu kami menyita barang bukti dengan total 1,343 ton ganja,” ujar Kapolda Nana dalam konferensi pers, di Mapolda Metro, Jakarta, Rabu (22/01/2020).

Dalam konferensi pers itu, tampak dibeberkan hasil pengungkapan jajaran Polda Metro Jaya terdiri dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sebanyak 410 Kilogram, Polrestro Jakbar sebanyak 308 Kilogram dan 12 batang pohon ganja. Polrestro Jaksel 374 kilogram, Polrestro Kabupaten Bekasi 200 kilogram dan Polrestro Depok 51 kilogram.

Lebih lanjut Kapolda Nana mengatakan, polisi mengungkap sebanyak 19 tersangka, salah satunya dilakukan tindakan tegas dan terukur.

“Terhadap satu orang tersangka telah dilakukan tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan saat akan dilakukan penangkapan,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Kapolda, dalam pengungkapan itu polisi melakukan pengembangan. Hingga sampai ke daerah Mandailing Natal, Sumatera Utara.

“Selanjutnya kami juga mendapat info ada ladang ganja seluas 5 hektar dari desa Banjarlancat, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara,” bebernya.

Kapolda Nana menambahkan, dari 5 hektar ladang ganja tersebut menghasilkan panen mencapai 60 ton ganja siap pakai.

Ia juga menjelaskan, bahwa untuk menemukan ladang ganja itu, polisi melakukan jalan darat dengan menggunakan kendaraan roda empat, dengan jarak tempuh selama kurang lebih tiga jam.

“Kemudian anggota jalan kaki (selama) enam jam untuk sampai lokasi dan ditemukan lima hektar ladang ganja dengan ukuran antara 150 sentimeter sampai 200 sentimeter,” jelas Kapolda Nana.

Atas perbuatannya, mereka masing-masing akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(red)

Categories
Kriminalitas Megapolitan

Polisi Tangkap 6 Pelaku Tindak Pidana Ekploitasi dan Perdagangan Anak Dibawah Umur

Koran Jurnal, Jakarta – Subdit 5 Renakta Dit Reskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus ekploitasi dan perdagangan anak di bawah umur sebanyak 10 anak. Dari hasil pengungkapan itu polisi menangkap dan menetapkan 6 (enam) tersangka berinisial R alias mami A, T alias mami T, D, TW, A, dan E.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, masing-masing tersangka memiliki peran yang berbeda dalam mencari dan menjual para korban. Tersangka mami A berperan sebagai pemilik kafe di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara yang dijadikan sebagai lokasi penjualan anak tersebut.

“Dia (mami A) juga memaksa anak-anak berusia di bawah umur untuk berhubungan badan dengan tamu yang datang ke kafe,” kata Yusri dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (21/01/2020).

Tersangka berikutnya, lanjut Yusril
yakni mami T berperan sebagai mucikari. Ia juga tak jarang memaksa anak-anak berusia di bawah umur untuk berhubungan seksual dengan para tamu.

Dua tersangka lainnya berinisial D dan TW berperan mencari anak-anak di bawah umur melalui media sosial dengan iming-iming tawaran pekerjaan berpenghasilan besar. Setelah itu, keduanya menjual anak-anak tersebut kepada kedua tersangka yang biasa dipanggil mami dengan harga Rp 750 ribu hingga Rp 1,5 juta.

Sementara itu, tersangka A dan E, keduanya merupakan anak buah tersangka yang biasa dipanggil mami.

“Mereka (tersangka A dan E) bekerja sebagai cleaning service di kafe tersebut,” ungkap Yusri.

Dalam kesempatan sama, Kabag Bin Opsnal Dit Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto menuturkan, dalam sehari para korban (anak dibawah umur) dipaksa untuk melayani 10 lelaki hidung belang. Dan jika korban, tambah Pujiyarto, tidak memenuhi jumlah (layanan) itu, maka mereka akan dikenakan denda.

“Para pelaku sangat sadis karena setiap korban mereka harus melakukan perbuatan itu sehari minimal 10 kali, dan apabila tidak mencapai itu, para korban didenda,” ujar Pujiyarto.

Ia menjelaskan, denda yang dikenakan kepada para korban tersebut jika tidak memenuhi target dalam sehari adalah Rp 50 ribu. Denda itu akan dipotong dari upah para korban yang dibayar tiap 2 (dua) bulan sekali.

Selain itu, sambung dia, para korban juga diberikan pil khusus untuk menahan proses menstruasi. Tujuannya agar para korban dapat terus melayani tamu sesuai dengan target yang sudah ditentukan.

“Enggak boleh menstruasi, karena kalau menstruasi akan mengurangi jatah tamunya,” tukas Pujiyarto.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Juncto Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP. Dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara.(red)

Categories
Hiburan Megapolitan

Ancol Lunar Festival Sambut Libur Imlek 2020

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Cina atau Imlek 2020, Taman Impian Jaya Ancol menggelar ‘Ancol Lunar Festival’. Berbagai pertunjukan akan ditampilkan untuk memeriahkan momen tersebut. Mulai dari Tarian Naga, Tebar Angpao hingga Atraksi Barongsai dalam Air.

Kemeriahan ‘Ancol Lunar Festival’ akan berlangsung mulai 18 Januari sampai 9 Februari 2020 di beberapa wahana kawasan Ancol, seperti Dufan, Atlantis Water Adventures, Seaworld dan lain sebagainya.

Berikut ini daftar lokasi acara dan jadwal Ancol Lunar Festival,

Symphony of The Sea

Tanggal 25-26 Januari 2020, 14.00-21.00 WIB, yakni pertunjukan: Parade Barongsai, Barongsai Meja, Barongsai Tonggak ‘Kong Ha Hong’, Barongsai Liong, Tari Seribu Tangan, Tari Lampion. Pada 26 Januari 2020, 16.00-22.00 WIB, menampilkan; Abah Lala, Ndarboy Genk, OM Monata, Irene Gea, Widhi Arjuna KDI, Vivi Ayu, Neo Sari, Yeyen Vivia.

SeaWorld

Tanggal 18 Januari-9 Februari 2020, 11.00-13.45 WIB, pertunjukan; Barongsai dalam air (Underwater). Pertujukan barongsai dalam air ini akan berbeda dari yang sebelumnya, karena akan berkolaborasi dengan barongsai yang ada di darat. Atraksi liong dan barongsai,
bagi angpao bersama Sharky, Ray dan dewa keberuntungan

Dufan

Tanggal 25 Januari 2020, 16.30-17.15 WIB, pertunjukan; Tarian Naga, Barongsai Tonggak, Parade Akbar, Tebar Angpao. Ada 2.571 angpao yang berisikan hadiah dengan total senilai jutaan rupiah.

Atlantis Water Adventures

Tanggal 25-26 Januari 2020, 11.00-15.00 WIB, pertunjukan; Barongsai di Atas Awan, Giant Lampion, Atlantis juga akan membagikan 2.571 angpao yang berisi hadiah menarik bagi pengunjung yang membeli Annual Pass, Value Card atau tiket regular di tanggal tersebut.

Pengunjung berkesempatan pula membawa pulang sepeda dengan undian berhadiah yang dilakukan di dalam Lampion Raksasa.(red)

Categories
Megapolitan

Koarmada I Gelar Coffee Morning Bersama Pemprov DKI Jakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Komando Armada I (Koarmada I) menggelar acara coffee morning bersama Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Jakarta Utara, serta para pemangku kepentingan maritim dalam rangka untuk memperat hubungan silaturahmi bertempat di Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska), Komplek Satuan Koarmada I Pondok Dayung, Jakarta Utara, Jum’at (17/01/2020).

Acara diawali dengan jalan santai mengelilingi Komplek Satuan Koarmada I Pondok Dayung, dilanjutkan menembak gembira (fun shooting) di Lapangan Tembak Susilo Dwi Hedianto, dan ramah tamah di Loong Room Urip Santoso.

Pada acara coffe morning tersebut, Kepala Staf Koarmada I Laksamana Pertama TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han)., mewakili Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., menyampaikan bahwa acara ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Tahun 2020. Untuk itu, mari kita gunakan kesempatan yang baik ini dalam suasana penuh keakraban untuk menjaga dan lebih mempererat hubungan tali silaturahim yang sudah terjalin selama ini dengan dilandasi oleh niat yang tulus dan ikhlas serta rasa kebersamaan.

“Selain itu acara ini kita manfaatkan untuk memantapkan dan meningkatkan jalinan komunikasi yang melalui dialogis, bertukar pikiran, berbagi informasi serta meningkatkan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik,” tambah Pangkoarmada I.

Turut hadir pada acara coffee morning ini, Asrena Pangkoarmada I, Aslog Pangkoarmada I, Aspotmar Pangkoarmada I, Koorsmin Koarmada I, Dansatfib Koarmada I, Dansatran Koarmada I, Komandan Satkopaska Koarmada I, Dandenma Koarmada I, KS Guspurla Koarmada I, Wakil Komandan Lantamal III, Aslog Guspurla Koarmada I, Aslog Danlantamal III, Sekretaris Kota Jakarta Utara, Kafasharkan Jakarta, Ditpolair Korpolairud, Dirops Pushidrosal, Paban V Faslan Slogal, Kadissyahal Lantamal III, Kadispen Koarmada I, Perwakilan KADIN, Perwakilan BPAD, Perwakilan Sudin Kehutanan Jakarta Utara, Perwakilan Pelindo Cabang Tanjung Priok, Perwakilan Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, serta undangan lainnya.(disp/red)

Categories
Kuliner Megapolitan

Liberta Restaurant Ala Italia Resmi Dibuka

Koran Jurnal, Jakarta – Ada tempat baru di ibu kota yang bisa disambangi penikmat kuliner asal Italia, Liberta Restaurant yang terletak di kawasan Tanah Abang, Jakarta.

Seperti nama “Liberta” yang berarti “kebebasan”, makanan yang disajikan di restoran ini tidak sekadar menyajikan menu klasik Italia. Makanan yang dibuat oleh para koki Liberta merupakan paduan dari klasik dan modern, kadang menggunakan bahan-bahan tak biasa yang ternyata lezat di lidah.

“Konsepnya, spirit kita itu tidak terkungkung aturan, lebih bebas mengekspresikan perasaan,” kata pemilik brand Liberta Restaurant Kevin Lie di Jakarta, Rabu (15/01/2020).

Para koki di restorannya dibebaskan memakai bahan yang tak identik dengan Italia. Kevin menuturkan, restoran Italia banyak ditemui di berbagai belahan dunia, tapi biasanya selalu ada ciri khas yang membedakan satu tempat dengan tempat lain.

“Sekarang di sini kami pakai style Jakarta,” katanya.

Ada satu menu yang mengingatkan Kevin pada makanan kesukaannya di restoran Italia di Los Angeles, AS. Menu itu dia munculkan di Liberta sebagai salah satu menu unggulan.

Pengunjung bisa menyantap makanan klasik kontemporer Italia dengan sentuhan modern bernama Bone Marrow Spaetzle, terdiri dari spaetzle khas Italia yang disajikan dengan tulang sumsum di atasnya.

“Saus pastanya gurih,” ujar dia.

Restoran ini juga punya makanan penutup andalan untuk penyuka kue yang tidak terlalu manis.

Chef Agus Suherman membuat tiramisu tradisional yang dipadukan dengan kue cokelat molten. Bagian bawahnya berupa biskuit renyah dengan tambahan cokelat lezat dan hiasan berry segar.

Restoran yang bagian dalamnya bergaya industrial itu menyediakan bar untuk pengunjung yang ingin menikmati koktail buatan Asa Madani, juara Infinity Mixology Champion 2019.

Bagian dalam restoran ini dirancang agar memberikan suasana hangat bak ruang keluarga, ada pula sudut dengan deretan jendela kaca mozaik yang terinspirasi dari keindahan kota Venesia, Italia.(ant/red)