Categories
Militer TNI

HUT Ke-1 Kogabwilhan, Panglima TNI: Kedepankan Kemampuan Tri Matra Terpadu

Koran Jurnal, Jakarta – Memperingati HUT ke-1 Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan), Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan, sebagai ujung tombak TNI di mandala operasi, Kogabwilhan harus siap menghadapi ancaman saat ini dan masa depan.

“Sebagai representasi konsep Interoperabilitas TNI, Kogabwilhan harus mampu mengedepankan kemampuan Tri Matra Terpadu untuk menghadapi berbagai spektrum ancaman,” tegas Panglima, Minggu (27/09/2020).

Kogabwilhan adalah satuan baru yang langsung berada di bawah komando Panglima TNI. Pembentukan Kogabwilhan yang berdasar Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 2019 tentang Pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan dan Peningkatan Status 23 Komando Resor Militer ini, resmi dibentuk pada Jumat 27 September 2019.

“Satu tahun berkiprah… Dirgahayu Kogabwilhan,” ucap Panglima TNI.

Sementara Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. mengatakan seluruh prajurit Kogabwilhan III menghaturkan ucapan terima kasih kepada Panglima TNI atas atensinya di HUT ke-1 Kogabwilhan kali ini.

“Semoga Kogabwilhan I, II dan III, ke depan semakin mampu untuk mewujudkan harapan inisiator dan pendirinya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,” harapnya.

Menurut Ganip, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memiliki pemikiran dan konsep yang sangat strategis dalam melaksanakan Tupok TNI.

“Seperti yang beliau amanatkan. Bahwa Kogabwilhan sebagai representasi Konsep Interoperabilitas TNI. Kedepankan kemampuan Tri Matra Terpadu untuk menghadapi berbagai spektrum ancaman saat ini dan masa mendatang. Sinergi untuk TNI,” tegasnya.

Mengenal Kogabwilhan

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I atau Kogabwilhan I merupakan komando utama operasi Markas Besar TNI ang langsung berada di bawah komando Panglima TNI. Pembentukan Kogabwilhan termaktub dalam Perpres No. 66/2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, Kogabwilhan dibentuk untuk membagi tugas-tugas TNI berdasarkan ruang lingkup geografis. Kogabwilhan juga menjadi komando gabungan permanen yang mengisi kekosongan dalam doktrin Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM).

Menurut Panglima TNI, seluruh dimensi di TNI terlibat dan harus diorkestrasi dengan baik supaya dapat bersinergi guna memperoleh keberhasilan yang tinggi. Dia meyakini operasi-operasi yang bersifat multidimensi akan semakin menjadi kebutuhan di masa mendatang, baik dalam konteks operasi militer untuk perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP).

Atas dasar pertimbangan tersebut, maka ditetapkan kedudukan Markas Kogabwilhan I berada di Tanjungpinang, Kepulauan Riau dengan dipimpin oleh Pankogabwilhan I Laksda TNI Yudo Margono. Kemudian Markas Kogabwilhan II di Balikpapan, Kalimantan Timur, yang dipimpin Marsda TNI Fadjar Prasetyo, dan Markas Kogabwilhan III berada di Biak, Papua dengan dipimpin Mayjen TNI Ganip Warsito.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, pembentukan Kogabwilhan juga akan memudahkan koordinasi di daerah ketika ada perkembangan situasi konflik, sehingga reaksinya akan lebih cepat.(pen/red)

Categories
TNI

Prajurit Brigif Raider 13 Kostrad Terima Sosialisasi dari Asabri

Koran Jurnal, Jakarta – Anggota Denma Brigif Raider 13/Galuh Kostrad menerima sosialisasi dari PT. ASABRI (Persero) Kancab Bandung di Aula Brigif Raider 13 Galuh Kostrad, Tasikmalaya, Jawa Barat. Rabu (23/09/2020).

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah dianjurkan Pemerintah, kegiatan kali ini PT. ASABRI (Persero) berkunjung ke Brigif Raider 13/Galuh Kostrad untuk memberikan sosialisasi tentang program ASABRI.

Untuk diketahui bahwa ASABRI adalah sebuah BUMN yang bergerak dibidang Asuransi Sosial dan pembayaran pensiun khusus untuk prajurit TNI, Anggota Polri, PNS Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan POLRI, maka dari itu kegiatan sosialisasi ini sangat perlu dimana prajurit dapat mengetahui yang menjadi kewajiban dan hak-haknya sebagai peserta ASABRI.

Kepala Kancab Bandung Kombes (Purn) Supraptono, S.H, dalam sosialisasi ini menjelaskan tentang ASABRI dan program-programnya, serta membuka pertanyaan bagi prajurit yang ingin bertanya.

“Saya merasa puas kepada prajurit Brigif Raider 13/Galuh Kostrad ini dimana selama kegiatan sosialisasi ini cukup aktif bertanya dan mampu menjawab pertanyaan yang saya berikan, untuk itu tidak ada salahnya saya berikan mereka doorprize,” katanya.

“Situasi seperti inilah yang kami harapkan bila kami berkunjung ke satuan lainnya juga, karena jangan sampai Prajurit tidak mengetahui yang menjadi hak-haknya selama menjadi peserta ASABRI,” ujar Kepala Asabri Kancab Bandung Kombes (Purn) Supraptono, S.H.(pen/red)

Categories
Militer Pendidikan TNI

KSAU Resmikan Politeknik Angkatan Udara dan Prodi Magister Terapan Strategi Operasi Udara

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., meresmikan secara Virtual Politeknik Angkatan Udara dan membuka Program Studi (Prodi) Magister Terapan Strategi Operasi Udara pada Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) melalui Video Telekonferensi (Vicon) dari Gedung Raden Suryadi Suryadarma Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (24/09/2020).

Acara tersebut selain dihadiri langsung Sekjen Kemendikbud RI juga diikuti secara Virtual oleh Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, M.D.S., Irjenau, Koorsahli Kasau, para Panglima dan Komandan, Kasespim Lemdiklat Polri, para Dansesko Angkatan, para Asisten Kasau, Gubernur AAU, Dankoharmatau, dan para Kepala Dinas jajaran Mabesau.

Pada kesempatan tersebut KSAU menyampaikan, guna mewujudkan pembangunan sumber daya manusia unggul sebagai salah satu prioritas untuk menuju Indonesia maju, TNI AU terus berupaya meningkatkan kualitas di sektor pendidikan melalui literasi prajurit sebagai salah satu prioritas guna mewujudkan Angkatan Udara yang disegani di kawasan.

“Seskoau sebagai lembaga yang menyelenggarakan pendidikan pengembangan umum tertinggi di TNI AU, harus menjadi unsur yang menghasilkan SDM yang unggul dan profesional, melalui pengembangan karakter para perwira menengah agar memiliki literasi yang baik, wawasan yang luas, pemikiran yang visioner, kepemimpinan yang inklusif, serta manajemen dan pengetahuan tentang strategi operasi udara yang mumpuni,” tegas KSAU.

Lebih lanjut KSAU mengatakan, peluncuran Politeknik Angkatan Udara dan pembukaan Prodi Magister Terapan Strategi Operasi Udara di Seskoau adalah bentuk upaya TNI AU menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin dinamis. Seskoau adalah satu-satunya lembaga pendidikan di Indonesia yang berfokus pada pengembangan keahlian pada bidang operasi udara dan strategi serta perencanaan operasi udara.

“Saya berharap Prodi magister terapan Seskoau ini dapat menjadi unggulan dan terdepan bidang strategi operasi udara dengan standar global, serta menjadi center of excellence on air and space science pada tahun 2029,” ujar KSAU.

Pada kegiatan tersebut dilaksanakan penyerahan dokumen dari Kemendikbud kepada TNI AU dilanjutkan pemberian cinderamata dari Kasau kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A., serta pemberian 500 buku dari KSAU kepada Danseskoau.(disp/red)

Categories
Megapolitan Polisi TNI

Kapolda Metro bersama Pangdam Jaya Luncurkan Timsus Penindak dan Penegak Protokol Kesehatan Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana bersama Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman melaunching Timsus (tim khusus) Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 dan Penegak Disiplin Berbasis Ojek Online (ojol), di depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/09/2020).

Peluncuran tersebut ditandai dengan pemberian rompi kuning bertuliskan ‘Timsus Penindak’ kepada sejumlah personel Polda Metro, Kodam Jaya, Dinas Perhubungan dan Satpol PP. Sementara untuk komunitas berbasis Ojol diberikan rompi kuning bertuliskan ‘Timsus Penegak’.

Dalam sambutannya, Nana mengatakan, peluncuran timsus penindak dan penegak protokol kesehatan covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 dan memberikan efek deteren kepada warga masyarakat yang melanggar atau tidak mematuhi prokes covid-19.

“Bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dan tentunya untuk memberikan efek deteren kepada masyarakat. Kami tetap melakukan kegiatan operasi yustisi ini dengan humanis, persuasif tetapi tegas,” terang Nana.

Adapun timsus penindak pelanggar protokol kesehatan di tingkat provinsi terdiri dari 19 tim dengan rincian 12 tim khusus yang bersifat stasioner dan 7 timsus bersifat mobile.

Untuk di tingkat wilayah atau Polres, lanjut Nana, ada 161 timsus. Dengan perincian 13 timsus mobile dan 49 timsus stasioner. Sementara untuk 99 Polsek yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya terdapat 1-2 timsus yang melakukan operasi yustisi.

Nana juga mengungkapkan, langkah itu dilakukan lantaran penyebaran virus Covid-19 di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih tinggi.

“Dalam 1 bulan terakhir rata-rata per hari masyarakat yang tertular Covid-19 berkisar antara 900 sampai 1.000 orang. tentunya sangat memprihatinkan dengan banyaknya korban Covid-19 yang positif bahkan meninggal dunia,” ungkap Nana.

Nana menambahkan, selain melakukan tindakan di pos-pos stasioner, tim ini bergerak secara mobile untuk melakukan penindakan. Timsus akan menindak pelanggar protokol kesehatan dimanapun di wilayah DKI Jakarta.

“Jumlah personil yang dilibatkan ada 3 ribu dari TNI, 3 ribu dari Polri, 700 dari satpol PP, 50 dari Kejaksaan dan 50 dari pihak pengadilan,” jelas Nana.

Sementara Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan, TNI-Polri bersatu dalam melaksanakan tugas penanganan pandemi covid-19.

“Yang pertama (TNI-Polri) dalam melaksanakan tugas, Satgas Aman Nusa, Operasi Yustisi dan sekarang terbentuknya Timsus yang akan segera dilaunching,” kata Dudung.

“Bersatu untuk menegakkan protokol kesehatan, agar wabah virus covid-19 ini bisa dihentikan,” imbuhnya.(red)

Categories
TNI

Dandim Tigaraksa Ingin Kegiatan Amal Fisik dan Jasa Penanganan Covid-19 Bisa Diekspose

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0510/Tigaraksa Kodam Jaya/Jayakarta Letkol Inf Bangun Siregar mengatakan, memberikan dua arahan yang menjadi fokus tugas jajarannya dalam upaya penanganan pandemi covid-19.

“(Jajaran) Dalam melakukan tugas (penanganan covid-19) di tengah masyarakat ada dua hal yaitu beramal fisik dan beramal jasa,” terang Dandim Bangun Siregar dihadapan wartawan saat acara Coffee Morning Bersama Insan Media, Selasa (22/09/2020)

Menurut Dandim, kegiatan amal fisik bisa berupa shodaqoh dengan cara memberikan makanan siap saji kepada masyarakat yang membutuhkan. Sedangkan amal jasa bisa berupa memerintahkan setiap orang yang tidak mengenakan masker untuk memakai masker.

“Itu target saya, jadi prajurit Kodim sampai Koramil harus ada kegiatan dan harus nyuruh orang pakai masker,” lugasnya.

Selain membeberkan hal tersebut, Dandim juga mengungkapkan, setiap anggota memiliki kebanggaan tersendiri apabila kegiatannya bisa terekspose ke media. Untuk itu, Ia menginginkan agar awak media bisa menjalin sinergitas dengan anggota TNI.

“Wartawan yang sering-sering meliput anggota TNI, (nanti) ada hadiah dari saya dan piagam penghargaan,” imbuhnya.

Tak hanya wartawan, Bang Regar sapaan akrab Dandim asal suku Batak ini juga menjanjikan kepada anggota di jajaran Kodim Tigaraksa yang paling aktif dalam kegiatan akan diberikan penghargaan.

“Nanti saya bikin juara satu, juara dua dan tiga, bagi-bagi hadiahnya. Nanti fotonya saya taruh dan akan saya pajang didepan kantor kodim dan dibingkai bagus,” tukasnya.

Dalam kesempatan sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang, Sangki Wahyudin mengatakan, sangat mendukung adanya program-program yang digagas oleh Dandim 0510/Tigaraksa. Sangki juga mengapresiasi langkah Dandim menjalin sinergitas dengan para pewarta.

“Kalau kawan-kawan Jurnalis aktif menulis (kegiatan Kodim), penghargaannya bukan saja hanya dibukakan keran informasi, (tapi) ada hadiah pula, ini jarang-jarang lho,” ucap Sangki.(red)

Categories
TNI

Panglima Koarmada I Berikan Penghargaan kepada 6 Prajurit AL Atas Upaya Penggagalan Penyelundupan Narkoba

Koran Jurnal, Riau – Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., memberikan apresiasi dan penghargaan kepada enam prajurit Koarmada I yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 10,75 Kg di Perairan Pulau Rupat, Provinsi Riau, Senin (21/09/2020).

Penghargaan Panglima Koarmada I kepada enam yang diserahkan oleh Komandan Lanal Dumai, Kolonel Laut (P) Himawan merupakan apresiasi dari pemimpin kepada personel yang dengan sungguh-sungguh tanpa lelah menjalankan tugas dan perintah sampai berhasil.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Komandan Lanal Dumai, Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., menyampaikan “Penghargaan yang layak adalah hak bagi prajurit yang mampu berhasil dalam melaksanakan tugas-tugas yang diberikan dengan baik. Walaupun ditengah-tengah wabah Covid-19 kita harus tetap hadir untuk terus mengamankan perairan yurisdiksi nasional dari segala macam pelanggaran hukum dan tindak kejahatan, karena itu semua adalah wujud dari pertanggungjawaban TNI AL kepada masyarakat dan bangsa. Dikala semua sedang berjuang melawan wabah Covid-19, kita harus tetap mampu menjaga dan menjamin keamanan di laut yurisdiksi nasional, dan penggagalan upaya penyelundupan narkoba ini adalah salah satu bukti yang bisa kita pertanggungjawabkan.”

Panglima Koarmada I juga memberikan penekanan kepada seluruh personel untuk tetap semangat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, meskipun ditengah-tengah wabah Covid-19, dan tetap waspada akan penyebaran Covid-19. “Sampai dengan saat ini obat yang digunakan untuk melawan Covid-19 masih belum ada, dan yang menjadi obat paling baik digunakan sekarang adalah disiplin mengikuti protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada Jum’at (18/9) keenam personel Lanal Dumai tersebut berhasil menggalkan penyelundupan oleh pelaku “Z” dan “S” berupa 10 paket yang diduga Sabu di Perairan Pulau Rupat. Setelah dilaksanakan uji laboratorium di Laboratorium Bea dan Cukai Kelas II Medan, hasilnya dipastikan merupakan senyawa jenis Methamphetamine kandungan NPP positif. (Sabu) berbentuk kristal bening seberat 10,75 Kg yang dikemas dalam 10 bungkus teh kemasan merk China.(disp/red)

Categories
TNI

Latihan “Sikatan Daya” 2020, Pangkoopsau II: Profesionalisme Prajurit Tidak Boleh di Tawar

Koran Jurnal, Makassar – Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara II (Pangkoopsau II) Marsekal Muda TNI Minggit Tribowo, S.IP., mengatakan, guna mendapatkan hasil yang maksimal dalam latihan setiap prajurit harus mengikuti tahapan latihan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan, profesionalisme prajurit menjadi sesuatu yang tidak boleh ditawar-tawar lagi.

Penegasan tersebut disampaikan Pangkoopsau II dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Staf (Kas) Koopsau II Marsma TNI Andi Kustoro saat membuka secara resmi kegiatan Latihan Antar Satuan Koopsau II “Sikatan Daya Tahun 2020”, di Loby Koopsau II, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (21/09/2020).

Lebih lanjut Pangkoopsau II menyampaikan, latihan ini bertujuan untuk menguji kesiapan sekaligus membina tingkat profesionalisme satuan-satuan yang berada di jajaran Koopsau II. Adapun rangkaian latihan Sikatan Daya tahun 2020, akan dibagi dalam 2 tahap, meliputi gladi posko dilanjutkan dengan manuver lapangan.

“Ada hal baru dalam latihan ini, yang akan diterapkan pada tata cara perencanaan misi (Mission Planing) pada tingkat satuan mengacu pada hasil latihan sebelumnya dengan harapan mission planing dapat menjadi prosedur baku dalam proses pengambilan keputusan ditingkat pelaksana,” ujar Pangkoopsau II.

Pangkoopsau II berharap melalui latihan Sikatan Daya agar satuan-satuan jajaran Koopsau II, mampu merencanakan dan membuat cara bertindak semua unsur sesuai perintah operasi, guna melaksanakan operasi udara, baik secara mandiri maupun gabungan.

Diakhir sambutannya Pangkoopsau II menekankan kepada peserta latihan, agar lebih serius dalam mengikuti setiap tahapan latihan. Berikan kemampuan terbaik yang dimiliki, dengan pengalaman yang ada, peserta latihan akan mampu melaksanakan latihan ini dengan baik.

Turut hadir dalam pembukaan latihan tersebut para Kolat, pelaku dan pendukung latihan Sikatan Daya.(disp/red)

Categories
TNI

TNI AL, KRI Usman Harun Tangkap Dua Kapal Ikan Vietnam di Laut Natuna Utara

Koran Jurnal, Natuna – TNI Angkatan Laut, KRI Usman Harun-359 menangkap 2 (dua) Kapal Ikan Asing berbendera Vietnam yang didapati sedang melaksanakan kegiatan illegal fishing di wilayah Perairan Laut Natuna Utara, Sabtu (19/09/2020).

Penangkapan berawal saat KRI Usman Harun-359 (KRI USH-359) melaksanakan patroli rutin dalam penegakan hukum dan kedaulatan di Perairan Laut Natuna Utara dibawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Koarmada I (Guspurla koarmada I) mendeteksi 2 kontak Kapal Ikan Asing (KIA) pada jam 12.55 yang sedang melakukan aktifitas menangkap ikan menggunakan jaring, namun setelah didekati kedua kapal tersebut berusaha melarikan diri dengan melepaskan jaring ke laut dan menambah kecepatan berpencar menjauh dari KRI Usman Harun-359.

Menindaklanjuti hal tersebut, Komandan KRI Usman Harun-359 Kolonel Laut (P) Binsar Alfret Syaiful Sitorus, S.E., memerintahkan melaksanakan peran tempur, dilanjutkan peran pemeriksaan, dan penggeledahan. Kemudian memberikan isyarat agar KIA tersebut berhenti, prosedur dan isyarat telah diberikan untuk berhenti namun kedua KIA tidak menindahkan. Setelah berhasil dihentikan, KRI USH menurunkan Rubber Inflatable Boat (RIB) dan menurunkan Tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) untuk melaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan.

Dari hasil pemeriksaan diperoleh informasi bahwa KIA Vietnam tersebut bernama BV5075TS dengan ABK 10 orang, KRI USH selanjutnya melaksanakan pengejaran sasaran kedua yang berusaha melarikan diri. Tidak memerlukan waktu lama KIA dengan nomor lambung BV92658TS dengan ABK 3 orang dapat dihentikan dan digeledah. Kedua KIA tersebut diduga melaksanakan penangkapan ikan di Perairan Landas Kontinen Indonesia tanpa memiliki izin.

Secara terpisah Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M menjelaskan ” TNI AL dalam hal ini Koarmad I tetap memberikan jaminan dan menjaga keamanan dan kedaulatan di laut yurisdiksi nasional, wilayah kerja Koarmada I. Tidak ada keraguan untuk menindak segala bentuk pelanggaran dan tindak kejahatan, termasuk IUU fishing yang masih sering terjadi. Ini merupakan bentuk pertanggungjawaban Koarmada I kepada masyarakat dan bangsa walaupun di tengah pendemik Covid-19 dalam menjaga keamanan dan kedaulatan yang dibebankan kepada Koarmada I.”

Kedua KIA tersebut selanjutnya dikawal menuju Lanal Ranai untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan kegiatannya yang melanggar hukum.(disp/red)

Categories
TNI

Pangkalan TNI AL Dumai Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu Seberat 10,75 Kg

Koran Jurnal, Riau – Pangkalan TNI AL kembali menangkap pelaku penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 10,75 kg yang menggunakan jalur laut di Selat Malaka di Perairan Rupat Utara, Riau, Sabtu (19/09/2020)

“Pandemi Covid-19 yang masih menjadi ancaman bagi negeri ini, tidak menjadikan pelaku jaringan penyelundupan Narkotika ini mengurungkan upayanya untuk melakukan aksi penyelundupan barang haram,” kata Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., di Jakarta.

“TNI Angkatan Laut, khususnya Koarmada I tidak akan pernah mengendorkan komitmennya dalam melakukan pemberantasan segala bentuk pelanggaran hukum dan kejahatan di laut yurisdiksi nasional, utamanya di wilayah kerja Koarmada I, walaupun ditengah Pandemi Covid-19,” tegasnya

Pada Jumat Siang (18/09/20) Pangkalan Lanal Dumai mendapatkan informasi bahwa ada narkoba dari Malaysia yang akan masuk Indonesia. Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Himawan memerintahkan seluruh jajaran untuk melaksanakan penyekatan dan pengetatan operasi. Informasi yang didapat dan upaya operasi yang digelar mendapatkan hasil, pada pukul 17.00 WIB Tim Lanal Dumai melihat perahu yang mencurigakan di Perairan Pulau Rupat menuju ke selatan arah pulau Bengkalis. terhadap perahu tersebut langsung di lakukan pengejaran, saat didekati terlihat ABK perahu membuang satu bungkus besar ke laut yang diduga barang yang diselundupkan.

Tidak memerlukan waktu lama dua pelaku “Z” dan “S” ditangkap bersamaan dengan diamankannya barang selundupan yang di buang kelaut. Setelah dilakukan pengecekan ditemukan 10 paket yang diduga Sabu. Terhadap tersebut selanjutnya diuji dan diidentifikasi di Laboratorium Bea dan Cukai Kelas II Medan dan diperoleh hasil bahwa barang bukti tangkapan Lanal Dumai dipastikan Narkoba, mengandung zat jenis Methamphetamin kandungan NPP Positif (Sabu) berbentuk kristal bening seberat 10,75 Kg yang dikemas dalam 10 bungkus teh kemasan merk China.

Terpisah, Komandan Lantamal I Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso menyampaikan “Perairan Timur Sumatera di sepanjang Selat Malaka masih banyak digunakan sebagai pelintasan penyelundupan Narkotika. Jajaran Lantamal I Belawan beserta Lanal jajarannya akan terus melakukan pengawasan dan melaksankan pemberantasan tindakan penyelundupan narkotika, penyelundupan komoditi dan tindakan illegal lainnya yang berpotensi terjadi. Pelanggaran tersebut sampai dengan saat ini masih tetap terus terjadi walaupun di tengah pendemi Covid-19.” pungkasnya.(disp/red)

Categories
TNI

Lanal Bengkulu Laksanakan Apel Gelar Pasukan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Pam Pilkada

Koran Jurnal, Bengkulu – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu melaksanakan Apel Gelar Pasukan dan Peralatan dalam rangka mendukung dua tugas penting yakni Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Bengkulu Tahun 2020. Apel dipimpin oleh Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Yustus Nasarius Rossi yang diikuti seluruh Prajurit dan PNS Lanal, di Lapangan Apel Markas Komando (Mako) Lanal, Jalan R.E. Martadinata No. 10 Kota Bengkulu, Rabu (16/09/2020).

Dalanal Bengkulu dalam amanatnya mengatakan, apel gelar pasukan dan peralatan ini dilaksanakan dalam rangka cek dan ricek serta fungsi kontrol kegiatan yang sudah dilaksanakan untuk Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan kesiapan Lanal Bengkulu guna mendukung Pengamanan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan secara serentak baik itu Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu serta Pemilihan Bupati dan Walikota di Provinsi Bengkulu bulan Desember Tahun 2020 mendatang.

“Apel kesiapan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan mental dan kesehatan prajurit, kesiapan sarana dan prasarana pendukung, serta menyampaikan arahan dari pimpinan pusat agar dapat langsung dipahami seluruh personel Lanal Bengkulu,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam pelaksanaan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, selain telah ada Tim Gabungan dari Pemerintah Daerah bersama TNI-POLRI, Lanal Bengkulu juga berperan aktif secara mandiri untuk melaksanakannya. Sedangkan untuk kesiapan Pengamanan Pilkada, sesuai amanah UU Nomor 34 Tahun 2004, TNI wajib menjaga netralitas dan terciptanya kondusifitas keamanan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah. Dalam pengerahan pasukan pun kita tetap harus sesuai prosedur permintaan bantuan dari Polri.

“Saya perintahkan untuk prajurit Lanal Bengkulu untuk netral dan tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik dan Ajauhkan diri dari kegiatan politik praktis serta tetap jaga profesionalisme,” pungkas Danlanal Bengkulu.

Selama kegiatan berlangsung, tetap menerapkan protokol kesehatan menggunakan masker dan jaga jarak.(disp/red)