Categories
Megapolitan Polhukam Ragam

Bisa Bongkar Dalang Aksi Teror ?, Sam Aliano: Saya Sudah Siapkan 5 Miliar 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sam Aliano,  calon alternatif presiden RI 2019 sudah menyediakan uang sebesar 5 Miliar. Uang itu akan diberikan bagi siapapun yang berhasil membongkar dalang atau otak dibelakang aksi teror sejumlah lokasi di Indonesia.

“Bagi siapa saja, masyarakat Indonesia yang bisa membongkar otak dari aksi terorisme dan menyerahkannya ke polisi, saya sudah siapkan 5 miliar,” kata Sam Aliano saat memasang Sayembara di kantornya, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (17/05/2018).

“Uangnya sudah ada. Sudah siap. Tangkap hidup atau mati,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Sam Aliano juga mengucapkan turut berbelangsungkawa terhadap para korban teror bom di Surabaya, aksi kejahatan terorisme di Mako Brimob Jakarta dan Mapolda Riau.

“Saya ingin sampaikan, sebagai calon presiden saya turut berduka cita terhadap para korban di Mako Brimob dan Surabaya termasuk di Riau,” ujarnya. “Ayo lawan!!!”, hentaknya.

Menurut Sam, pelaku aksi teror bom bukan umat Islam, karena yang mereka lakukan adalah kejahatan kemanusiaan yang luar biasa.

“Mereka bukan islam, mereka Isis. Isis bukan islam. Itu wahabi bikinan AS, Inggris dan Arab Saudi yang membangun kelompok itu menjadi berbahaya bagi kemanusiaan di Afganistan, untuk melawan Uni Soviet saat itu,” paparnya.

“Mereka anti kemanusiaan. Mereka menghalalkan membunuh manusia, dengan mengutip ayat-ayat perang (di Al Quran). Tidak ada islam rahmatan lil alamin dalam mereka,” kata Sam dengan nada tinggi.

Sam Aliano mengaku, sayembara yang diadakannya ini bermaksud agar dalang atau otak dari kejahatan terorisme secepatnya dapat terungkap.

“Karena biar cepat tangkap ini otak pelaku. Saya khawatir akan terjadi lagi. Saya akan gantung otak teroris itu di Monas. Saya kasih waktu 5×24 jam. Sebelum otak teroris kabur ke luar negeri. Kita jangan takut terhadap teroris, demi rakyat saya siap mati,” pungkas Sam, calon alternatif Presiden RI untuk periode 2019-2024 yang punya latar belakang pengusaha ini.(ton)

Categories
Ekonomi Nasional Ragam

Presiden Jokowi Resmikan Program Pesantrenpreneur di Pasuruan

Koranjurnal.co.id, Pasuruan – Dalam kunjungan kerja ke Kota Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, Sabtu, 12 Mei 2018, Presiden Joko Widodo meresmikan peluncuran program “Pesantrenpreneur”. Peresmian program yang diinisiasi oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur itu berlangsung di Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah.

Program ini berupaya untuk menguatkan ekonomi umat dengan berbasiskan pada lingkungan pondok pesantren. Hal itu sejalan dengan visi dan misi pemerintah yang ingin membangkitkan perekonomian rakyat, utamanya di kalangan pesantren.

“Saya ingin menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada HIPMI, khususnya HIPMI Jawa Timur, yang telah memulai masuk ke pondok pesantren dengan Ummart-nya, dengan Pesantrenpreneur-nya,” ujar Presiden dalam sambutan.

Salah satu wujud dari program tersebut ialah pembukaan gerai Ummart di sejumlah pesantren yang menjadi sentra pemasaran produk-produk lokal dan hasil produksi dari sekitar pondok pesantren. Di tahap awal, gerai Ummart ini akan dibuka di 10 pondok pesantren.

Menurut Presiden, inisiatif serupa ini, yang berupaya meningkatkan kualitas perekonomian umat, harus selalu didukung dan terus dikembangkan.

“Ide-ide seperti ini harus terus kita dorong, kita motivasi, agar jumlahnya tidak hanya 10, tetapi pesantren yang hampir 30 ribu itu semuanya ada Ummart,” ucapnya.

Sejalan dengan program itu, pemerintah juga belakangan ini meluncurkan program peningkatan ekonomi umat melalui Bank Wakaf Mikro yang beroperasi di pondok-pondok pesantren. Program yang dimaksudkan untuk membangun jiwa wirausaha di lingkungan pondok pesantren tersebut mendapat sambutan yang sangat positif. Hingga awal Maret 2018, Bank Wakaf Mikro telah menyalurkan modal usaha ke 2.784 nasabah dengan pembiayaan sebesar Rp2,45 miliar.

“Memang, awal kemarin baru (beroperasi) 20, ini sudah ditambah lagi 20. Berarti sudah 40. Dievaluasi lagi, dibenahi lagi. Nanti akan tambah lagi dengan jumlah yang lebih banyak sehingga pondok-pondok pesantren menjadi sebuah kekuatan ekonomi bagi bangsa ini. Harapan kita ke depan seperti itu,” tutur Kepala Negara.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara ini adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Ketua Umum HIPMI Bahlil Lahadalia.(red/DBPers)

Categories
Daerah Ragam

Bakamla Resmikan Desa Maritim di Pandeglang

Koranjurnal.co.id, Banten – Bakamla meresmikan pembentukan desa maritim di Desa Panimbangjaya. Deputi Inhuker Bakamla Irjen Pol Dr. Abdul Gofur, Drs., M.H. meresmikan pembentukannya secara simbolis dengan pembukaan tirai gapura yang dilaksanakan pada puncak acara tahap pembangunan desa maritim, di Desa Panimbangjaya, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (09/05/2018) kemarin.

Pembangunan desa maritim di desa Panimbangjaya merupakan contoh model kerja sama antara Bakamla dengan Pemkab Pandeglang dalam upaya untuk mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.
“Kami dari Pemkab Pandeglang menyambut baik atas kepercayaan dan gagasan yang sangat baik manfaatnya bagi masyarakat pesisir,” ungkap Bupati Pandeglang usai penandatanganan MoU Bakamla dengan Pemkab Pandeglang.
Lebih lanjut dikatakannya, saat ini untuk masalah pengawasan, keamanan dan keselamatan laut, kita tidak memiliki perangkat.  Hadirnya Bakamla sangat membantu dalam pengawasan perairan dari penyelundupan narkoba atau terorisme yang dapat merusak generasi penerus bangsa Indonesia, katanya.
Dijelaskannya pula, Pandeglang yang memiliki panjang pantai 207 km dan 501 pulau masih perlu banyak pengawasan. Dalam pelatihan yang akan diadakan Bakamla bulan depan, Bupati Pandeglang menganggap perlunya dilibatkan perangkat Pemerintah Kabupaten, dengan merekrut masyarakat desa maritim yang dibentuk Bakamla hari ini.
Menurutnya pula, seluruh  perangkat masyarakat desa harus tahu manfaat dari pelatihan terhadap tindakan penyelundupan narkoba, teroris dan tempat sembunyinya tindakan ilegal di pulau pulau di Banten.
Sementara itu, Deputi Informasi, Hukum dan Kerjasama Irjen Pol Dr. Abdul Gofur, Drs., M.H mengatakan dalam sambutan di balai desa, melalui pembentukan desa maritim di desa Panimbangjaya Kabupaten Pandeglang ini, diharapkan pengetahuan  dan pemahaman masyarakat pesisir terhadap keamanan dan keselamatan laut dapat meningkat. Demikian pula dengan kesejahteraan masyarakatnya, sehingga pada akhirnya masyarakat pesisir akan menjadi garda terdepan dalam pemberian informasi keamanan dan keselamatan laut.
Sebagai tindak lanjut dari pembentukan desa maritim ini, maka  dilakukan serangkaian kegiatan diantaranya pelatihan keamanan dan keselamatan laut, sosialisasi dan penyuluhan, pembinaan masyarakat serta program-program yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam tahapan Pembangunan Desa Maritim ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti pembangunan gapura desa maritim dan aksi nyata pembersihan pantai yang melibatkan sebanyak 100 orang sukarelawan dan nelayan.
Peresmian dan puncak acara tahap pembangunan desa maritim dihadiri pula oleh Kepala Biro Umum Bakamla Brigjen TNI (Mar) Sandy M. Latief, Kepala Unit Penindakan Hukum Bakamla Brigjen Pol Drs. Frederik Kalalembang, Kasubdit Kerjasama Dalam Negeri Elli Susiyanti, S.H., M.H,. M.M., dan staf ahli bidang Pemerintah Hukum dan Politik dr.Asmani, M.M.(red/Hum)
Categories
Ekonomi Jurnal Lain-lain Megapolitan Ragam

Sebanyak 12.141 Warga Lansia DKI Jakarta Terima KLJ Tahap Pertama

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan KLJ secara simbolis saat acara Pendistribusian Kartu Lanjut Usia (KLJ) tahap pertama di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (08/05/2018) kemarin.

Jumlah penerima KLJ tahap pertama sebanyak 12.141 lansia yang disalurkan pada Selasa 8 Mei 2018. Sedangkan Tahap kedua akan disalurkan menjelang Hari Raya Idul Fitri kepada 2.379 lansia, sehingga jumlah keseluruhan mencapai 14.520 lansia, dengan jumlah nominal sebesar Rp. 600.000,- per bulan yang diberikan terhitung mulai bulan April 2018.

“Kami berharap semuanya bisa tuntas dalam waktu yang cepat,” kata Anies Baswedan.

Lansia penerima KLJ merupakan penduduk DKI Jakarta yang telah terdaftar dan ditetapkan dalam Basis Data Terpadu pada desil dengan kondisi status sosial/ekonomi terendah atau desil 1. Lansia penerima KLJ juga bertempat tinggal atau berdomisili di DKI Jakarta.

Anies Baswedan juga menyampaikan pemerintah DKI akan terus melakukan pemutakhiran data agar tak ada lansia yang terlewat mendapat KLJ. Menurut Anies Baswedan, lansia yang tak mampu, mengidap penyakit menahun, dan telantar masuk kriteria untuk diberikan bantuan ini.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Masrokhan mengemukakan, pemberian KLJ bertujuan untuk membantu lansia agar dapat memenuhi kebutuhan dasar dan mengakses pelayanan dasar secara wajar, meningkatkan kesejahteraan lanjut usia, dan pengentasan kemiskinan.

“Agar dapat menerima program KLJ, lansia warga DKI harus terdaftar dalam BDT. Bagi yang belum terdaftar dan ditetapkan dalam BDT, dapat secara aktif mendaftarkan diri atau didaftarkan melalui Lurah atau SKPD/UKPD terkait dalam pelaksanaan pemutakhiran BDT,” terang Masrokhan.

Ia juga melanjutkan, pendistribusian selanjutnya akan dilakukan di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Dia mengatakan proses bertahap ini disesuaikan dengan kemampuan Bank DKI dalam mendistribusikan kartu.

Direktur Utama Bank DKI Kresno mengatakan para penerima lansia tak perlu khawatir perihal akses terhadap mesin anjungan mesin tunai (ATM). Menurut Kresno, ATM Bank DKI sudah tersebar di seluruh kelurahan dan kecamatan di lima wilayah Kota Jakarta.

Dia pun menyarankan warga mendatangi kelurahan atau kecamatan terdekat untuk bertransaksi. “Itu tempat yang paling aman, paling diketahui masyarakat sekitar,” ujar Kresno.(red/tg)

Categories
Megapolitan Ragam TNI

Pangarmabar Beri Penghargaan Kepada Tiga Wanita Inspiratif Kreatif Jalasenastri Koarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E,. M.M,. memberikan penghargaan kepada tiga Wanita Inspiratif Jalasenastri Koarmabar di Ruang VVIP Mako Koarmabar, Jalan Gunung Sahari, Jakarta, Rabu (02/05/2018).

Dari dua puluh nominasi yang masuk kategori Wanita Inspiratif, tujuh diantaranya merupakan Wanita Inspiratif dari Jalasenastri Koarmabar dan tiga berhasil mendapatkan penghargaan yakni Ny. Setiowati dari Ranting H Cabang 7 Satkor Armabar Peraih Penghargaan Anugerah Wanita Inspiratif Jalasenastri Kategori Kreatifitas dan Profesi, Ny. Yani Suryani dari Korcab I Belawan Peraih Penghargaan Anugerah Wanita Inspiratif Jalasenastri Kategori Pendidikan dan Sosial Budaya, dan Ny. Budiana Sidik dari Korcab XII Pontianak Peraih Penghargaan Anugerah Wanita Inspiratif Jalasenastri Kategori Wira Usaha.

Sementara empat lainnya yang masuk dalam nominasi antara lain Ny. Dyah Nusa Bahari dari Set Cabang 11 Daerah Jalasenastri Armada Barat masuk nominasi dalam Bidang Kepedulian Sosial, Ny. Puspa Smara Dhani dari Cabang 6 Daerah Jalasenastri Armada Barat masuk nominasi Bidang Pendidikan dan Budaya Guru Paud, Ny. Nana Syaiful Amri dari Korcab 1 Belawan masuk Nominasi Pendidikan dan Kebudayaan (sebagai Guru TK dan Guru Tari), Ny. Erna Uteps dari Korcab II Padang masuk nominasi Bidang Kreatifitas Kain Perca.

Penghargaan Pangarmabar kepada tiga Wanita Inspiratif Jalasenastri Koarmabar sebagai wujud penghargaan kepada ibu-ibu Jalasenastri berprestasi tersebut karena mampu memberikan inspirasi dengan kreatif disela-sela mendukung tugas-tugas suami, selain itu dapat menjadi inspirasi ibu-ibu Jalasenastri. Selaku pembina mengucapkan terima kasih mudah-mudahan prestasi ini dapat dikembangkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Pangarmabar selaku Pembina Daerah Jalasenastri Armada Barat, Ibu Ketua Daerah Jalasenastri Armada Barat beserta pengurus inti, Kasarmabar, Para Asisten Pangarmabar, dan Para Kasatker.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Ragam

Garda Pembela NKRI Kecam Amien Rais

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tokoh Reformasi Amien Rais kembali mengundang kontroversi dengan ucapan dan statement pada tanggal 13 April 2018 tentang Partai-partai Allah PAN, GERINDRA dan PKS dan diluar itu adalah Partai Setan. Sungguh suatu pernyataan yang sangat tidak pantas dilontarkan oleh seorang yang disebut tokoh reformasi.

Maka segenap Garda Pembela NKRI mengecam keras ucapan tokoh yang seharusnya menjadi panutan, contoh dan figure bagi generasi zaman now yang menimbulkan keresahan anak bangsa.

Garda Pembela NKRI mengundang Garda Pembela NKRI mengadakan konfrensi Pers yang bertepatan juga untuk merayakan HUT ( Hari Ulang Tahun ) Sengkuni ke-78 tahun sekaligus sebagai  seruan  anak bangsa terlibat dalam aksi mendesak Polri memproses dan menangkap Amin Rais atas statement yang telah menimbulkan polemik.

Acara tersebut berlangsung di kawasan Jalan Abdul Muis, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (26/04/2018), hingga berita ini diturunkan acara konfrensi pers masih berlangsung.(red)

Categories
Megapolitan Ragam

Gubernur DKI Jakarta Didampingi Presiden PKS Buka Pelatihan Perempuan Siaga

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Presiden PKS Sohibul Iman resmi membuka Pelatihan Perempuan Siaga atau disingkat Latansa untuk Daerah Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta.

Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur diikuti ribuan kaum perempuan dari 5 wilayah DKI Jakarta.

“Dengan ini, pelatihan Latansa resmi saya buka,” ucap Anies sambil melepas ratusan balon di lokasi, Jakarta Timur, Minggu (08/04/2018) pagi.(red)

Categories
Ekonomi IPTEK Megapolitan Polisi Ragam Transportasi

Polda Metro Jaya Luncurkan Layanan Digital e-Samsat 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Polda Metro Jaya resmi meluncurkan pelayanan samsat digital atau e-Samsat serta pelayanan pembayaran non-tunai.

Layanan digital ini guna mempermudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan dan lain-lain.

“Berbagai terobosan ini merupakan bukti kami untuk memudahkan wajib pajak menunaikan kewajibannya membayar pajak kendaraan,” ujar Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis di Markas Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (26/03/2018).

Melalui e-Samsat, kata dia, para wajib pajak tak perlu lagi mengisi form pembayaran wajib pajak secara manual. Mereka hanya perlu memasukkan nomor kendaraan miliknya di layar sentuh kala melunasi tagihan pajak motor atau mobilnya.

Polda Metro Jaya dan Bank DKI juga menyediakan layanan nontunai lewat JakOne Mobile dan kartu debit Bank DKI serta bank lain dalam mendukung layanan e-Samsat ini.

Kendati begitu, layanan e-Samsat baru bisa dinikmati di Samsat Jakarta Selatan. Kapolda Metro Jaya berharap, ke depan layanan serupa bisa diterapkan di samsat lain bahkan di seluruh Indonesia.

Rencananya, evaluasi berkala akan dilakukan guna mengetahui apakah masyarakat puas akan layanan ini.

“Apakah sudah mampu memenuhi harapan masyarakat atau belum,” katanya.

Turut hadir dalam peluncuran Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua KPK Agus Rahardjo, Deputi Bidang Pelayanan Publik Menpan RB Diah Natalisa, Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Joni Supriyanto Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsih dan Komisioner Ombudsman Dominikus Dalu.(red/rz)

Categories
Megapolitan Polhukam Polisi Ragam

Perayaan Cap Go Meh Glodok 2018, Polres Metro Jakarta Barat Siagakan Ratusan Personel dan TPP

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Perayaan kirab budaya dan Cap Go Meh dalam rangka Festival Pecinan 2018 akan diadakan besok hari Minggu (04/03/2018) di Glodok, Jakarta Barat.

Untuk pengamanan jalannya perayaan itu, pihak Kepolisian Polres Metro Jakarta Barat akan menyiagakan personelnya di beberapa titik keramaian. Hal itu dilakukan demi menjaga keamanan saat berlangsungnya acara tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH menerangkan, Polres Jakbar akan mengerahkan 700 personel termasuk Tim Pemburu Preman (TPP) untuk mengamankan Festival Pecinan 2018 yang akan digelar di kawasan Glodok, Jakarta Barat.

Ia berjanji akan memberikan pengamanan terbaik dalam acara tahunan warga keturunan Tionghoa tersebut. Seluruh pasukan akan disebar di beberapa titik lokasi strategis demi kelancaran acara.

“Untuk acara Karnaval Cap Go Meh 2018, kami akan terjunkan lebih dari 700 personel untuk pengamanan pengamanan, termasuk di antaranya Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat,” kata Hengki, Jum’at (02/03/2018) kemarin.

Sementara Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Erick Frederich menjelaskan, demi kelancaran acara yang rencananya akan berlangsung selama lima jam terhitung mulai pukul 13.00 WIB sampai 18.00 WIB. Kata Erick pihaknya akan melakukan penutupan beberapa ruas jalan antara Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melewati Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk untuk mencari rute lain yang akan diarahkan oleh petugas di lapangan, khususnya antara jam 13.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB,” kata Erick.

Meski jalanan ditutup, lanjutnya, khusus Bus Transjakarta akan tetap beroperasi untuk membawa penumpang sehingga warga lain tetap bisa menjalankan aktifitasnya. “Nanti akan ada rekayasa lalu lintas,” ujarnya. (red)

Categories
Kesehatan Megapolitan Polhukam Ragam

Hadiri ToT GMDM, Arman Depari Apresiasi Kehadiran Peserta dari Berbagai Daerah

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengapresiasi kehadiran para peserta dari berbagai daerah dalam mengikuti kegiatan Training of Trainers (ToT) yang selenggarakan Badan Koordinasi Nasional Garda Mencegah Dan Mengobati (DPP IPWL Bakornas GMDM) di Ruang Diklat DPP Bakornas GMDM, Pondok Kopi, Jakarta Timur, Sabtu (03/02/2018) pagi.

Kegiatan ToT bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Sosial, lembaga lain seperti LKBH GMDM, dan Ronny Patinasarany Foundation ini dalam rangka mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Indonesia Bersinar).

“Saya apresiasi buat teman-teman di DPD dan DPP (GMDM) yang hadir hari ini (ToT) dari luar daerah dan sudah ikut membesarkan GMDM,” ucap Arman dihadapan ratusan peserta yang datang dari berbagai daerah untuk ikut dalam ToT ini.

Menurut Arman, acara ini adalah merupakan wujud menginplementasikan visi dan misi GMDM dalam komitmen pemberantasan penyalahgunaan Narkoba di Indonesia.

“Saat ini yang kita perlukan adalah relawan untuk mengkaryabaktikan kegiatan kita ini,” ujarnya. Kita ingin, lanjutnya, dalam waktu dekat seluruh Indonedia (relawan-relawan) bisa kita kumpulkan. “Ini untuk kedepannya dalam acara Rakornas,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Arman mengatakan, dalam menggelar acara seperti ini yang tujuannya untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba, tidak perlu menunggu kehadiran pejabat tinggi.

“Kita jangan menggantungkan dengan pihak lain. Artinya acara besar apapun yang akan kita selenggarakan jangan selalu berharap harus pejabat tinggi yang hadir. Jadi jangan terlalu berharap pejabat tinggi hadir, siapa pun yang hadir, lurah sekalipun tetap kita  semangat untuk berkarya demi bangsa Indonesia,” tukasnya.

Sementara itu, hal serupa juga disampaikan Ketua Umum DPP IPWL Bakornas GMDM Jefri Tambayong, yang mengatakan acara ToT GMDM merupakan sebagai wujud komitmen bangsa Indonesia dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.

“Ini merupakan komitmen tegas dari Presiden RI, apalagi BNN telah melakukan kerjasama dengan TNI Angkatan Laut dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba,” kata Jefri Tambayong.

“Ini baru pemanasan, kita tidak boleh kalah dengan bandar narkoba. Karena kelak ini untuk menyelamatkan anak-anak bangsa,” ujarnya.

Jefri mengaku, pihaknya dalam menyelenggarakan acara ini, tidak terlalu berharap mendapatkan dukungan dari pihak-pihak lain. Kegiatan ini tujuannya hanya untuk menyelematkan anak-anak bangsa dari kejahatan narkotika.

“Tidak perlu kita mendapatkan penghargaan atau tidak, yang penting kita tujuan dapat menyelamatkan anak-anak bangsa,” tandasnya.

Adapun tujuan kegiatan ini adalah, agar peserta mendapat pengetahuan secara dalam tentang dampak Penyalahgunaan Narkoba, HIV/AIDS serta aspek Hukumnya dan diharapkan kemudian para peserta untuk mampu memberikan informasi yang jelas dan benar mengenai bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan penularan HIV/AIDS kepada lingkungannya serta menjadi penyuluh di lingkungan masing-masing. Dari pantauan rekan wartawan di lokasi, acara akan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. (tonmp)