Categories
Daerah TNI

Antasena 96 Peduli, Kontribusi Lain Alumni Akmil Perangi Lawan Virus Covid-19

Koran Jurnal, Papua – Penyebaran Virus Covid-19 yang begitu cepat menginspirasi berbagai komponen bangsa, diantaranya Alumni Akmil 1996 untuk membantu pemerintah dengan mendonasikan ribuan masker di beberapa rumah sakit darurat yang merawat pasien Covid-19.

Itu disampaikan Ketua Paguyuban Alumni Tidar 1996 (Antasena 96) Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan dalam rilisnya, Papua, Sabtu, (16/05/2020).

Diungkapkan Hengki, di sela-sela tugasnya sebagai prajurit, lulusan Akmil 1996 atau Antasena 96 tergerak secara sosial untuk membantu pemerintah memerangi penyebaran virus Corona dengan mendonasikan ribuan masker ke beberapa rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.

“Diantaranya, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran dan Rumah Sakit Khusus Infeksi COVID-19 di Pulau Galang Batam.” ujar Hengki.

Menurtnya, rekan-rekan Alumni Akmil 1996 termasuk keluarganya merupakan bagian kecil dari komponen bangsa yang ingin terlibat secara sosial dalam memerangi COVID 19, khususnya rumah sakit yang merawat pasien terinfeksi virus Corona.

Selain kepedulian kepada tenaga kesehatan yang telah menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien COVID 19, tekad paguyuban Antasena 96 ini merupakan dukungan kepada pemerintah dalam hal sosialiasi penggunaan masker non medis atau yang terbuat dari katun.

“Dalam beberapa literatur yang kami ketahui, diantaranya website milik TNI AD (tniad.mil.id), diterangkan bahwa penggunaan masker kain pun cukup efektif dalam mereduksi penyebaran virus.Tercatat disana, beberapa negara berhasil meredam virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China,” tegas Hengki yang juga pernah menjadi staf pribadi Wakasad di tahun 2015-2018 itu.

Dengan yang dilakukannya itu, mewakili keluarga besar Paguyuban Antasena 96, Hengki berharap agar masyarakat juga semakin peduli untuk menggunakan masker non medis dalam aktifitas keseharian.

“Masker medis ataupun jenis N95 sangat dibutuhkan para tenaga medis saat merawat pasien. Kalau kita saat ini, sepertinya masih cukup menggunakan masker kain, apalagi telah diuji oleh para ahli bahwa (masker kain) cukup efektif,” terang Hengki.

Selain masker, menurut mantan Danbrigif 15/Kujang II, sebagai bagian dari paguyuban Antasena 96 beberapa rekannya juga berinisiatif membantu menyediakan face shield bagi tenaga kesehatan maupun pasukan TNI AD yang mengamankan wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kalbar.

“Face shiled yang dibuat rekan kami, Kolonel Cpl Oscar (Kapaldam XII/Tpr) sederhana, menggunakan bahan yang ada sekitar di kita. Secara di jumlah, kami rasa bisa membantu tenaga kesehatan dan Satgas Pamtas di Kalbar,” ujar Hengki tanpa mau menyampaikan jumlah rinci keseluruhan bantuan yang disalurkannya.

Selain membagikan masker ke rumah sakit, Antasena 96 juga mendistribusikan sembako kepada masyarakat yang terdampak COVID 19.

“Tidak banyak, sembako yang dibagikan ke warga-warga yang kurang beruntung, seperti mereka yang di sekitar wilayah Cianjur dan Bogor. Situasi saudara-saudara kita tidak hanya memerlukan empati tapi juga kepedulian dari kita semua,” kata Hengki yang juga pernah menjabat sebagai Danbrigif PR 17/Kujang I.

“Tidak saja pemerintah, TNI, Polri maupun tenaga kesehatan, untuk pencegahan COVID 19 bisa dilakukan oleh setiap individu, yaitu dengan disiplin menjaga pola hidup yang sehat dan bersih,” ujarnya optimis.

Kepedulian Paguyuban Antasena juga mereka berikan kepada keluarga para pelatih Taruna Akmil, berupa paket data untuk anak-anak mereka yang belajar di rumah serta hand sanitizer.

“Selain paket data untuk anak-anak pelatih di Akmil, kita juga ingin agar almamater di Lembah Tidar bisa terhindar dari virus COVID-19, maka kita bagikan hand sanitizer bagi para pelatih yang bersentuhan langsung dengan adik-adik taruna Akmil,” pungkasnya.(disp/red)

Categories
Megapolitan Polisi

Polda Metro Serahkan 26 Ribu Paket Sembako kepada Anak Yatim Piatu, Fakir Miskin dan Pekerja Harian Terdampak Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana bersama Pejabat Utama dan jajaran Polda Metro Jaya melakukan kegiatan ‘Bhakti Sosial Serentak Polri Peduli Covid-19’ di daerah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jum’at (15/05/2020).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Polda Metro Jaya didukung Satker dan seluruh kesatuan, kewilayahan, di lingkungan hukum Polda Metro Jaya berdasarkan instruksi Kapolri melalui Surat Telegram No, ST/1205/IV/KEP./2020, Tanggal 15 April 2020 dalam rangka menyambut bulan Ramadhan dan sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19.

Nana menyampaikan, bahwa pemberian bantuan Sembako untuk meringankan beban masyarakat yang sangat membutuhkan disaat penyebaran wabah Covid-19.

“Sesuai arahan dari Bapak Kapolri (Idham Aziz) melalui surat telegram dalam rangka Ramadhan dan peduli terhadap masyarakat terdampak covid-19,” katanya saat dilokasi acara.

Nana menghimbau kepada masyarakat untuk mengikuti anjuran dari pemerintah pada masa PSBB dan pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Kami harapkan masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah , untuk disiplin menjaga kebersihan, karena kepatuhan dan ketaatan dalam pencegahan merupakan kunci memutus mata rantai penyebaran covid-19,” imbuhnya.

Dia menambahkan, masyarakat di harapkan untuk tetap berada di dalam rumah dan hindari kerumunan orang serta menjaga jarak.

“Hindari keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak, jika memang harus bekerja di luar selalu menggunakan masker dan tetap menjaga jarak aman serta dapat mengindari berkumpul atau bergerombol,” tambah Nana.

Selanjutnya Kapolda dan rombongan memberikan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga/tokoh masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan jaga jarak (sosial distancing) berupa 2000 paket yang ditujukan kepada penerima bantuan yaitu anak Yatim Piatu, Fakir Miskin dan para pekerja tidak tetap yang berprofesi sebagai buruh, pemulung, tukang becak, ojek pangkalan, ojek online, korban PHK serta masyarakat lainnya yang terdampak langsung wabah Pandemi Covid-19.

Turut hadir mendampingi Kapolda Metro Jaya diantaranya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Setiawan, Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Mokh. Ngajib, Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan, dan Forkopimda Kab. Bekasi serta para pejabat utama Polres Metro Bekasi.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak oleh Satker Polda Metro Jaya dan Polres jajaran yang ditujukan kepada masyarakat antara lainnya yang belum mendapatkan bantuan akibat Covid-19, seperti kelompok Ormas, warga binaan asimilasi, DKM Masjid, petugas TPU, dan nelayan dengan total jumlah Paket Sembako 26.067 Paket, dengan rincian sebagai berikut :

1. Dirreskrimum Polda Metro Jaya sebanyak 1085 Paket dengan lokasi/sasaran Masjid, Pondok Pesantren, Panti Asuhan wilayah Jakarta Timur.
2. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sebanyak 1000 Paket dengan lokasi /sasaran Kel. Penggilingan Cakung Jaktim.
3. Ditpolair Polda Metro Jaya sebanyak 1000 Paket dengan lokasi pemberian di Pulau Kelapa Kep. Seribu.
4. Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (oleh Kapolda) sebanyak 2000 Paket dengan lokasi Ds. Pasir Sari Cikarang Selatan, Bekasi.
5. Polrestro Jakarta Pusat sebanyak 389 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Jakarta Pusat.
6. Polrestro Jakarta Barat sebanyak 380 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Jakarta Barat.
7. Polrestro Jakarta Utara sebanyak 2100 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polsek Penjaringan dan Polsek Cilincing.
8. Polrestro Jakarta Selatan sebanyak 1300 Paket dengan lokasi Mako Polrestro Jakarta Selatan.
9. Polrestro Jakarta Timur sebanyak 8062 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Jakarta
10. Polrestro Bekasi (oleh Kapolda) sebanyak 2200 Paket dengan lokasi Wilayah hukum Polsek Cikarang Selatan.
11. Polrestro Bekasi Kota sebanyak 806 Paket dengan lokasi Slum area Kel. Teluk Pucung RY 05/02 Kec. Bekasi Utara.
12. Polrestro Tangerang Kota sebanyak 1626 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Tangerang Kota.
13. Polrestro Depok sebanyak 1250 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Depok.
14. Polresta Bandara Soetta sebanyak 81 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polsubsektor Bandara Soetta.
15. Polres Tangsel sebanyak 1798 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polres Tangsel.
16. Polres Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 500 Paket dengan lokasi wilayah Pelabuhan Muara Angke.
17. Polres Kep. Seribu sebanyak 490 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polsek Kep. Seribu Utara dan Polsek Kep. Seribu Selatan.(hum/red)

Categories
Polisi Ragam

Korbinmas Baharkam Polri Sentuh Warga Masyarakat Balaraja yang Kehilangan Mata Pencaharian Akibat Pandemi Covid-19

Koran Jurnal, Tangerang – Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Drs H Tajuddin menindak lanjuti perintah Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs Agus Andrianto,SH.,MH untuk menyalurkan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) kepada warga masyarakat yang telah kehilangan mata pencaharian akibat dampak pandemic covid-19. Sasaran kali ini adalah kelompok warga masyarakat kecamatan Balaraja yang bekerja sebagai buruh yang di rumahkan, janda, marbot dan guru ngaji yang terkena dampak akibat covid-19.

Warga masyarakat yang akan menerima sembako berupa beras, minyak goreng, kue kaleng, gula pasir, mie instan, hand sanitizer, desinfektan dan masker diutamakan yang tinggal diwilayah Balaraja, yang sudah didatakan dan mendapat rekomendasi dari Bhabinkamtibmas setempat.

Paket sembilan bahan pokok yang akan kami bagikan sebanyak 800 paket, yang masing masing paket berisi beras, minyak goreng,mi instan, gula, masker, desinfektan dan hand sanitizer. Bantuan ini diserahkan kepada 10 (sepuluh)orang perwakilan penerima bantuan secara simbolis, selanjutnya akan diatur pembagiannya oleh petugas lapangan yang sudah ditunjuk.

Adapun nama-nama perwakilan penerima bantuan adalah sebagai berikut :

1. Surinah,57 th (Janda) Kp.Hauan Rt.001/005
2. Ranudin, 61 Th (Pemulung) Kp.Peuteuy Rt.006/001
3.Suhari 35 th (Marbot Mesjid) Ds.merak
4. Rumsih, 60 Th, (Janda)Ds.Buniayu
5. Rahmah , 14 Th , (Anak Yatim) Ds.Benda
6. Juned, 41 th (Guru Ngaji), Kp.Tlg Rt 02/02 Ds. Talagasari
7. Supriyanti,45 Th (Janda),Kp Ilat Rt.01/04 Kel.Balaraja
8.Nimah,65 Th, (Janda) ,Desa Kaliasin
9. Naming, 65 Th, (Janda), Desa Sentul
10. Narsiah 65 th, (janda) Ds. Sukamulya.

Dalam sambutannya, Tajuddin menyampaikan bahwa, kegiatan pembagian sembako oleh Kabaharkam Polri yang diaplikasikan dalam bentuk kegiatan Sosial yang diberi nama Solidaritas Sosial Korbinmas Baharkam Polri semata mata dalam rangka mendukung program pemerintah dengan harapan semoga dapat memutus rantai penyebaran dampak covid-19.

Dalam kegiatan Solidaritas Sosial Korbinmas Baharkam Polri di Aula Polsek Balaraja dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat dan para pejabat setempat antara lain sebagai berikut :

1. Kapolresta Tangerang Kombes Pol H Ade Ry Syam Indradi SH.,SIK.,MH.
2. Dirbinmas Polda Banten KBP Ricky SIK.,
3. Camat Balaraja Drs. Yayat Rohiman Tangerang.
4. Danramil 05 Balaraja Kapt. Inf Waluyo
5. Baznas Kota Tangerabg Bpk.H Afifi
6. Kapolsek Balaraja Kompol Febi Harianto SH., SIK MIk
7.Bhabinkamtibmas kelurahan Balaraja aiptu Agus Purwono Untung.
8. Babinsa kelurahan Balaraja serka Rohedi.

Pada kesempatan tersebut juga dimanfaatkan oleh Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Tajuddin, agar warga masyarakat Balaraja mematuhi aturan Pemerintah yang sudah diterapkan, seperti tetap tinggal dirumah, tunda mudik, pakailah masker, cuci tangan yg bersih dengan sabun, jaga jarak dan patuhi protokol cara masuk rumah setelah bepergian keluar dari rumah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona-19.

“Tidak ada cara lain kecuali patuh dan taat kepada aturan pemerintah apabila penyebaran virus Covid-19 ini ingin segera berakhir,” tegas Tajuddin, Jum’at (15/05/ 2020).(NP/red)

Categories
Kesehatan

Gugus Tugas Covid-19: Calon Penumpang Pesawat Tetap Wajib Patuhi Aturan PSBB

Koran Jurnal, Jakarta – Antrian padat terjadi di terminal Bandar Udara (Bandara) Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Kamis pagi (14/05/2020). Menyikapi situasi tersebut, pihak Angkasa Pura II mengimbau para calon penumpang tiba di bandara 3-4 jam sebelum keberangkatan, disertai dokumen yang dipersyaratkan di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Gugus Tugas Nasional telah melakukan koordinasi terus menerus kepada otoritas bandara terkait dengan pengendalian penumpang. Koordinasi tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan aspek perlindungan dan keselamatan pengguna pelayanan jasa udara maupun semua pihak yang terkait operasional bandara. Di samping itu, jaga jarak antar penumpang perlu diperhatikan oleh setiap individu apabila di ruang publik. Gugus Tugas Nasional menekankan pada protokol kesehatan dalam pelayanan publik.

Gugus Tugas mengharapkan para calon penumpang transportasi publik untuk secara mandiri berdisiplin apabila berada di ruang publik, seperti menerapkan jaga jarak atau physical distancing dan penggunaan masker. Gugus Tugas berpesan upaya percepatan penanganan COVID – 19 perlu dilakukan dengan disiplin tinggi dan sinergi setiap warga masyarakat.

Pascaperistiwa tadi pagi, otoritas Angkasa Pura (AP) II segera melakukan koordinasi yang melibatkan multipihak yang tergabung dalam satuan tugas bandara dan operator maskapai penerbangan. Salah satu poin yang dihasilkan pada koordinasi tersebut yakni imbauan kepada para calon penumpang pesawat untuk tiba 3 atau 4 jam lebih awal di bandara sebelum keberangkatan pada situasi PSBB ini.

Hasil koordinasi oleh pihak otoritas bandara menyebutkan bahwa maskapai penerbangan akan ditegur apabila melakukan penjualan tiket melalui online. Pengendalian jam penerbangan diterapkan untuk menghindari penumpukan melalui pembatasan pergerakan per jam. Pihak otoritas bandara juga akan menurunkan satuan tugas untuk memperketat pengawasan di lapangan, seperti penerapan physical maupun social distancing, serta penggunaan masker.

Di samping itu, pihak penyedia layanan penerbangan harus mematuhi ketentuan bahwa penjualan tiket penumpang dengan persentase 50% dari kapasitas jumlah kursi penumpang di pesawat. Selanjutnya, pihak AP II akan membuat penunjuk arah atau penanda menuju Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bandara.

Di samping itu, para calon penumpang diharapkan telah menyiapkan dokumen yang dibutuhkan sesuai yang dipersyaratkan pada Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

“Adapun dokumen yang diverifikasi sebagai syarat agar calon penumpang dapat memproses check in antara lain tiket penerbangan, surat keterangan dinas, surat bebas Covid-19, dan dokumen lainnya sesuai yang tercantum dalam Surat Edaran No. 4/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterbitkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” ucap Senior Manager of Branch Communication and Legal Febri Toga Simatupang dalam rilis AP II terkait peristiwa tadi pagi.

Pihak Angkasa Pura II menginformasikan kondisi sudah kembali normal. Peristiwa tadi pagi terjadi ketika penumpukan 12 penerbangan pada pukul 6 hingga 7 pagi. Sedangkan kepadatan antrean tampak hingga jam 8 pagi. Sejak pukul 08.30 situasi terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta sudah sangat terkendali dan tidak ada kepadatan.(hum/red)

Categories
Megapolitan Polisi

Warga Kelurahan Tengah Kecamatan Kramat Jati Terima Bantuan dari Baharkam Polri

Koran Jurnal, Jakarta – Kabaharkam Polri Komjen pol Drs Agus Andrianto memerintahkan Kabagopsnalev Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Hendi Handoko bersama Kasubdit Bintibsos Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Rudi Harianto, Kasi Renata Korbinmas AKBP Fatimah melanjutkan pembagian sembako sebanyak 100 paket yang dibagikan diwilayah kelurahan Tengah Kecamatan Kramat jati, yang diterima oleh 5 (lima) orang perwakilan dari warga Kelurahan Tengah Kecamatan Kramat jati, sbb :

1. Bowo Herawati 50th tunanetra Rt 6/7 Kel Tengah Kec Kramat Jati.
2. Sugianti 56th pekerjaan buruh Rt 6/7 Kel Tengah Kec Kramat Jati.
3. Salman 58th pekerjaan buruh Rt 6/7 Kel Tengah Kec Kramat Jati.
4. Kasim 70th pekerjaan buruh Rt 6/7 Kel Tengah Kec Kramat Jati.
5. Parti 51th pekerjaan buruh Rt 6/7 Kel Tengah Kec Kramat Jati.

Dalam acara pemberian sembako ini juga di hadiri oleh :

1. Wakapolsek Kramat jati AKP Dhini.
2. Panit Binmas Polsek Kramat jati Iptu Aang S.
3. Anggota Binmas Kel Tengah Kec. Kramat jati Aiptu Agus DP.
4. Lurah Tengah Kec. Kramat jati H. Tarmidji S.Sis M.si.
5. Kasi Kesmas Kelurahan Tengah Kecamatan Kramat jati Ibu Dyah.
6. Kasi Sarpas Kelurahan Tengah Kecamatan Kramat jati ibu Sumirah.

Kabagopsnalev Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Hendi Handoko menyampaikan bahwa program Solidaritas Sosial Korbinmas Baharkam Polri adalah program yang mendukung program pemerintah yang akan ditindak lanjuti oleh Bhabinkamtibmas sampai dengan wabah covid-19 berakhir.

Program Solidaritas Sosial Korbinmas Baharkam Polri selain untuk mewujudkan peranan Polri harus hadir ditengah tengah masyarakat juga membantu meringankan beban warga masyarakat yang terkena dampak penerapan PSBB, tentunya juga untuk mencegah timbulnya segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban akibat penerapan PSBB yang sudah diputuskan oleh Pemerintah.

Sembako sebanyak 100 paket yang berisi gula, beras, minyak goreng, roti kaleng, masker hand sanitizer, desinfektan tersebut diberikan kepada warga masyarakat yang terkena dampak covid-19 yang bermukim dikelurahan Tengah Kecamatan Kramat jati Jakarta Timur.

“Saya berharap meskipun jumlahnya sembako masih jauh dari yang diharapkan oleh warga di Kelurahan Tengah Kec Kramat jati Jakarta Timur, namun mudah mudahan dapat membantu meringankan beban warga yang terkena dampak covid-19,” ungkap Hendi Handoko, Kamis (14/05/2020).

Pada kesempatan tersebut juga dimanfaatkan oleh Kabagopsnalev Korbinmas Baharkam Polri Kombes pol Drs Hendi Handoko MM, agar warga masyarakat Kelurahan Tengah Kecamatan Kramat jati Jakarta Timur mematuhi aturan Pemerintah yang sudah diterapkan, seperti tetap tinggal dirumah, tunda mudik, pakailah masker, cuci tangan yg bersih dengan sabun, jaga jarak dan patuhi protokol cara masuk rumah setelah bepergian keluar dari rumah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona-19.

Tidak ada cara lain kecuali patuh dan taat terhadap aturan pemerintah apabila penyebaran virus Covid-19 ini ingin segera berakhir,” tegas Kombes pol Drs Hendi Handoko.

Categories
Megapolitan Ragam

PGK Jakarta Selatan Berbagi Paket Buka Puasa kepada Warga Tidak Mampu dan Kaum Dhuafa

Koran Jurnal, Jakarta – Ditengah situasi pandemi virus corona atau covid-19, Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) cabang Jakarta Selatan melakukan aksi solidaritas sosial dengan berbagi paket makanan buka puasa kepada masyarakat tidak mampu dan kaum dhuafa yang berada di wilayah Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (13/05/2020)

“Bersyukur dibulan suci Ramadhan ini walaupun dalam kondisi pandemi covid-19 kami masih bisa berbagi buka puasa kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Farhan Haprizal, Ketua PGK Jakarta Selatan kepada wartawan.

“Semoga makanan berbuka puasa ini dapat membantu sedikit beban hidup mereka disaat pandemi covid-19,” tambahnya.

Selain paket makanan berbuka puasa, sambung Farhan, juga membagikan masker agar masyarakat tetap bisa beraktivitas dalam kondisi aman.

“Kami berpesan kepada masyarakat untuk tetap hidup sehat dan menjaga kebersihan. Jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker dan sering-sering cuci tangan, semoga kita semua terhindar dari virus corona,” tutup Farhan.(frh/red)

Categories
Megapolitan Polisi

Kapolda Metro Jaya Resmikan Pengoperasian Dispenser Beras Gratis untuk Warga Terdampak

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana meluncurkan program Dispenser Beras ditengah masa pandemi virus corona atau covid-19. Peluncuran itu ditandai dengan peresmian pengoperasian dispenser beras yang berada di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (12/05/2020).

Dispenser beras yang diinisiasi dan dioperasikan pertama kali oleh jajaran Polres Metro Jakarta Barat itu guna menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat tidak mampu akibat terkena dampak pandemi Covid-19.

“Dispenser beras ini sifatnya mobile, tidak hanya berada di satu titik saja,” kata Nana di lokasi peluncuran.

Nana menilai program tersebut sangat bagus, dan meminta kepada jajaran Polres lain di wilayah hukumnya agar segera melaksanakan kegiatan serupa. Selain itu, pihaknya terus melakukan upaya-upaya untuk lebih mendekat kepada masyarakat khususnya di daerah padat penduduk (slum area) ataupun masyarakat lapisan bawah melalui program membangun empati (empathy building).

Seperti diketahui, Polri bersama TNI merangkul masyarakat yang mempunyai kemampuan atau ekonomi cukup untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan itu dilakukan melalui jajaran Polda, Polres hingga Polsek.

“Untuk sehari sekitar satu ton beras yang disiapkan untuk masyarakat. Sedangkan setiap dispenser kita menyiapkan sekitar 250 liter dan setiap masyarakat akan mendapatkan dua kilogram,” ujar Nana.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru menjelaskan, dalam sehari pihaknya menyediakan beras sebanyak satu ton, yang akan didistribusikan kepada masyarakat secara bergiliran.

“Kami membagikan kartu akses untuk mengambil beras sesuai dengan data dari masing-masing RT/RW di padat penduduk tersebut yang belum menerima bantuan dari pemerintah,” tukasnya.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat yang akan mengambil beras agar mengikuti prosedur tetap atau protap (red: protokol kesehatan) dari pemerintah. Yaitu tetap menjaga jarak, guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.(rp/red)

Categories
Jurnal Lain-lain Ragam

Peduli Dampak Covid-19, INSAN Bagikan Paket Sembako kepada Pekerja Lepas Harian

Koran Jurnal, Jakarta – Wabah virus corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia mengubah perekonomian di segala lini. Masyarakat dari semua kalangan pun turut merasakan dampaknya. Para alumni kampus dan lintas profesi dari INdonesia SAtu Nusantara (INSAN) melakukan aksi peduli terhadap sesama berupa penyaluran bantuan sembako sebanyak 100 paket kepada masyarakat yang menjadi pekerja harian lepas dengan berbagai latar profesi di sektor informal.

“Ini bentuk kepedulian kami untuk membantu kepada saudara-saudara kami. Mereka antara lain, penjaga pintu kereta, pengemudi ojol (ojek online), pemulung, tukang sampah, tambal ban dan para pekerja galian yang berada di wilayah DKI Jakarta, “ kata Ayub, Kepala Divisi Bidang Usaha dan Pengembangan INSAN, Minggu (10/05/2020) kemarin.

Kegiatan berbagi kasih ini dilakukan dengan membagikan Paket sembako berupa beras, gula pasir, minyak goreng, telur, kecap manis dan teh celup ini digelar di beberapa kawasan Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

Lebih lanjut, Ayub mengatakan di tengah kondisi pandemi dan tidak menentu seperti sekarang, sikap solidaritas warga secara swadaya dan saling membantu lintas agama, suku dan golongan menjadi penting dikedepankan di masyarakat.

“Masyarakat yang merasa mempunyai kehidupan lebih mapan, maka ia bisa membantu tetangga dan masyarakat sekitarnya yang kurang beruntung. Ini adalah bentuk dukungan kami juga kepada pemerintah dalam membangun semangat solidaritas nasional sebagai warga yang memiliki kepedulian sosial,” tambah Ayub.

Ayub berharap, semoga kegiatan aksi sosial ini bisa sedikit meringankan masyarakat di tengah pandemic.

“Semoga ini bermanfaat dan bisa sedikit meringankan kesulitan sebagian warga di tengah pandemic saat ini,” harapnya.

Kegiatan kemanusiaan Peduli Kasih melalui sembako ini telah berlangsung dua kali dan akan satu kali lagi hingga jelang hari raya Idul Fitri di beberapa area lainnya di wilayah DKI Jakarta.(ab/red)

Categories
Megapolitan

202 Travel Gelap Langgar PSBB Diamankan Polisi

Koran Jurnal, Jakarta – Polda Metro Jaya berhasil mengamankan ratusan kendaraan travel plat hitam alias taksi gelap yang terjaring dalam Operasi Ketupat Jaya 2020 selama 3 hari berturut-turut, 8-10 Mei 2020. Ratusan kendaraan travel gelap itu kedapatan nekad membawa penumpang dengan tujuan mudik atau pulang ke kampung halaman ditengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) wilayah DKI Jakarta selama masa Pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Dari pantauan pewarta BeritaHUKUM dilokasi, tampak sekitar ratusan kendaraan travel maupun pribadi berplat hitam memadati lapangan Promoter Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

“Dari hasil operasi yang kita lakukan mulai 8-10 Mei, selama 3 hari telah berhasil kita amankan 202 kendaraan travel gelap. Kendaraan ini plat hitam semuanya. Mereka mencoba mencari keuntungan dimasa pandemi covid-19 ini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (11/05/2020).

Yusri pun menyayangkan tindakan para pemilik kendaraan yang tidak mentaati kebijakan pemerintah tentang Larangan Mudik yang diberlakukan bagi seluruh masyarakat Indonesia selama masa Pandemi Covid-19. Apalagi upaya yang dilakukan pemerintah adalah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Mereka seharusnya bisa janganlah berbuat seperti ini. Karena ini adalah suatu kebijakan dari pemerintah dan upaya kita memutus mata rantai (Covid-19),” imbuhnya.

“Tetapi masih saja terus berupaya main kucing-kucingan untuk mudik,” keluh Yusri.

Sementara Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo menjelaskan, 202 unit kendaraan terdiri 11 unit bus, 112 unit minibus, 78 mobil pribadi, dan 1 truk yang mengangkut pemudik.

Dari 202 kendaraan tersebut, lanjut Sambodo, polisi mengamankan 1.113 penumpang yang akan mudik ke berbagai daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

“Jadi tujuan mereka ke Pemalang, Tuban, Pekalongan, Situbondo, Brebes, Malang, Cirebon, dan Jogja,” bebernya.

Sambodo mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan dengan cara hunting di lapangan.

“Kita amankan mereka di tol, jalur arteri dan paling banyak di jalur tikus,” terang Sambodo.(red)

Categories
Kesehatan

Gandeng Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Ini Upaya BP2MI Jamin Kepulangan Pekerja Migran Indonesia ke Tanah Air

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menjamin kepulangan setiap warga negara yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke kampung halaman di Tanah Air melalui serangkaian disiplin yang dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan bahwa pekerja migran secara tidak langsung adalah warga VVIP sebagai pahlawan keluarga dan pejuang devisa bagi negara. Di sisi lain Covid-19 telah menjadi pandemi yang berdampak langsung pada kestabilan global.

Oleh karena itu, BP2MI perlu memberikan perlindungan bagi mereka yang akan pulang ke Tanah Air dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang disesuaikan dengan ketentuan lainnya.

“BP2MI akan bersungguh-sungguh dan nyata memberikan perlindungan dari ujung rambut hingga ujung kaki bagi setiap PMI dan keluarganya. Bagi kami Para PMI adalah warga negara VVIP,” jelas Benny dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (09/05/2020).

Menurut data yang dimiiki oleh BP2MI, sedikitnya ada 126.742 tenaga PMI yang berada di luar negeri.

Berdasarkan mekanisme pemulangan, BP2MI merincikan ada sebanyak 33.434 PMI yang kembali ke Tanah Air secara mandiri. Kemudian ada 17.884 PMI yang telah terdaftar untuk kembali ke Tanah Air dengan fasilitas BP2MI. Selanjutnya ada 75.424 PMI yang kepulangannya akan difasilitasi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan tentunya dibantu oleh BP2MI terkait koordinasi dengan kementerian/lembaga dan instansi terkait lainnya.

Perlu dicatat bahwa ketika para PMI pulang, maka akan dilakukan pemeriksaan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melalui skrining suhu tubuh, tes cepat dan pengisian formulir kesehatan. Apabila memiliki indikasi positif, maka akan ditangani oleh tim dari Gugus Tugas Nasional untuk kemudian diisolasi di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta.

“Apabila hasilnya negatif dapat melakukan pemeriksaan melalui pintu imigrasi dan terakhir penanganan melalui BP2MI terhadap PMI itu sendiri dengan melakukan pendataan kepulangan, fasilitasi rujukan, fasilitasi kepulangan PMI serta pendampingan ke daerah asal,” jelas Benny.

Dalam melakukan skema protokol tersebut BP2MI juga berkoordinasi dengan empat Kementerian/Lembaga yakni Kementerian Perhubungan, Kementerian Sosial, Kementerian Luar Negeri dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Selanjutnya bagi para PMI yang ingin pulang ke Tanah air akibat kondisi negara yang memberlakukan ‘lockdown’ atau cuti atau habis kontrak kerja yang telah pulang ke tanah air atau bagi calon PMI yang tertunda keberangkatannya, BP2MI akan membantu proses pemulangan dengan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 tahun 2020.

“BP2MI akan membantu memperlancar kepulangan PMI sampai ke daerah asal yang disediakan Kementerian Perhubungan yang kebijakannya berlaku sejak tangga 7 Mei 2020,” jelas Benny.

Perlu diingat bahwa demi memperlancar kepulangan, para PMI yang menggunakan moda transportasi udara harus dapat menunjukkan identitas diri seperti SIM, KTP atau identitas lain yang sah, surat keterangan dari BP2MI, surat kesehatan hasil rapid tes dari kantor kesehatan pelabuhan. Apabila menggunakan transportasi darat dan laut, maka harus dilengkapi dengan surat jalan dari Kepolisian/Polres yang prosesnya akan dibantu dengan BP2MI.

Selanjutnya BP2MI juga mengimbau kepada para PMI agar segra melapor ke pemerintah daerah setempat setelah tiba ke daerah masing-masing dan melalukan isolasi mandiri selama 14 hari dan disiplin dengan physical distancing demi keselamatan diri sendiri dan keluarga.

Untuk menghindari tindak kejahatan, BP2MI juga menganjurkan agar PMI yang masih berada di luar negeri tidak menggunakan moda transportasi ilegal.

“Agar tidak percaya kepada siapapun yang menawarkan jasa transportasi kecuali datang langsung di counter resmi maskapai yang sudah kita kenal. Kita semaksimal mungkin harus menghindari segala bentuk kemungkinan terjadinya pemerasan, penipuan dan kejahatan lainnya,” pungkas Benny.(hum/red)