Categories
Kesehatan TNI

Antisipasi Covid-19, Pushidros TNI AL Lakukan Penyemprotan Disinfektan Seluruh Ruang Gedung

Koran Jurnal, Jakarta – Upaya mencegah meluasnya penyebaran virus corona (covid-19) terus dilakukan oleh Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal).

Selain mengambil langkah preventif pengawasan bagi personel dengan memeriksa suhu badan setiap personel yang masuk ke Mako Pushidrosal setiap hari dan untuk sementara tidak menerima tamu yang berkunjung ke Pushidrosal, Minggu (22/03/2020), Satuan Kesehatan (Satkes) Pushidrosal melakukan penyemprotan cairan desinfektan di seluruh area kantor Mako Pushidrosal.

Penyemprotan desinfektan ini dilakukan di seluruh ruangan-ruangan kerja, terutama yang sering tersentuh oleh tangan manusia, seperti di tempat duduk, lobby, pintu, jendela serta pegangan pintu hal ini dilakukan untuk antisipasi penyebaran virus di lingkungan kantor.

Langkah tersebut merupakan perintah Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., untuk memeriksa seluruh suhu badan personel setiap hari, yang kemudian dilanjutkan dengan mengadakan penyemprotan cairan desinfektan ke seluruh bagian mako Pushidrosal.

Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi agar segenap personel Pushidrosal tidak terpapar Covid-19, serta mengantisipasi agar Virus Corona tidak merebak di lingkungan Pushidrosal.(disp/red)

Categories
IPTEK TNI

Pushidros TNI AL Survei Perairan Pacitan Guna Dukung Strategi Pengembangan Lanal dan Keselamatan Navigasi Pelayaran

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. menegaskan bahwa hidrografi bukan hanya sekedar peta laut, Hidrografi adalah Kunci Gerbang Perekonomian dan Ujung Tombak Pertahanan Laut Suatu Negara.

Komitmen tersebut diwujudkan antara lain melalui penyelenggaraan operasi Survei dan Pemetaan (Opssurta) Hidros oleh Unit Survei 5 Satsurvei di perairan Pacitan Jawa Timur pada Sabtu (21/03), yang secara geografis menghadap Samudera Hindia dan memiliki potensi sumber daya alam kelautan melimpah untuk menunjang pembangunan nasional.

Menurut Kapushidrosal, Peta Laut Indonesia Perairan Pacitan saat ini merupakan hasil survei Belanda tahun 1831, sehingga sangat urgen dilakukan updating data hidro-oseanografi untuk menjamin keselamatan navigasi pelayaran, pembangunan pelabuhan dan infrastuktur pendukung lainnya. Disamping itu, pada aspek pertahanan laut membawa konsekuensi pentingnya pembangunan fasilitas pangkalan TNI AL sesuai kebijakan Pimpinan TNI AL yaitu pengembangan Posal Pacitan menjadi Lanal Pacitan.

Surta Hidros yang telah berlangsung separuh waktu dari rencana pelaksanaan 50 hari, telah dilakukan Inspeksi oleh Inspektur Pushidrosal Kolonel Laut (P) Dr. Syahbudi, S.E., M.A.P di daerah operasi, dengan tujuan untuk menjamin kesesuaian time line pelaksanaan operasi, ketepatan implementasi metode survei dan akurasi kompilasi data hasil survei Hidros, yang meliputi data hidrografi, oseanografi, meteorologi dan geografi maritim.

Rangkaian kegiatan inspeksi meliputi pengecekan langsung di lokasi lahan pembangunan Lanal Tipe D Pacitan yang berdekatan dengan posisi pembangunan titik Hidro Pilar (geodetik), selanjutnya kunjungan ke Posko Survei di Pelabuhan Temperan untuk menerima paparan dan evaluasi pelaksanaan survei, pengecekan data hasil survei dan penggambaran Lembar Lukis Lapangan, pengecekan langsung stasiun pasang surut dan wahana survei boat sounding, pengecekan stasiun meteorologi, sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), float tracking dan kunjungan ke Poskamladu.

Irpushidrosal yang didampingi oleh Sahli Jemen Pushidrosal Letkol Laut (P) Iswantono, S.Si., M.M., Komandan Unit Survei 5 Letkol Laut (P) Yulianto, M.T., serta Komandan Posal Pacitan Pelda Totok berkesempatan melakukan kunjungan ke Pemda Kabupaten Pacitan yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Pacitan Bapak Drs. H. Yudi Sumbogo, M.M. Secara khusus Wakil Bupati menyampaikan terimakasih atas terlaksananya survei hidros yang diinisiasi oleh Pushidrosal sehingga data hidrografi dan oseanografi yang diperoleh diharapkan dapat mendukung rencana pembangunan infrastruktur kelautan di Pacitan khususnya Pembangunan Pelabuhan Umum di sisi timur Teluk Pacitan serta berharap kehadiran Lanal Pacitan dapat segera direalisasikan.
Pada kesempatan tersebut sekaligus disampaikan buku dan referensi produk Pushidrosal untuk menambah koleksi sumber ilmu dan pengetahuan di Perpustakaan Daerah Kabupaten Pacitan.

Lebih lanjut Irpushidrosal menyampaikan ungkapan syukur Alhamdulillah dan apresiasi kepada Komandan Unit Survei 5 dan personel pendukung sehingga kegiatan survei dapat terlaksana sesuai dengan Rencana Operasi (RO) Niscala 02-2020.

Dalam arahan santiaji kepada personel Unit Survei 5, disampaikan penekanan agar tetap semangat, bersinergi dan menciptakan tim work yang solid, senantiasa berdoa sesuai agama masing-masing, menjaga kesehatan, memperhatikan faktor keamanan personel dan materiil (zero accident) dalam menuntaskan tugas operasi sampai dengan awal April 2020.(disp/red)

Categories
Daerah IPTEK TNI

Pushidros TNI AL Dukung Percepatan Pembangunan Destinasi Wisata Super Prioritas Danau Toba

Koran Jurnal, Balige – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) mendukung percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba.

Seperti diketahui, Danau Toba telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai salah satu dari lima kawasan strategis pariwisata nasional dengan status super prioritas, selain Likupang, Mandalika, Borobudur dan Labuan Bajo.

Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. di Mako Pushidrosal, Jakarta, mengatakan dukungan Pushidrosal kepada pemerintah dalam percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba dengan dilaksanakannya operasi survei dan pemetaan (Opsurta) di perairan Danau Toba, Selasa (17/03/2020)

“Penyediaan Peta baik Peta Kertas maupun peta elektronik menjadi bagian penting dalam peningkatan fasilitas destinasi wisata super prioritas guna memberikan jaminan keamanan dan keselamatan pelayaran di Danau Toba,” kata Kapushidrosal.

Diharapkan peta navigasi tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan nasional dalam penetapan alur maupun sistem transportasi di Danau Toba.

Menurut Kapushidrosal, pasca musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun IV, yang berlayar dari pelabuhan Simanindo (Samosir) dengan tujuan Tigaras (Simalungun) pada tanggal 18 Juni 2018; menjadi momentum pelaksanaan operasi survei dan pemetaan (Opsurta) Hidro-Oseanografi seluruh perairan Danau Toba.

“Hasil survei tersebut telah diolah menjadi peta kertas (paper chart) dan peta digital atau electronic navigation chart (ENC) dengan standard internasional IHO. Peta kertas dan peta digital tersebut dibuat dengan sekala Approach to Harbour, dengan 10 cell ENC sesuai dengan jumlah liputan peta kertas (nomor 522 dan 523),” ungkap Chief Hydrographer Indonesia.

Peta Laut Danau Toba merupakan peta danau toba pertama yang dibuat di Indonesia dalam versi kertas dan elektronik menggunakan standar internasional peta inland waterways melalui survei hidrografi selama kurang lebih dua tahun untuk mendapatkan data kedalaman dan karakteristik perairan Danau Toba.

Hal ini untuk mendukung kegiatan navigasi dan keselamatan transportasi di perairan Danau Toba serta mendukung pengembangan pariwisata di Indonesia khususnya terkait Destinasi wisata premiun dalam rangka mendukung kebijakan poros maritim dunia

Menindaklanjuti hal itu, pada 12 Maret 2020 lalu, telah dilaksanakan rapat koordinasi rencana penetapan alur pelayaran Danau Toba dengan pimpinan rapat Asisten Deputi Navigasi dan Keselamatan Maritim Odo R.M.Manuhutu dan dihadiri oleh Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, Disnav kelas 1 Belawan, Direktur Kenavigasian Hubla, Kepala pengelola Transportasi Darat wilayah II Sumut, dan Pushidrosal yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemetaan Pushidrosal Kolonel Laut (P) Oke Dwiyana P, M.M.

Untuk menunjang hal tersebut, perlu adanya pemenuhan aspek keselamatan pelayaran meliputi penetapan alur pelayaran, penyediaan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), dan telekomunikasi pelayaran (Telkompel).

Pada kesempatan ini juga, Kepala Dinas Pemetaan Pushidrosal Kolonel Laut (P) Oke Dwiyana P, M.M., menyampaikan bahwa peta kertas dan peta digital (ENC-Electronic Navigation Chart) siap untuk diluncurkan dan dapat digunakan sebagai bahan penetapan alur pelayaran di perairan Danau Toba bagi stakeholder terkait maupun untuk digunakan bagi kapal-kapal yang beroperasi di Danau Toba.

Diharapkan, penetapan alur pelayaran di perairan Danau Toba selesai pada Juni 2020 dengan rencana kurang lebih 35 trayek alur pelayaran serta dapat segera ditetapkan pemerintah. Mengingat aspek keselamatan navigasi pelayaran dan pengembangan pelabuhan beserta SBNP pendukungnya merupakan salah satu pendukung fasilitas percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba.(disp/red)

Categories
TNI

Cegah Covid-19, Pushidros TNI AL Terapkan Ukur Suhu Badan Personel Sebelum Masuk Kantor

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) mengambil langkah preventif pengawasan bagi personel dan tamu yang berkunjung ke Pushidrosal di Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta Utara, Senin (16/03/2020).

Langkah preventif yang dilakukan yaitu memeriksa suhu badan setiap personel atau tamu yang masuk serta berkunjung ke Mako Pushidrosal, mengingat kemarin Presiden Joko Widodo telah mengumumkan ada beberapa warga yang telah terjangkit virus tersebut.

Langkah tersebut merupakan perintah Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H untuk mengantisipasi agar Virus korona tidak merebak di lingkungan Pushidrosal.

Para petugas kesehatan dari Balai Kesehatan Pushidrosal yang dipimpin langsung Kepala Kesehatan (Kasatkes)Pushidrosal Letkol Laut (K) drg. Andri Yuliprasetyo, M.Kes. melakukan tindakan preventif secara langsung kepada setiap personel Pushidrosal.

Kasatkes mengungkapkan, setiap personel dan tamu yang datang ke kantor Mako Pushidrosal, akan diperiksa petugas dengan menggunakan thermometer infrared. Setiap anggota dan tamu yang melintas akan ditempelkan alat pengukur suhu tubuh digital di bagian kening. Pengukuran suhu tubuh dilakukan di pintu gerbang masuk Mako Pushidrosal.

Apabila saat pengukuran suhu tubuh ada yang mencapai 37,5 derajat celsius, anggota dan personel tersebut akan diperiksa lebih lanjut oleh tim Balai Kesehatan Pushidrosal. Hal itu untuk cepat mengidentifikasi kondisi kesehatan yang bersangkutan secara lebih detail.

Menurutnya, pengukuran suhu tubuh ini akan terus dilakukan sampai kondisi di Indonesia dinyatakan bebas dari Virus Corona.

Kepala Dinas Pengamanan (Kadispam) Pushidrosal Kolonel Laut (E). G.P Handoko, M.Si (Han) mengawasi jalannya kegiatan yang dilakukan para petugas kesehatan tersebut.(disp/red)

Categories
Pendidikan TNI

Kunjungi Pushidros TNI AL, Mahasiswa ITN Malang Ini Pelajari Sistem Pembuatan Peta Laut Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) menerima kunjungan Mahasiswa Teknik Geodesi Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang di Lounge Room Perwira Pushidrosal Jalan Pantai Kuta V/1 Ancol Timur Jakarta Utara, Kamis (12/03/2020).

Kegiatan ini merupakan kunjungan studi Eskursi agar para mahasiswa dapat mengetahui peranan ilmu yang dipelajarinya dalam aplikasi di dunia nyata. Selain itu, kegiatan ini juga akan memperkaya pengetahuan mengenai penerapan ilmu geodesi pada proses pembuatan Peta Laut Indonesia (PLI).

Kepala Sub Direktorat Perencanaan Kemampuan (Kasubditrenpuan) Direktorat Potensi Maritim (Ditpotmar) Pushidrosal Letkol Laut (KH) Muddan Zayadi, S.Si. mewakili Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., SH., MH. menerima 77 orang Mahasiswa tersebut yang dipimpin oleh dosen pembimbing Adkha Yulianandha, S.T., M.T., dan Heri Setiawan, A.Md selaku pendamping.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasubditrenpuan Pushidrosal, Kapushidrosal menyampaikan selamat datang kepada rombongan mahasiswa serta merupakan suatu kehormatan tersendiri karena menjadi salah satu obyek untuk belajar mendalami ilmu kelautan.

Disampaikan pula tentang tugas pokok Pushidrosal berdasarkan peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2016 yaitu membina, menyelenggarakan dan mengembangkan fungsi-fungsi survei dan pemetaan, baik untuk kepentingan pertahanan militer maupun untuk kepentingan umum. Tugas dan tanggung jawab yang di emban oleh Pushidrosal harus mampu memenuhi tuntutan kritikal public dalam menyipkan data, informasi Hidro-Oseanografi di seluruh perairan NKRI dengan akurat, mutakhir dan terpercaya.

Di bidang militer dan pertahanan, Pushidrosal dituntut untuk mampu menyediakan data dan Informasi yang akurat serta mutakhir sebagai data dasar yang akan digunakan sebagai bahan analisa strategi pertahanan nasional dan menjamin kesiapan serta ketersediaan peta laut dan peta tempur juga informasi Hidrografi Oseanografi dan Meteorologi yang dapat digunakan untuk mendukung kepentingan peperangan laut dan juga pertahanan.

Di Bidang penelitian kelautan, Pushidrosal melaksanakan fungsi penelitian kelautan yang dapat dikembangkan sesuai spesifikasi fungsi Pushidrosal pada bidang Hidrografi. Oseanografi, Lingkungan Laut dan Geo dinamika laut, hal ini dilaksanakan dengan lembaga departemen dan non departemen baik nasional dan internasional, perguruan tinggi, pertamina termasuk pariwisata laut dan lain-lain.

Dalam rangkaian kunjungan mahasiswa di Pushidrosal, dilakukan pula pertukaran cinderamata antara ketua rombongan dengan Kasubditrenpuan Ditpotmar Pushidrosal, dan foto bersama dengan Kepala Dinas Oseanografi dan Meteorologi (Kadisosemet) Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Kamija, M.Si selaku Penanggung Jawab Panitia penerimaan kunjungan Mahasiswa di lapangan apel Mako Pushidrosal.

Selanjutnya para mahasiswa juga menerima paparan tentang Pushidrosal secara umum dan khusus yang dipaparkan oleh Mayor Laut (KH) Fathoni S.T., M.Si., M.Tr. Opsla yang sehari-harinya berdinas sebagai Kepala Sub Dinas Oseanografi di Dinas Oseonografi dan Meteorologi Pushidrosal, dan dilanjutkan tanya jawab.

Dalam kesempatan yang sama Mahasiswa juga berkunjung ke satuan kerja yang berhubungan dengan kelautan yaitu ke Dinas Hidrografi, Dinas Veranautika, Dinas Produksi Distribusi dan Dinas Pemetaan, yang gunanya untuk mendalami ilmu yang disampaikan oleh pemapar.(disp/red)

Categories
Uncategorized

Tim Nasional Landas Kontinen Ajukan Perluasan Kawasan Utara Papua di PBB

Koran Jurnal, New York – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) memperkuat Tim Nasional Landas Kontinen Indonesia presentasi di hadapan Komisi Batas Landas Kontinen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) submisi landas kontinen Indonesia di luar 200 mil laut untuk segmen utara Papua di Markas PBB New York, Kamis (05/03/2020).

Delegasi Pushidrosal dipimpin oleh Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos.,S.H., M.H didampingi Kasubdis BDB Pushidrosal Letkol Laut (KH) Dikdik Satria Mulyadi, S.Si., M.T.

Tim Nasional Landas Kontinen Indonesia telah melakukan presentasi awal dari submisi landas kontinen Indonesia di luar 200 mil laut untuk segmen utara Papua. Presentasi dilakukan di hadapan Komisi Batas Landas Kontinen Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations – Commission on the Limit of the Continental Shelf).

Di depan United Nations Commission on the Limits of the Continental Shelf (UN CLCS) atau Komite PBB mengenai Landas Kontinen, Indonesia mengajukan proposal perluasan landas kontinen di kawasan utara Papua.

Presentasi disiapkan dan disampaikan oleh anggota perwakilan Tim Nasional Landas Kontinen, yang terdiri dari unsur Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal), Badan Informasi Geospasial (BIG), dan Kementerian Luar Negeri.

Presentasi disampaikan secara komprehensif, meliputi aspek-aspek lokasi/peta perluasan wilayah Landas Kontinen, uji geologi, verifikasi dan jenis-jenis data, tidak adanya klaim tandingan (absence of dispute), serta metode dan hasil survey. Keputusan akhir atas proposal Indonesia akan diumumkan setelah UN CLCS mengkaji aspek legal dan teknis.

Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S. Sos., S.H., M.H., sebagai Chief of Hydrographer turut memberikan presentasi bersama dengan pimpinan K/L lainnya.

Dalam presentasinya, Kapushidrosal menyampaikan bukti-bukti berdasarkan data batimetri yang mendukung bahwa Euripik Rise merupakan kepanjangan alami dari daratan Papua di sebelah Utara sehingga Indonesia berhak untuk mengajukan batas Landas Kontinen lebih dari 200 NM di wilayah Utara Papua seluas 196,568.9 Km2.

Tanggapan dari Komisi disampaikan pada saat sesi diskusi yang dilaksanakan setelah presentasi. Secara umum, Komisi menerima terhadap Partial submission yang dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia dan akan memberikan tanggapan dalam sidang Sub-Komisi beberapa waktu ke depan.

Sebagai perbandingan, pada saat Indonesia melakukan Submisi pertama tahun 2008 untuk wilayah Barat Laut Sumatera, baru pada tahun 2011 Komisi memutuskan bahwai Indonesia berhak untuk melaksanakan penarikan ulang batas Landas Kontinen di wilayah Barat Laut Sumatera tersebut.(disp/red)

Categories
TNI

Pushidros TNI AL Mutakhirkan Data Hidro-Oseanografi Teluk Jakarta dan Selat Gelasa Belitung

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut pada bulan Agustus 2020 mendatang akan menggelar kegiatan “4th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2020” yang menurut rencana akan digelar di dua tempat yaitu di Kepulauan Seribu Jakarta dan Pulau Belitung.

Kegiatan ini merupakan latihan bersama non tempur dengan titik fokus pada kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan medis, bakti sosial, kesehatan, pemberdayaan kapasitas wilayah dan juga berkaitan dengan penanganan penanggulangan kemanusiaan akibat bencana alam di laut maupun di pesisir.

Multilateral Naval Exercise Komodo 2020 ini merupakan Latihan Bersama ke-4 yang diselenggarakan di Indonesia setelah sebelumnya telah sukses dilaksanakan di Batam, Padang dan Lombok

Sejalan dengan upaya mengulang kesuksesan dari penyelenggaraan kegiatan tahunan ini, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) menggelar survei dan pemetaan untuk memutakhirkan data hidro-oseanografi perairan Teluk Jakarta dan perairan selat Gelasa, Belitung

Pushidrosal mengirimkan tim survei untuk melaksanakan operasi survei dan pemetaan dengan tujuan memperoleh data kondisi hidro-oseanografi terbaru untuk mendukung kegiatan MNEK tahun 2020.

Hal ini bertujuan agar kapal-kapal dari negara peserta yang terlibat dalam perhelatan akbar ini dapat berlabuh dengan aman dan terbebas dari bahaya navigasi, sehingga dapat mengikuti semua kegiatan dengan sukses.

Tim survei Pushidrosal di Teluk Jakarta di bawah pimpinan Komandan Unit Tugas MNEK Jakarta 2020 Mayor Laut (P) Mustika Ari Wibowo A.T., S.T. akan melaksanakan survei dan pemetaan selama 31 hari yang meliputi Penetapan ttik kontrol horisontal pemetaan, Pemeruman, Pengukuran Pasang Surut, Pengukuran Pola Arus, Pengambilan Sampel Dasar Laut, Pengukuran CTD dan Pengumpulan Data Geografi Maritim.

Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H, menyampaikan, selain bertujuan untuk menyukseskan kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo 2020, survei dan pemetaan ini sekaligus digunakan untuk memutakhirkan Peta Laut Indonesia (PLI) nomor 86 perairan Teluk Jakarta, dan PLI nomor 64 di perairan Selat Gelasa, Belitung serta diharapkan update PLI akan dapat menjamin keselamatan pelayaran di dua perairan dengan lalu lintas pelayaran yang sangat padat, Selasa (03/03/2020).

Selain di Teluk Jakarta, Pushidrosal juga mengirimkan tim survei untuk melaksanakan operasi survei dan pemetaan di Perairan Selat Gelasa, Belitung. Tim survei Pushidrosal di Selat Gelasa ini berjumlah 12 personel di bawah pimpinan Komandan Unit Tugas MNEK Belitung 2020 Mayor Laut (KH) Ainun PW., S.T., M.T. Survei ini bertujuan untuk memperoleh data kondisi hidro-oseanografi terkini dan menentukan arah lego jangkar kapal-kapal peserta MNEK di Perairan Selat Gelasa, Belitung, sehingga kegiatan MNEK yang berlangsung Belitung dapat berjalan aman dan lancar.
Selain itu data dan informasi yang diperoleh dapat digunakan untuk kepentingan pembanguna kelautan di masing – masing daerah.(disp/red)

Categories
Militer Ragam TNI

Pushidros TNI AL Raih Penghargaan dari KPPN Jakarta I

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) meraih penghargaan Peringkat Ketiga Kategori Kepatuhan Terhadap Pendaftaran Data Kontrak tahun 2019.

Penghargaan tersebut diberikan dalam Sharing Session Of Current Issue Untuk Kinerja Pelaksana Anggaran Tahun 2019 berdasarkan penilaian KPPN A1 Jakarta I Kementrian Keuangan Republik Indonesia yang digelar di Aula Gedung Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Jakarta I Juanda Lantai 4, Jalan Ir. H. Juanda No.19 Jakarta Pusat, Kamis (27/02/2020).

Kepala KPPN Jakarta I Amin Zuhri memberikan penghargaan kepada Pushidrosal yang diterima Letkol Laut (S) Bambang Mulyono, S.E., M.Tr.Hanla yang sehari2 berdinas sebagai Kasubdit Dalpro Ditrena Pushidrosal mewakili Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H.

Peringkat Pertama untuk kategori ini diraih oleh satker Smin Kasau, sedangkan Peringkat Kedua oleh satker Diskesau.

Penghargaan ini diberikan dengan tujuan untuk mendorong kualitas kinerja pelaksanaan anggaran dan memberikan gambaran tentang kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2019, dengan harapan tahun 2020 dapat berjalan lebih baik lagi.

KPPN adalah lembaga vertikal Ditjen Perbendaharaan yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Kanwil Ditjen Perbendahaan, Direktur Pengelolaan Kas Negara, atau Direktur Sistem Manajemen Investasi.

KPPN Tipe A1 Jakarta I melaksanakan tugas perbendaharaan dan Bendahara Umum Negara (BUN), penyaluran biaya atas anggaran, serta penatausahaan penerimaan dan bantuan anggaran, dan dari kas negara sesuai dengan perundang-undangan. KPPN Tipe A1 Jakarta sesuai dengan kewenangannya membawahi 225 (Dua Ratus Lima Puluh Lima) satuan kerja K/L, TNI/Polri, termasuk Pushidrosal.(disp/red)

Categories
Militer TNI

Pushidros TNI AL Gelar Sosialisasi Reformasi Birokrasi

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) mengadakan sosialisasi Reformasi Birokrasi kepada seluruh personel bertempat di Serba Guna Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur Jakarta Utara, Kamis (27/02/2020) kemarin.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada seluruh personel, baik perwira, bintara, tamtama maupun PNS di jajaran Pushidrosal betapa pentingnya Reformasi Birokrasi untuk menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bebas dan bersih Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

Acara tersebut dibuka oleh Wakapushidrosal Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Trismadi selaku Ketua Pelaksana Reformasi Birokrasi Pushidrosal.

Sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut adalah Letkol Laut (KH) Dr. Kukuh Suryo Widodo yang sehari-hari berdinas di Satuan Kerja Direktorat Personel Pushidrosal.

Dalam paparannya nara sumber mengatakan bahwa Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan di lingkungan Pushidrosal telah dilaksanakan sejak tahun 2010 hingga sampai tahun 2025.

Kegiatan tersebut berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/692/IX/2011 tanggal 12 September 2011 Tentang Organisasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang mengacu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Desain Reformasi Birokrasi 2010-2025.

Dalam paparannya, narasumber menyampaikan bahwa Reformasi Birokrasi merupakan Sebuah perubahan besar dalam paradigma dan tata kelola pemerintahan Indonesia untuk mencapai clean goverment dan good governance menyangkut aspek manajemen pemerintahan yang meliputi delapan Area Perubahan.

Delapan Area Perubahan tersebut yaitu Manajemen perubahan satuan kerja yang bertanggung jawab adalah Satuan ahli, penataan peraturan perundang-undangan satuan kerja yang bertanggung jawab adalah Bagian Hukum, penataan dan penguatan organisasi yang bertanggung jawab adalah Direktorat Perencanaan, penataan tata laksana yang bertanggung jawab adalah Direktorat Operasi Survei dan Pemetaan, penataan manajemen SDM aparatur yang bertanggung jawab adalah Direktorat Personel, penguatan pengawasan dipegang tanggung jawabnya oleh Inspektorat Pushidrosal , penguatan akuntabilitas kinerja di pertanggung jawabkan oleh Direktorat Logistik dan peningkatan kualitas layanan publik dilipahkan tanggung jawabnya kepada Direktorat Potensi Maritim.

Menurut data table prosentase data satuan kerja Sistem Informasi Reformasi Birokrasi per tanggal 9 Januari 2020 Pushidrosal telah selesai melaksanakan program Reformasi Birokrasi dengan prosentase 100%.(disp/red)

Categories
TNI

Wujudkan Zona Integritas dan WBK, Pushidros TNI AL Gelar Penyuluhan Bidang Pengawasan Melekat

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka mewujudkan Zona Integritas dan Wilayah bebas Korupsi, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) menggelar Penyuluhan Bidang Pengawasan Melekat.

Kegiatan yang bertema “Dengan Pengawasan Melekat Kita Wujudkan Zona Integritas Dan Wilayah Bebas Korupsi Di Lingkungan Pushidrosal.” Ini berlangsung di ruang Serba Guna Mako Pushidrosal, Jl. Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta Utara. Senin (24/02/2020).

Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wakil Kepala Pushidrosal (Waka Pushidrosal) Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Trismadi antara lain mengatakan bahwa kegiatan Penyuluhan tentang Bidang Pengawasan di lingkungan Pushidrosal ini digelar sebagai salah satu upaya untuk membenahi dan meningkatkan kinerja organisasi agar sejalan dengan program pemerintah RI dalam melaksanakan reformasi birokrasi, yang bertujuan menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih dan bebas KKN, mampu melayani publik, berdedikasi dan memegang teguh nilai-nilai dasar serta kode etik aparatur negara.

Menurut Kapushidrosal, upaya yang dilakukan oleh Pushidrosal dalam rangka mendukung program pemerintah masih dapat dioptimalkan lagi dan membutuhkan kerja keras serta kinerja yang lebih baik lagi guna menyongsong Zona Integritas, Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Pushidrosal.

Kegiatan penyuluhan bidang pengawasan yang diselenggarakan oleh Inspektorat Pushidrosal ini menghadirkan nara sumber Irops Itjenal Laksamana Pertama TNI M.Zaenudin, S.H., M.M dan Ir Kolinlamil Kolonel Laut (S) Arief Muchtarom, S.E., M.Si (Han).

Dalam paparannya, nara sumber memberikan pemahaman kepada para peserta dan satuan kerja-satuan kerja di lingkungan Pushidrosal mengenai pelaksanaan pengawasan melekat pada setiap kegiatan pemanfaatan PNBP dan BMN, guna terciptanya Clean Government dan Clean Governance.

Hadir dalam acara tersebut, para pejabat utama Pushidrosal, dan sekitar 250 personel yang terdiri dari Perwira, Bintara, Tamtama serta PNS sederajat di lingkungan Pushidrosal.(disp/red)