Categories
Daerah Ekonomi

Bupati Taput Galakkan Gerakan Tanam Jagung Saat Pandemi Corona

Koran Jurnal, Sumut – Di masa pandemi virus corona atau covid-19, Pemkab Tapanuli Utara mencanangkan penanaman jagung dan bagikan benih bagi kelompok tani di Hutaraja Kecamatan Sipoholon, Selasa (19/05/2020).

“Saat ini kita menggiatkan gerakan percepatan olah tanah dan tanam komoditi jagung maupun padi. Pusat dan daerah berusaha menjadikan pertanian sebagai garda terdepan untuk mempertahankan ekonomi rakyat meskipun aktivitas kita terbatas. Kita tetap berupaya membangkitkan ekonomi pertanian dan menjamin ketersediaan pangan di tengah sulitnya perekonomian di tengah pandemi ini,” ujar Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan dalam siaran pers, Selasa (19/05).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa salah satu komoditi unggul saat ini adalah jagung dengan permintaan pasar yang cukup tinggi karena permintaan industri yang berbahan baku jagung meningkat yang berdampak positif kepada petani jagung.

Bupati juga memberikan bantuan kepada kelompok tani benih jagung dalam bentuk bibit.

“Semoga kedepannya produksi jagung dapat lebih ditingkatkan mengingat masih banyak lahan yang tidur yang tidak berproduksi,” terangnya.

Bupati juga berharap agar tidak ada lagi lahan yang tidur, sehingga nantinya produksi di sektor pertanian dapat meningkat, dan menghasilkan sumber pangan yang lebih berkualitas.

Adapun penerima bantuan benih jagung meliputi seluruh Kecamatan, yakni Kecamatan Pagaran sebanyak 12.195 kg/813 Ha dengan jumlah Poktan penerima 41 Poktan, Kecamatan Muara, sebanyak 10.650 kg/710 Ha dengan Poktan penerima 42 Poktan, Kecamatan Adian koting, sebanyak 7.500 kg/ 500 Ha dengan jumlah Poktan 32 Poktan, Kecamqtan Siatas Barita, sebanyak 13.500 kg/900 Ha dengan jumlah Poktan 25 Poktan, Kecamatan Tarutung 4.530 kg/302 Ha, dengan jumlah Poktan 12, Kecamatan Pahae Jae sebanyak 1.875 kg/125 Ha, jumlah Poktan 5 Poktan, Kecamatan Parmonangan sebanyak 27.600 kg/ 1.840 Ha dengan jumlah Poktan 58 Poktan, Kecamatan Sipahutar, sebanyak 15.000 kg/1000 ha dengan jumlah Poktan 69 Poktan, Kecamatan Sipoholon sebanyak 22.500 kg/1.500 ha dengan jumlah Poktan  65 Poktan, Kecamatan Siborongborong  sebanyak 11.400 kg/ 760 ha dengan  jumlah Poktan 51 Poktan, Kecamatan Pangaribuan sebanyak 27.750/1850 Ha dengan jumlah Poktan 77.

“Untuk jumlah keseluruhan sebanyak 153.500 kg/10.300 Ha, dengan jumlah Poktan 431 Poktan,” tandasnya, seperti dilansir RMco.id.(red)

Categories
Daerah Ekonomi

Peternak Blitar Gandeng PT. Berdikari Distribusikan Telur Ayam

Koran Jurnal, Blitar – Menyikapi dampak pandemi Covid 19 dan pemberlakuan PSBB di berbagai wilayah yang berakibat turunnya permintaan telur dari Jakarta dan Jawa barat, para peternak ayam petelur Blitar melalui Koperasi Putera Blitar menggandeng salah satu BUMN dalam penjualan dan distribusinya.

Informasi tersebut disampaikan oleh Sukarman, salah seorang peternak ayam petelur dan juga Ketua Koperasi Putera Blitar, Sabtu (16/05/2020).

“Adanya PSBB menyebabkan harga telur di Blitar sempat di bawah HPP. Hal ini diperparah juga dengan beredarnya telur tetas infertil di pasar tradisional,” jelasnya.

Sukarman bersyukur bahwa salah satu BUMN yakni PT. Berdikari mau ikut membantu peternak memasarkan telur ayam mereka untuk diserap pasar, sehingga dapat mengangkat harga telur di tingkat produsen/peternak.

“Untuk yang pertama, kita kirim sebanyak 5040 Kg. Semoga kerjasama ini lancar dan terus berlanjut,” harapnya.

Lebih lanjut Sukarman menuturkan bahwa sebelumnya harga telur ayam di Blitar ada di kisaran Rp 15.000/Kg, namun PT. Berdikari bersedia membelinya dengan harga Rp 16.500/Kg. Ia menambahkan bahwa, setelah transaksi tersebut, harga telur ayam di Blitar kini mulai naik ke harga Rp 16.000/Kg.

“Ke depan, harapan kami adalah harga telur normal kembali sesuai Permendag, dengan batas bawah Rp 19.000 dan batas atas Rp 21.000,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), I Ketut Diarmita, menyambut baik bentuk kerjasama seperti ini, dan bersedia untuk terus mendampingi dan memfasilitasi berbagai macam terobosan yang dapat mempermudah distribusi dan penjualan produk-produk peternakan.

Menurutnya, hal tersebut sudah sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk memastikan produksi dan distribusi pangan tetap terjaga dengan baik. Ia kemudian menyampaikan bahwa Ditjen PKH akan terus fokus untuk memastikan ketersediaan pangan asal hewan dan juga mengamankan jalur distribusinya.

“Apalagi protein hewani seperti telur ayam yang sangat diperlukan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan tubuh,” pungkasnya.(hum/red)

Categories
Daerah TNI

Antasena 96 Peduli, Kontribusi Lain Alumni Akmil Perangi Lawan Virus Covid-19

Koran Jurnal, Papua – Penyebaran Virus Covid-19 yang begitu cepat menginspirasi berbagai komponen bangsa, diantaranya Alumni Akmil 1996 untuk membantu pemerintah dengan mendonasikan ribuan masker di beberapa rumah sakit darurat yang merawat pasien Covid-19.

Itu disampaikan Ketua Paguyuban Alumni Tidar 1996 (Antasena 96) Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan dalam rilisnya, Papua, Sabtu, (16/05/2020).

Diungkapkan Hengki, di sela-sela tugasnya sebagai prajurit, lulusan Akmil 1996 atau Antasena 96 tergerak secara sosial untuk membantu pemerintah memerangi penyebaran virus Corona dengan mendonasikan ribuan masker ke beberapa rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.

“Diantaranya, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran dan Rumah Sakit Khusus Infeksi COVID-19 di Pulau Galang Batam.” ujar Hengki.

Menurtnya, rekan-rekan Alumni Akmil 1996 termasuk keluarganya merupakan bagian kecil dari komponen bangsa yang ingin terlibat secara sosial dalam memerangi COVID 19, khususnya rumah sakit yang merawat pasien terinfeksi virus Corona.

Selain kepedulian kepada tenaga kesehatan yang telah menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien COVID 19, tekad paguyuban Antasena 96 ini merupakan dukungan kepada pemerintah dalam hal sosialiasi penggunaan masker non medis atau yang terbuat dari katun.

“Dalam beberapa literatur yang kami ketahui, diantaranya website milik TNI AD (tniad.mil.id), diterangkan bahwa penggunaan masker kain pun cukup efektif dalam mereduksi penyebaran virus.Tercatat disana, beberapa negara berhasil meredam virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China,” tegas Hengki yang juga pernah menjadi staf pribadi Wakasad di tahun 2015-2018 itu.

Dengan yang dilakukannya itu, mewakili keluarga besar Paguyuban Antasena 96, Hengki berharap agar masyarakat juga semakin peduli untuk menggunakan masker non medis dalam aktifitas keseharian.

“Masker medis ataupun jenis N95 sangat dibutuhkan para tenaga medis saat merawat pasien. Kalau kita saat ini, sepertinya masih cukup menggunakan masker kain, apalagi telah diuji oleh para ahli bahwa (masker kain) cukup efektif,” terang Hengki.

Selain masker, menurut mantan Danbrigif 15/Kujang II, sebagai bagian dari paguyuban Antasena 96 beberapa rekannya juga berinisiatif membantu menyediakan face shield bagi tenaga kesehatan maupun pasukan TNI AD yang mengamankan wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kalbar.

“Face shiled yang dibuat rekan kami, Kolonel Cpl Oscar (Kapaldam XII/Tpr) sederhana, menggunakan bahan yang ada sekitar di kita. Secara di jumlah, kami rasa bisa membantu tenaga kesehatan dan Satgas Pamtas di Kalbar,” ujar Hengki tanpa mau menyampaikan jumlah rinci keseluruhan bantuan yang disalurkannya.

Selain membagikan masker ke rumah sakit, Antasena 96 juga mendistribusikan sembako kepada masyarakat yang terdampak COVID 19.

“Tidak banyak, sembako yang dibagikan ke warga-warga yang kurang beruntung, seperti mereka yang di sekitar wilayah Cianjur dan Bogor. Situasi saudara-saudara kita tidak hanya memerlukan empati tapi juga kepedulian dari kita semua,” kata Hengki yang juga pernah menjabat sebagai Danbrigif PR 17/Kujang I.

“Tidak saja pemerintah, TNI, Polri maupun tenaga kesehatan, untuk pencegahan COVID 19 bisa dilakukan oleh setiap individu, yaitu dengan disiplin menjaga pola hidup yang sehat dan bersih,” ujarnya optimis.

Kepedulian Paguyuban Antasena juga mereka berikan kepada keluarga para pelatih Taruna Akmil, berupa paket data untuk anak-anak mereka yang belajar di rumah serta hand sanitizer.

“Selain paket data untuk anak-anak pelatih di Akmil, kita juga ingin agar almamater di Lembah Tidar bisa terhindar dari virus COVID-19, maka kita bagikan hand sanitizer bagi para pelatih yang bersentuhan langsung dengan adik-adik taruna Akmil,” pungkasnya.(disp/red)

Categories
Daerah TNI

Jelang HUT Kodam Cenderawasih ke-57, Pangdam Bagikan Sembako di Sentani

Koran Jurnal, Sentani – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kodam XVII/Cenderawasih ke-57, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab membuka kegiatan bakti sosial ditandai dengan pemberian paket sembako dan aksi peduli penanganan Covid-19 di Gereja GIDI Polomo, Sentani, pada Jum’at (15/05/2020).

Pada kesempatan ini, Pangdam juga menyerahkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok yang diterima langsung oleh Pendeta Lipiyus Biniluk.

“Bhakti sosial yang kita lakukan ini merupakan wujud kepedulian kami dari TNI khususnya Kodam XVII/Cenderawasih untuk membantu masyarakat serta sebagai ajang silaturahmi untuk memperkokoh rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara TNI dan rakyat,” kata Mayjen TNI Herman Asaribab.

Bhakti Sosial ini juga diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu ditengah dampak pandemi virus Covid-19 yang saat ini sedang kita rasakan.

“Selain untuk menyambut HUT Kodam XVII/Cenderawasih, bhakti sosial pemberian sembako ini juga untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dalam mengatasi dampak pandemi virus Covid-19,” tambah Pangdam.

“Saya berharap semoga bantuan tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Mayjen Herman Asaribab.

Sementara itu, Pendeta Lipiyus Biniluk selaku tokoh gereja GIDI yang menerima bantuan langsung dari Pangdam mengucapkan terima kasihnya karena sudah membantu masyarakat jemaat GIDI Palomo Sentani.

“Dengan adanya bhakti sosial ini, kami sangat terbantu untuk mengatasi dampak dari pandemi virus Covid-19 yang saat ini sedang kita rasakan,” ungkapnya.

“Serta untuk HUT Kodam Cenderawasih saya selaku pendeta berdoa agar bapak-bapak TNI yang bertugas di Kodam Cenderawasih senantiasa diberkati Tuhan dan lebih dicintai masyarakat Papua,” pungkasnya.(pen/red)

Categories
Daerah Ekonomi

Kalteng Dukung Intensifikasi dan Ekstensifikasi Lahan Rawa untuk Pangan Nasional

*Rilis Kementan, 15 Mei 2020*
Nomor : 487/R- KEMENTAN/05/2020

Koran Jurnal, Kalteng – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan kunjungan kerja dengan meninjau lokasi Optimasi Lahan Rawa Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Dalam kegiatan yang berlangsung di Blok A Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau tersebut, Mentan SYL juga melaksanakan tanam padi serentak pada hamparan sawah seluas 104 ha dengan varietas Inpari 42, inpari 32 dan Hibrida Supadi.

Ketersediaan pangan untuk rakyat adalah suatu hal yang mutlak harus disiapkan oleh pemerintah. Dalam menjalankan perannya agar dapat berkontribusi dalam pembangunan nasional dengan baik.

“Kementerian Pertanian (Kementan) didukung oleh pemerintah daerah bertanggung jawab dalam penyediaan bahan pangan untuk masyarakat Indonesia,” ujar Mentan SYL, Jum’at (15/05/2020).

Lahan sawah eksisting seluas 7,4 juta ha telah dimanfaatkan dengan maksimal. Ditengah menurunnya luas lahan pertanian akibat alih fungsi lahan dan disisi lain pertumbuhan penduduk sangat pesat, maka perlu dilakukan Intensifikasi dan Ekstensifikasi Lahan sebagai upaya menjamin peningkatan penyediaan stok pangan nasional.

Mentan SYL mengatakan, optimasi lahan rawa merupakan jawaban untuk ketersediaan ketahanan pangan Indonesia di masa depan, ditengah pertumbuhan penduduk yang semakin cepat sementara lahan pertanian makin terpinggirkan keberadaaanya.

“Indonesia memiliki potensi lahan rawa seluas 33.4 juta ha, salah satu kegiatan pengelolaan lahan rawa dalam upaya peningkatan produkstivitas serta peningkatan Indeks Pertanaman adalah melalui kegiatan Optimasi Lahan Rawa,” ungkap Mentan SYL.

Kementan mengalokasikan kegiatan Optimasi Lahan salah satunya di Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah seluas 9.500 Ha pada tahun 2019 dan 1.200 Ha pada tahun 2020. Luas Baku Sawah di Kabupaten Pulang Pisau sebesar 27.133 Ha dan sudah diolah sebesar 12.255 Ha pada tahun 2020 ini untuk beragam kegiatan dari Kementan.

“Maka ada potensi sekitar 7.376 Ha lagi untuk dioptimalkan untuk pengembangan produksi pertanian,” tambahnya.

Optimasi Lahan rawa sebagai bentuk intensifikasi lahan akan dilaksanakan kegiatan rehabilitasi infrastruktur irigasi pada saluran tersier, pengolahan lahan siap tanam, serta diberikan bantuan saprodi seperti Benih, Herbisida, Dolomit Pupuk Hayati dan Pupuk NPK untuk percepatan tanam dan bantuan Alsintan.

“Selain itu untuk ekstensifikasi lahan akan ada program cetak sawah baru yang untuk meningkatkan produksi pangan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan indeks pertanaman dan/atau produktivitas pertanian di lahan rawa, dari yang semula melaksanakan pertanaman satu kali dalam setahun menjadi dua kali dalam setahun. Selain itu melalui kegiatan optimasi lahan rawa diharapkan dapat memberikan tambahan pendapatan untuk petani setempat, melalui insentif tenaga kerja pada kegiatan perbaikan infrastuktur lahan dan air.

“Produktivitas pada lahan rawa di Kab Pulang Pisau ini dapat mencapai 5 ton/ha, maka jika kita serius mengoptimalkan potensi lahan maka kita tidak hanya memberikan nilai tambah bagi pertani dan namun turut menjaga ketersediaan pangan nasional,” kata Mentan SYL.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy menjelaskan, perbaikan sarana dan prasarana merupakan salah satu fokus program optimalisasi lahan rawa. Termasuk, perbaikan infrastruktur saluran air ke sawah serta ekstensifikasi lahan melalui cetak sawah baru.

Tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat banyak kendala dalam peningkatan indeks pertanaman dan produktivitas lahan rawa seperti kesuburan lahan yang rendah dan kemasaman tanah yang tinggi, serta rezim air yang fluktuatif.

“Optimasi lahan rawa pertanian dilaksanakan dalam rangka perbaikan infrastruktur lahan dan air dengan prioritas pada kegiatan perbaikan tata air mikro, rehabilitasi atau pembangunan pintu-pintu air, serta peningkatan kualitas/kesuburan lahan rawa tersebut,” kata Sarwo Edhy.

Sarwo Edhy menambahkan, dalam pencapaian keberhasilan program perlu dilakukan sinergitas antar semua pihak sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik sehingga tujuan utama dalam menyediakan stok pangan nasional dapat terwujud.

“Melalui kegiatan Intensifikasi dan ekstensifikasi lahan rawa melalui optimasi lahan dan cetak sawah baru harapannya sawah –sawah rawa bisa ditanami sepanjang tahun sebanyak dua kali bahkan lebih dan luas baku lahan sawah dapat terus bertambah untuk menjaga produksi pangan,” pungkasnya.(hum/red)

Categories
Daerah TNI

124 Pekerja Migran Ilegal Diamankan Angkatan Laut di Kabupaten Labuhan Batu Utara Sumut

Koran Jurnal, Sumut – Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan Lantamal I, Koarmada I mengamankan 124 orang Pekerja Migran tanpa dokumen (Ilegal) yang memasuki Indonesia melalui jalur laut di Pantai Bersaudara Ds. Simandulang Kec. Kualu Ledong Kab. Labuhan Batu Utara (Labura) Sumatera Utara, Rabu (13/05/2020) malam.

Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Dafris Datuk Syahrudin mengatakan, tim (Fleet One Quick Response) F1QR Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan Lantamal I dengan menggunakan Patkamla TBA I-I-61 dan Patkamla Pulau Jemur melaksanakan patroli. Saat itu, lanjutnya, kondisi cuaca kurang bersahabat, angin kencang disertai gelombang 1.5 – 3 meter.

“Malam, sekitar jam sembilan, Tim F1QR mendapatkan informasi dari nelayan bahwa mereka melihat ada sekelompok orang di Pantai Bersaudara, Desa Simandulang yang berusaha menuju daratan. Lantas Tim memutuskan untuk melakukan pengejaran. Disana didapati sekelompok orang yang diduga baru mendarat setelah melakukan perjalanan dari Malaysia melalui jalur tidak resmi/ilegal. Sedangkan Kapal yang mengangkutnya tidak terlihat, diduga sudah melarikan diri sebelumnya,” lugas Dafris Datuk Syahrudin.

“Setelah melakukan pemeriksaan awal di tempat, diputuskan membawa kesemua TKI Ilegal itu ke Tanjung Balai Asahan melalui jalur laut dengan dibantu oleh Nelayan. Mereka tiba disana Kamis dinihari tadi dan langsung dilakukan protokol penanganan Covid-19 oleh Tim Kesehatan Lanal TBA yakni dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan serta pemeriksaan barang bawaan,” jelasnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I) Laksma TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M. mengatakan, dalam mengamankan TKI Ilegal yang akhir-akhir ini marak terjadi di Tanjung Balai, akan tetap diberlakukan prosedur penanganan dengan menerapkan protap yang telah ditetapkan pemerintah. Hal ini dilakukan, tambahnya, sebagai upaya pencegahan serta upaya untuk memutus rantai penularan Covid-19.

“Lanal Tanjung Balai Asahan pada masa Pandemi Covid-19 atau tepatnya mulai pada akhir Februari lalu, sedikitnya telah mengamankan lebih dari 700-an TKI Ilegal, tepatnya 713 Orang dari 15 kasus pengamanan TKI Ilegal, termasuk kemarin yang diamankan oleh KRI Siwar-646 dan ditangani lanjutan oleh Lanal TBA. Kehadiran Patroli yang dilakukan oleh TNI AL Khususnya Jajaran Koarmada I, Lantamal dan Lanal diharapkan bisa mengamankan para TKI Ilegal untuk tidak masuk langsung tanpa melewati prosedur tetap apalagi selama masa Pandemi Covid-19 ini,” paparnya.

Dari pendataan yang dilakukan Lanal TBA, diketahui 124 Orang TKI Ilegal yang diamankan di Lanal Tanjung Balai Asahan berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, Aceh, Riau, Jambi dan Nusa Tenggara Barat. Selanjutnya mereka diserahkan ke Satgas Covid Kota Tanjung Balai untuk dilakukan proses lanjutan dan Karantina pada Kamis Siang (14/05).(disp/red)

Categories
Daerah Ragam

Gibran Bersama Relawan Salurkan Bantuan Ribuan Masker dari Puan Maharani

Koran Jurnal, Solo – Calon Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka (33) yang juga selaku kader PDIP bersama para relawan menyalurkan bantuan 6000 masker non medis dan 2000 masker medis dari Puan Maharani ke masyarakat Solo, Senin (11/05/2020).

Gibran pun menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Ketua DPR RI itu, “Alhamdulillah saya mendapat amanah dari Mbak Puan Maharani. Amanah ini berupa 6 ribu masker non medis dan 2 ribu masker medis untuk saudara-saudara di Kota Solo yang membutuhkan,” ungkap pemilik brand jas hujan Tugas Negara Bos itu.

Gibran menyebut bantuan tersebut sangat berguna di masa pandemi seperti ini, “Terima kasih kepada Mbak Puan Maharani atas sumbangan maskernya, Insya Allah bantuan Mbak Puan ini sangat bermanfaat untuk menanggulangi wabah Covid-19 di Kota Solo,” tuturnya.

Diketahui penyaluran masker pada hari ini tersebar di kampung Jagalan, Purwodinigratan, Relokasi Mertoudan Mojosongo dan Kampung Gumunggung, Surakarta.

Warga pun mengucapkan terima kasih lantaran mendapat masker gratis, terlebih relawan menyasar pada kelompok masyarakat yang kedapatan belum mengenakan masker dalam beraktivitas.

Selain untuk warga umum, Gibran bersama relawan juga menyalurkan masing-masing
200 masker non medis ke anak ranting/sesepuh PDIP wilayah.

Per hari ini sudah 800 masker yang dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran masker akan dilanjutkan pada hari berikutnya ke sebaran wilayah yang lain.(rls/red)

Categories
Daerah Kriminalitas

Curi Uang Bak “Spider Man”, Warga Cilacap Ini Dibekuk Polisi

Koran Jurnal, Kebumen – Tokoh “Spider Man” dalam sebuah perfilman biasa menceritakan tentang seorang pahlawan yang mengenakan kostum laba-laba pandai memanjat tembok dan menolong banyak manusia.

Namun hal itu berbeda di Kebumen. Ilmu memanjat tembok yang identik dengan tokoh Spider Man justru melakukan aksi kejahatan pencurian.

Tersangka RA (20) warga Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap harus berurusan dengan Polres Kebumen karena diduga melakukan pencurian di rumah warga Desa Bejiruyung Kecamatan Sempor Kebumen.

Saat melakukan aksinya, tersangka bak “Spider Man” memanjat dinding tembok pagar dan rumah yang berdekatan selanjutnya menuruninya pelan-pelan tanpa suara.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, aksi pencurian dilakukan pada hari Selasa 21/4/2020 sekira pukul 02.00 Wib beberapa waktu lalu.

“Setelah berhasil masuk rumah, tersangka masuk ke dalam kamar mengambil uang tunai 1 juta rupiah di dalam tas. Saat itu korban tengah tertidur dengan anaknya di dalam kamar. Selanjutnya tersangka keluar dari pintu jendela,” kata AKBP Rudy saat konferensi pers, Sabtu (25/04/2020).

Pelaku RA beberapa hari sebelum kejadian sering bermain dan menginap di rumah tetangga korban di Desa Bejiruyung.

“Tersangka juga telah memetakan kondisi wilayah tersebut serta memantau rumah korban yang dihuni oleh dua orang karena suami korban menjadi TKI di luar negeri,” ujar Rudy.

Pelaku berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Sempor pada hari Kamis 23/4/2020 dari hasil penyelidikan di lapangan.

Tersangka telah mengakui perbuatannya mencuri uang tunai milik korban.

“Tersangka ini pengangguran. Memiliki kebiasaan minum-minuman keras. Pengakuannya, tersangka ini sering mencuri di warung-warung milik warga,” terangnya..

Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 3e dan ke 5e KUH Pidana dengan ancaman 7 tahun penjara.(rls/red)

Categories
Daerah Ekonomi

Kadis Pertanian Sergai: Masa Pandemi Covid-19, Persedian Pangan Masih Aman

Koran Jurnal, Jakarta – Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berdasarkan Surat Gubernur Sumatera Utara No. 520/2699/2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang Penyampaian Luas Baku Lahan Sawah Tahun 2019 bahwa luas sawah Kabupaten Serdang Bedagai 28.016,95 ha. Lahan pertanian ini berada di 17 Kecamatan dan 243 Desa/Kelurahan dengan jumlah penduduk mencapai 610.900 jiwa.

“Potensi pertanian cukup luas dan saat ini masih panen, persediaan pangan di Kabupaten Sergai dalam menghadapi wabah covid 19, masih aman bahkan surplus,” demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Sergai, Radianto, Rabu (08/04/2020).

Ia menambahkan sentra tanaman padi antara lain berada di Kecamatan Pegajahan, Perbaungan, Pantai Cermin, Teluk Mengkudu, Sei Rampah, Sei Bamban, Tebing Tinggi, Tanjung Beringin, Bandar Khalipah, Tebing Syahbandar, Serbajadi, Silinda, Dolok Masihul dan Sipispis.

Pada tahun 2019 Kabupaten Sergai dengan luas panen 69.018 ha menghasilkan beras 250.198 ton dengan kebutuhan 77.169 ton sehingga surplus 173.029 ton. Sedangkan luas panen dari bulan Januari hingga April 2020 seluas 25.266 ha menghasilkan beras 91.592 ton.

“Kebutuhan beras di Kabupaten Serdang Bedagai selama periode Januari sampai April ini adalah 25.731 ton, sehingga masih surplus 65.861 ton. Dengan kebutuhan beras rata-rata per bulan sebesar 6.433 ton, maka sampai periode panen Agustus-September ketersediaan pangan di Kabupaten Serdang Bedagai masih aman,” bebernya.

Lanjut Radianto, Kabupaten Sergai dengan pola tanam yang dimulai di bulan April sampai September 2020 dengan estimasi tanam seluas 28.016,95 ha, maka akan didapatkan luas panen untuk periode September-Desember seluas 26.988 ha dengan estimasi provitas 5,8 ton/ha, maka didapatkan produksi 156.530 ton. Dengan demikian akan didapatkan beras 98.206,92 ton.

“Maka Estimasi kebutuhan beras di Kabupaten Serdang Bedagai untuk periode Mei s/d Desember adalah 51.462 ton, maka berdasarkan estimasi tersebut masih akan ada surplus beras 46.744,92 ton,” terangnya.

Di tempat terpisah, Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengatakan Kementerian Pertanian(Kementan) bersama pemerintah derah (Pemda) dan pelaku usaha bekerjasama dalam penanggulangan penyebaran wabah covid 19 dengan menyediakan pangan selama pandemik berlangsung. Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, hasil panen petani harus menguntung dan distribusi pangan pun dipastikan lancar.

“Masyarakat tidak perlu panik terkait ketersediaan pangan, Kementan dan pemda menjamin dan akan terus bekerjasama memenuhi ketersediaan tersebut,” katanya.

Secara nasional, Kementan memperkirakan panen raya akan berlangsung April dengan luas panen sekitar 1,73 juta ha dengan produksi 5,27 juta ton beras. Kemudian, panen padi akan berlanjut pada Mei dengan luas panen sekitar 1,38 juta ha dengan produksi 3,81 juta ton beras.

“Karena itu sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pangan harus aman dan harga stabil. Kami mengantisipasi jangan sampai harga gabah di tingkat petani jatuh di bawah harga pembelian pemerintah (HPP, red),” tegasnya.

“Pemerintah dalam hal ini Kementan melakukan intervensi dan upaya untuk stabilisasi harga saat panen padi ini. Kami punya program Kostraling (Komando Startegi Penggilingan Padi, red) melalui pendekatakan KUR (Kredit Usaha Rakyat, red),” tutupanya.(hum/red)

Categories
Daerah Keamanan

Tindak Lanjuti Maklumat Kapolri, Kapolres AKBP Gatot Yulianto Akan Stop Izin Keramaian di Brebes 

Koran Jurnal, Brebes – Menindaklanjuti maklumat Kapolri dalam rangka kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah guna mencegah penyebaran virus corona (covid-19), Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto menyetop sementara izin keramaian di wilayah hukumnya.

“Menindaklanjuti maklumat Kapolri, untuk sementara izin kegiatan yang menimbulkan keramaian kami setop dulu,” ucapnya saat ditemui usai sidak sembako, Senin (23/03/2020).

Dijelaskannya, dalam maklumat tersebut masyarakat diminta mengurangi kegiatan yang menimbulkan keramaian. Baik itu kegiatan hiburan, keagaman, sosial dan lainnya untuk dikurangi.

“Pokoknya kegiatan yang menimbulkan kerumuman massa dihimbau untuk dipending dulu,” jelasnya.

“Intinya apapun kegiatan yang mengundang massa kita pending dulu,” lanjutnya.

Bahkan, lanjutnya, untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakasanakan kegiatan yang menimbulkan keramaian pihaknya akan memasang sejumlah spanduk maklumat Kapolri. Dengan tujuan, masyarakat agar tetap selalu waspada dan tidak bepergian ketempat yang ramai.

“Tidak bosan-bosannya kita mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bepergian ketempat yang ada kerumunan masyarakat. Dan kita akan berkordinasi dengan pemerintah setempat terkait pemasangan spanduk agar masyarakat memahami isi maklumat Kapolri,” pungkasnya.(red)