Categories
Kesehatan Megapolitan

Masa PPKM Darurat, Samsat Jakarta Pusat Pastikan Prokes Tetap Berjalan Sesuai Aturan

Koran Jurnal, Jakarta – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang telah diterapkan untuk Pulau Jawa dan Bali sejak 3-20 Juli 2021 mendatang, menjadikan sejumlah kantor instansi pemerintahan yang memliki fungsi pelayanan publik turut menyesuaikan dengan kebijakan itu.

Seperti yang terjadi di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jakarta Pusat.

Kepala Unit (Kanit) STNK Samsat Jakarta Pusat AKP Nur Aqsha Ferdianto menegaskan bahwa petugas piket rutin memantau wajib pajak yang datang agar selalu mengindahkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Saya dalam mengawali dinas, memberi penekanan ke petugas piket dan tim khusus atau timsus untuk rutin berkeliling area kantor mengecek setiap pelayanan agar selalu disertai Prokes yang disiplin,” ujar Aqsha dalam keterangannya, Senin (05/07/2021).

Dalam pantauan pihaknya kata dia tampak wajib pajak mematuhi Prokes dengan baik, seperti menjaga jarak ketika antre.

“Wajib pajak saat mengantre telah sesuai tempat yang telah ditentukan, seperti berdiri di garis batas ketika berdiri antre dan ketika duduk juga tidak ada yang bersebelahan langsung,” pungkasnya.

Menurut dia, Satgas Covid-19 setempat dari Kelurahan Pademangan juga telah mengecek langsung Prokes yang ada di Samsat Jakarta Pusat.

“Satpol PP juga cek Prokes tempat kita khususnya area kantin. Tidak ada yang makan di tempat, harus dibungkus dan wajib pajak juga patuh tidak ada yang nongkrong di kantin,” tandasnya.

Categories
Kesehatan Opini TNI

Panglima TNI: Nakes adalah Ksatria Negara untuk Lindungi Masyarakat dari Ancaman Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI memberikan apresiasi kepada para petugas 4 Pilar (TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan) dan Tenaga Kesehatan termasuk Bapak Walikota Bekasi atas upaya yang telah dilakukan selama ini terkait penanganan Covid-19.

Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dihadapan awak media saat meninjau Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Kelurahan Jati Cempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu (04/07/2021).

Panglima TNI juga mengatakan bahwa Bapak dan Ibu para Nakes adalah kesatria negara untuk melindungi masyarakat dari ancaman Covid-19. “Saya apresiasi untuk tenaga kesehatan dan 4 Pilar yang benar-benar tidak mengenal lelah untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga masyarakat bebas dari Covid-19,” ucapnya.

“Terima kasih banyak khususnya 4 Pilar dan Tenaga Kesehatan, Bapak dan Ibu harus jaga kesehatan karena Bapak dan Ibu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Termasuk Walikota, Babinsa, Bhabinkamtibmas kemudian Kapolres tetap jaga kesehatan untuk menjaga mereka, sudah bagus dalam pelaksanaan PPKM,” kata Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI, pelaksanaan PPKM Mikro di Kota Bekasi sudah dapat terlaksana dengan baik.

“Namun demikian, kita terus memantau bagaimana pelaksanaan tracing kontak erat, diawali dengan testing dan treatment di wilayah, khususnya PPKM Mikro dengan berbasis RT dan RW,” ujarnya.

“Di beberapa tempat memang sudah bisa melaksanakan isolasi mandiri dan terdukung kebutuhannya diantaranya adalah obat-obatan,” tambahnya.

Selanjutnya Panglima TNI menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi akhirnya mendapatkan satu strategi yang bagus ketika para penerima vaksinasi harus datang di tempat tertentu yang sudah ditentukan oleh Walikota.

“Mereka tinggal vaksin saja sehingga dalam satu setengah jam itu bisa mendapatkan kurang lebih 25.000 vaksin, karena skrining dilaksanakan di desa-desa kemudian swab termasuk pengisian blanko,” katanya.

“Ini hal yang sangat baik untuk mempercepat akselerasi vaksinasi yang memang kita harapkan, sebelum bulan Agustus kita sudah mendapatkan herd immunity,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI juga berdialog dengan petugas PPKM Mikro yang sedang bertugas dan mengatakan bahwa tingkat kesembuhan sudah mulai bagus. “Ini karena pelaksanaan PPKM disini sangat baik, kemudian akselerasi vaksinasi juga terus kita kejar. Kalau dua itu kita laksanakan dengan baik, target untuk herd immunity tercapai dan Insya Allah segera turun Covid-19 tiap hari,” kata Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI, angka kesembuhan di Wisma Atlet sudah mencapai 800 orang setiap harinya, kemudian pasien yang masuk juga berkurang.

“Ini artinya kerja keras kita setiap hari sudah mulai membuahkan hasil, mudah-mudahan minggu depan terus akan semakin sehingga Bed Occupancy Rate (BOR) juga akan semakin turun,” harapnya.(Pusp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Tinjau Vaksinasi di GBK, Ketua Satgas Covid-19 Puji Semangat Para Tenaga Kesehatan

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Letjen TNI Ganip Warsito memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang telah membantu pelaksanaan vaksinasi di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (03/07/2021).

Menurutnya, kiprah yang dilakukan oleh para tenaga kesehatan tersebut merupakan wujud perjuangan untuk kemanusiaan dan bagian dari implementasi bela negara.

“Yang anda lakukan ini bagus sekali. Tetap semangat layani masyarakat, ya. Terima kasih,” ujar Ganip kepada para tenaga kesehatan.

Dalam peninjauan yang dilakukan bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebut, Ganip Warsito yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu juga berpesan kepada para peserta penerima vaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan meski telah divaksin.

Sebab vaksinasi tersebut bukan berarti membuat seseorang terbebas dari infeksi virus SARS-CoV-2, melainkan akan memiliki imunitas yang lebih kuat dan minim gejala apabila terinfeksi virus.

“Tetap jaga protokol kesehatan. Karena itu kuncinya. Tidak cukup hanya vaksin saja,” kata Ganip.

Adapun pelaksanaan vaksinasi tersebut menargetkan penyuntikan kepada 22 ribu peserta pada hari ini. Selanjutnya, vaksinasi juga akan dilaksanakan kembali pada esok hari, Minggu (4/7) di tempat dan waktu yang sama.

Dalam hal ini, pelaksanaan vaksinasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian program “Satu Juta Vaksin Per Hari” yang digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka mengendalikan Covid-19.(pus/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

PPKM Darurat di Jakarta Mulai 3 Juli 2021, Kapolda Metro: Penyekatan dan Pembatasan Mulai Pukul 00.00 WIB

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah pusat resmi memutuskan pemberlakuan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat Jawa-Bali tanggal 3 hingga 20 Juli 2021. Untuk menyesuaikan putusan tersebut, Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya/Jayakarta dan Pemprov DKI Jakarta mempersiapkan langkah dan strategi dalam penanganan Covid-19 dengan melakukan penyekatan dan pembatasan sosial lebih ketat di wilayah DKI Jakarta yang mulai diterapkan pada Sabtu 3 Juli 2021 dini hari pukul 00.00 WIB.

“Nanti malam akan ada penyekatan, pembatasan, penegakan hukum, pengawalan rumah sakit, peningkatan pelayanan rumah sakit akan kami kerjakan bersama-sama,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran kepada wartawan seusai apel gelar pasukan dalam rangka operasi Kontijensi “Aman Nusa II Penanganan Covid-19 bersama jajaran TNI-Polri dan Pemprov DKI Jakarta, di lapangan Presisi Ditlantas PMJ, Jakarta, Jum’at (2/7).

Dijelaskan bahwa apel gelar pasukan itu dilakukan usai Forkopimda DKI Jakarta menggelar rapat koordinasi terkait pemberlakuan PPKM Darurat. Hadir dalam apel gelar pasukan itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji dan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Asri Agung Putra dan sejumlah pihak terkait.

“Mudah-mudahan ini bisa memberikan dampak. Suasana sekarang memang sedang genting dan darurat,” ujar Fadil didampingi

Ditambahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  mengatakan saat ini kondisi Ibu Kota sedang dalam keadaan darurat Corona. Dia meminta warga Jakarta tak keluar dari rumah.

“Pesan pada seluruh masyarakat Jakarta, bahwa Jakarta sedang dalam keadaan genting, situasi darurat. Semua diminta untuk berada di rumah, tidak bepergian, kecuali ada kebutuhan mendesak dan kebutuhan yang mendasar,” ujar Anies.

Anies menuturkan, jika tidak ada hal mendesak, warga diminta tetap diminta di rumah. Dia juga mengatakan mulai nanti malam akan ada pembatasan di sejumlah jalan Jakarta.

“Akan ada pembatasan ruang mobilitas, dan itu artinya jalan-jalan mulai nanti malam akan ada penutupan kampung-kampung, wilayah yang di sana terjadi kasus cukup tinggi biasa disebut zona merah oranye di situ ada pembatasan mobilitas,” kata Anies.(red)

Categories
Kesehatan Nasional

Pemerintah Berlakukan PPKM Darurat Covid-19 di Jawa-Bali Hingga 20 Juli 2021

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah memutuskan untuk memberlakukan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus untuk wilayah di Pulau Jawa dan Bali.

“Saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat, sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali,” ujar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataannya yang disampaikan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (01/07/2021).

Jokowi menegaskan, kebijakan tersebut diambil setelah melalui kajian dan mendapatkan banyak masukan dari para menteri, para ahli kesehatan, dan juga para kepala daerah. Kebijakan ini sangat penting untuk keselamatan bangsa Indonesia di tengah situasi lonjakan pandemi yang terjadi saat ini.

“Seperti kita ketahui, pandemi Covid-19 dalam beberapa hari terakhir ini berkembang sangat cepat, karena varian baru yang juga menjadi persoalan serius di banyak negara. Situasi ini mengharuskan kita mengambil langkah-langkah yang lebih tegas agar kita bersama-sama dapat membendung penyebaran Covid-19 ini,” ujarnya.

Presiden juga memaparkan, pada PPKM Darurat ini akan dilakukan pembatasan aktivitas masyarakat yang lebih ketat daripada yang selama ini sudah berlaku.

“Secara terperinci bagaimana pengaturan PPKM Darurat ini, saya sudah meminta Menteri Koordinator Marinves [Kemaritiman dan Investasi] untuk menerangkan sejelas-jelasnya secara detail mengenai pembatasan ini,” imbuhnya.

Pemerintah, lanjut Presiden, akan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk bahu membahu dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

“Seluruh aparat negara, TNI-Polri maupun aparatur sipil negara, dokter dan tenaga kesehatan, harus bahu membahu bekerja sebaik-baiknya untuk menangani wabah ini. Jajaran Kementerian Kesehatan juga terus meningkatkan kapasitas rumah sakit, fasilitas isolasi terpusat, maupun ketersediaan obat-obatan, alat kesehatan, hingga tangki oksigen,” lugasnya.

Kepada masyarakat, Kepala Negara pun meminta untuk tetap tenang dan waspada serta mematuhi pengaturan yang diberlakukan secara disiplin, demi keselamatan semuanya.

“Saya minta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang dan waspada, mematuhi ketentuan-ketentuan yang ada, disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, dan mendukung kerja-kerja aparat pemerintah dan relawan dalam menangani pandemi Covid-19 ini. Dengan kerja sama yang baik dari kita semua dan atas rida Allah Swt., Tuhan Yang Maha Esa, saya yakin kita bisa menekan penyebaran COVID-19 dan memulihkan kehidupan masyarakat secara cepat,” tandasnya.(sek/red)

Categories
Kesehatan TNI

TNI AL Gelar Serbuan Massal Vaksinasi Covid-19 di Dermaga Marina Ancol dan Siap  Sukseskan Program Satu Juta Vaksin

Koran Jurnal, Jakarta – Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam penanggulangan Covid-19, TNI Angkatan Laut kembali menggelar serbuan vaksinasi bagi warga di wilayah Pademangan dan Ancol, yang dilaksanakan di Dermaga Marina, Ancol Jakarta Utara, pada pagi hari ini, Senin (30/06/2021).

Gelar serbuan vaksin TNI AL di Marina Ancol ini, dilaksanakan oleh TNI AL dengan pelaksana lapangan dari Pushidrosal dan Seskoal.

Pada serbuan vaksinasi kali ini, TNI AL mengerahkan 2 tim tenaga kesehatan dari Pushidrosal dan 1 tim tenaga kesehatan dari Seskoal, dan menggunakan vaksin Astra Zeneca dan Sinovac. Hadir pada kegiatan tersebut Danpushidrosal Laksdya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P., Wadan Seskoal Laksma TNI Imam Musani,S.E.,M.Si.,M.Tr.Opsla., Lurah Ancol Sukimin, Syahbandar Wilter Marina Ancol Bagas, dan Kawilker Sunda Kelapa Marina Ancol Syaiful.

Serbuan vaksinasi covid-19 yang digelar di Dermaga Marina ini dilaksanakan dalam rangka turut mensukseskan program satu juta vaksinasi yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo untuk menekan angka penyebaran covid-19 di Indonesia, dengan sasaran dan target vaksinasi, masyarakat maritim di sekitar Pademangan Ancol, para pegawai di Ancol, pengawak kapal-kapal pesiar dan penyelenggara wisata ke Kepulauan Seribu.

Adapun target peserta yang mengikuti vaksinasi hari ini adalah 300 orang dan pada akhir pelaksanaannya tercatat 231 orang telah divaksin.

Pada kata sambutannya Danpushidrosal menyampaikan meskipun masyarakat sudah melaksanakan vaksin, agar tetap membudayakan mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilitas dan interaksi sosial, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan bangkitnya kembali ekonomi nasional.(disp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan TNI

Kostrad Gelar Serbuan Vaksin Covid-19 di 3 Lokasi, Pangkostrad: Bahu-membahu Lakukan Vaksinasi

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Kostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. meninjau langsung pelaksanaan serbuan vaksinasi covid-19 yang digelar Prajurit Kostrad di Brigade Infanteri Para Raider-17 Kostrad guna untuk mendukung pemerintah dalam melaksanakan serbuan vaksinasi dengan target satu juta sehari, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (30/06/2021).

Dalam kunjungannya, Pangkostrad didampingi Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Aster Kaskostrad, Danbrigif PR-17 Kostrad dan sejumlah pejabat Kostrad, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Gabungan Kostrad, Ibu Rahma Dudung Abdurachman beserta pengurus Persit KCK PG Kostrad.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M.  kemudian mengerahkan seluruh jajarannya. Hal ini terkhusus dalam kegiatan Serbuan Vaksinasi Covid 19 yang digelar Prajurit Kostrad selama tiga hari mulai tanggal 28 s.d. 30 Juni 2021 di tiga titik, antara lain Ajen Kostrad (Tanah Kusir), Brigif Para Raider-17 Kostrad (Cijantung) dan Markas Divif-1 Kostrad (Cilodong, Depok), dengan sasaran keluarga besar TNI dan masyarakat setempat.

“Bahu-membahu melakukan vaksinasi baik untuk anggota, keluarga, dan masyarakat sipil,” ujar Pangkostrad.

Untuk diketahui digelarnya serbuan vaksinasi tersebut melibatkan tim vaksinator yang berasal dari Kesehatan Kostrad.

Peserta vaksinasi terbuka bagi seluruh komponen masyarakat. Masyarakat hanya dihimbau untuk datang secara tertib dengan membawa KTP serta menjaga protokol kesehatan.

Diharapkan dengan program vaksinasi ini dapat mempercepat upaya pemerintah untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitasnya.(pen/ton)

Categories
Daerah Kesehatan TNI

Serbuan Vaksinasi Massal Koopsau III di RSAU Lanud Manuhua

Koran Jurnal, Papua – Komandan Pangkalan Udara (Lanud) Manuhua Marsma TNI Donald Kasenda, S. T., S. I. P., M.M., di dampingi Kadisops Kolonel Pnb I Ketut Adiyasa Ambara, Kakes Koopsau III Kolonel Kes dr. Budi Sp.A , Forkopimda ( Kapolres Biak, Dandim 1708, Danlanal Biak ) dan Bpk Ruslan SKM, M. Epid Kabidang P2P mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor melihat langsung kegiatan vaksinasi Covid-19 bertempat di RSAU Lanud Manuhua, Sabtu (26/6) berjalan aman dan lancar.

Kegiatan dalam rangka pelaksanaan serbuan vaksinasi Koopsau III yang di gelar tadi pagi menggunakan vaksin Sinovac dan Astrazeneca ditujukan kepada masyarakat umum Kabupaten Biak. Serbuan vaksinasi ini dipimpin langsung Kakes Lanud Manuhua Mayor kes dr. Arya Justisia Sani A didampingi Kpt Kes Purwowiyoto dan Letda Kes dr.Fransiskus R beserta staf RSAU Lanud Manuhua di wilayah Kabupaten Biak Numfor.

Menurut Kakes Lanud Manuhua Mayor Kes dr. Arya Justisia Sani, dijelaskan bahwa vaksinasi kali ini dilakukan terhadap masyarakat Biak yang sudah berumur usia 18 tahun keatas dan tercatat sebanyak 318 orang dan untuk usia lansia 60 Tahun keatas tercatat sebanyak 12 orang.

Sementara itu Kakes Koopsau III Kolonel Kes dr. Budi Sp.A menambahkan bahwa serbuan vaksinasi ini adalah wujud kepedulian TNI AU terhadap masyarakat di wilayah Biak dalam rangka mengatasi dampak pandemi Covid-19, selain itu Koopsau III juga terus gencar mensosialisasikan pendisiplinan protokol kesehatan kepada masyarakat melalui gerakan 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan).(disp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan TNI

Tiga Kotamaops TNI Angkatan Udara Targetkan Belasan Ribu Warga Divaksin Hari ini

Koran Jurnal, Jakarta – Melalui program Vaksin Nasional TNI/Polri, TNI Angkatan Udara beserta seluruh jajarannya terus menyelenggarakan vaksinasi massal bagi masyarakat. Hari ini, Rabu (30/6/2021), tiga Komando Utama Operasional (Kotamaops) TNI AU menargetkan 13.630 warga masyarakat mendapatkan vaksin COVID-19,

Ketiga Kotamaops TNI AU tersebut adalah, Komando Operasi TNI Angkatan Udara I (Koopsau I), Jakarta, Koopsau II, Makassar, dan Koopsau III, Biak.

“Sesuai arahan pimpinan, TNI AU beserta segenap jajaran, melaksanakan vaksinasi massal setiap harinya. Kemarin, Selasa (29/6) sebanyak 9.757 warga telah divaksin dan hari ini kita targetkan 13.630 warga akan mendapatkan vaksin COVID-19, yang diselenggarakan oleh tiga Kotamaops yang ada,” jelas Kadispenau, Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S. Sos.

Dari Koopsau I, vaksinasi massal hari ini akan dilaksanakan oleh Makoopsau I di Jakarta, Lanud Ats di Bogor, Rsn di Pekanbaru, Spo di Pontianak, Swo di Medan, Rsa di Ranai, Rhf di Tanjung Pinang, Ash di Belitung, Ski di Majalengka, Hnm di Batam, Wir di Tasikmalaya, Sut di Padang, Hsn di Bandung, dan Smh di Palembang.

Sementara Koopsau II, diselenggarakan oleh Lanud Adi di Yogyakarta, Lanud Iwj di Magetan dan Lanud Eli di Kupang.

Sedangkan jajaran Koopsau III oleh Lanud Mna di Biak, Lanud Spr di Jayapura dan Lanud Ptm di Ambon.

Bagi masyarakat yang belum divaksin dan berada di wilayah lanud di atas, Kadispenau mengajak, untuk memanfaatkan vaksinasi massal gratis tersebut di wilayah masing-masing.

“Silahkan datang dan membawa KTP, akan kita layani untuk mendapatkan vaksin, selama yang bersangkutan memenuhi persyaratan secara kesehatan,” ajak Marsma Indan.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi antara lain, berusia minimum 18 tahun, kondisi sehat, cukup tidur/istirahat, sudah makan nasi atau makan berat dengan porsi yang cukup.

Bagi warga masyarakat yang memiliki penyakit penyerta, agar membawa surat rekomendasi dari dokter yang menangani penyakitnya tersebut.

Persyaratan lainnya adalah membawa masker cadangan, air mineral dan mematuhi protokol kesehatan selama berada di lokasi vaksinasi.

Lebih lanjut Kadispenau juga menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi massal oleh jajaran TNI AU ini, bekerja sama dengan sejumlah instansi lainnya, baik dari tim kesehatan TNI/Polri maupun pemerintah daerah setempat dan berbagai organisasi kemasyarakatan.(disp/red)

Categories
Kesehatan TNI

Satuan Jajaran TNI Angkatan Udara Gelar Vaksinasi Massal Serentak

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka mendukung  program percepatan vaksinasi yang diinisiasi pemerintah,  satuan jajaran  TNI AU  bergerak cepat dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara massal bagi warga masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau), Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S.Sos mengatakan,  TNI AU  berkomitmen  mendukung program pemerintah dalam upaya percepatan vaksinasi kepada seluruh masyarakat guna penanganan pandemi Covid-19, Selasa (29/06/2021).

“Program percepatan vaksinasi pemerintah, kita dukung dengan pelaksanaan serbuan serentak vaksin nasional TNI/Polri menuju vaksinasi satu Juta Jiwa,” ungkap Marsma Indan.

Bukan hanya unsur TNI-Polri saja, Serbuan Vaksin Nasional TNI-Polri juga bekerja sama dengan sejumlah unsur kesehatan lainnya, baik unsur pemerintah maupun swasta.

“Pelaksanaan vaksinasi massal oleh Satuan jajaran TNI AU di daerah berkolaborasi dengan segenap unsur kesehatan lainnya, baik dari unsur TNI dan Polri setempat, maupun dengan berbagai tim kesehatan lainnya, termasuk pemerintah daerah dan swasta” ujar Kadispenau.

Guna memastikan program vaksinasi ini terselenggara sesuai dengan sasaran yang diinginkan, lanjut Marsma Indan, seluruh satuan jajaran TNI AU melaporkan pelaksanaannya setiap hari kepada komando atas secara berjenjang.

Berdasarkan laporan yang diterima, hingga hari ini, Selasa (29/6), lebih dari 30.000 warga masyarakat telah divaksin melalui program serbuan serentak vaksin nasional TNI/Polri.

Jumlah ini akan terus bertambah, karena program vaksinasi masih terus  berlangsung, hingga beberapa hari ke depan di sejumlah satuan jajaran TNI  AU.

^Vaksinasi masih terus berlangsung, hingga beberapa hari ke depan, hampir seluruh satuan jajaran telah melaksanakannya, dan akan terus diselenggarakan oleh satuan jajaran TNI AU ” pungkas Marsma Indan.

Satuan jajaran Koopsau I, Jakarta yang telah dan sedang melaksanakan vaksinasi diantaranya, Makoopsau I, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Lanud Suryadharma, Kalijati, Lanud Supadio, Pontianak, Lanud Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Lanud Soewondo, Medan, Lanud Sutan Sjahrir, Padang, Lanud Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang, Lanud Raden Sadjad, Ranai, Lanud Maimun Saleh, Sabang, Lanud H. AS. Hanandjoeddin, Tanjung Pandan, Lanud M. Bun Yamin, Lampung, Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Lanud Hadisoemantri, Singkawang dan Lanud Hang Nadim Batam.

Sementara jajaran Koopsau II, diantaranya, Makoopsau II, Makassar, Lanud Hasanuddin, Makassar, Lanud Abd Saleh, Malang, Lanud Iswahjudi, Magetan, Lanud Eltari, Kupang, Lanud Samratulangi, Manado, Lanud Anang Busra, Tarakan, dan Lanud Haluleo, Kendari.

Sèdangkan jajaran Koopsau III, diantaranya, Makoopsau III, Biak, Lanud Manuhua Biak, Lanud Silas Papare, Jayapura, Lanud Patimura,  Ambon , Lanud Leo Watimena, Morotai, Lanud Yohanes Kapiyau, Timika, dan Lanud D. Dumatubun, Tual,.

Selain satuan jajaran TNI AU di atas, vaksinasi massal juga diselenggarakan oleh RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta, Lakespra dr. Syaryanto, Jakarta dan Batalyon Kesehatan Denma Mabesau, Jakarta.(disp/red)