Categories
Kesehatan TNI

Peduli Covid-19, Koarmada I Sambangi Flat TNI AL Marunda

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka memutus penyebaran mata rantai Covid-19 di lingkungan keluarga TNI Angkatan Laut, Tim Satgas Penanggulangan Bencana Non Alam Wabah Covid-19 Koarmada I dipimpin oleh Aspotmar Koarmada I Kolonel Laut (KH) Iwan Kuswanto selaku Dansatgas didampingi Kadispotmar Koarmada I menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada warga Flat TNI AL Marunda, Jalan Sungai Tiram RT 10 RW 04 Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (15/08/2020).

Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis dari Kadispotmar Koarmada I Kolonel Laut (KH) Riduan, S.Ag., M.M., M.Tr (Hanla) kepada Ketua RT 10 Flat TNI AL Marunda Peltu Mar Hadi Wahyono.

Pada kesempatan tersebut, Kadispotmar Koarmada I menghimbau kepada penghuni Flat TNI AL Marunda agar senantiasa menjaga kebersihan dan kekompakan agar terjalin solidaritas, serta menjaga sarana dan prasarana yang ada di lingkungan flat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dari pimpinan TNI AL kepada keluarga prajurit dalam menanggulangi penyebaran wabah Covid-19,” ujarnya.

Adapun bantuan yang diserahkan kepada warga Fat TNI AL Marunda yaitu 6 unit tempat cuci tangan, 4 unit sprayer elektrik 16 liter, 20 buah sprayer manual 2 liter, 10 jerigen disinfektan cair, 8 unit thermo gun, dan 500 buah masker.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan membagikan masker kepada penghuni flat yang kedapatan tidak menggunakan masker dan melakukan penyemprotan disinfektan dibeberapa titik diantaranya fasilitas taman bermain, tempat parkir, mushola, dan gedung flat.(disp/red)

Categories
TNI

KRI Bung Tomo 357 Tangkap 2 KIA Vietnam

Koran Jurnal, Natuna – KRI Bung Tomo 357 Unsur BKO Guspurla Koarmada I berhasil mengamankan 2 unit Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam ketika sedang melakukan aktifitas penangkapan cumi-cumi di wilayah Landas Kontinen perairan indonesia.

Kedua KIA tersebut, berhasil diamankan KRI Bung Tomo tanpa ada perlawanan. Namun mereka sempat melarikan diri dengan cara berpencar dan dengan sengaja mematikan lampu kapal.

“Sebetulnya ada 6 KIA yang terdeteksi KRI Bung Tomo 357, namun ketika akan dilakukan penangkapan mereka langsung berpencar dengan cara mematikan lampu kapal,” Kata Komandan KRI Bungtomo Kolonel Laut (P) Hendro Sugiharto kepada sejumlah media, Jum’at (14/08/2020).

Berdasarkan kronologis kejadian, Kolonel Laut (P) Hendro Sugiharto menceritakan pada saat proses penangkapan pada hari Rabu (12/8) sekitar pukul 03.00 WIB, KRI Bung Tomo 357 sempat mendapatkan intimidasi dari Coast Guard Vietnam. Mereka meminta untuk segera melepaskan kedua KIA yang telah berhasil diamankan.

“Ketika kita dapat mengejar dan berhasil mengamankan dua KIA itu, tidak lama berselang datang Coast Guard Vietnam yang meminta agar kedua KIA dilepaskan. Namun KRI Bungtomo tetap membawa kedua KIA berbendera Vietnam untuk diproses hukum,” jelasnya.

Sesampainya KRI Bung Tomo 357 di Pelabuhan Faslabuh TNI AL Selat Lampa, sejumlah persiapan serah terima berkas perkara penangkapan KIA berbendera Vietnam kepada Lanal Ranai.

Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir menjelaskan, untuk proses serah terima ini akan terus ditindaklanjuti hingga dipengadilan nanti.

“Seluruh ABK dan Nahkoda akan kita bawa ke Lanal Ranai untuk proses lebih lanjut guna penanganan dan proses hukum penyidikan dan pemberkasan guna kita limpahkan ke Pengadilan Perikanan,” jelas Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir.

Pada proses serah terima berkas perkara, dua KIA berbendera Vietnam dengan lambung kapal BD 93212 TS dan BD 30329 TS dengan jumlah Anak Buah Kapal (ABK) termasuk nahkoda 12 orang.

“Kedua KIA tersebut, akan diamankan di Pelabuhan Posal Sabang Mawang Kecamatan Pulau 3, Natuna. Sementara nahkoda dan ABK diamankan untuk proses selanjutnya ke Lanal Ranai,” pungkasnya.

Danlanal Ranai juga menyampaikan sesampai di Mako Lanal kita akan melakukan secara selektif prosedur Protokol Kesehatan, agar jangan sampai karena ABK Vietnam tsb wilayah Natuna yg masih nol atau status hijau masalah Covid 19 menjadi tercemar.(disp/red)

Categories
Nasional Polisi TNI

Peran Polri dan TNI Implementasikan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020

Koran Jurnal, Jakarta – Penularan virus SARS-CoV-2 masih terjadi di tengah masyarakat. Penyebaran COVID-19 yang berkelanjutan dapat memicu dan memperburuk berbagai permasalahan sosial-ekonomi. Kepatuhan dan kedisplinan dalam penerapan protokol kesehatan menjadi salah kunci penanganan Covid-19.

Dalam konteks tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020. Ini merupakan langkah untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan secara disiplin dan patuh oleh semua pihak. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Awi Setiyono menyampaikan hal tersebut di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Jakarta, Kamis (13/08/2020).

Ia menyampaikan bahwa dalam Inpres tersebut memuat empat poin yang diarahkan khusus kepada Polri.

“Pertama, Presiden Jokowi memerintahkan Polri untuk turut mendukung dengan mengawasi penerapan protokol kesehatan,” ujar Awi.

Kedua, Polri diminta bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam melakukan patroli.

“Lalu yang ketiga, Polri diarahkan untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat dengan tujuan supaya masyarakat ikut berpartisipasi dalam mencegah penyebaran COVID-19 di Indonesia,” lanjut Awi.

Kemudian yang keempat adalah efektivitas penegakkan hukum terkait pelanggaran protokol kesehatan.

Awi juga mengatakan bahwa Polri telah melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan membuat program Kampung Tangguh di berbagai daerah. Dalam program Kampung Tangguh, masyarakat diminta memindai, menganalisis, serta mengambil tindakan pemecahan masalah yang sedang terjadi.

“Di situ nanti ada tim medisnya sendiri, penguatan terkait dengan ketahanan pangan, bahkan sampai ada tim pemulasaraan, tim edukasi terkait dengan 3M,” imbuhnya.

Langkah 3M merupakan protokol kesehatan yang disosialisasikan oleh pemerintah, sebagai penyingkatan dari memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Mengenai penegakkan hukum yang sifatnya denda, Awi mengatakan bahwa hal tersebut adalah pilihan terakhir. Penegakkan hukum pun dilakukan sesuai dengan peraturan daerah yang dibuat oleh pemda masing-masing. Selagi masih dapat dilakukan pembinaan dalam upaya mengajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, Polri akan mengedepankan hal tersebut.

Lebih lanjut, Awi mengajak masyarakat untuk disiplin diri dalam mematuhi protokol kesehatan dan tidak menganggap pandemi Covid-19 ini sebagai konspirasi belaka.

Pada kesempatan yang sama, Subbid Pam dan Gakkum Satgas Penanganan COVID-19, Aloysius Agung menjabarkan kegiatan yang sudah dilakukan oleh TNI sebelum COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi. Kegiatan tersebut di antaranya adalah penjemputan Warga Negara Indonesia (WNI) ke Wuhan, Cina dan penyiapan kegiatan karantina di Pulau Galang, Kepulauan Riau.

”Setelah Presiden Joko Widodo menyatakan COVID-19 sebagai sebuah pandemi, dibentuklah Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang mana TNI juga termasuk di dalamnya,” ungkap Aloysius.

Selanjutnya, mengenai peran TNI terhadap Inpres Nomor 6 Tahun 2020 ini, Aloysius mengatakan bahwa TNI mendukung dengan bersinergi dengan Polri seperti yang sudah disampaikan oleh Awi Setiyono.

“Dalam hal ini TNI tidak melibatkan unsur-unsur yang (menyangkut kegiatan) bertempur. Jangan bayangkan bahwa begitu TNI turun, maka yang diturunkan Alutsistanya, sama sekali tidak. Kita bicara tentang protokol kesehatan,” imbuh Aloysius.

Kemudian Aloysius menegaskan bahwa peran personel TNI yang dilibatkan dalam pendisiplinan protokol kesehatan disesuaikan dengan rancangan operasi yang dibuat oleh Pemda masing-masing, contoh di Madiun terbentuk Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan Agar Warga Sehat (Pendekar Waras) yang mana melibatkan TNI.

“Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat desa, Panglima TNI telah mengarahkan tugas tersebut kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa). Hal ini dilakukan guna membuat masyarakat terbiasa dengan pematuhan protokol kesehatan,” ujar Aloysius.

Selanjutnya, Aloysius mengatakan bahwa Ia sangat mendukung sanksi sosial yang diberlakukan oleh Pemda dalam penegakkan protokol kesehatan pada masyarakat.

“Kadang-kadang sanksi sosial yang diberlakukan oleh Pemda itu malah lebih disegani dan dilaksanakan oleh masyarakat setempat,” ucapnya.

Menutup perbincangan, Aloy mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan 3M, dengan menggunakan bahasa daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

“Poro sedoyo, babaturan, tong hilap nya, ojo lali 3M. Cuci tangan, pasang masker, jaga jarak. Matur suwun,” tuturnya.(pus/red)

Berikut Video Dialog “Penegakkan Inpres No 6 Tahun 2020: Ada Hukuman Tidak Pakai Masker?” : https://youtu.be/anczzDWxTmg

 

Categories
Militer TNI

Wakasad Dampingi Menhan Berikan Ceramah Pembekalan Siswa Seskoad

Koran Jurnal, Jakarta – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Moch. Fachrudin, S.Sos. mendampingi Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto memberikan ceramah pembekalan kepada siswa Seskoad Dikreg-59 yang diikuti oleh 451 siswa, bertempat di Ruang Jenderal Gatot Subroto, Seskoad, Bandung, Kamis (13/08/2020).

Kedatangan Menhan Prabowo Subianto disambut hangat Wakasad, Komandan Seskoad, Wadan Seskoad dan beberapa pejabat Seskoad lainnya.

Komandan Seskoad Mayjen TNI Dr. Anton Nugroho, MMDS., M.A., dalam kesempatan tersebut memberikan sambutan sekaligus membacakan Riwayat Hidup singkat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Menhan memberikan pembekalan kepada siswa Sekoad selama kurang lebih satu jam. Para siswa Seskoad mendapatkan pencerahan tentang pertahanan negara dan berbagai kebijakan tentang pertahanan negara.

Setelah selesai memberikan ceramah, acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, serta pemberian cinderamata dari Danseskoad dan dari perwakilan siswa Seskoad Mayor Inf Fransiscus Renoten kepada Menhan Prabowo Subianto. Bersamaan dengan itu Menhan Prabowo Subianto turut pula memberikan cinderamata kepada Danseskoad.

Rangkaian acara kunjungan Menhan tersebut diakhiri dengan foto bersama dengan Wakasad dan para pejabat Seskoad lainnya.(disp/red)

Categories
Kesehatan Militer

Koarmada I Gelar Bakti Sosial Penanggulangan Wabah Covid-19 

Koran Jurnal, Jakarta – Peran Koarmada I dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang adalah berperan aktif dalam operasi kemanusiaan, salah satunya yang saat ini dilaksanakan adalah menggelar Bakti Sosial TNI AL dalam rangka Penanggulangan Bencana Non Alam Wabah Covid-19 Koarmada I yang dibuka secara resmi oleh Kepala Staf Koarmada I Laksamana Pertama TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han) di Lapangan Arafuru Mako Koarmada I, Jalan Gunung Sahari No.67 Jakarta Pusat, Kamis (13/08/2020).

Bhakti Sosial dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-75 ini akan dilaksanakan mulai tanggal 13 sampai dengan 16 Agustus 2020 di 4 titik yaitu di Kemayoran sekitar Mako Koarmada I, Komplek Satuan Pondok Dayung, Komplek Perumahan TNI AL Kodamar dan di Komplek Perumahan Marunda.

Kegiatan Bakti Sosial ini bertujuan membantu pemerintah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanggulangan Covid-19, menumbuhkan budaya hidup bersih dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Adapun sasaran dari Bakti Sosial ini adalah untuk mewujudkan masyarakat sehat, sejahtera, dan memiliki kesadaran untuk hidup disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, serta terciptanya rasa kebersamaan dan tali persaudaraan terhadap sesama dalam rangka memerkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat.

Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah mengajak masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan, menyalurkan bantuan alat semprot disinfektan sebanyak 340 unit, thermo gun 100 unit, APD 850 unit, cairan disinfektan 5 liter 200 jerigen dan masker non medis 1200 unit, serta membuat tempat cuci tangan di titik-titik tertentu sebanyak 60 unit.

Selain itu, Koarmada I melalui Babinpotmar (Bintara Pembina Potensi Maritim) bersama Babinsa dan Babinkamtibmas turut serta membantu percepatan penanggulangan Covid-19 di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya dengan menurunkan Tim Pengamanan Covid-19 dibeberapa sektor diantaranya Pasar Kartini, Pasar Gembrong, Pasar Cempaka, Pasar Kemayoran, dan Pasar Rawasari.(disp/red)

Categories
Kesehatan Polisi

Wakapolri Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Pelaksana II Penanganan Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono resmi ditunjuk menjadi Wakil Ketua II Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Nantinya Wakapolri, membantu Menteri BUMN Erick Thohir dan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dalam penanganan Covid-19.

Atas penunjukan dirinya itu, Gatot Eddy mengungkapkan bahwa Polri memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam memutus rantai penyebaran virus covid-19.

“Ini dikerjakan bersama-sama Polri-TNI dan pemerintah. Dengan melakukan langkah-langkah dari persuasif sampai penegakan hukum,” ungkap Jenderal bintang tiga itu kepada Wartawan, Rabu (12/08/2020).

Lanjut Gatot menegaskan, telah memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan tugas dengan seksama. Selain itu, Gatot meminta tidak ada yang main-main dalam penangan virus covid-19, karena hal ini adalah kegiatan kemanusiaan.

“Saya sampaikan kepada jajaran, laksanakan tugas dengan serius. Tidak ada yang main. Tidak ada kata jenuh untuk polisi. Ini kegiatan kemanusiaan,” tegasnya.

Gatot optimistis sektor kesehatan pulih dan ekonomi bakal segera menggeliat dan bangkit kembali.

“Kesehatan pulih ekonomi bangkit, ini harapan kita bersama,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo meneken Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pembentukan Komite untuk Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19.

Berdasarkan perpres tersebut, Komite PCPEN memiliki tugas menyusun rekomendasi kebijakan strategis kepada Presiden demi mempercepat penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia serta pemulihan ekonomi.

Adapun susunan Komite PCPEN, sebagai anggota ditunjuk Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Feri Wibisono, Deputi BPKP Salamat Simanullang, dan Dirjen Kominfo Ismail M.T., dan Deputi LKPP Sarah Sadiqa.(red)

Categories
Militer Polhukam Polisi TNI

Integrasi TNI Polri Dukung Program Pembangunan SDM Unggul

Koran Jurnal, Bandung – Pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul merupakan tugas bersama seluruh komponen bangsa dalam menciptakan bangsa yang kuat dan negara yang makmur. Melalui SDM unggul, tangguh dan berkualitas secara fisik dan mental berdampak positif terhadap daya saing dan kemandirian bangsa guna mendukung pembangunan nasional dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Integrasi TNI Polri bersama komponen bangsa menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas keamanan negara guna mendukung program pembangunan SDM unggul.

“Untuk itu, perlu dirumuskan langkah konkrit agar integrasi TNI Polri bersama komponen bangsa tetap terjaga, saling mendukung untuk menciptakan stabilitas keamanan nasional sehingga pembangunan SDM unggul menuju Indonesia maju dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., membuka Seminar Pra Program Kegiatan Bersama Kejuangan (PKB Juang) Pasis Seskoau Angkatan Ke-57 di Seskoau, Lembang, Selasa (11/08/2020).

Seminar yang bertemakan “Optimalisasi Integrasi TNI Polri Bersama Komponen Bangsa Lainnya Guna Mendukung Program Pembangunan Sumber Daya Manusia Unggul Dalam Rangka Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat” mengundang narasumber antara lain Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan T., M.D.S., memaparkan Bersama Membangun SDM Unggul Untuk Indonesia Maju, kemudian Direktur Program Pasca Sarjana Ilmu Politik (Magister dan Doktoral) Universitas Padjajaran Prof. Muradi, S.S., M.Si., Ph.D., memaparkan Integrasi TNI Polri : Aktor Keamanan dan Pembangunan SDM Unggul, Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Bapak Ngasiman Djoyonegoro menjelaskan Peran TNI Polri Dalam Mendukung Visi SDM Unggul dan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Bapak Neta S. Pane memaparkan Optimalisasi Integrasi TNI Polri Guna Mendukung Pembangunan SDM Unggul : Perlu Standar Moral dan Integritas yang Tinggi, serta moderator Dr.Virienia Puspita, M.Pd.

Menyesuaikan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 dengan tetap memperhatikan protokok kesehatan adaptasi kebiasaan baru, maka seminar Pra PKB Juang ini diadakan secara daring dengan melibatkan peserta seminar baik mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi dan masyarakat umum, kurang lebih sebanyak 125 peserta. Danseskoau berharap meskipun diikuti secara daring, para peserta seminar khususnya Pasis mengikuti dan menyimak dengan penuh rasa tanggung jawab, fokus dan serius sehingga dapat menyamakan visi dan persepsi dalam diskusi akademis terhadap tema yang diangkat dan akhirnya menghasilkan naskah laporan yang memiliki nilai strategis sebagai bahan masukan bagi pimpinan untuk menentukan kebijakan kedepannya.

Mengingat masih mewabahnya Covid-19, Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan T., M.D.S., yang juga pernah menjabat Danseskoau Ke-39 periode 2018-2019, mewakili Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto memberikan bantuan alat kesehatan antara lain 2.374 buah rapid test, 100 unit alat pelindung diri, 600 liter cairan disinfektan, 10 buah alat semprot gendong dan 481 kotak masker medis. Selain itu, juga Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Bapak Ngasiman Djoyonegoro menyerahkan ratusan buku dengan judul “Soliditas dan Sinergisitas TNI Polri” dan “Perang Global Melawan Corona : Perspektif Intelijen” karangan Ngasiman Djoyonegoro kepada Danseskoau.

Sebelumnya, juga telah dilaksanakan ceramah pembekalan PKB Juang secara daring oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., Kapolri, Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si., serta panelis Rektor Unpad, Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.SIE., dan Pengamat Militer, Dr. Susaningtyas Nefo Handayani yang tentunya mampu memotivasi Pasis untuk memberikan hasil terbaik, berupa naskah laporan diakhir seminar ini.(disp/red)

Categories
Megapolitan Polisi

Kapolda Metro Bagikan 4000 Paket Bansos Presiden untuk Purnawirawan Polri dan Mitra Inkoppol

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menyerahkan sebanyak 4.000 paket sembako bantuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang didistribusikan melalui Kementerian Sosial kepada Keluarga Besar Purnawirawan Polri yang berada di DKI Jakarta, Rabu (12/08/2020).

Bantuan sosial paket sembako tersebut juga disalurkan untuk anggota Induk Koperasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Inkoppol) dan mitra pengemudi Divisi Transportasi (Divtro) Inkoppol.

“Presiden Republik Indonesia melalui Kemensos RI memberi 4.000 paket kepada keluarga besar Purnawirawan Polri yang ada di DKI Jakarta dan sekitarnya,” kata Nana kepada wartawan, di kantor Inkoppol, Jalan Tambak, Jakarta Pusat, Rabu (12/8).

Rencana distribusi bansos, antara lain 1.300 paket untuk keluarga besar Purnawirawan Polri, khususnya yang berpangkat perwira pertama ke bawah yang berdomisili di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Kemudian, 400 paket untuk karyawan Koperasi Polri dan 2.300 paket untuk mitra driver Divtro Inkoppol yang tersebar di DKI Jakarta dan sekitarnya,” terang Nana.

Sementara Staf Khusus Kemensos Irjen (Purn) Erwin TL Tobing mengatakan, pihaknya menyalurkan bansos sesuai dengan permintaan dan disesuaikan dengan nama yang diajukan oleh pemerintah daerah.

“(Penerima bansos) itu data dari wali kota, bupati. Bukan Kemensos yang menentukan orang,” katanya.

Lanjut Erwin menuturkan, secara reguler pihaknya memberikan bantuan sosial kepada 1,9 juta keluarga di kawasan Jabodetabek.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan masyarakat yang terdampak Covid-19,” harapnya.

Tampak turut menyaksikan penyerahan bansos, Ketua Inkoppol Yudi Sushariyanto, dan sejumlah Pejabat Utama Polda Metro Jaya.(red)

Categories
Kriminalitas Militer

Bakamla RI Serahkan Berkas Perkara Kapal yang Diduga Muat BBM Illegal

Koran Jurnal, Tanjung Balai Karimun – Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Gakkum Bakamla RI telah melimpahkan berkas perkara KLM Bima Sukses kepada KSOP Tanjung Balai Karimun, Selasa (11/08/2020). Penyerahan berkas ini merupakan hasil tangkapan Bakamla RI terhadap kapal yang diduga memuat BBM illegal.

Adapun kronologis penangkapan KLM Bima Sukses adalah pada saat kapal Patroli Bakamla RI jenis Catamaran 508 melaksanakan patroli rutin di perairan pulau Buru kepulauan Riau, pada pukul 21.22 WIB posisi 0°53.742′ N – 103°35.090″E mendeteksi sebuah kapal mencurigakan yang sedang berlayar. Diduga kapal tersebut mengangkut minyak. Wadan Satgas Gakkum Bakamla RI Kolonel Bakamla Ade Prasetia, S.Kel., M.Si (Han)., M. Tr.Hanla., memerintahkan untuk melakukan pengejaran. Catamaran 508 merapat ke lambung kanan KLM Bima Sukses, selanjutnya melakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

Hasil pemeriksaan awal didapati KLM Bima Sukses membawa Bahan Bakar Minyak solar jenis High Speed Diesel (HSD) sebanyak +- 15.000 liter tanpa dilengkapi dokumen muatan maupun surat ijin kapal.

Selanjutnya, Wadan Satgas Gakkum mengamankan KLM Bima Sukses menuju Pangakalan Armada Batam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

KLM Bima Sukses dinahkodai Syarifuddin dengan ABK berjumlah 4 orang. Kapal berjenis pengangkut kayu dengan berat kapal GT 29. Kapal diduga melakukan pelanggaran pasal 225 Jo pasal 215 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran.(hum/red)

Categories
Militer TNI

Koarmada I Ikut Tinjau Latihan Penanggulangan Teror Satgultor TNI pada Masa Pandemi Covid-19

Koran Jurnal, Cilegon – Satgultor TNI melaksanakan latihan Penanggulangan Teror (Gultor) TNI pada masa pandemi Covid-19. Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K., S.E.,M.M. diwakili Kaskoarmada I Laksma TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han) mengikuti peninjauan jalannya latihan tersebut bersama Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang di PT. Indonesia Power Suralaya Cilegon Banten, Selasa (11/08/2020).

Latihan pembebasan sandera dilakukan untuk menguji kesiapan pasukan khusus yang terdiri dari Satuan 81 Gultor Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL, dan Satuan Bravo 90 Kopaskhas TNI AU. Salah satu yang dilatih adalah mekanisme perencanaan yang diawali dengan kegiatan hubungan antara Komandan dan Staf, sejak menerima direktif dari pimpinan, kemudian analisis tugas, sampai merencanakan manuver dengan berbagai macam situasi dan kondisi di lapangan. TNI akan mengetahui apa langkah yang akan diambil dalam mengantisipasi suatu peristiwa.

Sehingga bisa diambil keputusan apakah menggunakan lintas udara dengan heli, kendaraan darat atau kendaraan laut sebagai alternatif cara bertindak. Latihan ini merupakan uji lapangan untuk melihat kemampuan teknis dan taktis dari semua elemen yang terlibat.

Dalam latihan ini Satgultor TNI memperlihatkan bagaimana cara melaksanakan penanggulangan aksi terorisme dalam masa pandemi Covid-19 dengan menampilan aksi penembakan sniper melumpuhkan musuh, aksi sporadik melumpuhkan pos jaga musuh, aksi serbuan dari darat dan laut, aksi infiltrasi udara dengan fastrope, rappelling dan pembebasan sandera, aksi serbuan dan pembebasan sandera dengan teknik stabo, serta tim nubika melaksanakan clearing dan disposal.(siap/red)