Categories
Militer Nasional Polhukam TNI

KSAL Pimpin Sertijab 2 Panglima Kotama TNI AL 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi S.E, M.A.P, memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) 2 Panglima Komando Utama (Pang Kotama) TNI Angkatan Laut yakni jabatan Panglima Komando Armada Barat (Pangarmabar) dan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil), bertempat di Komplek Satuan Koarmabar 1 Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (15/03/2018).

Sertijab 2 Panglima Kotama TNI AL yang diserahterimakan secara militer tersebut adalah Pangarmabar, dari Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S Sos kepada Laksamana Muda TNI Yudo Margono, SE.. M.M., dan Pangkolinlamil, dari Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M. kepada Laksamana Pertama TNI Achmad Rivai. SE., M M.

Dalam sambutannya, KSAL mengatakan, sertijab dilakukan dalam rangka Regenerasi Kepemimpinan di Lingkungan TNI Angkatan Laut yang memiliki nilai dan arti strategis.

“Koarmabar dan Kolinlamil adalah kotama pembinaan dan operasi TNI Angkatan Laut yang bertugas membina kemampuan SSAT dan potensi maririm menjadi kekuatan pertahanan negara di laut, melaksanakan operasi laut, operasi tempur laut dan proyeksi kekuatan ke darat dalam penegakan kedaulatan dan hukum laut,” ujar KSAL.

Lebih lanjut, KSAL menyampaikan, Kolinlamil mengemban tugas membina kemampuan sistem Angkutan Laut militer dan potensi Angkutan Laut Nasional untuk kepentingan pertahanan negara, serta melaksanakan Angkutan Laut administratif, taktis maupun strategis TNI/POLRI dan melaksanakan bantuan Angkutan Laut dalam rangka pembangunan nasional.

“Perkembangan lingkungan strategis yang diwarnai dengan permasalahan terkait perbatasan antar negara, pengamanan pelayaran, pencemaran Iingkungan dan pelanggaran hukum di laut, penanggulangan bencana alam. Selain itu pemberontakan bersenjata, Separatisme dan Terorisme masih menjadi ancaman serius bagi integritas NKRI. Oleh karena itu, Koarmabar dan Kolinlamil menjadi tumpuan TNI AL dalam menjawab tantangan tugas tersebut,” lugas KSAL.

KSAL mengharapkan segenap personel di jajaran Koarmabar dan Kolinlamil senantiasa menghindari tindakan, sikap dan perilaku yang dapat menyakiti hati rakyat dan menimbulkan antipati.

“Saya juga berharap agar selalu menjalin koordinasi yang harmonis dengan instansi terkait, baik sipil maupun militer, sehingga dapat menjaga dan mendukung terciptanya kerukunan, kesatuan dan harmonisasi di antara segenap komponen bangsa,” ucap KSAL.

KSAL juga mengingatkan agar para petinggi Kotama khususnya Koarmabar dan Kolinlamil selalu mengevaluasi setiap hasil kerja, yang nantinya akan menjadi bahan untuk kearah yang lebih baik.

Ditempat sama, selain sertijab 2 jabatan Pang Kotama, juga diserahterimakan 4 jabatan strategis yakni, jabatan Asisten Operasi (Asops) Kasal diserahterimakan dari Laksamana Muda TNI IN.G.N. Ary Almadja, S E., kepada Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal dari Mayjen TNI (Mar) Gatot Triswanto kepada Laksma TNI Edi Sucipto SE, M.M. yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Lantamal V Surabaya. Kepala Dinas Material TNI Angkatan Laut (Kadismatal) dari Laksamana Pertama TNI Ir. Aziz lkhsan Bachtiar. M Tr (Han) kepada Laksamana Pertama TNI Kasih Prihantoro, SE., M M., M.Tr (Han) dan Kepala Dinas Pendidikan Angkatan Laut (Kadisdikal) dari Laksamana Pertama TNI Manahan Sumorangkir, S E., M Sc., kepada Kolonel Laut (8) Dr. Ivan Yulivan, S E., MM., M.Tr (Han).

Prosesi serah terima jabatan dihadiri para pejabat dari TNI – Polri, lembaga pemerintah, pejabat Angkatan Laut dari negara sahabat, dan ratusan tamu undangan. Dari pantauan jurnalis di lokasi, tampak hadir Pangkostrad Letjen TNI Agus Kriswanto, Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni, dan Kepala Deputi Bidang Penindakan BNN Irjen Pol Arman Depari.

Seusai upacara serah terima jabatan, acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat baru dan pejabat lama.(tonmp)

Categories
Militer Nasional Polhukam Polisi TNI

Panglima TNI dan Kapolri Terima Bintang Kehormatan

Koranjurnal.co.id, Jakarta –  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menerima dua bintang kehormatan, yaitu Bintang Kartika Eka Paksi Utama dari TNI Angkatan Darat yang disematkan oleh Kasad Jenderal TNI Mulyonodan Bintang Jalasena Utama dari TNI Angkatan Laut oleh Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E.,M.A.P., berdasarkan  Keputusan Presiden RI Nomor :  95/TK/2017 dan Nomor :4/TK/2018.
 
Selanjutnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyematkan tiga bintang kehormatan kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, yaitu Bintang Kartika Eka Paksi Utama dari TNI Angkatan Darat, Bintang Jalasena Utama dari TNI Angkatan Laut dan Bintang Swabuwana Paksa Utama dari TNI Angkatan Udara,  berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor : 95-96/TK/2017 dan Nomor :  4/TK/2018.
 
Penyematan bintang kehormatan kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian digelar dalam suatu upacara militer, bertempat di Ruang Hening Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (14/03/2018).
 
Pemberian bintang kehormatan kepada Panglima TNI adalah sebagai penghargaan kepada Warga Negara Indonesia yang bukan anggota TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut, yang telah berjasa luar biasa untuk kemajuan dan pembangunan TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut.
 
Sedangkan pemberian bintang kehormatan kepada Kapolri adalah sebagai penghargaan kepada Warga Negara Indonesia yang bukan anggota TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara, yang berjasa luar biasa untuk kemajuan dan pembangunan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara.
 
Dihadapan awak media, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa pemberian bintang kehormatan kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian adalahsebagai bentuk penghargaan atas kerja sama Polri dengan TNI selama ini berjalan dengan baik.
 
Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyampaikan bahwa tanda kehormatan yang diterima merupakan kebahagiaan,  tidak hanya bagi dirinya tetapi juga bagi institusi Polri.  “Tanda kehormatan tersebut sebagai bentuk penghargaan dari tiga matra TNI kepada Polri, sekaligus simbol tentang kerja sama dan koordinasi selama ini yang solid dan sangat baik,” ujarnya.
 
“Pemberian tanda kehormatan tersebut tidak hanya sekedar seremonial semata, tetapi ini adalah simbol soliditas TNI dan Polri. Kalau kedua institusi ini solid dan  sinergi, Insya Allah semua tantangan yang dihadapi dapat dilalui bersama demi tetap utuhnya NKRI,” kata Kapolri.
 
Terkait insiden tenggelamnya Tank M-113 APC (Armoured Personel Carrier) Yonif-412 Mekanis Divif 2/Kostrad di Sungai  BogowontoPurworejo dan Kapal Motor Cepat (KMC) AD 16-05 Kodam Jaya di Kepulauan Seribubeberapa waktu lalu, Panglima TNI menyatakan bahwa insiden  tersebut tentunyatidak diinginkan dan TNI akan terbuka menyampaikan penyebab kejadian tersebut. “Sampai saat ini,  penyebab insiden tersebutmasih dalam proses penyelidikan timinvestigasi, apakah masalah human error atau mekanik, sehingga dapat diketahui penyebabnya,”   ungkapnya.(tonmp/Pusp) 
Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Pembacaan dan Penyerahan Memorandum Sertijab Pangarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka serah terima jabatan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar), dilaksanakan pembacaan dan penyerahan memorandum serah terima jabatan Pangarmabar dari Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., kepada Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., di gedung Yos Sudarso, Mako Koarmabar, Jakarta Pusat, Kamis (14/03/2018).

Serah terima jabatan Pangarmabar akan dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI  Ade Supandi, S.E., M.A.P.,  pada hari Kamis tanggal 15 Maret 2017 Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., pada kesempatan tersebut menjelaskan tentang pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan, sedang berjalan dan yang akan dilaksanakan Koarmabar, selain itu beberapa hal yang menonjol yang perlu mendapatkan perhatian. Penjelasan   tersebut sebagai gambaran kepada pejabat baru Pangarmabar sehingga dapat digunakan sebagai masukan dalam rangka pembinaan Koarmabar ke depan.

Dalam pembacaan memorandum  tersebut secara garis besar Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menyampaikan kegiatan Koarmabar meliputi bidang intelejen, bidang operasi dan latihan,  bidang personel, bidang logistik dan bidang perencanaan dan anggaran serta bidang pengawasan dan pemeriksaan, serta hal-hal lain yang menonjol yang perlu mendapat perhatian.

Pada kesempatan ini, Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang saat ini menjabat Panglima Komando Lintas Laut Militer (Panglima Kolinlamil) mengatakan akan melanjutkan program kerja maupun kebijakan yang telah dirintis pejabat pendahulunya.

Turut hadir pada acara tersebut: Kasarmabar Laksma TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., Danguspurlaarmabar Kolonel Laut (P) Irvansyah, Danguskamlaarmabar Kolonel Laut (P) Dafit Santoso, Para Danlantamal Jajaran Koarmabar, Pejabat Utama Koarmabar, para Komandan Satuan Jajaran Koarmabar, serta perwakilan Komandan KRI dan Pamen tiap-tiap satuan kerja.(tonmp/Disp)

Categories
Ekonomi Megapolitan Polhukam

Bawaslu Temukan Dana Mencurigakan Sebesar 14 Miliar Rupiah Diluar Rekening Resmi Pilkada 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menemukan dana sebesar 14 miliar rupiah yang berada diluar rakening resmi Pilkada Serentak 2018. Dana diluar rekening resmi tersebut diduga dimanfaatkan untuk kepentingan kampanye peserta pasangan calon Pilkada 2018.

Temuan tersebut muncul karena adanya selisih jumlah penerimaan dengan pangeluaran dana kampanye yang tidak sesuai dengan jumlah di dalam saldo rakening dana kampanye.

Anggota Bawaslu Divisi Pengawasan & Sosialisasi, Mochammad Afifuddin mengatakan jumlah dana di luar rekening tersebut berasal dari laporan awal dana kampanye (LADK) yang diserahkan pasangan calon atau pun tim sukses ke Komisi Pemilihan Umum. Setelah dianalisis Bawaslu, ditemukan ada Rp 10,8 miliar di luar rekening untuk kampanye pilkada di tingkat kota dan kabupaten dari 177 pasang calon.

“Sedangkan di tingkat gubernur ada Rp 3,98 miliar dari sembilan pasangan calon,” kata Afifuddin dalam jumpa pers di kantor Bawaslu Pusat, Jakarta, Senin (12/03/2018).

Terkait dana (selisih) tersebut, Afifuddin mengatakan Bawaslu belum menelusuri sejauh mana duit dari dana kampanye yang berada di luar maupun dalam rekening kampanye itu digunakan pasangan calon. Ia mengatakan, LADK nantinya akan dilaporkan secara periodik. “Namun, nanti ada laporan akhir yang akan kami perinci,” ujarnya.

Dari laporan akhir tersebut, Bawaslu akan melihat ada atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan pasangan calon di LADK. Sejauh ini, lanjutnya, Bawaslu masih fokus melihat nominal dana yang ada di luar rekening kampanye.

Namun, kata dia lagi, setelah laporan periodik diberikan pasangan calon ke KPU, Bawaslu akan kembali melacak pemasukan dan pengeluaran dana tersebut.

“Kalau ada yang mencurigakan nanti bisa ditelusuri. Sebab kami bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK),” ungkapnya.

Di tempat sama, Afifuddin menyampaikan, Bawaslu belum bisa menyimpulkan ada atau tidaknya pelanggaran dari temuan tersebut.

“Yang pasti, jika ditemukan ada bantuan perorangan di atas Rp 75 juta dan perusahaan Rp 750 juta, itu sudah termasuk kategori pelanggaran,” tukasnya.

“Jika nantinya ditemukan pelanggaran dalam pemasukan dan pengeluaran dana kampanye, sanksi terhadap calon adalah bisa dibatalkan pencalonannya,” lanjutnya.

Berdasarkan LADK yang diperoleh Pengawas Pemilu dari KPU yang menyelenggarakan pemilihan bupati maupun wali kota, total penerimaan dana awal kampanye sebesar Rp 34,4 miliar dalam rakening pasangan calon bupati-wakil bupati dan walikota-wakil wali kota 2018. Sedangkan total awal dana kampanye pemilihan gubernur di seluruh Indonesia sebesar Rp 40,48 miliar.(tonmp)

Categories
Daerah Polhukam TNI

Tingkatkan Naluri Tempur, Prajurit Satkopaska Koarmabar Latihan Tempur Di Kawasan Hutan Jatiluhur

Koranjurnal.co.id, Purwakarta – Dalam rangka untuk terus meningkatkan naluri tempur sebagai prajurit komando, prajurit Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmabar melaksanakan latihan tempur di kawasan hutan yang berada di daerah Rawalumbu Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (07/03/2018).

Menurut Komandan Satkopaskaarmabar Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, M.M., latihan tempur ini merupakan latihan geladi tugas tempur setingkat K-2 yang dilaksanakan selama dua minggu dengan mengambil medan latihan di hutan kawasan Purwakarta, Jawa Barat. Sebagai prajurit komando, diperlukan latihan secara terus menerus dengan tujuan untuk memelihara naluri tempurnya agar selalu terjaga profesionalisme sebagai prajurit tri matra.

Dalam latihan ini, materi latihan yang dilaksanakan antara lain; melaksanakan patroli hutan, patroli malam, menembak tempur, menembak sniper, menembak senjata bantuan, mountaineering berupa merayap tali satu, rappeling, scrambling, memanjat tali satu dan materi terakhir melaksanakan lintas medan menempuh jarak kurang lebih sekitar 40 Km ditempuh dalam waktu tiga hari.

Sementara itu, menurut Perwira Pelaksana Harian Latihan Letkol Laut (P) M. Machri Mokoagow, M. Tr. Hanla., bahwa inti materi latihan itu semua tujuannya adalah untuk menjaga naluritas dan stabilitas prajurit Satkopaska Koarmabar, sekaligus meningkatkan daya tahannya dalam menghadapi medan yang sebenarya. Terutama medan pegunungan, karena ini dibutuhkan ketika prajurit ditugaskan menghadapi medan sebenarnya sudah paham dalam kesulitan-kesulitan alam yang dihadapi nantinya.(tonmp/Disp)

Categories
Daerah Kriminalitas Polhukam TNI

Tim WFQR I Lanal Dumai Koarmabar Tangkap Pencuri Karnel/ Inti Sawit Di Perairan Dumai

Koranjurnal.co.id, Dumai – Tim WFQR I.6 Lanal Dumai salah satu Lanal di jajaran Lantamal I Belawan Koarmabar telah berhasil menangkap 8 orang pelaku pencurian muatan Tongkang berupa Karnel/Inti Sawit di Perairan Dumai, beberapa waktu lalu, (02/03).

Keberhasilan tersebut bermula pada saat tim WFQR I.6 Lanal Dumai menerima informasi tentang adanya sekelompok orang dengan menggunakan sebuah Boat yang sedang mengambil/mencuri muatan berupa Karnel/Inti Sawit diatas Tongkang Indra Samudera di perairan Dumai (sekitar pelabuhan Roro Dumai).

Mendapat informasi tersebut, Tim langsung bergerak cepat dan beraksi melakukan pencarian Tongkang Indra Samudera dengan menggunakan Unsur Sea Rider, pada pukul 02.00 Wib, Tim WFQR I Lanal Dumai berhasil menemukan Tongkang Indra Samudera dan diketahui disamping Tongkang tersebut terdapat KM. Suha Nawalzuoghby GT.6 dan ABK nya yang sedang memindahkan muatan berupa Karnel/Inti Sawit dari Tongkang Indra Samudera.

Selanjutnya Tim memeriksa dan menahan KM. Suha Nawalzuoghby beserta nakhoda inisial AK (43 th) dan 7 orang ABK nya. Selanjutnya dibawa ke Posmat Sungai Dumai untuk dilaksanakan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Tongkang Indra Samudera ditarik oleh Tug Boat SA. 02 dengan muatan Karnel/Inti Sawit dan berlayar dari Tanjung Balai Karimun tujuan Dumai, pada saat kejadian pencurian sedang dalam posisi lego jangkar di perairan Dumai untuk menunggu proses bongkar. Muatan berupa Karnel/Inti Sawit adalah milik PT. Wilmar.

Sementara itu untuk modus pencurian Karnel/Inti pada kasus tersebut, pelaku mendatangi Tug Boat SA. 02 penarik Tongkang Indra Samudera yang bermuatan Karnel/Inti Sawit dengan menggunakan Kapal Motor, kemudian pelaku menuju ke Tongkang dan memindahkan muatan berupa Karnel/Inti sawit ke palka Kapal Motor. Jumlah Karnel/Inti sawit yang sudah dipindahkan ke palka KM.Suha Nawalzuoghby diperkirakan kurang lebih 3 Ton dengan nilai jual diperkirakan kurang lebih Rp. 13.500.000, dg harga perkiraan perkilo Karnel dipasaran dijual Rp. 4.500,-.
Kapasitas tampung maksimal KM Suha Nawalzuogbhy total mencapai 12 ton, apabila terisi penuh kerugian diperkirakan berkisar (12 ton x Rp. 4.500 = Rp. 54.000.000).

Untuk Barang bukti KM. Suha Nawalzuoghby dengan muatan Karnel/Inti Sawit saat ini diamankan di Posmat Sungai Dumai, dan 8 delapan orang pelaku diamankan di Mako Lanal Dumai untuk diproses hukum lebih lanjut.

Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (E) Yose Aldino dalam Press Release menyampaikan bahwa permasalahan ini akan diproses hukum lebih lanjut, agar pelaku jera dan menjadi contoh bagi para pelaku lainnya yang belum ditangkap untuk tidak melakukan kegiatan pencurian terhadap kapal-kapal yang sedang sandar atau lego jangkar di perairan Dumai.

Keamanan wilayah perairan pelabuhan di Dumai merupakan tanggung jawab bersama, termasuk Lanal Dumai juga memiliki tanggung jawab tersebut, untuk itu Lanal Dumai akan terus berupaya mengamankan perairan pelabuhan Dumai agar para pengguna jasa pelabuhan merasa aman, ungkap Danlanal Dumai.

Selanjutnya Danlanal Dumai juga menyampaikan bahwa operasi keamanan laut terbatas yang dilakukan oleh Lanal Dumai di wilayah kerjanya adalah guna mendukung pembangunan di wilayah Provinsi Riau. Lanal Dumai saat ini sedang melaksanakan pengembangan terhadap kelompok2 tersebut dengan melaksanakan operasi untuk mencegah dan menindak tegas seluruh tindak kejahatan di laut di wilayah perairan Dumai.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Polhukam Polisi TNI

Dandim dan Kapolres Jakarta Selatan Deklarasikan Anti Narkoba

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dandim Jakarta Selatan dan Kapolres Metro Jakarta Selatan memimpin pengucapan Ikrar/Deklarasi Pokdar kamtibmas tentang Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Bertempat di halaman Mapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II No 42, Kebayoran Baru, Sabtu (03/03/2018) kemarin.

Pokdar Kamtibmas (Pembentukan dan Pembinaan Kelompok Sadar Kamtibmas) adalah Sekelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat yang bertugas secara sukarela membantu penegak hukum untuk mengamankan dan menertibkan masyarakat serta menjadi sahabat dan menjalin kemitraan masyarakat dengan Polri dalam peningkatan kesadaran hukum dan cegah tangkal gangguan Kamtibmas

Dandim Jakarta Selatan dan Kapolres Metro Jakarta Selatan menjadi Pembina upacara pada pengucapan Ikrar/Deklarasi Pokdar Kamtibmas tentang Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dihadiri 300 orang tamu undangan diantaranya Kakesbangpol Bapak Madsani, Para Danramil jajaran Kodim Jakarta Selatan, Para Kapolsek jajaran Polres Metro Jakarta Selatan, Pengurus Citra Bhayangkara dan Anggota Pokdar Kamtibmas sebagai Jakarta Selatan.

“Dengan terbentuknya Pokdar Kamtibmas Jakarta Selatan diharapkan akan berperan aktif dan bersinergi dengan Babinkamtibmas dan Babinsa membantu aparat Polri dan TNI diwilayah Jakarta Selatan dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dan terobosan ini semoga akan membuat Kepolisian semakin dekat dengan rakyat, “ungkap Dandim saat acar Deklarasi.

Kapolres selaku inspektur upacara menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketua Pokdar Kamtibmas Bapak Novi yang telah memprakarsai adanya Apel deklarasi ini. Perang penanggulangan Narkoba yg merupakan musuh bersama dan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan dan Kodim Jakarta Selatan berupaya dengan seluruh elemen masyarakat akan menangkal dan memberantas upaya penyelundupan yang sedang marak.

Selain pembacaan ikrar anti narkoba juga dilaksanakan penandatanganan ikrar yang disaksikan oleh seluruh Forkopimko Plus Jakarta Selatan, Ketua Pokdar se-Jakarta Selatan yang di komandani Kanit Binmas Polsek Setiabudi Kompol Bambang SH.(tonmp/Pen)

Categories
Megapolitan Polhukam Polisi Ragam

Perayaan Cap Go Meh Glodok 2018, Polres Metro Jakarta Barat Siagakan Ratusan Personel dan TPP

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Perayaan kirab budaya dan Cap Go Meh dalam rangka Festival Pecinan 2018 akan diadakan besok hari Minggu (04/03/2018) di Glodok, Jakarta Barat.

Untuk pengamanan jalannya perayaan itu, pihak Kepolisian Polres Metro Jakarta Barat akan menyiagakan personelnya di beberapa titik keramaian. Hal itu dilakukan demi menjaga keamanan saat berlangsungnya acara tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH menerangkan, Polres Jakbar akan mengerahkan 700 personel termasuk Tim Pemburu Preman (TPP) untuk mengamankan Festival Pecinan 2018 yang akan digelar di kawasan Glodok, Jakarta Barat.

Ia berjanji akan memberikan pengamanan terbaik dalam acara tahunan warga keturunan Tionghoa tersebut. Seluruh pasukan akan disebar di beberapa titik lokasi strategis demi kelancaran acara.

“Untuk acara Karnaval Cap Go Meh 2018, kami akan terjunkan lebih dari 700 personel untuk pengamanan pengamanan, termasuk di antaranya Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat,” kata Hengki, Jum’at (02/03/2018) kemarin.

Sementara Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Erick Frederich menjelaskan, demi kelancaran acara yang rencananya akan berlangsung selama lima jam terhitung mulai pukul 13.00 WIB sampai 18.00 WIB. Kata Erick pihaknya akan melakukan penutupan beberapa ruas jalan antara Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melewati Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk untuk mencari rute lain yang akan diarahkan oleh petugas di lapangan, khususnya antara jam 13.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB,” kata Erick.

Meski jalanan ditutup, lanjutnya, khusus Bus Transjakarta akan tetap beroperasi untuk membawa penumpang sehingga warga lain tetap bisa menjalankan aktifitasnya. “Nanti akan ada rekayasa lalu lintas,” ujarnya. (red)

Categories
Kesehatan Megapolitan Polhukam Ragam

Hadiri ToT GMDM, Arman Depari Apresiasi Kehadiran Peserta dari Berbagai Daerah

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengapresiasi kehadiran para peserta dari berbagai daerah dalam mengikuti kegiatan Training of Trainers (ToT) yang selenggarakan Badan Koordinasi Nasional Garda Mencegah Dan Mengobati (DPP IPWL Bakornas GMDM) di Ruang Diklat DPP Bakornas GMDM, Pondok Kopi, Jakarta Timur, Sabtu (03/02/2018) pagi.

Kegiatan ToT bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Sosial, lembaga lain seperti LKBH GMDM, dan Ronny Patinasarany Foundation ini dalam rangka mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Indonesia Bersinar).

“Saya apresiasi buat teman-teman di DPD dan DPP (GMDM) yang hadir hari ini (ToT) dari luar daerah dan sudah ikut membesarkan GMDM,” ucap Arman dihadapan ratusan peserta yang datang dari berbagai daerah untuk ikut dalam ToT ini.

Menurut Arman, acara ini adalah merupakan wujud menginplementasikan visi dan misi GMDM dalam komitmen pemberantasan penyalahgunaan Narkoba di Indonesia.

“Saat ini yang kita perlukan adalah relawan untuk mengkaryabaktikan kegiatan kita ini,” ujarnya. Kita ingin, lanjutnya, dalam waktu dekat seluruh Indonedia (relawan-relawan) bisa kita kumpulkan. “Ini untuk kedepannya dalam acara Rakornas,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Arman mengatakan, dalam menggelar acara seperti ini yang tujuannya untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba, tidak perlu menunggu kehadiran pejabat tinggi.

“Kita jangan menggantungkan dengan pihak lain. Artinya acara besar apapun yang akan kita selenggarakan jangan selalu berharap harus pejabat tinggi yang hadir. Jadi jangan terlalu berharap pejabat tinggi hadir, siapa pun yang hadir, lurah sekalipun tetap kita  semangat untuk berkarya demi bangsa Indonesia,” tukasnya.

Sementara itu, hal serupa juga disampaikan Ketua Umum DPP IPWL Bakornas GMDM Jefri Tambayong, yang mengatakan acara ToT GMDM merupakan sebagai wujud komitmen bangsa Indonesia dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.

“Ini merupakan komitmen tegas dari Presiden RI, apalagi BNN telah melakukan kerjasama dengan TNI Angkatan Laut dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba,” kata Jefri Tambayong.

“Ini baru pemanasan, kita tidak boleh kalah dengan bandar narkoba. Karena kelak ini untuk menyelamatkan anak-anak bangsa,” ujarnya.

Jefri mengaku, pihaknya dalam menyelenggarakan acara ini, tidak terlalu berharap mendapatkan dukungan dari pihak-pihak lain. Kegiatan ini tujuannya hanya untuk menyelematkan anak-anak bangsa dari kejahatan narkotika.

“Tidak perlu kita mendapatkan penghargaan atau tidak, yang penting kita tujuan dapat menyelamatkan anak-anak bangsa,” tandasnya.

Adapun tujuan kegiatan ini adalah, agar peserta mendapat pengetahuan secara dalam tentang dampak Penyalahgunaan Narkoba, HIV/AIDS serta aspek Hukumnya dan diharapkan kemudian para peserta untuk mampu memberikan informasi yang jelas dan benar mengenai bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan penularan HIV/AIDS kepada lingkungannya serta menjadi penyuluh di lingkungan masing-masing. Dari pantauan rekan wartawan di lokasi, acara akan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. (tonmp)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Pangarmabar Pimpin Sertijab Lima Jabatan Strategis di Jajaran Koarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) lima jabatan strategis di jajaran Koarmabar yaitu Komandan Gugus Tempur Laut Koarmabar (Danguspurlabar), Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmabar (Danguskamlabar), Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta, Danlantamal XII Pontianak dan Asisten Personel (Aspers) Pangarmabar, bertempat di Markas Komando Koarmabar, Jakarta Pusat, Selasa (27/02/2018).

Jabatan yang diserahterimakan yaitu Danguspurlabar dari Laksma TNI Arsyad Abdullah, S.E., kepada Kolonel Laut (P) Irvansyah, Danguskamlabar dari Laksma TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han) kepada Kolonel Laut (P) Dafit Santoso, Danlantamal III Jakarta dari Laksma TNI Muchammad Ricard, S.H., M.M., kepada Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E., M.M., Danlantamal XII Pontianak dari Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi kepada Laksma TNI Gregorius Agung W.D., M.Tr (Han) dan Aspers Pangarmabar dari Kolonel Laut (P) H. Yudho Warsono, S.E., M.M., kepada Kolonel Laut (P) Deni Herman, S.T., M.AP.

Dalam amanatnya Pangarmabar mengatakan, serah terima jabatan merupakan dinamika organisasi dan merupakan proses regenerasi yang bertujuan untuk memantapkan kualitas kepemimpinan dan mengembangkan kemampuan manajerial serta merupakan wujud kepercayaan dari pemimpin TNI Angkatan Laut kepada Perwira terpilih, yang diharapkan mampu mengemban setiap tugas yang dibebankan secara profesional demi kemajuan organisasi.

Guspurla Koarmabar merupakan Komando Pelaksana Operasi di bawah Pangarmabar, bertugas melaksanakan dan menyelenggarakan operasi tempur laut dan operasi amphibi guna mendukung pengendalian laut dan pencapaian tujuan strategis dalam rangka penegakkan kedaulatan dan hukum di laut. Guskamla Koarmabar sebagai Komando Pelaksana Operasi di bawah Pangarmabar bertugas melaksanakan dan menyelenggarakan operasi laut sehari-hari dalam rangka penegakan hukum nasional dan internasional, menjaga kedaulatan di laut dan melaksanakan bantuan terhadap operasi militer lainnya.

Sedangkan Komando pelaksana dukungan, Lantamal III Jakarta dan Lantamal XII Pontianak bertugas menyelenggarakan dukungan logistik dan administrasi unsur-unsur operasi dan pembinaan potensi maritim. Dan untuk Spers Koarmabar bertugas merumuskan dan mengembangkan kebijakan Pangarmabar di bidang personel, baik militer maupun pegawai negeri sipil di lingkungan Koarmabar.

Lebih lanjut dikatakan Pangarmabar, wilayah kerja Koarmabar yang strategis karena dilalui jalur pelayaran Internasional menjadi tantangan bagi Koarmabar. Tugas Koarmabar untuk mewujudkan tugas pokok TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas keamanan nasional dan regional di perairan wilayah barat Indonesia harus ditingkatkan, melalui pelaksanaan gelar operasi Guspurla dan Guskamla Koarmabar serta penyiapan dukungan oleh pangkalan dalam mendukung kebutuhan unsur operasi. Koarmabar tidak mentolerir terhadap segala bentuk pelanggaran hukum di laut. Hal ini ditunjukkan dengan keberhasilan KRI Sigurot-864 dalam menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1.037,58 kilogram yang dilakukan oleh kapal MV. Sunrise Glory di Selat Philip Kepulauan Riau.

Diakhir amanatnya, Pangarmabar memberikan penekanan antara lain agar mengingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Trisila TNI Angkatan Laut sebagai pedoman dalam bekerja dan bertugas. Melaksanakan perintah dan keputusan pemimpin sebagai wujud dedikasi, loyalitas dan herarki. Memahami dan melaksanakan rantai komando organisasi sesuai garis kewenangan tak terputus dalam satu kesatuan komando. Meningkatkan intensitas jam komandan sebagai bagian pembinaan dan konsolidasi kepada prajurit. Melaksanakan kegiatan dengan skala prioritas, efisiensi anggaran yang ada dan tertib administrasi. Serta melaksanakan check and recheck terhadap semua kegiatan dengan berpedoman pada Standart Operating Procedure untuk mewujudkan zero accident.(tonmp/Disp)