Categories
Megapolitan Polhukam Transportasi

KSPI dan KATO Desak Pemerintah Segera Ambil Alih Persoalan Driver Ojol

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Komite Aksi Transportasi Online (KATO) mendesak pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo segera mengambil alih persoalan pekerja driver ojek online.

Langkah dan sikap para pekerja driver ojek online ini dikarenakan hingga saat ini pemerintah tak kunjung memperhatikan dan menyelesaikan berbagai persoalan sistem transportasi online tersebut.

Menurut Presiden KSPI, Said Iqbal, berbagai persoalan yang terjadi pada sistem transportasi online antara lain seperti perlindungan tarif, perlindungan hukum, dan kesejahteraan driver bagi pengemudi transportasi online sangat minim sekali.

“Pemerintah terkesan lebih memproteksi para aplikator atau pengusaha Grab, Uber, dan Go-Jek karena alasan penyerapan tenaga keria tanpa memberikan perkindungan tarif dan kesejahteraan bagi para pengemudi,” ujarnya di LBH Jakarta, Jum’at (30/03/2018).
Lebih lanjut Said Iqbal mengatakan, yang harus dilakukan oleh Presiden Joko Widodo adalah mendesak kepada pata menteri agar segera membuat Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, yakni Menteri Perhubungan, Menteri Komunikasi dan Informatika, dan Menteri Ketenagakerjaan; yang intinya adalah memberikan perlindungan dan kesejahteraan kepada para pengemudi.

“Dalam SKB 3 Menteri tersebut harus diatur nilai tarif bawah yang diterima oleh pengemudi Gojek, Grab, dan Uber. Seperti layaknya para buruh menerima upah minimun sebagai jaring pengaman agar tidak menjadi absolut miskin,” tegas Said Iqbal.

Dalam hal ini, KATO meminta agar setiap perubahan aturan tarif dan bonus yang dibuat oleh para pengusaha transportasi online wajib didiskusikan terlebih dahulu dengan perwakilan serikat pekerja pengemudi transportasi online.
“Jangan pengusahanya dibiarkan berlindung dengan definisi istilah mitra. Tetapi dalam prakteknya tidak menempatkan para pengemudi transportasi online tersebut sebagaimana layaknya rnitra untuk merundingkan hak-hak mereka,” kata pria yang juga menjabat sebagai Governing Body ILO ini.

Seharusnya pengusaha transportasi online mencontoh pengusaha taksi yang juga menempatkan para sopir taksi tersebut sebagai mitra, tetapi para pengemudi tersebut berhak membuat PKB yang mengatur tarif, komisi, dan kesejahteraan para pengemudi.

“Sekali lagi, pemerintah jangan berlindung dalam aturan tentang lalu lintas yang mengatakan roda dua bukan angkutan penumpang atau manusia,” tegas Said Iqbal. Karena faktanya, tambah Said Iqbal, dalam 3 tahun terakhir dengan kemajuan teknologi kendaraan roda 2 sudah digunakan sebagai alat angkutan penumpang.

“Bagaimana mungkin negara membiarkan warganya tidak terlindungi oleh kepentingan para pemodal,” gugat Iqbal.(red)

Categories
Nasional Polhukam Polisi TNI

Panglima TNI: Soliditas TNI dan Polri Bukan Hanya Seremonial Belaka

Koranjurnal.co.id, Balikpapan – Soliditas TNI dan Polri bukan hanya pada tataran atas tetapi sampai pada tataran paling bawah dan bukan hanya seremonial belaka. Untuk itu, seluruh Prajurit TNI dan Polri harus memegang teguh kebanggaan, memiliki  disiplin, dedikasi dan kinerja yang tinggi, professional serta loyalitas yang  terbaik kepada negara dan bangsa.
 
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Kasad Jenderal TNI Mulyono, pada saat memberikan  pengarahan kepada 4.750 personel TNI dan Polri se-wilayah Kalimantan Timur, bertempat di Dome Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (28/03/2018) kemarin. 
 
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjantomengatakan bahwa kehadiran pejabat, prajurit TNI dan Polri termasuk para Babinsa dan Babinkamtibmas pada kegiatan hari ini menunjukkan begitu eratnya soliditas TNI dan Polri.  
“Saya bangga kepada seluruh prajurit TNI dan Polri, saya melihat dari depan empat warna pelangi ada di sini (TNI AD, AL, AU dan Polri) dan ini menunjukkan bahwa soliditas TNI dan Polri sangat baik,”  ungkapnya.
 
“Saya yakin seluruh Prajurit TNI dan Polri bangga dapat ditempatkan di wilayah ini,  yang tentunya menjadi pengalaman tersendiri dengan situasi geografi,  demografi dan kondisi sosial yang ada di Kalimantan Timur,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
 
Dihadapan 4.750 personel TNI dan Polri, Panglima TNI juga menyampaikan bahwa  kemajuan pesat yang tak terduga di berbagai bidang khususnya bidang digital, computing power, dan analisa data selalu memiliki paradoks yang membuka peluang ancaman. “Beberapa diantaranya yang paling signifikan adalah ancaman siber, biologi dan kesenjangan,” ucapnya.
 
Disisi lain pengarahannya, Panglima TNI kembali menegaskan bahwa menjelang Pilkada serentak tahun 2018 dan Pemilu tahun 2019, Prajurit TNI dan Polri harus  tetap solid dan netral serta  mempunyai tugas pengamanan demi suksesnya pesta demokrasi. “Tugas TNI mendukung Polri dalam hal mengamankan pelaksanaan kegiatan pesta demokrasi 2018 dan 2019, termasuk membantu pengiriman logistik Pemilukada dan Pemilu ke daerah-daerah yang sulit dan terpencil,” tuturnya.
 
Diakhir pengarahannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan penekanan dan harapan untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas  Prajurit TNI dan Polri, sebagai berikut:  Pertama, jaga kepercayaan rakyat kepada TNI dan Polri, jangan sampai  dinodai dan rusak atau dihancurkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.  Kedua, tingkatkan kemampuan deteksi dini maupun cegah dini dari ancamanIdeologi, Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya, Pertahanan dan Keamanan  (Ipoleksosbudhankam) yang dapat mengancam persatuan, kesatuan dan keutuhan bangsa dan negara, khususnya dalam penyelenggaraan Pemilukada 2018 dan tahapan Pemilu 2019. Ketiga, TNI dan Polri sebagai aparat negara harus berdiri tegak di atas semua golongan dan mampu menjadi perekat kemajemukan dalam menjaga ke-Bhinneka–an dan senantiasa melaksanakan tugas dengan tulus ikhlas serta tidak mengenal menyerah.  Keempat, unsur pimpinan agar selalu dekat dan menyatu dengan anak buahnya,  sehingga mengetahui segala kesulitan yang dialami bawahannya dan segera dapat mengambil langkah solusinya.  Kelima, tetap jaga dan pelihara soliditas dan solidaritas TNI dan Polri hingga terjalin antar individu sebagai modal dasar melaksanakan peran fungsi dan tugas masing-masing, serta menjadi teladan bagi stakeholders maupun komponen masyarakat lainnya.
 
Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam pengarahannya mengatakan bahwa ketika TNI dan Polri bersatu, maka negara ini sudah aman.  
“Agenda-agenda tingkat nasional maupun internasional seperti pengamanan pesta demokrasi Pemilukada tahun 2018 dan Pemilu tahun 2019 serta pelaksanaan Asian Games ke-18 di Indonesia, semuanya akan berjalan aman,” ujarnya.
 
Lebih lanjut Kapolri menyampaikan bahwa netralitas TNI dan Polri pada pesta demokrasi, dengan tidak ikut memilih dalam Pemilukada dan Pemilu merupakan kehendak rakyat. “Soliditas TNI dan Polri hendaknya tidak hanya pada tataran atas tetapi betul-betul solid sampai ke tingkat paling bawah,” katanya. 
 
Dihadapan awak media, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa tujuan kunjungannya bersama Kapolri ke Kalimantan Timur adalah untuk menyamakan pola pikir, pola sikap dan pola tindak demi menjamin netralitas pada pesta demokrasi Pilkada tahun 2018 dan tahapan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2019.
 
“Apa yang sudah ditunjukkan oleh seluruh  Prajurit TNI dan Polri pada hari ini, Saya yakin tujuan netralitas itu bisa tercapai dan pengamanan Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019 berjalan aman, sukses dan lancar,” kata Panglima TNI.
 
Dalam kunjungan kerjanya ke Kalimantan Timur, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian didampingi Ibu Tri Suswati Tito Karnavian.(red/Pusp) 
Categories
Hukum Kriminalitas Megapolitan Polisi

Polisi Kembali Bongkar Bisnis Prostitusi di Apartemen Kalibata City, 4 Mucikari Diringkus

Koranjurnal.co.id , Jakarta – Polisi kembali membongkar perdagangan orang dengan modus prostitusi yang beroperasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Kali ini Subdit 6 Ranmor Dit Reskrimum Polda Metro Jaya berhasil meringkus 4 tersangka perantara penjaja seks komersial atau lebih dikenal dengan mucikari.

Mereka (mucikari) masing-masing berinisial SL alias M (50) perempuan, IP alias R (27) perempuan, MP alias N (21) perempuan, dan YP alias Y (19) laki-laki.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary, mengatakan ke empat pelaku memiliki peran yang berbeda-beda.

“Ada orang yang berperan sebagai penyedia kamar, kemudian orang yang mencari wanita PSK-nya, kemudian yang 2 lagi membantunya, total ada 4 pelaku,” kata Ade kepada wartawan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (29/03/2018).

Saat beroperasi, para PSK hanya tinggal menunggu di kamar, kemudian seorang mucikari bertugas turun ke bawah untuk menyerahkan kunci dan akses kepada pelanggan sehingga pelanggan bisa masuk.

“Kegiatan ini sangat privat, orang yang mengantarkan kepada pelanggan itu benar-benar sampai ke pelanggan. Jadi saat pelanggan masuk ke kamar, itu sudah tersedia PSK-nya didalam (kamar),” katanya.

Lebih lanjut Ade menjelaskan, sebelum pemesanan dilakukan pelanggan, pelaku mucikari lebih dulu melakukan komunikasi dengan mengirimkan foto para wanita PSK tersebut hingga adanya kesepakatan.

“Tipe (PSK) didapat dari kesepakatan dan komunikasi (lewat WhatsApp),” kata Ade.

Dari hasil penyelidikan sementara, bisnis prostitusi ini diduga hanya dipasarkan lewat mulut ke mulut.

Tarif untuk sekali kencan pelanggan dikenakan biaya Rp 350 ribu untuk sewa kamar, serta Rp 500 ribu untuk jasa PSK.

“Biaya sebesar 850 itu untuk satu kali kegiatan (short time) atau dengan waktu 1 jam,” kata Ade.

Sedangkan, lanjut Ade, harga Rp 2,5 juta plus sewa kamar Rp 350 ribu ditawarkan untuk jasa PSK longtime atau sekitar 9 jam lamanya.

Terkait ada atau tidaknya keterlibatan pengelola apartemen, Ade mengatakan, polisi masih mendalami kasus ini sehingga belum bisa dipastikan adanya keterlibatan pengelola apartemen atau tidak.(tonmp)

Categories
Megapolitan Polhukam TNI

Koarmabar Gelar TFG Dukungan Pengamanan Pelaksanaan Pemanduan di Perairan Selat Malaka dan Selat Singapura

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka mendukung pengamanan dalam pelaksanaan pemanduan di Perairan Selat Malaka dan Selat Singapura antara TNI AL dan PT. Pelindo I (Persero), Koarmabar menggelar Tactical Floor Game (TFG) di Gedung Nanggala Mako Koarmabar, Jakarta Pusat, Rabu (28/03/2018).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Operasi (Asops) Pangarmabar Kolonel Laut (P) Didong Rio Duta, S.T., M.A.P., M.Han., yang diwakili Paban Operasi Koarmabar Letkol Laut (P) Bagus Badari.

Dalam sambutan Asops Pangarmabar yang dibacakan Pabanopsarmabar, menyampaikan seperti yang sudah diketahui bersama bahwa Perairan Selat Malaka dan Selat Singapura merupakan salah satu kawasan terpenting jalur laut di Kawasan Asia Tenggara serta salah satu jalur utama pelayaran dunia, khususnya Asia, yang digunakan untuk menunjang kepentingan ekonomi, sosial, budaya dan militer. Dengan terbentuknya Tripartite Technical Expert Group yaitu 3 Littoral State (Indonesia, Malaysia dan Singapore) bertujuan untuk memastikan pelaksanaan peraturan UNCLOS dan Kedaulatan Littoral State dengan baik di perairan Selat Malaka dan Selat Singapura yang akan difokuskan pada penggunaan jasa pemanduan di Traffic Seperation Scheme (TSS).

Lebih lanjut dikatakan bahwa dalam kegiatan TFG yang diselenggarakan ini merupakan latihan yang menitik beratkan pada kegiatan diskusi dan ajang bertukar pikiran dengan tujuan meningkatkan keterampilan, profesionalisme serta hubungan antara TNI AL dan PT. Pelindo I (Persero) di Perairan Selat Malaka dan Selat Singapura.

Diakhir amanatnya, Asops Pangarmabar mengharapkan setelah menyelesaikan TFG ini para peserta agar mampu memahami dan mengerti lebih dalam dan mampu mengaplikasikan di lapangan dengan semestinya. Serta untuk menunjang pelaksanaan tugas sehingga tercapai hasil yang lebih optimal.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Paban VI Binkuat Sopsal, Asops Danlantamal IV, Dansatrol Lantamal I, Dansatrol Lantamal IV, Kapuskodalarmabar, Pabanops Guskamlabar, Pamen Sopsal, Para Pasops Lanal dan Perwakilan PT. Pelindo I (Persero) sebagai Koordinator PMO Selat Malaka Bapak Parsaulian Manurung.(tonmp/Disp)

Categories
Hukum Kriminalitas Megapolitan

HAMI Dampingi Korban Dugaan Penipuan dan Penggelapan Investasi Bisnis Pablo Putra Benua

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) resmi mendampingi beberapa pebisnis yang menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan dari seorang pengusaha bernama Pablo Putra Benua, pemilik PT. Inti Benua Indonesia.

“Disini Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) resmi mendampingi ada beberapa (pebisnis) yang merasa dirinya dirugikan atau merasa dirinya menjadi korban bujuk rayu daripada investasi bisnis yang tidak sesuai dari apa yang dijanjikan,” ujar advokat Sunan Kalijaga kepada wartawan dalam jumpa pers di kantor HAMI, Jalan Balikpapan, Jakarta Pusat, Kamis (22/03/2018).

Sunan mengatakan, para korban dugaan penipuan atau penggelapan terkait perjanjian investasi bisnis di bidang jual beli kendaraan bermotor roda empat itu telah melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

“Disini ada pak Petrus (pebisnis asal Kupang) yang telah membuat laporan resmi di Bareskrim Mabes Polri. Dengan dugaan pasal 378 KUHP tentang penipuan, dan 372 KUHP tentang penggelapan, dan pasal 263 tentang pemalsuan,” ujarnya.

“Ini sudah dalam proses tahapan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) di Bareskrim Mabes Polri,” lanjutnya.

Adapun pebisnis lain yang juga merasa dirugikan atas dugaan penipuan investasi bisnis tersebut, yaitu seorang pebisnis asal Samarinda Kalimantan, bernama Azar.

“Disamping saya juga ada pak Azar. Dirinya juga korban terhadap modus investasi bisnis yang sama. Beliau (Azar.red) juga sudah melakukan pengaduan ke kepolisian resort (Polres) Samarinda,” ujar Sunan.

Sementara itu, Sunan mengungkapkan juga, akibat modus investasi bisnis (Pablo) yang diduga mengandung unsur penipuan serta penggelapan tersebut, kliennya mengalami kerugian, bukan saja secara material namun juga immateriil.

Seperti yang dialami oleh Azar, menurut dirinya, praktik bisnis yang dilakukan oleh Pablo, bukan hanya merugikan material tetapi juga telah merusak nama baik (immateriil) bisnis di daerahnya.

“Saya berharap dia (Pablo) mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan karena sangat merugikan sekali. Saya juga punya nama baik di daerah. Saya (seolah) tidak mau ditekan (dicap) sebagai bisnis sampah. Hal ini sangat merugikan nama baik saya. Karena pada saat pembukaan, kita mengundang pejabat-pejabat, tapi nyatanya malah begini. Saya berharap pihak polisi bisa mengusut tuntas kasus ini,” ujar Azar.

Hal serupa juga dikatakan Petrus, ia berharap persoalan kasus dugaan penipuan atau penggelapan yang dilakukan oleh Pablo Putra Bangsa dapat diselesaikan sebagaimana mestinya (jalur hukum).

“Kita belum berpikir untuk musyawarah. Kita berharap kasus ini biar (tetap) berlanjut (jalur hukum),” kata Petrus.

Dalam kesempatan itu, Sunan sebagai kuasa hukum diminta oleh kliennya, untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Dengan adanya proses (hukum) ini semua, nama baik daripada klien kami peran-pelan bisa terpulihkan,” tukasnya.

Dari informasi yang beredar, diketahui bahwa Pablo adalah seorang pengusaha muda sukses yang mempunyai bisnis di bidang jual beli dengan nama perusahaan  PT Inti Benua Indonesia. Kemudian selama berjalan operasionalnya perusahaan tersebut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), digolongkan ke dalam daftar perusahaan investasi bodong. Pemilik, Pablo pun juga dituduh telah menipu beberapa orang terkait investasi bisnis di perusahaannya.(tonmp)

Categories
Megapolitan Polhukam Polisi

Kapolda Irjen Pol Idham Azis Lantik 10 Pamen Polda Metro Jaya

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis, melantik pejabat utama dan perwira menengah di jajaran Polda Metro Jaya. Upacara sertijab dilaksanakan di gedung utama Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (21/03/2018) pagi tadi.

Pelantikan pejabat tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/663/III/KEP./2018 tanggal 8 Maret 2018, ST/664/III/KEP./2018 tanggal 8 Maret 2018 dan ST/665/III/KEP./2018 tanggal 8 Maret 2018 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.

Berikut Pejabat Utama dan Perwira Menengah yang diserahterimakan adalah:

1. Kepala Biro Operasi (Karo ops) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, M.Hum diserah terimakan kepada Kombes Pol Drs. Slamet Hadi Sipraptoyo, yang sebelumnya menjabat Dir Sabhara Polda Metro Jaya. Kombes Pol Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, M.Hum selanjutnya menduduki jabatan Danpaspelopor Korbrimob Polri.

2. Dir Sabhara Polda Metro Jaya, Kombes Pol Drs. Slamet Hadi Sipraptoyo diserah terimakan kepada Kombes Pol Drs. Marsudianto, SIK, yang semula menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Wabprof Divpropam Polri. Kombes Pol Drs. Slamet Hadi Sipraptoyo selanjutnya menduduki jabatan baru sebagai Kepala Biro Operasi (Karo ops) Polda Metro Jaya.

3. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, SIK, M.Hum diserah terimakan kepada Kombes Pol Indra Jafar, SIK, yang sebelumnya sebagai Kabid Propam Polda Jawa Timur. Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, SIK, M.Hum selanjutnya menduduki jabatan Koorspripim Polri.

4. Karo Sarpras Polda Metro Jaya, Kombes Pol Drs. Dedy Kusnadi diserahterimakan kepada Kombes Pol Drs. Hendro Sugiatno, M.Si, yang sebelumnya menjabat Kabagrenlog Rojianstra Slog Polri. Kombes Pol Drs. Dedy Kusnadi selanjutnya menduduki jabatan Kabagrenlog Rojianstra Slog Polri.

5. Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto, SIK, SH, MH diserah terimakan kepada AKBP Ferdy Irawan, SIK, M.Si yang semula menjabat Kasubdit 5 DitReskrimsus Polda Metro Jaya. AKBP Fadli Widiyanto, SIK, SH, MH. selanjutnya menduduki jabatan sebagai Kapolres Jombang Polda Jawa Timur.

6. Irbidops Itwasda Polda Metro Jaya, AKBP Yakub Dedy Karyawan, SIK, diserah terimakan kepada AKBP Rahmat Hakim, SIK, yang sebelumnya sebagai Kapolres Musi Banyuasin Polda Sumatera Selatan. AKBP Yakub Dedy Karyawan, SIK selanjutnya menduduki jabatan sebagai Auditor Itwil II Itwasum Polri.

7. Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Edfrie R Maith, SIK, diserah terimakan kepada AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, SIK, M. Hum yang sebelumnya sebagai Kapolres Cirebon Polda Jawa Barat. AKBP Edfrie R. Maith, SIK selanjutnya menduduki jabatan sebagai Pemeriksa Utama Roprovos Divpropam Polri.

8. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bismo Teguh Prakoso SH, SIK, MH menduduki jabatan baru sebagai Kapolres Ciamis Jawa Barat.

9. AKBP Arie Ardian Rishadi, SIK. menduduki jabatan baru sebagai Wakapolres Metro Jakarta Pusat. yang sebelumnya sebagai Kapolres Donggala Sulawesi Tengah.

10. AKBP Raden Romdhon Natakusuma, SH, SIK. menduduki jabatan baru sebagai Kabagstrajemen Rorena Polda Metro Jaya. yang sebelumnya sebagai Kapolres Cilegon Polda Banten. (red)

Categories
Hukum Infrastruktur Megapolitan

Waskita Karya Hentikan Sementara Proyek Rumah Susun Pasar Rumput

Koranjurnal.co.id, Jakarta – PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyampaikan permintaan maaf dan duka yang mendalam kepada keluarga korban atas kejadian jatuhnya besi hollow 4×4 cm pada Minggu (18/03/2018) pada proyek Rumah Susun Pasar Rumput.

Saat ini Waskita juga membantu proses pemakaman korban atas nama Tarmina di Menteng Pulo Jakarta setelah sebelumnya ditangani di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo, Jakarta.

Waskita juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait melakukan investigasi atas penyebab jatuhnya besi hollow ukuran 4×4 cm.

Atas kejadian tersebut, PT Waskita Karya (Persero) Tbk menghentikan sementara seluruh kegiatan pembangunan atas proyek Rumah Susun Pasar Rumput. Hal ini dilakukan manajemen untuk dapat melakukan evaluasi dan investigasi menyeluruh serta mengetahui perbaikan yang perlu dilakukan.

“Kami memutuskan untuk melakukan pemberhentian sementara agar segera bisa melakukan evaluasi dan pembenahan” tegas Kepala Divisi I, IGN Joko Herwanto melalui siaran pers yang diterima jurnalis. (tonmp)

Categories
Megapolitan Polhukam

Mulai Senin 19 Maret 2018, Program Medsos Sehat Kopi Om Dilan by Habiburokhman Siap Bantu dan Dampingi Masyarakat Secara Gratis

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Program Konsultasi Hukum Pagi Oentoek Masyarakat Berkeadilan atau disingkat Kopi Om Dilan by Habiburokhman resmi mulai beraktivitas Senin 18 Maret 2018.

Hal tersebut dikatakan Advokat Habiburokhman dalam peluncuran Program Media Sosial Sehat Kopi Om Dilan, yang diadakan di kawasan Kuningan, Jakarta, Sabtu (17/03/2018).

Habiburokhman menyampaikan, inti program ini adalah untuk memberikan pendampingan, membantu dan memberikan pendidikan hukum secara gratis kepada masyarakat dengan metode konsultasi.

“Tujuan pertama program ini untuk memasyarakatkan gerakan dalam menggunakan medsos sehat, dengan maksud memperjuangkan kebenaran dan keadilan,” kata Habiburokhman yang juga sebagai Ketua Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA).

Tujuan kedua, lanjutnya, yakni membantu beban masyarakat yang memiliki persoalan terkait hukum.

“Kita tahu bahwa selama ini masyarakat sulit mendapatkan jasa advokat karena biaya yang cukup mahal. Sementara disisi lain setiap aspek kehidupan masyarakat pasti berkaitan dengan masalah hukum,” ujar Habiburokhman didampingi rekan-rekan aktivis dan pengacara lainnya.

“Kalau masyarakat sudah melek hukum, maka berbagai persoalan lain pasti bisa diselesaikan,” tukasnya.

Program Kopi Om Dilan, akan mengudara dan melayani masyarakat setiap pagi mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Program tersebut bisa dirasakan masyarakat lewat media sosial atau situs resmi Kopi Om Dilan dengan Twitter @Habiburokhman dan Facebook habiburokhman.

“Kami menyediakan setidaknya 15 advokat muda yang secara bergantian akan memberikan konsultasi hukum dalam program tersebut,” pungkasnya.(tonmp)

Categories
Angkutan Udara Daerah Hukum Kriminalitas Transportasi

Diduga Bawa Paket Narkoba, Penumpang Maskapai Batik Air Tujuan Pekanbaru – Jakarta Diamankan Petugas 

Koranjurnal.co.id, Pekanbaru – Dua orang penumpang pesawat Batik Air ditangkap dan diamankan petugas Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru, Riau Sabtu pagi (17/03/2018).

Kedua penumpang pesawat Batik Air tujuan Pekanbaru – Jakarta tersebut atas nama, Muhammad Zainuddin dan Dede Oktaviyanto. Mereka kedapatan membawa paket yang diduga narkoba jenis shabu.

General Manager PT Angkasapura II Pekanbaru Jaya Tahoma Sirait dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, bahwa Sabtu 17 Maret 2018 telah diamankan dua orang penumpang Batik Air ID 7064 tujuan Jakarta atas nama, pertama, Dede Oktaviyanto seat (nomor bangku) 24A, kemudian kedua, Muhammad Zainuddin seat 24B di SCP 2 Bandara SSK2 Pekanbaru, dan diduga membawa barang jenis shabu berjumlah dua paket total berat 1,5 kg yang diletakkan di selangkangan, saat ini masih dalam proses pemeriksaan.

Menurut Jaya Tahoma Sirait kedua penumpang dari Pekanbaru tujuan Jakarta tersebut diamankan saat yang bersangkutan melintas di pos pemeriksaan. Petugas mengamati dan mencurigai gerak-gerik mereka, kemudian petugas menggeledah penumpang tersebut.

“Sekarang keduanya sudah diamankan sementara oleh petugas bandara,” kata Jaya T.Sirait, sesuai yang dilansir detakindonesia.com

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Resmi Jabat Pangarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke XXXIII/tahun 1988, resmi menjabat sebagai Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) ke-33 menggantikan Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (15/3). Upacara sertijab dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., sekaligus menyematkan tanda jabatan kepada Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M.

Dalam amanatnya, KSAL Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., mengatakan bahwa serah terima jabatan merupakan aktualisasi dari regenerasi kepemimpinan di lingkungan TNI Angkatan Laut yang memiliki nilai dan arti strategis. Hal ini berkaitan erat dengan dinamika pembinaan organisasi secara menyeluruh untuk memberikan penyegaran melalui ide dan gagasan yang inovatif bagi peningkatan kinerja organisasi.

Selanjutnya, KSAL mengatakan Koarmabar dan Kolinlamil adalah kotama pembinaan dan operasional TNI Angkatan Laut. Dimana Koarmabar bertugas membina kemampuan SSAT dan potensi maritim menjadi kekuatan pertahanan negara di laut, melaksanakan operasi laut, operasi tempur laut dan proyeksi kekuatan ke darat dalam rangka penegakan kedaulatan dan hukum di laut. Sedangkan Kolinlamil mengemban tugas membina kemampuan sistem angkutan laut militer dan potensi angkutan laut nasional untuk kepentingan pertahanan negara, serta melaksanakan angkutan laut administratif, taktis maupun strategis TNI/POLRI dan melaksanakan bantuan angkutan laut dalam rangka pembangunan nasional. Perkembangan lingkungan yang strategis diwarnai dengan berbagai permasalahan terkait perbatasan antar negara, pengamanan pelayaran, pencemaran lingkungan, dan pelanggaran hukum di laut serta penanggulangan bencana alam. Selain itu, pemberontakan bersenjata, separatisme dan terorisme masih menjadi ancaman serius bagi integritas NKRI.

Baca juga: KSAL Pimpin Sertijab 2 Panglima Kotama TNI AL 

Diakhir amanatnya, KSAL mengharapkan Koarmabar dan Kolinlamil menjadi tumpuan TNI Angkatan Laut dalam menjawab tantangan tugas tersebut, sehingga kesiapsiagaan operasional kedua kotama harus optimal. TNI Angkatan Laut tengah melaksanakan pembangunan kekuatan dan pembinaan kemampuan yang diarahkan untuk mewujudkan kekuatan pokok minimum guna mendukung pemerintah menjadikan indonesia sebagai poros maritim dunia. menyikapi hal tersebut, Koarmabar dan Kolinlamil dituntut untuk terus meningkatkan profesionalitas personel dengan didukung Standard Operating Procedure (SOP) yang implementatif.

Sebelum menjabat sebagai Pangarmabar, Laksamana Muda Yudo Margono, S.E., M.M. menjabat sebagai Pangkolinlamil. Sementara Laksamana Muda Aan Kurnia, S.Sos akan menjabat sebagai Asisten Operasi (Asops) Kasal.

Hadir dalam acara tersebut, Pangkostrad, Danjen Kopassus, Gubernur DKI Jakarta, Kepala Bidang Penindakan BNN, para Athan negara sahabat, para Pejabat Utama TNI AL serta undangan lainnya.(red/Disp)