Categories
Ragam TNI

Selain Dekat dengan Rakyat, TNI Juga Dicintai Anak-anak

Koran Jurnal, Papua – Tidak hanya dekat dengan rakyatnya, TNI juga dicintai oleh anak-anak. Seperti itulah gambaran kedekatan dan keakraban Babinsa Koramil 1709-04/Yapbar Kopda Aan Kurniawan dengan warganya, tak terkecuali dengan anak-anak di Kampung Nurawi Pulau Miosindi, Distrik Poom, Kabupaten Kep. Yapen, Selasa (19/01/2021).

Memiliki sosok yang ramah dan penuh canda dengan disertai senyum khas Babinsa, menjadikan anak-anak ini sangat dekat dan akrab dengan Kopda Aan selaku Babinsa di wilayah Distrik Poom dan anak-anak ini pun juga tidak merasa asing dengan kehadirannya ditengah mereka.

Di momen ini, Aan pun menyempatkan waktunya dengan kegiatan yang bermanfaat yaitu sambil memberikan pelajaran tambahan kepada anak-anak ini tentang membaca, menulis dan berhitung (Calistung), karena sebagian dari mereka masih belum lancar dalam hal Calistung.

“Kegiatan seperti ini tentunya sangat bermanfaat bagi anak-anak ini, sebab dengan lancarnya membaca, menulis maupun berhitung akan menunjang mereka dalam menerima pelajaran di sekolahnya, sehingga generasi penerus kita akan menjadi generasi yang cerdas dan penuh talenta,” pungkas Kopda Aan.

Dirinya juga menambahkan bahwa anak-anak Kampung Nurawi ini semangat yang tinggi dan sangat antusias dalam menerima pelajaran tambahan yang diberikan.

“Semoga kelak mereka dapat meneruskan cita-cita luhur bangsa dan negara yang kita cintai ini,” tambahnya.(pen/red)

Categories
Bencana Ragam

Kemensos Dirikan 6 Dapur Umum di Sulawesi Barat

Koran Jurnal, Mamuju – Kementerian Sosial (Kemensos)  membangun enam posko dapur umum (dumlap) bagi korban gempa. Enam dapur umum tersebut dua berasal dari Provinsi Sulawesi Barat, sedangkan satu dari Provinsi Sulawesi Selatan dan tiga dari Provinsi Sulawesi Tengah.

Fasilitas itu untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi para penyintas gempa di Kabupaten Majene dan Mamuju.

“Seluruh masakan kita sebarkan ke lokasi pengungsi atau bagi yang lokasi pengungsianya dekat bisa langsung mengambil,” jelas Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, M Safii Nasution, di Sulbar, Minggu pagi (17/01/2021).

“Satu mobil dapur umum lapangan dapat memasak 2000 masak makanan. Sehari kita salurkan 2 kali. Jadi total nya mencapai 24.000,” ungkap Safii.

Menurut dia, rencananya posko dapur umum difokuskan di satu titik, yakni Kantor Gubernur. Hal ini demi distribusi dan komunikasi berada dalam satu komando. Selanjutnya makanan akan didistribusikan ke 97 posko pengungsian yang terdaftar di Dinas Sosial, Sulbar.

“Untuk memudahkan pengontrolan Gubernur minta semua dapur umum dalam satu titik yaitu di kantornya,” tambah Safii.

Safii menyebut situasi di Sulawesi Barat  belum sepenuhnya kondusif. Namun, pemerintah berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan dasar seluruh korban.

Kumpulkan Pengungsi di Stadion

Tersebarnya titik pengungsian di Kabupaten Mamuju dan Majene menyulitkan distribusi makanan dan bantuan lainnya. Untuk itu, bagi pengungsi yang berada di Kabupaten Mamuju, Kemensos bersama Pemprov Sulbar mengambil kebijakan mengumpulkan mereka dalam satu lokasi yaitu di stadion Manakarra, Mamuju.

Untuk menghindari penyebaran covid 19, Safii mengaku telah mengirimkan tenda pengungsi covid 19 yaitu tenda yang menggunakan pembatas dan adanya ventilasi disetiap ruangnya.

“Kita siapkan 10 tenda untuk sementara dan bisa nambah tergantung jumlah pengungsi,” tegasnya.

Selain itu, Kemensos juga menyediakan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi pengungsi.

“Kita juga pastikan semua kebutuhan listrik terpenuhi. Masyarakat bisa ngecarge HPnya agar mereka bisa berkomunikasi dengan keluarganya,” lanjut Safii.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Sulawesi Tengah Mumu Suherlan mengaku membawa tiga mobil dapur umum lapangan (Dunlap) yaitu dari mobil dunlap propinsi, Kabupaten Donggala dan Sigi untuk membantu penyediaan makanan korban gempa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

“Kita berangkat hari Jumat pagi jam enam setelah mendapat arahan dari Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaeuddin, dengan menempuh perjalanan 12 jam dari kota Palu,” jelas Mumu.

Selain mengerahkan Dulap, dikatakan Mumu dinsos Sulteng juga mengerahkan pilar sosial seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tagana guna memasak makanan siap saji bagi pengungsi dan relawan yang membantu evakuasi korban gempa.

“Kita bawa 9 TKSK dan 40 Tagana dari Sulteng. Semua kita kerahkan untuk bantu penyediaan makanan di tiga titik Dunlap^, tambah Mumu.

Sementara Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan korban jiwa akibat gempa Magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat bertambah menjadi 56 orang.

Selain itu, terdapat 637 korban luka di Kabupaten Mejene dengan perincian 12 orang luka berat, 200 orang luka sedang, dan 425 orang luka ringan. Di Kabupaten Memuju, 189 orang mengalami luka berat dan menjalani rawat inap.(hum/red)

Categories
Nasional Ragam

BNPB Akan Berikan Dana Stimulan Bagi Rumah Rusak Akibat Gempa Mamuju Sulbar

Koran Jurnal, Mamuju – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan memberikan dana stimulan bagi warga yang memiliki rumah dan mengalami kerusakan akibat Gempabumi Sulawesi Barat (Sulbar) Magnitudo 6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1) dini hari.

Adapun besaran dana stimulan tersebut masing-masing adalah 50 juta rupiah untuk Rumah Rusak Berat (RB), 25 juta rupiah untuk Rumah Rusak Sedang (RS) dan 10 juta rupiah untuk Rumah Rusak Ringan (RR).

Menurut Kepala BNPB, Doni Monardo, jumlah besaran dana stimulan tersebut merupakan usulan yang diberikan dari Pemerintah Sulbar kepada Pemerintah Pudat melalui BNPB.

“Ini merupakan usulan dari Pemerintah Provinsi Sulbar kepada Pemerintah Pusat melalui BNPB,” jelas Doni, Minggu (17/01/2021).

Sebelumnya, Doni telah memastikan bahwa kerusakan rumah warga akibat gempabumi merupakan menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten.

“Pemerintah pasti akan memberikan perhatian kepada masyarakat yang menjadi korban, termasuk rumah yang rusak nanti menjadi tanggung jawab BNPB bersama dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten,” pungkas Doni.(pus/red)

Categories
Ragam

Sebanyak 56 Orang Meninggal Akibat Gempa M6,2 di Sulawesi Barat

Koran Jurnal, Jakarta – Berdasarkan data per 16 Januari 2021 pukul 20.00 WIB, Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa M6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1), pukul 01.28 WIB atau 02.28 waktu setempat di Provinsi Sulawesi Barat menjadi 56 orang, dengan rincian 47 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan sembilan orang di Kabupaten Majane.

Selain itu, terdapat 637 korban luka di Kabupaten Majene dengan rincian antara lain 12 orang luka berat, 200 orang luka sedang dan 425 orang luka ringan. Sedangkan di Kabupaten Mamuju terdapat 189 orang mengalami luka berat atau rawat inap.

BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju serta Kabupaten Polewali Mandar terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan TNI – Polri, Basarnas serta relawan maupun instansi lainnya dalam proses evakuasi masyarakat terdampak.

Pusdalops BNPB memutakhirkan informasi saat ini bahwa aliran listrik di Kabupaten Majene sebagian sudah menyala. Sedangkan aliran listrik di sebagian wilayah Kabupaten Mamuju sudah dapat dialiri listrik sedangkan setengahnya masih mengalami gangguan.

Selanjutnya, jalur darat yang menghubungkan Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Provonsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali pulih dan dapat dilalui kendaraan pada Sabtu (16/01/2021) sore.

Adapun jalur tersebut dapat kembali dibuka setelah Dandim 1401/Majene, Letkol Inf Yudi Rombe dari Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin, menugaskan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 8/SMG untuk membuka akses menggunakan alat berat.

BNPB telah menyerahkan bantuan awal untuk operasional kebutuhan pokok penanganan Gempabumi Sulawesi Barat sebesar 4 miliar Rupiah pada hari ini, Sabtu (16/1). Bantuan tersebut diserahkan sebesar 2 miliar rupiah untuk Provinsi Sulbar dan masing-masing 1 miliar rupiah untuk Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene.

Selain itu, BNPB juga telah mendistribusikan 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA.

Pada Sabtu (16/1) pukul 06.32 WIB, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan telah kembali terjadi gempabumi dengan kekuatan M5,0 di Kabupaten Majene. BMKG juga memprakirakan gempa susulan masih akan terjadi. Untuk itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu waspada terkait adanya potensi gempa susulan yang berkekuatan signifikan.

BNPB juga mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan dengan tebing curam untuk waspada terhadap longsoran dan reruntuhan batu. Selain itu, bagi yang tinggal di kawasan pantai atau pesisir, diharapkan untuk selalu waspada dan segera menjauhi pantai apabila merasakan adanya gempa susulan.

Masyarakat diminta untuk dapat mengikuti informasi resmi dan tidak mudah percaya dengan segala informasi yang belum jelas sumbernya. Masyarakat juga diimbau untuk tidak percaya berita bohong atau hoax mengenai prediksi dan ramalan gempabumi yang akan terjadi dengan kekuatan lebih besar dan akan terjadi tsunami.

Masyarakat juga dapat mengikuti perkembangan informasi kegempaan melalui BMKG dan portal InaRisk untuk mengetahui potensi risiko bencana yang ada disekitar tempat tinggal.(pus/red)

Categories
Daerah Ragam

BNPB dan Komisi VIII DPR RI Tinjau Longsor Sumedang

Koran Jurnal, Sumedang – Bencana longsor yang melanda Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang Jawa Barat pada Sabtu (9/1) lalu, menyebabkan puluhan rumah rusak dan korban jiwa.

Berdasarkan hal tersebut, Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninjau lokasi longsor guna melihat langsung kondisi dan dampak yang terjadi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suyatman, dalam paparannya mengatakan menurut data BPBD Kab. Sumedang per tanggal 15 Januari 2021, kejadian longsor tersebut berdampak pada korban jiwa dan materil.

“Hingga hari ini 15 Januari, korban tertimbun longsor diperkirakan 40 orang, 24 orang diantaranya sudah ditemukan dan 16 orang masih dalam pencarian. Luka berat 3 orang, luka ringan 22 orang dan diperkirakan warga yang terdampak sejumlah 1.003 jiwa / 267 KK. Sedangkan rumah yang tertimbun 20 unit, rumah rusak berat 5 unit, rumah rusak ringan dan terancam 51 unit,” ucap Herman saat menerima perwakilan Komisi VIII DPR RI dan BNPB di pos komando SMAN 1 Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, Jum’at (15/01/2021).

Lebih lanjut ia menyampaikan akan segera merelokasi warga terdampak sesuai dengan arahan kepala BNPB Doni Monardo beberapa waktu lalu.

“Pemda akan melakukan relokasi permanen bagi masyarakat terdampak dan terancam longsor, dan kami sedang melakukan persiapan untuk lokasi yang ditentukan,” tutur Herman.

Sementara itu wakil bupati Sumedang Erwan Setiawan menegaskan pemerintah daerah telah melakukan langkah cepat dengan memasang sistem peringatan dini untuk meminimalisir dampak longsor yang akan terjadi kedepannya dan akan mengevaluasi seluruh izin pembangunan di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi longsor.

“Early Warning System (sistem peringatan dini) telah kami pasang di lokasi untuk memberikan tanda dan mengurangi dampak yang akan terjadi. Selain itu kami akan melakukan moratorium dan evaluasi seluruh izin pembangunan atau pengembangan di lokasi rawan longsor baik yang belum diberikan izin maupun bagi yang sudah memiliki izin,” ujar Erwan.

DPR RI Dorong Pembangunan Berbasis Mitigasi Bencana

Pada kesempatan yang sama wakil ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan, mengatakan Komisi VIII membidangi kebencanaan, oleh karena itu akan melakukan pendampingan terkait persoalan kebencanaan di Indonesia, salah satunya mengutamakan peran mitigasi atau pencegahan guna kurangi dampak bencana.

“Di dalam pembahasan Perubahan UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana di Komisi VIII DPR RI, mitigasi bencana adalah salah satu poin yang dibahas dengan memperhatikan tata ruang dari segi kebencanaan,” kata Ace.

Seperti longsor yang terjadi di Sumedang ini, daerah temopat terjadinya bencana longsor merupakan daerah padat penduduk yang memiliki kemiringan tanah yang berisiko terjadi longsor.

“Daerah itu dijadikam pemukiman penduduk yang cukup padat, sangat penting analisis dampak bencana dalam tata ruang ataupun pembangungan. TIdak boleh ada pemberian izin bagi pendirian bangunan yang tidak memperhatikan dampak bencana,” lanjut Ace.

Ace menambahkan, turut berduka atas kejadian ini dan mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh stakeholder yang ikut melakukan penanganan longsor Sumedang.

“Komisi VIII turut prihatin dan berbelasungkawa atas kejadian ini, selain itu kami ucapan terima kasih kepada tim sar, TNI/POLRI, relawan dan pihak-pihak yang terlibat dalam penanggulangan longsor yang begitu aktif melakukan pencarian korban dari awal,” kata Ace.

BNPB Dukung Pemda Untuk Relokasi Warga Terdampak

Kemudian Sekretaris Utama BNPB Harmensyah menjelaskan, pemerintah pusat dalam hal ini BNPB akan terus mendukung proses penanggulangan bencana longsor, termasuk menyiapkan dukungan untuk relokasi bagi warga.

“Pemerintah pusat akan memberikan dukungan relokasi bagi masyarakat terdampak, untuk lokasi yang menentukan dari pemerintah daerah,” jelas Harmensyah.

Dalam rangka melakukan pencegahan longsor, perlu adanya bantuan alam, pada kesempatan ini BNPB memberikan ribuan bibit pohon guna ditanam dilokasi yang rawan longsor.

“Permasalahan lingkungan merupakan salah satu yang perlu diperhatikan, drainase yang buruk mengakibatkan air akan menguap dari saluran dan berdampak kepada tanah disekitarnya, jika tanah tidak ditanami pohon-pohon berakar kuat makan tanah akan mudah terbawa aliran air dan terjadi longsor,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini BNPB dan Komisi VIII DPR RI memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang berupa ribuan bibit pohon seperti pohon Sukun 500 buah, pohon Aren 500 buah, pohon Alpukat 350 buah, pohon Mahoni 1.500 buah dan Vetiver 5.000.

Selain itu untuk mengurangi penyebaran COVID-19 diberikan juga dukungan berupa Mesin PCR 1unit, Mesin RNA 1 unit, PCR Test 5.000 buah, RNA Test 5.008 buah, VTM Test 5.000 buah, Swab Antigen Test 5.000 buah, Mie Sago 100 karton dan masker kain 1.600 buah, serta tambahan dana siap pakai sejumlah 99 juta rupiah.

Pada kegiatan ini perwakilan Komisi VIII dan BNPB meninjau pos komando SMAN 1 Cimanggung dan meninjau lokasi kejadian longsor serta melakukan penanaman bibit pohon.(pus/red)

Categories
Nasional Ragam

Kemensos Kirim Bantuan Rp 1,7 Miliar untuk Korban Gempa Bumi Sulawesi Barat

Koran Jurnal, Mamuju – Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sebesar 1.7 milyar rupiah bagi korban gempa di Sulawesi Barat. Bantuan dikirim dengan pesawat herkules milik TNI AU melalui Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Jum’at (15/01/2021).

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam M Safii Nasution mengawal langsung bantuan dengan ikut naik pesawat herkules, setelah sebelumnya Mensos Tri Rismaharini bersama Kepala BNPB juga bertolak ke Sulawesi Barat.

Safii menjelaskan bahwa bantuan tersebut terdiri dari bantuan logistik tanggap darurat pusat senilai Rp 979.819.710, bantuan logistik gudang regional timur senilai Rp621.911.700 dan santunan ahli waris bagi delapan korban yang telah teridentifikasi sebesar 120 juta rupiah untuk masing – masing ahli waris senilai 15 juta rupiah, selanjutnya seluruh ahli waris korban bencana meninggal dunia akan diberikan santunan dengan nilai yang sama.

“Bantuan ini diwujudkan makanan siap saji, makanan anak, tenda gulung, matras, peralatan keluarga, tenda serbaguna dan keperluan lainnya,” jelas Safii Nasution di Sulbar, sore ini.

Rincian bantuan yang diserahkan Kemensos antara lain makanan siap saji 2500 paket, makanan anak 1200 paket, tenda gulung 500 lembar, matras 1000 lembar, selimut 700 lembar, peralatan dapur 200 paket, tenda serbaguna 10 unit, Kids ware 500 paket, Ford ware 500 paket, velbed 40 unit, kasur 370 buah, sandang 30 paket, perlengkapan Tagana 20 paket.

Kemensos juga mengerahkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Sulawesi Selatan sebanyak 50 personil dan Sulawesi Tengah sebanyak 19 personil untuk membantu Tagana setempat untuk membuka dapur umum dan memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP).

“Sejak bencana terjadi, kami melalui Tagana telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial di wilayah terdampak gempa tentang aktivitas penanganan dan mengamati situasi terkini,” ucap Syafii.

BPBD Kabupaten Majene mengabarkan 8 (delapan) warganya meninggal dunia dan lebih dari enam ratus menderita luka-luka. BPBD setempat terus melakukan upaya penanganan darurat dan memutakhirkan data dampak pascagempa M6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1), pukul 01.28 WIB atau 02.28 waktu setempat.

Data Pusat Pengendali Operasi BNPB per 15 Januari 2021, pukul 11.10 WIB, mencatat sekitar 637 warga mengalami luka-luka dan 15.000 lainnya mengungsi di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. BPBD setempat terus melakukan pendataan dan kaji cepat di lapangan. Sedangkan kerusakan bangunan di Kabupaten ini mencakup 62 unit rumah rusak, 1 unit puskesmas rusak berat, 1 kantor danramil Maluda rusak berat, jaringan listrik padam, komunikasi selular tidak stabil dan longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene – Mamuju.

Sedangkan pada Kabupaten Mamuju, BPBD setempat menginformasikan kerusakan berat (RB) antara lain Hotel Maleo, kantor Gubernur Sulawesi Barat dan sebuah mini market. Jaringan listrik dan komunikasi selular juga terganggu di wilayah Mamuju. Kerusakan rumah warga serta korban jiwa masih dalam pendataan.(hum/red)

Categories
Ragam TNI

TNI Kirim Prajurit dan Alutsista Bantu Korban Gempa Majene dan Mamuju

Koran Jurnal, Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengirimkan sejumlah prajurit dan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) dalam rangka membantu korban bencana gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat (15/1/2021) dini hari, dengan kekuatan Magnitudo (M) 6,2.

Bantuan terhadap bencana tersebut, merupakan bentuk kepedulian TNI dalam misi kemanusiaan dan juga merupakan bagian dari tugas pokok TNI sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia Pasal 7 Ayat 2, diantaranya melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Saat ini, TNI telah memberangkatkan 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Batalyon Infanteri (Yonif) 721/Makkasau dan Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 8 dari Kodam XIV/Hasanudin. Sedangkan peralatan yang sudah dikirim diantaranya, tenda lapangan sebagai Posko kesehatan, dapur lapangan, tenda pengungsi, genset, alat perhubungan, repeater, alat berat exavator dan mobil tangki air serta 1500 paket sembako.

Alutsista TNI yang dikirim yaitu kapal rumah sakit apung KRI dr. Soeharso 990 dan KRI Teluk Ende 517, Cassa NC 212-200 dan Aviocar U-6207 berada di Mamuju, 1 pesawat Boeing 737 dari Skadron Udara 5 Lanud Hasanuddin, 2 pesawat Hercules C-130 dari Skadron Udara 33 Lanud Hasanuddin dan Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, 1 pesawat CN 295 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma serta 1 Helikopter Super Puma Nas-332 dari Skadron Udara 6 Lanud Atang Sandjaja.

Selain Alutsista, TNI AL juga telah menyiapkan Batalyon Kesehatan (Yonkes) 1 dan 2 Marinir, Batalyon Zeni 1 Marinir yang akan memmbantu membersihkan daerah terdampak gempa untuk rehabilitasi dan rekonstruksi, Lantamal VI Makassar sejumlah 97 personel untuk mendukung kegiatan SAR dan kesehatan serta ratusan ton logistik berupa beras, mie instan, air mineral, biskuit karton, sarden, telur, biskuit kabin, konserven, gular pasir, handuk, alat mandi, velbet, tenda lapangan, genset, motor trail, bensin, tempat makan, alat kesehatan dan obat-obatan serta alat komunikasi

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidarus, S.E. mengantar Mensos RI Tri Rismaharini bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menuju Kabupaten Majene, Sulbar, dalam rangka meninjau lokasi gempa dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jum’at (15/01/2021).

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,2 di Majene dan Mamuju, Sulbar, mengakibatkan jaringan listrik padam dan komunikasi seluler terputus, kantor Gubernur Sulbar, RSUD Mamuju, kantor Danramil Malunda dan Hotel The Maleo dan ratusan rumah warga mengalami rusak berat.(Pusp/red)

Categories
Megapolitan Ragam

Mentan SYL: “Matahari Bersinar Tidak Menanyakan Agama”. Dorong ASN Pererat Tali Persaudaraan

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo didampingi Jajaran Eselon I Lingkup Kementerian Pertanian (Kementan), dan ASN Kristiani Korpri melaksanakan perayaan natal 2020 di Gedung Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta, Jum’at (15/01/2021). Acara ini diselenggarakan dengan tetap memperhatikan  protokol kesehatan pandemi Covid-19.

“Saya percaya Tuhan menerbitkan matahari tanpa bertanya apa agamamu. Agamamu, agamaku, kita percaya Tuhan itu satu. Jadikan momen ini membangun semangat kita untuk mempererat tali persaudaraan. Kita terus kerja nyata untuk petani kita,”ujar Mentan saat memberikan sambutannya.

Mentan mengatakan momen natal untuk seluruh ASN Kristiani Korpri Kementan harus menjadi bagian dari mengkonsolidasi nilai nilai dari Kristiani dalam kehidupan  tugas serta peran dalam pembangunan sektor pertanian.

“Harus bisa bergandengan tangan menghadapi semua masalah dan tantangan khususnya saat pandemi Covid-19 bahkan jajaran Kementerian Pertanian harus bahu membahu lintas agama karna pada dasarnya agama mengajarkan kita menjadi Rahmat,” tambah Syahrul.

Mentan meminta seluruh ASN Kementan bisa menjadi penyangga dalam pembangunan sektor pertanian untuk mempersiapkan pangan bagi  273 juta rakyat Indonesia.Karena itu, tahun 2021 upaya sektor pertanian menuju pertanian maju, mandiri dan modern  harus dijalankan dengan maksimal  sehingga  memberikan hasil yang lebih besar dari capaian tahun 2020.

“Bekerja di Kementerian Pertanian itu adalah ibadah, bukan kesempatan untuk tujuan lain,”tegas Mentan Syahrul.

Dikesempatan yang sama, Menteri Pertanian periode 2000-2004 pada Kabinet Gotong Royong, Profesor Bungaran Saragih meminta seluruh karyawan/i khususnya ASN Kristiani untuk meningkatkan etos kerja mendukung seluruh program Kementan untuk mensukseskan program sektor pertanian yang maju, mandiri dan modern.

“Tahun 2021 sudah berubah penuh tantangan bahkan dalam perayaan natal yang kita lakukan hari ini jauh dari kebiasaan kita namun natal tidak boleh kehilangan esensinya kita harus tetap mensyukuri semua karunia Tuhan dalam hidup kita meskipun corona masih ada sehingga kita harus berdisiplin sesuai anjuran pemerintah,”tegas Bungaran.

Bungaran menambahkan bahwa hari  Kelahiran Yesus Kristus akan memberikan kekuatan bagi kita terutama dalam menghadapi pandemi Covid -19. Kekuatan yang diterima harus mendorong ASN Korpri Kementan untuk terus berkarya terhadap pembangunan nasional.

“Dengan keyakinan yang teguh bahwa bersama dengan Tuhan kekuatan dan penyertaan Tuhan akan selalu bersama kita. Kiranya kita mampu meningkatkan tali persaudaraan kita dalam mendukung program sektor pertanian,”

“Tali persaudaaarn tidak hanya dilakukan dengan agama tertentu atau suku tertentu namun kita harus menjalin persaudaraan agama bahkan suku  lainnya,” tambah Bungaran.

Bungaran juga turut memberikan apresiasinya kepada seluruh ASN Kristiani Korpri Kementan yang telah menyelenggarakan perayaan natal ditengah upaya  peningkatan sektor pangan yang dilaksanakan secara offline dan online yang tentunya memiliki tantangan berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kesempatan ini secara khusus saya menyampaikan penghargaan bagi panitia dan seluruh pihak penyelenggara dengan kesibukan sehari hari selaku karyawan Kementerian Pertanian namun Saudara masib bisa mempersiapkan Natal sebagai momentum terhadap peran dan sumbangan kita terhadap pembangunan pertanian,” tutup Bungaran.(hum/red)

Categories
Ekonomi IPTEK Ragam

ARIPO Adopsi Inovasi Sistem Pencatatan Elektronik Kekayaan Intelektual DJKI

Koran Jurnal, Jakarta – Harera-Indonesia diwakili oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) membuat kemitraan strategis dengan Kantor Kekayaan Intelektual negara-negara di Benua Afrika yang tergabung dalam Organisasi Kekayaan Intelektual Regional Afrika/African Regional Intellectual Property Organization (ARIPO).

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) Freddy Harris dengan Direktur Jenderal ARIPO Fernando Dos Santos pada 10 Desember 2020 di Kota Harare, Zimbabwe.

Freddy mengungkapkan, bahwa kerja sama ini terjalin lantaran Kantor Kekayaan Intelektual negara-negara di Benua Afrika tertarik, untuk mengadopsi inovasi sistem pencatatan elektronik hak cipta dan sistem pencatatan elektronik Kekayaan Intelektual Komunal dikembangkan oleh DJKI Kemenkumham saat ini.

“Kerja sama ini untuk membantu ARIPO yang beranggotakan 19 negara dari Benua Afrika dalam mengadopsi sistem yang dibuat DJKI. ARIPO beranggapan sistem kita buat sangat tepat untuk diterapkankan di negara-negara anggotanya,” ungkapnya.

“Dari kerja sama ini ARIPO dapat menerapkan sistem pencatatan elektronik untuk hak cipta, dan sistem pencatatan elektronik untuk sumber daya genetik, pengetahuan tradisional, dan ekspresi budaya tradisional (SDGPTEBT) untuk Negara Anggota ARIPO,” lanjutnya.

Menurut Freddy, DJKI akan menyediakan perangkat lunak sistem pencatatan elektronik untuk hak cipta dan perangkat lunak sistem pencatatan SDGPTEBT dengan pedomannya dalam bahasa Inggris dan bantuan serta pengetahuan teknisnya.

“DJKI akan memberikan source code untuk perangkat lunak yang dikembangkan dalam Proyek ini kepada ARIPO pada bulan Januari 2021,” ucapnya.

Dalam kerja sama ini, Freddy menegaskan bahwa ARIPO tidak diperbolehkan melakukan modifikasi terhadap source code perangkat lunak yang telah diberikan tanpa persetujuan tertulis dari DJKI selama jangka waktu pemeliharaan tiga tahun terhitung mulai tanggal 1 Januari 2021 hingga tanggal 31Desember 2023.

Melalui kerja sama ini, kontribusi Indonesia diharapkan dapat membantu pelindungan kekayaan intelektual di tingkat internasional, khususnya bagi negara-negara di Benua Afrika.(hum/red)

Categories
Featured Ragam

Jadi Anggota DPR RI, Rezka Oktoberia Bikin Sejarah Bagi Luak Limopuluah Sumatera Barat

Koran Jurnal, Jakarta – Untuk pertama kalinya, putri Luak Limopuluah (Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh), dilantik menjadi anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumbar II yang meliputi Payakumbuh, Limapuluh Kota, Agam, Bukittinggi, Pariaman, Padangpariaman, Pasaman, dan Pasbar.

Putri Luak Limopuluah yang dilantik menjadi wakil rakyat itu adalah Rezka Oktoberia. Politisi Partai Demokrat ini akan dilantik sebagai anggota DPR-RI sekaligus anggota MPR-RI oleh Ketua DPR-RI Puan Maharani pada Senin (7/12) lalu, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 118/P, 119/P, 120/P, 123/P, 126/P Tahun 2020 Tentang Peresmian Pengangkatan Antar Waktu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024

Gadis manis kelahiran Payakumbuh ini menyebut, pelantikan dirinya sebagai anggota DPR-RI dari Dapil Sumbar II setelah melewati berbagai dinamika yang ada, merupakan keberhasilan dari seluruh elemen masyarakat Luak Limopuluah. Sebab, sudah bertahun-tahun, masyarakat Payakumbuh dan Limapuluh Kota, merindukan ada putra-putri terbaik mereka yang duduk menjadi anggota DPR-RI dari Dapil sendiri atau Dapil Sumbar II

DPR RI melantik sejumlah Anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) di sisa masa jabatan 2019-2024 pada Rapat Paripurna di ruang rapat Paripurna DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, 7 Desember 2020. Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Wakil Ketua DPR RI Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) dan Wakil Ketua DPR RI Korpolkam M. Azis Syamsuddin memandu pelantikan tersebut.

Salah satu dari enam yang di lantik itu adalah putri Luak Limopuluah yang bernama Rezka Oktoberia wanita berdarah Minang kelahiran kota Payakumbuh.

Atas di Lantik nya Rezka Oktoberia sebagai anggota DPR-RI dari Partai Demokrat, Andi Arif ketua Bapilu DPP Demokrat ucapkan selamat dan sukses semoga amanah dalam pengabdian sebagai wakil rakyat periode 2019-2024,” kata panggilan beken AA itu kepada wartawan di gedung Nusantara 2, Senin (07/12/2020).

Dikatakan Andi Arif, Rezka ini adalah sosok wanita yang saya kenal sangat tangguh serta kuat dalam menghadapi permasalahan apapun, dia wanita yang suka pekerja keras yang pernah saya kenal dan tak kenal lelah dalam bekerja.

Hal senada juga di sampaikan Jemi Setiawan Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat dan juga menjabat di dalam Makamah Partai serta pengurus DPP partai Demokrat, menyampaikan selamat dan sukses Rezka Oktoberia atas sudah dilantiknya sebagai anggota DPR-RI dapil Sumatra Barat II.

“Mudah-mudahhan bisa memberikan kontribusi bagi Sumatra Barat dan dapil II pada umumnya,” singkat Jemi.

Di sisi lain, Haris Pratama Ketua Umum KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) juga mengucapkan selamat kepada Rezka Oktoberia yang baru saja di lantik menjadi anggota DPR-RI dari partai Demokrat, ini merupakan kebanggan bagi kami karena salah satu pengurus DPP KNPI bisa duduk di parlemen mewakili rakyat Sumatra Barat dan dapil Sumbar II pada khusus nya,” ucap Pemuda berdarah Pariaman itu.

Haris Pratama juga berharap agar Rezka Oktoberia bisa menyerap aspirasi di dapilnya dan bisa memberikan kontribusi yang positif dalam segala bidang untuk membangun Sumatera Barat dalam segala aspek.(rls/red)