Categories
Featured Ragam

Hari Rempah Nasional Disepakati Setiap Tanggal 11 Desember

Koran Jurnal, Depok – Dewan Rempah Indonesia sepakat menetapkan tanggal 11 Desember sebagai Hari Rempah Nasional. Kesepakatan ini dibacakan oleh Hendratmojo Bagus Hudoro, Direktur Tanaman Semusim dan Rempah Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian, dihadapan para peserta acara ‘Pertemuan Penentuan Hari Rempah Nasional’ yang diselenggarakan Dewan Rempah Indonesia dan Ditjen Perkebunan, di Hotel Bumi Wiyata Depok, Selasa (08/12/2020).

Penetapan tanggal itu merupakan hasil mufakat semua peserta yang hadir, dan penetapan didasari dari sejarah Kesultanan Tidore dimana pada 11 Desember 1521 mengekspor perdana cengkeh sebanyak 27,3 ton ke Eropa dengan kapal Victoria.

Menurut Ketua Dewan Rempah Indonesia Gamal Nasir menyatakan Hari Rempah Nasional (HRN) akan diperingati setiap tahunnya bersama para stakeholder agribisnis rempah nasional. Kesepakatan menjadikan HRN tanggal 11 Desember berjalan mulus karena selama ini sudah banyak info, data dan historis yang dibahas dalam berbagai event FGD, seminar, workshop, webinar sejak dekade terakhir antara lain mengenai jalur rempah, wisata rempah, kuliner rempah, akses pasar rempah dalam dan luar negeri, industri rempah, dan lainnya yang dilaksanakan oleh berbagai institusi rempah.

Demikian pula, dukungan program rempah pusat dan daerah antara lain GRATIEK di Kementan, jalur rempah di Kemendikbud, poros maritim berbasis rempah dan spices culinary for the future di Kemenko Maritim, wisata berbasis rempah di Kemenpar & Ekonomi Kreatif, rempah di kawasan transmigrasi di Kemendes PDT & Trans, lahan sosial kehutanan untuk rempah di kemen LHK, Market Place di Kemenkop UKM, Gosora di Maluku utara, gerakan desa rempah di Bappenas, Festival rempah di Sumatera selatan, sekolah rempah, dan lainnya banyak lagi.

Rempah jangan dipandang sebagai komoditi saja, tetapi sebagai nilai. Keberadaan rempah memberikan nilai menjadi lebih tinggi terhadap makanan, minuman, kesehatan, kebugaran, kecantikan, pewarna, pengawet, dan spiritual. Demikian juga historis tentang situs, artefak, gedung tua, literasi tua, dan cerita lama kearifan lokal, dikemas untuk menjadi produk bernilai tinggi sebagai obyek, dan tujuan wisata. Gamal Nasir, Ketua Dewan Rempah Indonesia menyatakan hal ini pada pertemuan dalam rangka Hari Rempah Nasional, Dewan Rempah Indonesia.

Begitu banyaknya nilai rempah yang dapat diraih dari potensi dan peluang yang ada, dari nilai yang hilang trilyunan rupiah dari waktu ke waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk modal pembangunan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Mari kita bersama sama memperbaiki tata nilai dari rangkaian rantai pasok rempah dari hulu, hilir sampai ke konsumen akhir dalam dan luar negeri,” kata Gamal.

Alangkah sayangnya, jika rempah nasional yang memiliki berbagai keunggulan spesialty menjadi terpuruk padahal rempah lah yang menjadikan nusantara dikenal dunia, rempah lah yang menjadi tulang punggung ekonomi dalam berbagai situasi apalagi di masa resesi dan pandemi seperti saat ini. Rempah lah yang telah merubah peradaban dunia. Rempah tidak hanya sekedar tanaman dan produk, tapi telah masuk ke tata kehidupan sosial dalam lapisan masyarakat yang akhirnya melahirkan peradaban sosial suatu bangsa.

Secara teknis, rempah sebagai tanaman dan produk merupakan domain Kementan dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kualitas guna kesejahteraan masyarakat. Tetapi dalam aspek ekonomi berbasis rempah, mengandung sprektum yang lebih luas lagi yang melibatkan seluruh kementerian dan institusi terkait.

Dewan Rempah Indonesia (DRI) hadir untuk mengemban amanat UU perkebunan no 18 tahun 2004 yaitu membangun sinergi antar para pelaku usaha agribisnis perkebunan yang lebih dikuatkan dalam perubahan UU perkebunan no 39 tahun 2014 pasal 52. Namun, untuk Dewan komoditi tersebut belum diatur lebih lanjut operasionalnya dalam Peraturan Pemerintah sehingga memiliki berbagi keterbatasan sumber daya, sarana dan prasarana pendukungnya. Namun demikian, dalam berbagai keterbatasan tersebut, berbagai upaya tetap dilaksanakan untuk mendukung pemerintah dalam sinergitas dan keterpaduan khususnya dalam merebut kembali kejayaan rempah nasional.

Hal ini bukanlah suatu hal yang mudah, tapi memerlukan kepedulian, keseriusan, komitmen dan tanggung jawab dari seluruh stakeholder rempah.

Untuk terwujudnya hal tersebut diperlukan juga payung hukum legal formal yang mengikat sehingga kejayaan rempah ini dapat diraih kembali. Jadi bukan hanya retorika dan slogan saja.(mp/ant/red)

 

Categories
Daerah Ragam

Warga Papua Barat Terima Bansos Kemensos

Koran Jurnal, Sorong – Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI terus menyalurkan bantuan sosial (bansos) di seluruh wilayah Indonesia. Kali ini, paket sembako bagi warga terdampak pandemi Covid-19 sampai di tanah Papua.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial RI Grace Batubara, hadir di Kota Sorong, Papua Barat untuk menyerahkan bansos bagi warga terdampak Covid-19. Bansos berupa 6.000 paket sembako senilai Rp.1.200.000.000,- disalurkan melalui 3 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di Papua Barat. Yaitu Yayasan Cahaya Kasih Ester Kab.Sorong Selatan, Yayasan Perempuan Papua Kota Sorong, dan Yayasan Sinagi Handayani Kab.Sorong. Masing-masing LKS menerima 2.000 paket sembako.

Bertempat di Kantor Distrik Malaimsimsa Kota Sorong, bansos diserahkan secara simbolis oleh Grace Batubara kepada perwakilan Yayasan Perempuan Papua. Yayasan ini akan menyalurkan bansos tersebut bagi warga di 10 Distrik Kota Sorong, Papua Barat. Bansos juga akan disalurkan kepada warga di Kabupaten Sorong dan Kabupaten Sorong Selatan.

Dalam sambutannya, Grace Batubara mengatakan bahwa bantuan sosial yang diberikan merupakan wujud kepedulian pemerintah, khususnya bagi masyarakat terdampak pandemi covid-19.

“Bantuan sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah. Melalui Kementerian Sosial, negara hadir dan membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19. Saya berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi bapak dan ibu,” ucap Grace, Sabtu (05/12/2020).

Grace menambahkan bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, Grace berpesan agar masyarakat taat protokol kesehatan Covid-19. Yaitu harus mematuhi 3 M : memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Dalam upaya mengatasi dampak pandemi covid-19, Pemerintah tidak dapat melakukan sendiri. Keterlibatan pihak-pihak lain juga sangat diperlukan untuk mendukung program pemerintah. Untuk itu, perlu diperkuat dan ditanamkan rasa kesetiakawanan sosial di masyarakat. Sehingga, kepedulian terhadap sesama serta rasa saling membantu masyarakat terdampak pandemi covid-19, dapat terus tertanam di setiap individu.

Terlebih bangsa Indonesia sebagai bangsa timur sangat kental akan rasa gotong royong dan saling membantu. Grace yakin bahwa pandemi ini akan segera berakhir apabila kita bersama-sama melawan Covid-19.

“Mari kita bersama-sama melawan Covid-19. Selain tadi dengan cara 3M, kita juga harus tanamkan rasa kesetiakawanan sosial. Dengan peduli dan saling membantu masyarakat terdampak Covid-19. Saya yakin pandemi ini akan segera berakhir jika kita bersama-sama melawan Covid-19,” imbuh Grace.

Usai menyerahkan secara simbolis, Grace Batubara mengunjungi dan memberikan bantuan secara langsung ke rumah warga penerima bansos. Salah satu warga Distrik Malaimsimsa, Yohana Emlayean (45), mengucap syukur atas bantuan yang diterima.

“Semenjak adanya pandemi,kami kesulitan. Kami sangat terbantu atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, serta kepedulian dan bantuan dari warga setempat. Saya bersyukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada kami,” ungkap Yohana.

Turut hadir dalam acara tersebut Tim Teknis Menteri bidang Pemberdayaan Sosial, Direktur Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga, dan Kelembagaan Masyarakat (PSPKKM), Walikota Sorong, dan Kepala Dinas Sosial Kota Sorong.(rls/red)

Categories
Daerah Polisi Ragam

Kabaharkam Polri Kirim Bantuan 15 Ton Beras dan 750 Dus Mie Instan untuk Korban Banjir Kota Medan

Koran Jurnal, Medan – Hujan deras yang terjadi Jum’at (4/12/2020) malam menyebabkan sejumlah wilayah di Kota Medan terendam banjir. Bahkan banjir ini memakan korban jiwa sebanyak 5 orang dan 2 orang lainnya dinyatakan hilang.

Dampak banjir merendam 2.396 rumah, 4.249 KK dan 12.783 jiwa. Data tersebut terangkum dari 10 kecamatan dan 14 kelurahan.

Bencana banjir di Kota Medan ini mendapat perhatian Kabaharkam Polri sekaligus Kaopspus Aman Nusa II 2020 Komjen Pol Agus Andrianto.

Melalui stafnya Abink, Mantan Kapolda Sumut ini menyalurkan bantuan sembako sebanyak 15 ton beras dan 750 dus mie instan.

“Saya di whatsapp Pak Kabaharkam untuk menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Kota Medan,” ujar Abink saat ditemui awak media Sabtu, (05/12/2020) di Kantor Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun yang juga menjadi posko banjir BPBD Kota Medan.

Bantuan sembako dari Kabaharkam Polri diserahkan langsung ke BPBD Kota Medan untuk nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak banjir.

“Kami akan bantu salurkan kepada masyarakat Kota Medan yang terdampak banjir dan ke posko-posko dapur umum lapangan,” ujar Suheri Pinem dari BPBD Kota Medan.

Sementara itu Lurah Sei Mati Ruzi menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang dikirimkan Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

“Kami mewakili warga Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang dikirimkan oleh Kabaharkam Polri,” ujar Ruzi.

Di tempat terpisah, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat Whatsapp-nya mengatakan bahwa bantuan sembako untuk warga Kota Medan yang terdampak banjir merupakan wujud kepedulian dan kehadiran Polri ditengah masyarakat.

“Kehadiran Polri membantu masyarakat juga representasi kehadiran negara ditengah-tengah masyarakat,” ujar Komjen Pol Agus Andrianto.

Mantan Wakapolda dan Kapolda Sumut ini juga mendoakan semoga banjir yang melanda Kota Medan dan dibeberapa wilayah lain segara surut.

“Semoga segera surut dan masyarakat dapat beraktivitas kembali, apalagi saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi,” tutup Komjen Pol Agus Andrianto.(hum/red)

Categories
Polhukam Ragam

PMI Mei Herianti Disiksa Keji di Malaysia, Kepala BP2MI: Ini Kejahatan sekaligus Penghinaan kepada Negara kita

Koran Jurnal, Depok – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) merespon penyiksaan kepada PMI atas Mei Harianti, 26 tahun yang bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di Malaysia.

Kepala BP2MI Benny Ramdhani mengutuk penyiksaan yang menimpa PMI kelahiran Cirebon yang bekerja pada pelaku penyiksaan selama 13 bulan. Benny meminta agar KBRI kita di Malaysia menggunakan kekuasaan diplomatiknya untuk melakukan pendampingan dan upaya hukum agar korban mendapatkan keadilan. Selain itu, Kepala BP2MI meminta Menaker meninjau ulang MoU dengan Malaysia yang sudah berakhir 2016, bersama-sama BP2MI untuk meninjau penempatan PMI ke Negara penempatan Malaysia. Ini disebabkan karena Malaysia belum secara utuh memberikan pelindungan kepada PMI.

“Adanya kasus yang baru-baru ini terjadi yaitu penyiksaan kepada seorang PMI di Malaysia oleh sepasang majikan yang mendera secara keji PMI hingga seluruh badan, telah membuktikan bahwa ini adalah pelanggaran berat,” jelas Benny dalam silaturahmi Nasional bersama Perusahan Penempatan Pekerja Migran (P3MI) di Depok, Kamis (26/11/2020).

Benny mengecam keras dan meminta tidak boleh lagi terjadi kasus-kasus serupa menimpa para PMI. Pesan Presiden sudah sangat jelas, bahwa berikan pelindungan kepada PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki.

“Ini mengandung makna yang sangat dalam, saya selalu katakan PMI adalah pejuang, mereka adalah pahlawan devisa dan pahlawan bagi keluarganya,” pungkasnya.

“Perlakuan keji ini sudah melukai perasaan kita sebagai sebuah bangsa dan merupakan penghinaan bagi negara kita,” tegasnya.

Lebih lanjut BP2MI akan meminta kepada Menteri BUMN akan mengalokasikan pekerja PMI yang ada di Malaysia untuk bekerja di PTPN sektor perkebunan yang selama ini mendominasi Malaysia. Selain itu juga pekerja di sektor konstruksi dapat dimaksimalkan bekerja di perusahaan BUMN sektor konstruksi seperti Wika, PP, Adhikarya dan Hutama Karya dan lain-lain.

Mei Herianti lahir 7 Mei 1994, ia telah bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) dengan nomor Passpor AU666196. Mei Herianti diberangkatkan secara prosedural melalui proses di UPT BP3MI Jakarta dan mempunyai Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN).

November 2020 Polisi diraja Malaysia (PDRM) melakukan operasi penggerebekan sebuah rumah beralamat di Nomor 23 Jalan J Taman Batu 52000 Kuala Lumpur.

Tujuan penggerebekan adalah untuk menyelamatkan seorang PLRT bernama Mei Haryanti yang diduga disiksa oleh majikannya secara keji.

Operasi didasari laporan Tenaganita Petaling yang berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur setelah Tenaganita menerima aduan masyarakat sekitar yang melihat korban dibiarkan tidur di teras oleh majikan di dalam kondisi yang mengenaskan. Saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit Kuala Lumpur karena kondisinya yang cukup memprihatinkan.

“BP2MI dan KBRI akan terus melakukan pendampingan proses hukum kasus ini untuk memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sekaligus perlindungan terhadap korban,” tegas Benny.

Buntut dari kasus tersebut, PDRM telah menangkap dua tersangka majikan suami istri bernama Lim Sore (P) p dan Tuan Ann (L), keduanya tercatat beralamat B 11 7 Blok B Casa Magna Jalan Prima 10 Metro Prima Kepong 52100 Kuala Lumpur.(hum/red)

Categories
Megapolitan Ragam

BP2MI Sematkan Duta Wisata Indonesia kepada PMI

Koran Jurnal, Jakarta – Tidak hanya membawa remitansi ekonomi dalam bentuk devisa negara, Pekerja Migran Indonesia (PMI) sejatinya merupakan representasi wajah Indonesia di luar negeri.

“Para pekerja migran ini membawa semangat merah putih di dadanya, menghayati Pancasila di hatinya, dan menjadi cermin budaya Indonesia. Maka mereka layak untuk disematkan predikat Duta Wisata bagi Indonesia, dalam memasarkan dan mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Kepala BP2Mi Benny Rhamdani dalam rangkaian kegiatan Migrant Day 2020 di kantor UPT BP2MI Jakarta, Senin (18/11/2020).

Lebih lanjut Benny mengatakan, bayangkan jika 3,7 juta PMI yang terdata oleh Pemerintah (atau 9 juta PMI menurut Bank Dunia termasuk yang nonprosedural) dapat menjadi Duta Wisata, maka sebanyak itulah potensi jumlah wisatawan mancanegara yang dapat didatangkan oleh PMI ke Indonesia. Oleh karenanya, kita mengharapkan para pekerja migran juga dapat dibekali wawasan akan pariwisata Indonesia yang dapat dikenalkan kepada para pemberi kerja.

“Tidak usah ragu lagi bahwa PMI mampu menyelipkan budaya Indonesia dalam interaksi keseharian dengan pemberi kerja. Tidak usah ragu lagi bahwa PMI mampu mengemban misi memperkenalkan budaya Indonesia, dan tentu saja mempromosikan pariwisata Indonesia,” jelas Benny.

Untuk merealisasikan hal tersebut, BP2MI melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam rangka Pengembangan Potensi Pariwisata dan Ekonomi Pekerja Migran Indonesia dan Keluarganya.

Saat memberikan sambutannya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama, berharap dengan adanya nota kesepahaman ini selain menjadi pahlawan devisa, PMI juga dapat menjadi pahlawan bagi pariwisata Indonesia. “Sebagai Duta Wisata, PMI akan mewakili Indonesia di luar negeri dan memperkenalkan Indonesia di mata dunia,” imbuhnya.

Disamping itu, kolaborasi ini diharapkan juga dapat mempermudah purna PMI yang telah kembali, untuk mengembangkan usahanya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui koordinasi dan sinkronisasi perencanaan terkait akses pemodalan.

“Selain remitansi ekonomi, PMI juga membawa remitansi sosial, seperti keahlian, ide-ide, dan praktik-praktik yang pekerja migran pelajari di luar negeri dan kemudian mereka bawa ke daerah asalnya untuk membangun masyarakat di daerah tempat tinggalnya. Pembangunan sosial ini adalah dampak sosial dari migrasi ke luar negeri,” papar Benny.

SP2T Program Unggulan Penempatan PMI

Dalam kegiatan ini, Kepala BP2MI juga berkesempatan untuk berdialog dengan KDEI Taiwan yang memaparkan terkait program unggulan penempatan PMI ke luar negeri, yaitu SP2T (Special Placement Program to Taiwan), dan perwakilan perusahaan berserta PMI yang ditempatkan melalui skema SP2T.

Menurut data KDEI Taiwan, jumlah PMI yang telah ditempatkan melalui skema SP2T hingga Oktober 2020 sebanyak 38 orang, untuk 2 (dua) perusahaan yaitu
Shing Kong Textile dan Ho Yu Textile.

PMI SP2T atas nama Nita Mutmainah saat menyampaikan testimoninya mengatakan, rasa terimakasihnya karena diberikan kesempatan bekerja dengan skema zero cost melalui SP2T.

“Seluruh proses SP2T ini sangat mudah dan cepat, bahkan saat saya berada di Taiwan, perusahaan memberikan fasilitas yang memadai dan saya merasa dihargai,” kata Nita secara virtual.

Kepala BP2MI berpesan kepada para PMI yang berada di negara penempatan, untuk tetap menjaga nama baik Indonesia. “Dignity Indonesia diwakili oleh PMI. Baik buruknya Indonesia dinilai melalui PMI. Untuk itu terus bicarakan semua hal yang baik mengenai Indonesia. Kalian lah Duta Wisata Indonesia,” tutupnya.(hum/red)

Categories
Megapolitan Ragam

Humas Polri Gelar Pelatihan Tim Peliputan Tanggap Bencana Bagi Wartawan

Koran Jurnal, Jakarta – Divisi Humas Polri menggelar workshop digital pelatihan peliputan tanggap bencana bagi personel humas polri dan wartawan di Mako Polairud Barhakam Polri, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jum’at (13/11/2020).

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, pelatihan ini bekerjasama dengan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polri untuk mensinergikan media dan humas polri dalam melakukan peliputan disaat bencana, sekaligus meningkatkan kemampuan peliputan tanggap bencana personel Divhumas, dan awak media untuk menghadapi musim penghujan.

“Intinya bahwa kita akan membuat sinergitas kerjasama antara humas, polair dan media. Jadi intinya kita mengajak dengan situasi tanggap bencana ini kita ada suatu pelatihan agar ada satu ritme atau irama antara media dengan humas di lapangan. Jadi bisa sama-sama bekerja berjalan,” kata Argo di Makopolairud.

Dengan adanya pelatihan ini, humas polri dan media mampu mengabarkan secara realtime kepada masyarakat kondisi bencana di lapangan tanpa menganggu proses evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR dan personel lainya.

Selain itu, sambung Argo, anggota dan awak media yang bertugas melakukan peliputan bencana lebih memahami situasi bertugas sehingga mengurangi terjadinya resiko yang lebih besar. Pelatihan ini diberikan langsung oleh instruktur ahli dari personel Polairud Barhakam Polri.

“Pelatihan pertama ini ada 25 awak media, 25 dari Divhumas, dibantu juga anggota Polair, semua ahli di perairan yang akan beri pelatihan dari Polair Mabes Polri. Dan hasil peliputan di lapangan oleh personel dan awak media yang telah mengikuti pelatihan akan mendapatkan hasil yang baik, faktual dan aktual sehingga lebih bermakna,” papar Argo.

Argo mengatakan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada bulan Desember yang akan datang curah hujan di seluruh Indonesia pada umumnua dan wilayah DKI Jakarta pada khususnya adalah daerah yang rawan terhadap berbagai bencana. Oleh karena itu, tekan Argo, Polri berkewajiban untuk meningkatkan bidang penanggulangan bencana.

“Kita sebagai Polisi mempersiapkan seandainya nanti karena setiap tahun ada bencana baik itu gunung meletus, tanah longsor, kecelakaan laut, banjir sudah kita siapkan. Nanti juga di Kepolisian ada operasi aman nusa nanti yang akan memadai dari tanggap bencana itu,” tandas Argo.

Dalam pelatihan ini, instruktur memberikan penjelasan bagaimana mengoperasikan perahu karet. Bagaimana posisi aman alias safety bagi seorang cameramen di atas perahu saat ditengah bencana. Memberi pertolongan bagi rekan yang terjatuh di air hingga bagaimana membalikan perahu yang terbalik.(hum/red)

Categories
Polhukam Ragam

Kepala BP2MI Benny Rhamdani Dinobatkan sebagai Panglima Pekerja Migran Indonesia

Koran Jurnal, Bandung – GARDA BMI Jawa Barat menobatkan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani sebagai Panglima Pekerja Migran Indonesia (PMI). Hal itu disampaikan Ketua GARDA BMI Ali Nurdin Abdurahman dalam keterangan tertulisnya kepada media, Jum’at (13/11/2020).

Dijelaskan Ali, penobatan itu diberikan saat Kepala BP2MI menghadiri acara sosialisasi dalam rangka menyambut peringatan hari ulang tahun pekerja migran atau Migrant Day 2020, bekerjasama GARDA BMI dengan UPT BP2MI Bandung pada Kamis 12 November 2020.

Menurut Ali, Benny dianggap sosok yang tegas dalam memerangi Sindikat pelaku perdagangan orang.

Acara menyambut peringatan Migrant Day yang digelar di lapangan depan Posko GARDA BMI Jawa Barat, Jalan Cipeundeuy Desa Cimerang Kec Padalarang Kab Bandung Barat itu dihadiri para jajaran pejabat pemerintah daerah, TNI dan Polri, dan berbagai elemen masyarakat seperti Karang Taruna, Organisasi Migran dan Aliansi Aktivis Migrab  se-Jawa Barat, Pemuda Pancasila serta tamu undangan lainnya.

Ali menuturkan, Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam pidatonya
menegaskan akan melindungi PMI dari ujung rambut hingga ujung kaki, akan terus berupaya dan bekerja keras untuk mewujudkan Pekerja Migran beserta keluarganya yang bebas merdeka dan sejahtera.

Kepada media, Ali yang juga selaku panitia acara mengatakan kehadiran Kepala BP2MI tidak hanya bentuk seremonial yang sesaat tetapi mempunyai nilai dan memberikan dampak positif terutama kepada masyarakat di kabupaten Bandung Barat yang menjadi salah satu basis Pekerja Migran dimana banyak yang menjadi korban sponsor nakal sehingga dengan acara tersebut dapat meminimalisir terjadinya pemberangkatan un-prosedural serta  Perdagangan Orang (TPPO).

“Acara ini dapat memberikan motivasi lebih kepada seluruh jenjang kepengurusan hingga tingkat Desa agar lebih semangat dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat baik advokasi, edukasi, informasi maupun literasi sehingga keberadaan GARDA BMI ini juga dapat dirasakan dan memberikan manfaat,” pungkas Ali.(red)

Categories
Angkutan Darat Ragam Transportasi

BP2MI Gandeng Damri, Fasilitasi Pemberangkatan dan Pemulangan Pekerja Migran Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggandeng Perum Damri dalam memberikan pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia. Kerja sama tersebut dituangkan dalam penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemberangkatan dan Pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Adapun penandatangan PKS ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan BP2MI yang dilaksanakan pada 18 Agustus 2020 lalu.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, penandatanganan PKS tersebut merupakan upaya nyata dua lembaga negara dalam memberikan pelayanan optimal kepada PMI sebagai warga negara very very important person (VVIP). Momentum tersebut pun menjadi ‘kado’ bagi para PMI menjelang peringatan Hari Buruh Migran Internasional yang diperingati setiap 18 Desember.

“Bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Pekerja Migran Internasional yang puncaknya akan dilaksanakan pada 18 Desember 2020, momentum penandatanganan PKS dengan Perum Damri ini menunjukan bahwa BP2MI berkomitmen dalam bersinergi dengan berbagai stakeholders, terlebih BUMN untuk meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada PMI dan keluarganya,” ucap Benny dalam konferensi pers di Gedung BP2MI, Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Adapun ruang lingkup kerja sama antara BP2MI dan Perum Damri, antara lain fasilitasi transportasi untuk PMI yang bermasalah dari embarkasi ke bandara, debarkasi ke daerah asal, debarkasi ke shelter UPT BP2MI, dan satu tempat ke tempat lain yang ditentukan sesuai kesepakatan; penggunaan batas tarif atas biaya transportasi dalam pemulangan PMI yang bermasalah; penentuan kapasitas alat transportasi dan jumlah PMI yang dapat difasilitasi; dan pengaturan tata cara penagihan dan pembayaran.

Perjanjian Kerja Sama ditandatangani oleh Kepala BP2MI, Benny Rhamdani dan Direktur Utama Perum Damri, Setia N Milata Moemin. Acara penandatanganan PKS dilaksanakan di Aula Serbaguna BP2MI dan dihadiri oleh perwakilan Kementerian BUMN, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Sosial, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, Kemendes, Kemenparekraf, Bareskrim Polri, dan Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Usai penandatanganan PKS, Kepala BP2MI dan Direktur Utama Perum DAMRI melepas secara simbolik rombongan 30 PMI bermasalah dari Malaysia untuk kembali ke daerah asal menggunakan bus DAMRI. Di samping itu, dilaksanakan pula peluncuran branding terbaru Bus DAMRI yang akan membantu rangkaian kegiatan peringatan Hari Pekerja Migran Internasional yang diselenggarakan oleh BP2MI.(rls/red)

Categories
Ekonomi Opini Ragam

Mentan Syahrul: Petani adalah Pahlawan Ekonomi Bangsa

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka memperingati hari pahlawan nasional yang jatuh pada 10 November 2020, Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak semua pihak untuk semakin menghargai kontribusi para petani dalam menyediakan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo secara khusus memberi apresiasi pada semua petani karena selama ini menjadi bagian penting dalam penyediaan pangan nasional. Petani juga menurut mentan harus dipandang sebagai pejuang pangan.

“Hari pahlawan ini berarti juga hari para petani. Sebab mereka menjadi bagian-bagian yang harus kita apresiasi sebagai pejuang dan pahlawan saat ini,” ujar Mentan saat menghadiri peringatan hari pahlawan di ruang Agro War Room, Salasa, (10/11/2020).

Mentan mengatakan, merebaknya pandemi Covid 19 yang berkepanjangan telah menyadarkan masyarakat dunia bahwa sebuah negera bisa menjadi kuat dan besar karena tersedianya pangan dengan sangat baik. Terlebih peran petani terbukti mampu meningkatkan produktivitas.

“Pertanyaannya adalah apakah negara bisa maju tanpa makanan yang tersedia dengan baik. Berarti disitulah kontribusi petani sebagai pejuang dan pahlawan  Tanpa makanan kesehatan pun terganggu, tanpa makanan pandemi jauh lebih berbahaya,” katanya.

Oleh karena itu, Mentan menyebutkan kekuatan dan semangat kebersamaan serta kegotong royongan para petani dengan semua stakeholder termasuk jajaran Kementerian adalah bagian penting sebagai strategi paling utama dalam memajukan kesejahteraan petani.

Apalagi, lanjut Mentan, Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam dan manusia yang begitu subur dan unggul. Untuk itu, Mentan menegaskan keberadaan negara harus bisa melakukan sosial engineering dalam menyemangati para petani supaya terus berprestasi bekerja dan semangat melakukan tugasnya.

“Tantangan pasti ada kedepannya dan kita harus menjadikan tantangan ini menjadi bagian yang harus di solusikan bersama,” tegasnya.(hum/red)

Categories
Militer Polisi Ragam

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-92, Taruna Akpol Gelar Baksos Serentak di Seluruh Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun 2020 dimanfaatkan oleh Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dengan menggelar bakti sosial secara serentak di seluruh Indonesia.

Mengusung tema “Taruna Pemuda Bersatu” yang merupakan akronim dari Taruna Peduli Masyarakat Untuk Indonesia Bersih, Sehat, Aman dan Saling Membantu, para taruna Akpol dari tingkat II, III dan IV yang berjumlah 805 taruna itu membagikan masker dan barang yang masih layak pakai, serta paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Baksos ini digelar secara serentak di seluruh Polda jajaran mulai tanggal 29 sampai 1 November 2020,” kata Gubernur Akpol Irjen Pol Suroto dalam keteranganya, Kamis (29/10/2020).

“Sebanyak 28 ribu masker dan 1.500 paket sembako serta pakaian atau barang layak pakai dibagikan kepada warga masyarakat dan anak-anak panti asuhan,” terangnya.

Lanjut Suroto menjelaskan, kegiatan bakti sosial ini untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial dan membangun citra di lingkungan masyarakat.

“Bagi taruna Akpol dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi organisasi Polri,” ujarnya.

Ia menambahkan, Taruna Akpol adalah pemuda-pemudi yang dididik oleh negara agar kelak menjadi aparatur-aparatur yang turut berperan dalam kelangsungan negara melalui organisasi Polri.

“Semangat Sumpah Pemuda merupakan contoh bagi para taruna Akpol untuk mengambil langkah dan melakukan sesuatu bagi bangsa Indonesia dengan meningkatkan kepedulian kepada masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial,” tandasnya.(hum/red)