Categories
Hiburan Megapolitan

Pemprov DKI Resmi Cabut Izin Usaha Seluruh Outlet Holywings di Jakarta

 Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi mencabut izin usaha seluruh outlet Holywings yang tersebar di wilayah Jakarta.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Benny Agus Chandra mengatakan, pencabutan izin terhadap sejumlah 12 outlet Holywings di Jakarta berdasarkan temuan di lapangan terkait pelanggaran izin usaha.

“Sesuai arahan gubernur untuk bertindak tegas, sesuai ketentuan dan menjerakan, serta mendasarkan pada rekomendasi dan temuan dua OPD Pemprov DKI Jakarta, maka kami selaku Dinas PM-PTSP mencabut izin usaha 12 outlet Holywings di Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Benny dikutip dari keterangan tertulis, Senin (27/6/2022).

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata menjelaskan pihaknya telah melakukan peninjauan lapangan gabungan bersama unsur DPPKUKM, DPMPTSP dan Satpol PP.

Dari peninjauan gabungan tersebut, ditemukan beberapa pelanggaran yang menjadi dasar rekomendasi pencabutan izin.

“Pertama, hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) serta pemantauan lapangan, beberapa outlet Holywings Group yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta terbukti ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha Bar yang telah terverifikasi,” bebernya.

Diketahui, Sertifikat standar Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 56301 merupakan Klasifikasi Baku Lingkungan Indonesia yang harus dimililiki oleh operasional usaha bar.

Selain itu, Holywings juga ternyata melanggar beberapa ketentuan dari DPPKUKM Provinsi DKI Jakarta, termasuk terkait penjualan minuman beralkohol di 12 outlet Holywings Group di DKI Jakarta.

Disebutkan, pelaku usaha hanya memiliki Surat Keterangan Pengecer (SKP) KBLI 47221 untuk pengecer minuman beralkohol. Artinya, penjualan minuman beralkohol hanya diperbolehkan untuk dibawa pulang dan tidak untuk diminum di tempat.

“Sedangkan, hasil pengawasan di lapangan, usaha tersebut (Holywings Group) melakukan penjualan minuman beralkohol untuk minum di tempat yang secara legalitas seharusnya memiliki Surat Keterangan Penjual Langsung (SKPL) golongan B dan C dengan PB- UMKU KBLI 56301,” ujarnya.

“Tujuh outlet memiliki Surat Keterangan Pengecer (SKP) KBLI 47221, bahkan ada 5 outlet lainnya tidak memiliki surat tersebut,” terangnya.

Berikut 12 outlet Holywings di Jakarta yang dicabut izin operasionalnya:

1. Holywings yang berada di Kelurahan Tanjung Duren Utara
2. Holywings Kalideres
3. Holywings di Kelapa Gading Barat
4. Tiger
5. Dragon
6. Holywings PIK
7. Holywings Reserve Senayan
8. Holywings Epicentrum
9. Holywings Mega Kuningan
10. Garison
11. Holywings Gunawarman
12. Vandetta Gatot Subroto

Categories
Energi SDA Megapolitan Ragam

Hari Pelaut Sedunia 2022: Momentum yang Tepat Bagi Lahirnya UU Pelaut

Koran Jurnal, Jakarta – Peringatan Hari Pelaut Sedunia atau ‘Day of the Seafarer’ yang tepat jatuh tanggal 25 Juni 2022 dapat dijadikan sebagai momentum kebangkitan dunia kepelautan di Indonesia. Terutama setelah dua tahun para pelaut harus berjuang agar tetap survive dari cengkeraman pandemi Covid 19.

Pandemi jelas tidak menyurutkan semangat para pelaut guna menjadi ujung tombak dalam memastikan distribusi logistik dapat menjangkau seluruh pelosok kepulauan Indonesia bahkan seluruh dunia.

“Indonesia  sebagai salah satu anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) kategori C, dan juga sebagai salah satu negara yang memiliki jumlah pelaut terbesar di dunia. Maka sudah seharusnya kita sebagai bangsa menghargai dan menghormati jasa para pelaut khususnya para pelaut Indonesia,” kata Pengamat Maritim dan Pendiri Perkumpulan Ahli Keselamatan dan Keamanan Maritim Indonesia (AKKMI) Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, yang disampaikan ketika menjadi pembicara dalam kegiataan yang dilaksanakan Komunitas Pelaut Senior Indonesia di Jakarta, Sabtu (25/6/2022).

Dalam mendukung perekonomian Indonesia khususnya, lanjut Capt. Hakeng, tak dapat dipungkiri pelaut adalah pekerja kunci (key workers) yang memiliki peran penting sebagai tulang punggung perekonomian Bangsa Indonesia. Tanpa Adanya Kapal dan Pelaut, maka sulit bagi Bangsa Indonesia berdaulat secara utuh. Apalagi Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Indonesia terdiri dari 17.499 pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote. Total wilayah Indonesia sekitar 7,81 juta kilometer persegi (km2), dengan 5.80 km2 adalah lautan atau 67 persen wilayah Indonesia adalah perairan. Hal tersebut membuktikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia merupakan lautan, yang memiliki potensi akan kekayaan hasil lautnya.

Secara keseluruhan, Indonesia memiliki Potensi sebesar 1700 Triliun Rupiah hanya dari sumberdaya maritimnya saja jika bisa dikelola secara maksimal. Namun patut disayangkan, bahkan sampai tahun 2020 (sebelum covid) pun, kita hanya mampu mengelola 10%nya saja dimana itupun Sebagian besar masih dalam bentuk barang mentah.

“Karena itu tidak mengherankan bila banyak kapal penangkap ikan asing yang membuat kacau wilayah maritim Indonesia, mencoba mengambil ikan tanpa izin. Bahkan ada juga penjaga pantai dan kapal militer dari negara lain terutama yang menjadi sorotan adalah negara China yang ikut masuk ke perairan ZEE Indonesia,” jelas Capt. Hakeng.

Berdasarkan data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sepanjang tahun 2021, KKP telah menangkap 140 kapal, terdiri dari 92 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan dan 48 kapal ikan asing yang mencuri ikan. Kapal ikan asing yang ditangkap terdiri dari 17 kapal berbendera Malaysia, 6 kapal berbendera Filipina dan 25 kapal berbendera Vietnam.

Dari gambaran tersebut kehadiran kapal asing jelas dapat mengganggu stabilitas dan kedaulatan negara. Karena itu pihak pemerintah Indonesia harus mampu menjaga wilayah maritimnya. Misalnya dengan memaksimalkan peran dan kehadiran para pelaut dan nelayan Indonesia,

“Dengan melibatkan para pelaut dan nelayan Indonesia maka secara tidak langsung mereka akan menjadi penjaga kedaulatan negara Indonesia di area operasional kapal-kapalnya. Di sini sebetulnya esensi Pasal 30 ayat 2 UUD 1945 hasil amandemen kedua, yaitu sistem hankamrata yang dapat diterapkan pula di dunia Maritim,” ulas Capt. Hakeng.

Pelaut memainkan peranan vital dalam dunia pelayaran sejak dahulu, saat kini hingga masa depan. Mengutip data dari Kementerian Perhubungan per tanggal 8 Februari 2021, saat ini terdapat hampir 1,2 juta pelaut Indonesia. Jika gaji para pelaut Indonesia di luar negeri berkisar antara 10.5 juta maka Indonesia memiliki potensi devisa sebesar 151 Triliun rupiah hanya dari para Pelaut saja.

“Perang Rusia – Ukraina yang masih terjadi sampai saat ini membuka mata dunia tentang betapa pentingnya melakukan pencampuran kru atau awak kapal (mix crew). Sebab banyak anak buah kapal (ABK) berkebangsaan Rusia dan Ukraina yang diturunkan dari kapal-kapal berbendera Eropa, sehingga mengakibatkan terjadinya kekurangan tenaga kerja pelaut dan operasional kapal menjadi terganggu. Kondisi tersebut mengakibatkan saat ini pelaut-pelaut indonesia dicari untuk dapat mengisi posisi-posisi yang ditinggalkan. Tentunya hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi Para Pelaut Indonesia jika dapat dimanfaatkan,” tutur Capt. Hakeng

“Melihat peran strategis pelaut seperti yang telah dijabarkan,  maka di momen Hari Pelaut Dunia tahun 2022, Saya memandang sudah saatnya Pemerintah dapat meningkatkan perlindungan bagi Profesi Pelaut Indonesia dimanapun mereka bekerja. Sebab hingga saat ini, profesi pelaut  masih membutuhkan instrumen peraturan pendukung lain guna melindungi profesi yang dijalankan. Memang kehadiran UU. N0. 18 tahun 2017, dan diikuti PP No. 22 tahun 2022 terkait ‘Pekerja Migran’ dapat dilihat sebagai bentuk perhatian dari Pemerintah terkait problematik yang dialami oleh Pelaut sebagai Pekerja Migran saat berada di luar negeri yang patut mendapat apresiasi. Tapi jika kita melihat bahwa sebelumnya sudah ada : UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, UU No. 17 tahun 2008 tentang pelayaran, UU No. 15 tahun 2016 tentang Pengesahan Marine Labour Convention, PP No. 7 tahun 2000 tentang kepelautan dan PM KKP No. 42 tahun 2016 tentang perjanjian kerja laut bagi awak kapal perikanan. Maka sebetulnya yang lebih dibutuhkan oleh Pelaut Indonesia adalah sebuah undang-undang yang mampu merajut semua peraturan tersebut, karenanya saya mendorong Pemerintah guna merangkumnya menjadi satu undang-undang saja yaitu UU Pelaut,” pungkas Capt. Hakeng yang juga menjabat Sekretaris Jenderal di Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Maritim Indonesia (FORKAMI).(*)

Categories
Megapolitan Militer TNI

Keterlibatan TNI AL Dalam IPNIC, Pahami Pengembangan Visi Maritim

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI-AL) mengikutsertakan perwiranya dalam kegiatan berskala internasional 6th Indo-Pacific Navy Planning Process International Course (IPNIC) yang diselenggarakan oleh Japan Maritime Self Defence Force (JMSDF) Command And Staff College dan U.S. Naval War College secara daring di Meeting Room Ha-Ka Resto Rasuna, Jakarta, Senin (13/06/2022).

Kegiatan yang akan dilaksanakan mulai 13 sampai dengan 24 Juni 2022 mendatang ini dibuka President Japan Maritime Self Defence Force (JMSDF) Command and Staff College, VADM Madono Tomohiko secara langsung dari Tokyo, Jepang.

Kegiatan  IPNIC yang sebelumnya bernama Asia-Pacific Navy Planning Process International Course, merupakan kegiatan kursus singkat yang dilaksanakan rutin setiap tahun oleh JMSDF Command Staff and College dan U.S Naval War College dengan tujuan untuk memberikan pemahaman tentang proses perencanaan militer dalam pengembangan misi maritim di tingkat operasional dan taktis.

Staf Operasi Angkatan Laut (Sopsal) selaku kotama pembinaan fungsi operasional TNI AL mengikutsertakan 15 perwira yang terdiri dari perwakilan Sintelal, Koarmada I, Kolinlamil, Kormar, Seskoal, dan Disopslatal sebagai perwakilan TNI AL di Forum berskala Internasional yang juga diikuti oleh 19 negara dari belahan dunia lainnya.

Keikutsertaan TNI AL dalam forum ini merupakan tindak lanjut kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam  meningkatkan sumber daya manusia dan meningkatkan diplomasi TNI AL, yang mana hal tersebut juga merupakan wujud aplikasi peran TNI AL dalam bidang diplomasi sesuai UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.(disp)

Categories
Megapolitan Transportasi

Polri Resmi Gelar Operasi Patuh 2022, 8 Jenis Pelanggaran Lalu Lintas Ini Prioritas Ditindak

Koran Jurnal, Jakarta – Polri resmi menggelar Operasi Patuh 2022 mulai 13 Juni hingga 26 Juni 2022. Operasi tertib lalulintas yang berlangsung selama 14 hari ini diresmikan oleh Kepala Korps Lalu Lintas (KaKorlantas) Polri Irjen Pol Firman Santyabudi, di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (13/6/2022).

Dalam operasi kali ini, kepolisian menetapkan 8 jenis pelanggaran lalu lintas menjadi prioritas penindakan atau penegakan hukum.

“Kegiatan penegakan hukum akan kita laksanakan melalui kegiatan elektronik (E-TLE) dan kegiatan teguran-teguran simpatik selama menegakkan operasi di lapangan,” kata Firman, saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Jaya 2022, Senin (13/6/2022).

Berikut 8 sasaran penindakan pelanggaran lalu lintas Operasi Patuh 2022, dikutip dari laman resmi NTMC Polri:

1. Knalpot bising atau tidak standar
Larangan penggunaan knalpot brong baik mobil maupun motor tertuang dalam Pasal 285 Ayat 1 Jo Pasal 106 Ayat 3 UU LLAJ.

Sanksi bagi pelanggarnya adalah kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

2. Penggunaan rotator tidak sesuai peruntukan

Mobil atau kendaraan pelat nopol hitam dilarang menggunakan lampu rotator sesuai Pasal 287 Ayat 4 dengan sanksi kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

3. Balap liar

Balap liar motor atau mobil melanggar Pasal 297 jo Pasal 115 Huruf b termasuk menjadi incaran dalam Operasi patuh 2022. Sanksinya kurungan paling lama 1 tahun atau denda maksimal Rp 3 juta jika pelakunya tertangkap Operasi patuh 2022.

4. Melawan arus

Tindakan melawan arus lalu lintas melanggar Pasal 287 dengan sanksi denda paling banyak Rp 500 ribu.

5. Pengemudi menggunakan ponsel saat berkendara

Tindakan pengemudi itu melanggar Pasal 283 UU LLAJ dengan denda paling banyak Rp 750 ribu.

6. Helm tidak standar SNI

Tilang elektronik Operasi Patuh 2022 juga menyasar penggunaan helm pengendara motor yang tidak standar SNI. Pelanggaran Pasal 291 tersebut dapat didenda maksimal Rp 250 ribu.

7. Mengemudi kendaraan roda empat tanpa sabuk pengaman

Mengemudikan mobil tidak menggunakan sabuk pengaman adalah pelanggaran lalu lintas sehingga dapat didenda paling banyak Rp 250 ribu.

8. Berboncengan motor lebih dari satu orang

Pelanggaran tersebut diancam sanksi denda paling banyak Rp 250 ribu akibat kena tilang elektronik Operasi Patuh 2022.

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Tujuh Jabatan Strategis TNI AL Diserahterimakan

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) tujuh jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Laut, di Komplek Satuan Koarmada I, Pondok Dayung , Jakarta Utara, Senin (13/6/2022).

Sertijab itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Nomor 458/V/2022 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Jabatan di Lingkungan TNI yang dikeluarkan pada tanggal 30 Mei 2022 lalu.

Tujuh jabatan yang diserahterimakan, yakni Panglima Koarmada RI dari Laksdya TNI Agung Prasetiawan kepada Laksda TNI Abdul Rasyid Kacong, Panglima Koarmada II dari Laksda TNI Iwan Isnurwanto kepada Laksda TNI T.S.N.B. Hutabarat, Koorsahli Kasal dari Laksda TNI T.S.N.B. Hutabarat kepada Laksda TNI I.N.G. Sudihartawan.

Sementara itu jabatan Asrena Kasal diserahterimakan dari Laksda TNI Abdul Rasyid Kacong kepada Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Askomlek Kasal dari Laksda TNI I.N.G. Sudihartawan kepada Laksma TNI Avando Bastari dan jabatan Komandan STTAL dari Laksma TNI Avando Bastari kepada Kolonel Laut (E) Mukhlis dan Kadissenlekal dari Laksma TNI Endarto Pantja Irianto kepada Laksma TNI Teguh Prasetyo.

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan tugas TNI AL kedepan tidak akan semakin ringan dan mudah. Dinamika ancaman dan gangguan aspek maritim akan selalu berubah dan berkembang seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan situasi yang terjadi saat ini menyadarkan kita untuk menghadapi pilihan terakhir apabila terjadi benturan kepentingan antar negara tidak dapat dikompromikan, maka perang pilihannya.

“Untuk itu TNI AL harus membangun kemampuan dan kesiapsiagaan sebagai komponen utama pertahanan negara,” tandas KSAL.

Komando Armada RI yang merupakan kekuatan inti TNI AL adalah Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) yang sangat penting dalam peran dan fungsinya. Demikian pula para pengawak alutsista TNI AL dituntut untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memenangkan peperangan.

“Kemenangan peperangan ditentukan oleh penguasaan teknologi dan disinilah peran STTAL sangat dibutuhkan,” jelas Laksamana TNI Yudo Margono.

Disisi lain, roda organisasi TNI AL bergerak dan berputar dan sebagai konsekuensi tuntutan kebutuhan organisasi adalah rotasi jabatan.

KSAL menilai langkah kongkrit dan positif yang telah dilaksanakan Koarmada RI, Koarmada II dan STTAL dalam melaksanakan pembinaan dan operasi telah menunjukan hasil yang membanggakan. Ini tentu tidak lepas dari kerja keras, dedikasi dan kepemimpinan para Panglima dan Komandan,” ujar orang nomor satu TNI AL ini.

KSAL berpesan kepada seluruh prajurit TNI AL untuk tetap menjaga kedaulatan negara dan tegakan hukum di laut.

“Jangan pernah mundur satu yard pun, jangan pernah surut karena berita hoax yang ditebar para pencoleng laut. Tetaplah tegas agar pencoleng laut itu meranggas,” tegas KSAL.

Upacara sertijab ditandai dengan pembacaan keputusan Panglima TNI, pengambilan sumpah jabatan, pelaksanaan serah terima jabatan dan penyerahan Pataka Koarmada RI Ekapada Banda Jala Nusa, Pataka Koarmada II Ghora Wira Madya Jala serta Pataka Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut Dharma Vidya Adhiguna oleh pejabat lama kepada Inspektur Upacara dan diserahkan kepada pejabat baru serta penanggalan dan penyematan tanda jabatan. Dalam kesempatan tersebut prajurit TNI AL juga melaksanakan deville dan unjuk kekuatan dengan melaksanakan demonstrasi Anti Serangan Udara.(disp)

Categories
Megapolitan Ragam TNI Transportasi

Komandan Korps Marinir Terima Kunjungan Menteri Perhubungan

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto menerima kunjungan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dr.(HC). Ir. Budi Karya Sumadi bertempat di Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar) Jl. Prajurit KKO Usman dan Harun No. 40, Jakarta Pusat, Jum’at (10/6/2022).

Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dr.(HC). Ir. Budi Karya Sumadi di sambut upacara jajar kehormatan oleh Satuan Siaga Mako Korps Marinir dan di awali dengan laporan Komandan Detasemen Markas Korps Marinir Kolonel Marinir Bob Osianto Siregar.

Dalam pertemuan tersebut Menteri Perhubungan Dr.(HC). Ir. Budi Karya Sumadi menyampaikan ucapan terima kasih atas diterimanya kunjungan kerja ke Jajaran Korps Marinir TNI AL, ia juga menjelaskan tentang tugas pokok dan fungsi Kementerian Perhubungan di Bidang Militer agar terciptanya sinergitas yang baik.

Wakil Komandan Korps Marinir (Wadankormar) Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP , mendampingi Komandan Korps Marinir dalam pertemuan di akhiri dengan foto bersama dan salam Komando dari Menteri Perhubungan bersama Komandan Korps Marinir dan Wakil Komandan Korps Marinir menandakan akhir dari kunjungan bapak Menteri Perhubungan.(pen)

Categories
Ekonomi Megapolitan

Mentan SYL Inspeksi Kedatangan Kapal Ternak di Pelabuhan Tanjung Priok

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengawal langsung kedatangan kapal ternak yang membawa sapi potong untuk kebutuhan kurban di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jum’at (10/6/2022).

Sebanyak 550 ekor sapi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) diangkut melalui tol laut untuk kebutuhan kurban di Pulau Jawa khususnya JABODETABEK. Berdasarkan laporan data pelepasan pemasukan domestik sapi potong 28 April-10 Juni 2022, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok mencatat total pemasukan sapi potong domestik telah mencapai 8.041 dengan rincian Provinsi asal NTT dan NTB untuk Pelabuhan Laut Tanjung Priok, dan Provinsi NTB serta Bali untuk Pelabuhan Rakyat Sunda Kelapa.

“Melalui pelabuhan Tanjung Priok kita akan berturut-turut menerima kiriman hewan sapi dari daerah hijau, daerah tanpa PMK. Hari ini KM. Camara Nusantara 1 yang baru saja tiba membawa 550 ekor sapi potong,” ujar Mentan SYL di Pelabuhan Tanjung Priok (10/6/2022).

Pengiriman hewan ternak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban jelang Idul Adha. Dengan kapal ternak via tol laut ini Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat lalu lintas ternak.

Hewan ternak yang dikirim sudah mendapat tindakan karantina guna memastikan sapi, yang merupakan salah satu Hewan Rentan PMK (HRP) ini sehat, aman dan bebas PMK. Selain itu telah memiliki Sertifikat Kesehatan Hewan (SKH) yang dikeluarkan oleh Badan Karantina Daerah agar dipastikan benar-benar sehat dan bebas dari PMK.

“Jadi ini sangat serius kita tangani, kita tidak boleh menganggap ringan. Setelah melalui 14 hari masa karantina di daerah asal untuk menjamin keamanan dan kesehatan HRP, bebas PMK, kita juga menyiapkan dokter hewan yang diperbantukan naik ke kapal untuk mengecek kesehatan hewan di kapal,“ ungkapnya.

Dalam peningkatan kewaspadaan ini, Kementerian Pertanian bersama dengan Kementerian dan Lembaga terkait lainnya saling bersinergi untuk memastikan kelancaran mobilitas ternak jelang Idul Adha di Bulan Juli mendatang.

Mentan SYL mengapresiasi kerja keras seluruh pihak seperti tenaga Kesehatan Hewan, para petugas karantina pertanian, jajaran di Kementerian Perhubungan dan seluruh pihak yang terlibat dan berperan di pintu-pintu Pelabuhan karena telah bekerja keras mendampingi para peternak melakukan mobilisasi hewan ternak sesuai dengan prosedur pengawasan lalu lintas hewan yang berlaku.

“Ini membutuhkan tangan semua pihak. Terimakasih kepada TNI/Polri, Gubernur dan Bupati yang sangat membantu dan serius menangani terutama pada daerah suspek,” ungkap Mentan SYL.

Kementerian Pertanian tengah berupaya mendatangkan 3 juta dosis vaksin darurat untuk menanggulangi dan menekan penyebaran PMK, 3 juta dosis vaksin PMK yang akan didatangkan tersebut berasal dari Perancis, Australia, Brazil dan Selandia Baru. Estimasi kedatangan vaksin di tahap pertama adalah minggu kedua Juni 2022.

“Kita punya populasi hewan sapi sebanyak 18 juta, yang terkena sekitar 116 ribu. Tetapi tidak boleh sedikitpun kita lengah. Sebelum Idul Adha vaksin darurat dari beberapa negara juga sudah kita siapkan,“ ujar Mentan SYL.(hum)

Categories
Megapolitan Olahraga

Sumbang Medali di SEA Games, Kapolri Beri Penghargaan ke Atlet Polri

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada personel Polri sebagai atlet yang telah menyumbangkan medali emas, perak dan perunggu untuk Indonesia dalam perhelatan Sea Games Vietnam.

Upacara pemberian penghargaan kepada atlet dari Polri tersebut diselenggarakan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022).

“Baru saja kita melaksanakan pemberian piagam penghargaan pin emas kepada anggota kita 15 orang yang telah berprestasi, dan ikut mengharumkan nama bangsa khususnya dalam pelaksanaan Sea Games di Vietnam kemarin,” kata Sigit dalam kegiatan tersebut.

Karena telah ikut mengharumkan nama Bangsa dan negara Indonesia di Sea Games, Sigit mewakili institusi Polri menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh atlet Polri yang telah meraih medali serta mengibarkan bendera merah putih di Vietnam.

“Tentunya Polri dan saya selaku Kapolri mewakili institusi memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada anggota yang telah berprestasi luar biasa,” ujar Sigit.

Sigit menekankan, torehan prestasi para atlet ini dapat menjadi contoh bagi seluruh personel kepolisian untuk memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugasnya, baik dalam kedinasan maupun bidang-bidang lainnya di luar kedinasan.

“Tentunya kita terus mendorong agar rekan-rekan, khususnya yang ikut di dalam bidang olahraga atau bidang lainnya untuk terus berlatih. Dan kita intitusi akan memberikan ruang untuk itu. Sehingga mereka bisa betul-betul fokus dan termotivasi,” ucap Sigit.

Dengan diberikannya kesempatan ataupun ruang, Sigit berharap, seluruh personel kepolisian akan selalu bisa mengharumkan serta membanggakan bagi Negara Indonesia di event nasional maupun internasional.

“Dan kedepan kita harapkan mereka bisa mengukir prestasi-prestasi di event-event internasional atau kejuaraan dunia. Ini tentunya menjadi kebanggaan bagi kita semua,” tutur Sigit.

Terkait prestasi kedinasan, Sigit meminta kepada jajaran Kapolda untuk ikut mendorong dan memberikan kesempatan kepada seluruh jajarannya dalam menorehkan prestasi di bidang kedinasan khususnya dengan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat.

“Saya juga mengimbau kepada seluruh rekan-rekan Kapolda, terus mendorong anggota-anggota kita untuk berprestasi, terutama dari sisi kedinasan. Bagaimana kita, betul-betul bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, pendekatan dengan hati. Sehingga kemudian, kita bisa melakukan apa yang bisa kita berikan sebagai kontribusi kita terhadap pelayanan masyarakat,” papar Sigit.

Oleh karenanya, Sigit menegaskan kepada seluruh personel kepolisian untuk terus berjuang secara optimal dalam mengukir prestasi demi memberikan yang terbaik untuk Bangsa Indonesia dan institusi korps bhayangkara.

“Teruslah berbuat yang terbaik, teruslah berprestasi. Dan kami institusi akan support dan mendorong agar mereka betul-betul bisa melakukan yang terbaik untuk bangsa, masyarakat, dan institusi kepolisian,” jelas Sigit.

Adapun atlet Polri yang meraih medali dalam ajang Sea Games di Vietnam, yakni;

1. Briptu Rivan Nurmulki atlet voli meraih medali emas

2. Iptu Nizar Julfikar atlet voli meraih medali emas

3. Briptu Rendi Tamamilang atlet voli meraih medali emas

4. Briptu Yuda M Putra atlet voli meraih emas

5. Bripda Fahreza Rakha atlet voli meraih medali emas

6. Ipda Amalia Fajrina atlet voli meraih medali perunggu

7. Bripda Arsela Nuari atlet voli meraih medali perunggu

8. Briptu Denri Maulidzar atlet dayung meraih medali dua medali emas

9. Briptu Andi Try atlet sepak takraw meraih medali emas, perak dan perunggu

10. Briptu Tebing Hutapea atlet karate meraih medali perak

11. Aiptu Anang Yulianto atlet menembak meraih medali emas

12. Briptu Deny Pratama atlet menembak meraih medali perak

13. Bripda Muhamad Alfiyansyah Lubis atlet judo meraih medali perunggu

14. Bharatu Dewa Kadek Rama atlet judo meraih medali perunggu

15. Briptu Holypaul atlet futsal meraih medali perak.(hum)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Unit Pelaksana Teknis Kementan Siap Produksi Vaksin PMK

Koran Jurnal, Surabaya – Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawah Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini sedang proses pembuatan vaksin untuk Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK). Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga saat melakukan kunjungan kerja ke Pusvetma, Surabaya hari ini Jumat (27/05)

“Bapak Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) telah mengintruksikan langsung kepada Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan agar Pusvetma segera memproduksi vaksin setelah munculnya kasus kejadian PMK di Jawa Timur sebelum Hari Raya Idul Fitri lalu,” ungkap Kuntoro.

Ia katakan, dengan vaksinasi yang efektif, tindakan pengendalian yang ketat, sistematis dan berkelanjutan telah terbukti pemberantasan PMK di sebagian besar negara menjadi bebas PMK.

“Saya tadi menyaksikan sendiri saat ini proses pengembangan produksi vaksin PMK sedang berlangsung sejak Bapak Menteri menginstrusikan Pusvetma memproduksi kembali vaksin PMK,” ujarnya.

Kuntoro menambahkan, vaksinasi memang menjadi solusi dan harapan bagi para peternak di seluruh Indonesia. Dengan adanya vaksin wabah PMK, Indonesia diharapkan bisa segera dapat disembuhkan dan Indonesia kembali menjadi negara bebas PMK.

Sebagai informasi, kemampuan Indonesia dalam produksi vaksin PMK dimulai sejak tahun 1952 dan melakukan program vaksinasi massal sejak tahun 1964, maka Indonesia sudah bebas dari PMK sejak tahun 1986 dan diakui di lingkungan ASEAN sejak 1987, serta diakui secara internasional oleh organisasi Kesehatan Hewan Dunia (Office International des Epizooties-OIE) sejak 1990.

Sementara itu, Kepala Pusvetma, Edy Budi Susila menjelaskan, proses pengembangan produksi vaksin PMK oleh Pusvetma telah berlangsung sejak Bapak Menteri Pertanian menginstruksikan diproduksinya kembali vaksin PMK.

Ia jelaskan, proses pengembangan produksi vaksin PMK oleh Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) sejatinya pernah dilakukan untuk membebaskan Indonesia dari penyakit mulut dan kuku pada 1983-1986. Bertolak pada pengalaman tersebut, ia meyakini bahwa Pusvetma dapat mengembangkan vaksin dalam negeri guna pengendalian PMK ke depan.

Lebih lanjut Edi sampaikan, seiring dengan kejadian wabah masuknya PMK, proses pengembangan produksi vaksin di Pusvetma dimulai kembali dan saat ini telah memasuki purifikasi isolate dan phase ke-6.

“Proses pembuatan vaksin PMK ini dengan menggunakan teknologi tissue culture dengan sel BKH 21,” ungkap Edy. “Vaksin bersifat inaktif dan diformulasikan dengan adjuvant,” imbuhnya.

Kendati demikian, Edi mengatakan, pengembangan produksi vaksin PMK ini memerlukan proses karena Pusvetma sebelumnya tidak memproduksi vaksin penyakit tersebut sejak Indonesia dinyatakan bebas PMK tanpa vaksinasi oleh Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE) pada tahun 1990.

Dengan berbagai tantangan yang ada, Edy memastikan, Tim Pusvetma akan mampu melakukan pengembangan produksi vaksin yang dibutuhkan walaupun memerlukan berbagai penyesuaian. “Pusvetma akan memaksimalkan kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan peralatan yang ada di fasilitas produksi vaksin Pusvetma,” ungkap Edy.

Ia katakan, Pusvetma akan mengerahkan semua pegawai untuk bahu-membahu dalam bekerja, agar vaksin yang ditunggu oleh seluruh peternak ini dapat segera terealisasi.

“Kami optimis dengan pengalaman Indonesia sebelumnya dan kerjasama dengan para dokter hewan senior, kita akan dapat segera memproduksi vaksin PMK tersebut,” pungkasnya.(hum)

Categories
IPTEK Megapolitan TNI

KSAL: Hidro-Oseanografi, Miliki Urgensi dan Peran Sangat Strategis Wujudkan Keberhasilan Poros Maritim Dunia

Koran Jurnal, Jakarta – Penerapan sains dan teknologi kemaritiman, termasuk Hidro-Oseanografi, memiliki urgensi dan peran yang sangat strategis dalam mewujudkan keberhasilan poros maritim dunia. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat membuka Seminar Nasional Tahun 2022 yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) bertempat di Graha Jala Puspita, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2022) kemarin.

Pada seminar yang mengangkat tema “Peran IPTEK Hidro-Oseanografi pada Pembangunan Nasional Bidang Kemaritiman Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut, Komandan STTAL Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Avando Bastari selaku penyelenggara seminar menghadirkan keynote speaker Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan dan mengundang 3 narasumber sebagai pembicara dengan Moderator Akademis Prof. Dr. Ing Widodo Setyo Pranowo, S.T., M.SI., dan Eva Jalesveva presenter Usee TV.

Tampil sebagai pembicara pertama adalah Ketua Tim Penyusun Konsepsi Haluan Maritim Nasional 2045 Dr. Tukul Rameyo Adi, M.T., dilanjutkan pembicara berikutnya Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat, S.H., M.A.P., dan yang ketiga adalah Vice Chair – 2 From The Fig/Iho/Ica International Board On Standars Of Competence For Hydrographic Surveyors And Nautical Chartographers (IBSC) Ir. M. Sobri Ahmad Syawie.

Kasal berharap melalui Seminar Nasional ini akan mendapat masukan berupa ide, gagasan dan pemikiran yang inovatif dari berbagai perspektif para akademisi, praktisi, birokrasi, dan mahasiswa peserta seminar yang mendalami bidang Hidro-Oseanografi. “Ide, gagasan dan pemikiran yang inovatif tersebut nantinya akan dirumuskan dalam bentuk prosiding dan rekomendasi sebagai bahan masukan bagi TNI Angkatan Laut dan Pemerintah Indonesia yang membidangi bidang kemaritiman dalam meningkatkan kontribusinya bagi pembangunan nasional bidang kemaritiman melalui optimalisasi peran pendayagunaan iptek Hidro-oseanografi untuk berbagai kepentingan negara, bangsa dan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Seminar Nasional Tahun 2022 ini diikuti secara langsung dan secara daring oleh kurang lebih 300 stakeholder dan peserta, baik pejabat di lingkungan Mabesal, pejabat Kotama TNI AL wilayah Timur dan Barat, Dosen dan mahasiswa teknokrat STTAL juga lembaga pendidikan tinggi lainnya, serta institusi penelitian dan pengembangan Hidro-Oseanografi.

Pada kesempatan itu, Menko Marves didampingi Kasal, Komandan STTAL dan para pejabat lainnya berkesempatan meninjau peralatan yang dipamerkan hasil karya inovasi penelitian para Dosen/Mahasiswa STTAL diantaranya: Pengembangan prototype multibeam echosounder (MBES) guna mendukung kebutuhan operasional survei dan pemetaan laut; Pengembangan purwarupa system fusi dan prediksi nasional untuk mendukung pertahanan maritim; Rancang bangun perekam data cuaca berbasis internet of things; Pengembangan purwarupa alat ukur pasang surut sensor pressure dengan modul pengiriman data nirkabel jarak jauh (long range).

Selain itu juga dipajang pengembangan purwarupa perangkat lunak akusisi data singlebeam echosounder yang dilengkapi dengan diffrential global navigation satelite system; Rancang bangun alat penentu jarak bawah air dengan menggunakan prinsip USBL; Pngembangan propelan amunisi kaliber 9 mm, 5.56 mm, 12.7 mm dan 20 mm guna mendukung kebutuhan industri pertahanan negeri; Review design propeller kapal selam changbogo class dengan uji numerik dan uji model; serta Rancang bangun controlable riddingbouy.(disp)