Categories
TNI

Angkat Warga Kehormatan Marinir, TNI AL Bangun Sinergitas Komponen Bangsa

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengangkat sejumlah pejabat negara, TNI dan Polri sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir sebagai bentuk sinergitas yang merupakan kunci dari kesuksesan dan keberhasilan menjaga stabilitas pertahanan, keamanan dan kedaulatan NKRI.

Upacara pengangkatan warga kehormatan tersebut ditandai dengan penganugerahan brevet kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan brevet Intai Amfibi Korps Marinir yang disematkan oleh Inspektur Upacara yaitu Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono kepada  enam pejabat negara, TNI dan Polri yang bertempat di pulau Damar, Kepulauan Seribu setelah didahului dengan laporan dari Komandan Upacara yaitu Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, Selasa (24/01/2023).

Selain sinergitas, pengangkatan sebagai warga kehormatan Korps Marinir juga sebagai bentuk penghargaan kepada pemimpin atas kontribusi dan perhatiannya yang tulus kepada kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, dan juga sebagai bentuk apresiasi atas keteladanan jiwa, sikap, semangat, dan komitmen yang tinggi dalam pengabdian kepada negara dan bangsa. Pengangkatan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir serta penganugerahan Brevet Kehormatan tersebut tertuang dalam Keputusan Komandan Korps Marinir Nomor KEP/9/I/2023 tanggal 17 Januari 2023.

Para pejabat negara, TNI dan Polri yang mendapat kehormatan tersebut adalah Ketua MPR RI H. Bambang  Soesatyo, S.E., M.B.A, Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr (Opsla) dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., C.S.FA.

Warga kehormatan marinir tersebut berkesempatan terlibat dalam latihan singkat operasi amfibi dengan mengerahkan sejumlah alutsista dan pasukan pendarat Marinir yang onboard di KRI Banda Aceh-593.  Operasi Amfibi dengan pendaratan pasukan menuju sasaran amfibi yang kemudian dilanjutkan dengan Bantuan Tembakan Udara (BTU) oleh 3 unit pesawat Tempur F-16 TNI AU, Bantuan Tembakan Kapal (BTK). Setelah pasukan pendarat gelombang pendaratan pasukan Marinir berhasil membentuk tumpuan pantai, dilanjutkan penguasaan perimeter pantai dan bergabungnya para Pejabat Negara, TNI dan Polri dengan pasukan Marinir untuk mengikuti langsung rangkaian proses perebutan sasaran musuh dengan teknik pertempuran jarak dekat, dilanjutkan upacara pengangkatan warga kehormatan Korps Marinir. Setelah proses pembaretan para pejabat menyaksikan demo rangkaian latihan penyelesaian sasaran strategis oleh pasukan khusus TNI AL dengan teknik terjun tempur dan taktik Rubber Duck Operation.(disp)

Categories
Polhukam Polisi TNI

Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022: Siap Amankan Nataru

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah, TNI, Polri dan stakeholder terkait lainnya menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022 terkait pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (22/12/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa, seluruh personel TNI-Polri dan pihak terkait lainnya siap memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat ketika merayakan Natal dan Tahun Baru.

“Hari ini kita melaksanakan Apel Gelar pasukan gabungan dari TNI, Polri dan seluruh stakeholder yang terkait untuk memastikan bahwa personel siap untuk melaksanakan kegiatan pengamanan dan juga tentunya kesiapan dari sarana prasarana ataupun alutsista,” kata Sigit.

Apel gelar pasukan ini sendiri, dikatakan Sigit merupakan tindaklanjut dari instruksi Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang menginstruksikan kepada TNI, Polri dan jajarannya untuk memastikan pelaksanaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman tanpa ada gangguan.

Dalam mengamankan Nataru, Sigit mengungkapkan bahwa, sebanyak 166.322 personel gabungan diterjunkan guna memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia berjalan aman dan kondusif.

Ratusan ribu personel tersebut, kata Sigit akan dikerahkan ke dalam pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu di seluruh Indonesia, demi semakin memantapkan situasi yang aman, damai dan kondusif sepanjang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Dan tentunya ini adalah personel gabungan. Kemudian juga terbagi di dalam pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu. Sehingga kemudian kita harapkan bahwa seluruh pos yang tergelar tersebut betul-betul bisa memberikan rasa aman dan nyaman,” ujar Sigit.

Disisi lain, Sigit juga tetap mengingatkan kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi booster. Mengingat, sampai saat ini masih berlangsung Pandemi Covid-19. Dalam Operasi Lilin 2022, disiapkan juga gerai-gerai vaksinasi untuk warga yang hendak melakukan vaksinasi booster.

“Kemudian juga tentunya karena Covid-19, walaupun sudah masuk ke PPKM level I, namun dengan adanya varian baru selain mengimbau masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi boster kita tetap mempersiapkan gerai-gerai vaksin,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit menekankan, dalam melakukan pengamanan di tempat ibadah Natal atau Gereja, pihak aparat melakukan sinergitas dengan Banser NU dan Kokam Muhammadiyah.

“Serta seluruh Ormas atau OKP yang ada di wilayah masing-masing dan ini menunjukan solidaritas dan sinergitas yang ada di Indonesia,” tutur Sigit.

Tak hanya itu, Sigit juga telah menginstruksikan kepada jajaran Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri untuk melakukan pencegahan dan upaya maksimal dalam mencegah terjadinya potensi teror ketika kegiatan Natal dan Tahun Baru berlangsung.

“Sehingga seluruh rangkaian pengamanan tempat ibadah, dan kegiatan memasuki Tahun Baru 2023 seluruh masyarakat betul-betul bisa aman dari ancaman-ancaman dan gangguan-gangguan,” ungkap Sigit.

Demi semakin menciptakan rasa aman bagi warga, Sigit mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bisa melaporkan kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga pihak RT, saat hendak meninggalkan rumahnya ketika merayakan momentum libur akhir tahun.

“Sehingga kemudian kita bisa melaksanakan kegiatan patroli untuk mengantisipasi jangan sampai, karena rumahnya ditinggal dalam waktu yang lama kemudian terjadi masalah keamanan, jadi silahkan dilaporkan dan kita akan jadikan itu menjadi rute patroli kita,” tegas Sigit.

Sementara itu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyebut, pihaknya mengerahkan 20 ribu prajurit dari tiga matra TNI demi mengamankan Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia.

“Tentunya disamping kita membekalkan personel pengamanan juga kita siapkan alat tempur material alutsista, diantaranya tiga kapal rumah sakit kita stand by kan untuk antisipasi dalam pelaksanaan Nataru ini,” tutup Yudo.(*)

Categories
Pendidikan TNI

Kalemdiklat Komjen Rycko Amelza Dahniel Tutup Diklat Integrasi Kampus Kebangsaan TNI-Polri TA 2022

Koran Jurnal, Surabaya – Pelaksanaan Diklat Integrasi Kampus Kebangsaan TNI dan Polri TA 2022 selama tujuh hari mulai tanggal 9-16 Desember 2022 dengan peserta Diklat sebanyak 476 orang terdiri dari Maba TNI 356 orang, Siswa Polri 100 orang Maba Kowal 20 orang resmi dinyatakan selesai.

Rampungnya diklat tersebut ditandai dengan upacara penutupan yang dipimpin oleh Kalemdiklat Polri Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel, di Lapangan Laut Maluku Kodiklatal Surabaya, Jum’at (16/12/2022).

Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel, menjelaskan, bersama sama dengan Polri melaksanakan pendidikan integrasi pada seluruh peserta anak didik.

“Kami mohon bantuan aparatur pemerintah daerah pada para tokoh, terutama pada tokoh agama untuk sama sama memberikan dorongan, memberikan penguatan kepada peserta didik TNI dan Polri,” ungkapnya.

“Tugas yang mereka emban di samping tidak ringan juga merupakan tugas yang sangat mulia. Yaitu menjaga keutuhan negeri kita yang sangat majemuk ini,” kata Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Ia menegaskan, kemajemukan itu merupakan keniscayaan daripada negeri ini, negeri kebangsaan, negeri yang dibangun dari berbagai perbedaan.

“Dan kita pahami perbedaan itu memiliki potensi konflik,” tutur Komjen Pol Rycko.

Ia juga meminta untuk mengelola Perbedaan dengan baik. Jika diibaratkan kemajemukan itu sebagai sebuah mozaik, lanjut Komjen Pol Rycko maka mozaik ini apabila disatukan akan menjadi indah.

“Keindahan daripada berbagai perbedaan mozaik itu harus diikat dengan bingkai yang kuat dengan perekat yang kuat dan perekat itu TNI dan Polri,” tambahnya.

Oleh karena itu, ia menegaskan Perbedaan harus ada alat, harus ada organ yang diberi kepercayaan untuk menjaga perbedaan itu. Untuk menjadi perekatnya untuk menjadi bingkainya.

Oleh karena itu bingkainya tidak boleh pecah, tidak boleh retak apalagi mudah dipecah bela, mudah diadu domba.

“Kita pasti bisa menjaga negeri kita yang baik ini, negeri kita yang kita cintai secara bersama sama. Tolong kami diingatkan, anak anak kami diingatkan kami terus diberikan bimbingan melalui ajaran agama yang baik untuk mencintai negerinya dan rakyatnya,” tutup dia.

Usai upacara ditandai dengan penanggalan tanda peserta Diklat Integrasi Kampus Kebangsaan TNI dan Polri TA 2022 oleh Kalemdiklat Polri secara simbolis.

Kegiatan dilanjutkan dengan penampilan yel-yel oleh peserta Diklat Integrasi Kampus Kebangsaan TNI dan Polri TA 2022. Yel-yel tersebut menunjukkan bentuk sinergitas dan kolaborasi antara TNI Polri dalam menjaga keutuhan NKRI.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Waka Polda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Dankakodiklatal, Wadankodiklatal, PJU Lemdiklat Polri, Seklem AAL, Kapoksahli Koarmada II, Aspers Kasdam V/Brawijaya, PJU Kodiklatal, PJU Polda Jatim, PB SDM Prov. Jatim, Wadanpasmar 2, Aspotmar Lantamal V, Kadisops Danlanud Muldjono, Kapolres Pelabuhan Tj. Perak, Ketua PGI Jatim, Ketua Walubi Jatim, PBNU Jatim serta PDHI Jatim. (*)

Categories
Polhukam TNI

KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Beri Penghargaan 47 Personil Gabungan TNI-Polri

Koran Jurnal, Jakarta – Sebanyak 47 personel gabungan TNI Angkatan Darat dan Polri yang berhasil melumpuhkan Wabin Tabuni, menerima penghargaan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Penghargaan tersebut sebagai bentuk ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya dari TNI AD atas keberhasilan tugas dari tim gabungan TNI-Polri sehingga pelaku pembunuhan dapat ditangkap.

“Terima kasih juga saya sampaikan pada pihak yang lain yang turut membantu keberhasilan tugas anggota di lapangan,” kata Dudung saat menyerahkan penghargaan di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (09/05/2022).

Adapun penghargaan diberikan dalam acara halalbihalal bersama prajurit. Selain mendapatkan piagam penghargaan, sambung KSAD, para prajurit yang telah menorehkan prestasi tersebut juga akan diperhatikan jenjang karier kemiliteran selanjutnya.

“Melalui pemberian penghargaan ini saya berharap dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel TNI AD, untuk terus memberikan yang terbaik dalam menjalankan setiap amanah tugas yang dipercayakan oleh bangsa dan negara,” ungkap Jenderal TNI bintang empat itu.

Pada kesempatan tersebut, KSAD menegaskan bahwa keberadaan TNI di Papua adalah dalam rangka melaksanakan tugas negara untuk pengamanan sekaligus membantu pemerintah daerah setempat dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk itu, seluruh elemen bangsa di Papua harus bersatu dan saling mendukung untuk mewujudkan situasi yang aman, damai menuju Papua yang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Wabin Tabuni merupakan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) sekaligus pelaku pembunuhan Babinsa di Kabupaten Yalimo, Papua Sertu Eka Andrianto Hasugian (28) dan istrinya Sri Lestari Putri (33) pada Maret 2022.

Wabin Tabuni tewas ditembak petugas gabungan. Diketahui, Sertu Eka dan Sri Lestari menjadi korban pembunuhan di Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua, pada 31 Maret 2022.

Peristiwa sadis tersebut terjadi di kediaman korban yang berada di Jalan Trans Elelim.(rls)

Categories
Kesehatan TNI

TNI-Polri Gencarkan Vaksinasi Covid-19 di Pademangan Jakarta Utara

Koran Jurnal, Jakarta – TNI-Polri terus menggencarkan serbuan vaksinasi Covid-19 di wilayah Pademangan Jakarta Utara. Kali ini kegiatan dipusatkan di SDN 11 Pademangan Barat, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Jum’at (07/01/2022).

Kegiatan tersebut merupakan instruksi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dalam turut menyukseskan program pemerintah yaitu vaksinasi nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo dalam percepatan penanganan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Vaksinasi menyasar masyarakat usia dewasa dan juga diperuntukkan bagi anak-anak berusia 6-11 tahun seperti yang digalakkan pemerintah mulai akhir Desember 2021 yang lalu. Vaksinasi bagi anak-anak ini juga ditujukan dalam menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM) yang mulai diberlakukan.

Pada serbuan vaksinasi tersebut, Pushdirosal) yang mengerahkan 8 Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bekerja sama dengan Polri yang mengerahkan 5 nakesnya. Pada pelaksanaannya, dari peserta yang terdaftar sebanyak 83 orang, tercatat 80 orang berhasil divaksin dengan menggunakan vaksin Sinovac dosis pertama, sementara 3 orang tertunda divaksin dengan alasan medis.

TNI AL dalam hal ini Pushidrosal bekerja sama dengan instansi TNI Polri akan terus menggencarkan serbuan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat yang membutuhkan, sampai pemerintah secara resmi menghentikan kegiatan vaksinasi tersebut secara nasional.(disp/red)

Categories
Nasional TNI

Panglima TNI: TNI-Polri di Babel Harus Bekerja Spartan

Koran Jurnal, Bangka Belitung – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin rapat terkait penanganan Covid-19, yang diikuti oleh jajaran Forkopimda Kepulauan Bangka Belitung dan dilanjutkan pengecekan Aplikasi Silacak di Mapolda Bangka Belitung, Sabtu (14/08/2021).

Kegiatan diawali dengan penjelasan Gubernur Bangka Belitung (Babel) Dr. H. Erzaldi Rosman, S.E., M.M., terkait strategi penanganan Covid-19 diwilayah Babel.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI atas perhatiannya mengirimkan bantuan alat kesehatan dan oksigen konsentrator. Di Babel, sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah dalam menangani Covid-19 sangatlah baik,” ujar Gubernur Babel.

Panglima TNI menyambut dengan baik terkait sinergi yang telah terjalin dengan baik di Babel, dan Panglima TNI berharap hal tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa sesuai arahan Presiden Jokowi, agar setiap elemen saat ini harus berupaya menurunkan indeks mobilitas, memasifkan pelaksanaan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) serta menggencarkan serbuan vaksinasi.

“Saya minta Pangdam dan Kapolda bekerja keras agar tracing kontak erat, dan harus menangani Covid-19 di Babel ini dengan Extraordinary,” tegasnya.

Panglima TNI menekankan, para petugas dilapangan harus melaksanakan pendampingan bagi para pasien yang melaksanakan Isoman, serta berikan obat dan lakukan pemantauan kondisi dengan rutin.

“Perhatikan pasien yang melaksanakan Isoman, jangan sampai menularkan kepada orang lain,” ujarnya.

Panglima TNI menyampaikan akan berusaha mendukung apa yang menjadi kekurangan, obat-obatan, vaksin dan kebutuhan oksigen di Babel, saat ini KRI Semarang telah ditugaskan melaksanakan misi kemanusiaan, membantu pasokan oksigen di wilayah Babel.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa Tracing Kontak Erat yang saat ini di Babel masih minim, harus dilaksanakan dan petugas yang bertugas harus dapat memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat guna melaksanakan tracing kontak erat, guna menyelamatkan nyawa orang lain dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“TNI-Polri harus bekerja Spartan, semangat dan tak kenal lelah berjuang untuk masyarakat, karena memang itu salah satu tugas kita guna menyelamatkan nyawa rakyat. Ingat Covid-19 tidak pernah tidur dan tidak pernah libur,” tegasnya.

Kegiatan dilanjutkan Panglima TNI dan Kapolri meninjau penggunaan dari Aplikasi Silacak yang diawaki oleh 4 Pilar yang bertugas sebagai petugas yang melakukan tracing dilapangan.

Panglima TNI bertanya kepada dokter yang bertugas di 4 Pilar, jika ada kasus konfirmasi positif maka untuk pelaksanaan tracing apa yang perlu dilakukan.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh dokter yang bertugas, kami melaksanakan tracing kepada orang yang kontak dengan pasien selama 2 hari sebelum bergejala.(Pusp/red)

Categories
Keamanan Polhukam

FPMSI Ajak Masyarakat Dukung TNI-Polri dalam Penegakan Hukum terhadap KST Papua

Koran Jurnal, Jakarta – Kelompok separatis dan Teroris (KST) di Papua memang sangat meresahkan seluruh rakyat Indonesia khususnya warga Papua. Seringnya mereka menyebar teror secara fisik maupun psikis, telah menciptakan berbagai ketakutan warga masyarakat yang hidup di Papua. Bahkan, dalam aksinya selama ini, mereka juga membunuh warga  sipil dan menghancurkan fasilitas umum masyarakat.

Atas latar belakang tersebut, Komunitas Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI) memberikan dukungan kepada TNI-POLRI melalui deklarasi virtual guna mendukung penegakan hukum secara tegas terhadap KST Papua demi keberlanjutan Pembangunan menuju Papua yang damai dan sejahtera pada Kamis, (17/06/2021) oleh komunitas warganet dan Milenial termasuk yang berasal dari Papua dan berada di berbagai daerah.

Ketua FPMSI Rusdil Fikri menjelaskan tujuan diadakannya deklarasi virtual dalam rangka mengajak masyarakat dan berbagai tokoh publik asli Papua untuk mendukung penegakan hukum terhadap KST Papua demi keberlanjutan  pembangunan menuju peningkatan  kesejahteraan masyarakat Papua.

“Mengajak partisipasi dan peran aktif warganet khususnya kalangan milenial  asal Papua melalui aksi-aksi posting konten positif yang menumbuhkan optimisme warga bangsa terhadap  penegakan hukum  terhadap KST di Papua demi menjamin keberlanjutan pembangunan,” ucap Rusdil.

Rusdil berharap agar masyarakat dan kalangan Milenial Papua ikut menyebarkan informasi positif dan mencerahkan terhadap upaya pemerintah mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua.

“Ayo Kaka Pace dan Mace, kita sebarkan pandangan dan opini yang positif seputar dukungan penegakan hukum terhadap kelompok separatis dan teroris di Papua demi lancarnya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan,” ajak Rusdil.(rls)

Categories
Militer Polisi TNI

Sinergitas TNI-Polri Tingkatkan Kedisiplinan Anggota Linmas

Koran Jurnal, Sambas – Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersinergi melaksanakan Pelatihan Peningkatan Disiplin kepada anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Tahun Anggaran 2021, bertempat di Balai Desa Sungai Baru, Kec. Teluk Keramat, Kab. Sambas, Selasa (11/05/2021).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Sungai Baru Bapak H. Sudarto EP, S.Pd.SD, Babinsa Desa Sungai Baru Serda Rafly Aly, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Baru Briptu Wiramas. Kegiatan dihadiri sekitar 10 orang Linmas.

Kepala Desa Bapak H. Sudarto EP, S.Pd.SD, berharap dengan adanya kegiatan pelatihan seperti ini maka terjalinlah silaturahmi yang baik antara aparat kewilayahan dan anggota Linmas desa binaan, serta mengenalkan sejarah awal mulanya Linmas, tugas dan fungsi Linmas di desa.

Babinsa Sungai Baru Serda Rafly Aly menyampaikan, selama pelaksanaan kegiatan pelatihan sekaligus memberi himbauan kepada anggota Linmas dan keluarganya agar selalu memakai masker saat keluar rumah dan selalu jaga jarak (Physical Distancing) serta untuk tetap produktif dalam melakukan aktifitas di tengah pandemi Covid-19 dengan mempedomani Protokol Kesehatan (Adaptasi Kebiasaan Baru).

Babinsa juga menambahkan agar sewaktu melaksanakan tugas pengamanan nanti di lapangan, kalau ada orang yang mencurigakan harus diutamakan sopan dan humanis dalam bertindak.

“Anggota Linmas juga harus belajar baris berbaris dan mendapat pengetahuan tentang peraturan baris berbaris,” tegas Rafly.

Letda Inf Wasino sebagai Danramil 1208-07/Sekura mengatakan, selain tugasnya membantu masyarakat binaan, Babinsa juga melatih anggota Linmas dalam rangka memberikan pembinaan keterampilan dan pembinaan fisik serta mental para anggota Linmas untuk mengasah kemampuan yang selama ini mereka miliki.

“Pembinaan Linmas merupakan salah satu kegiatan Pembinaan Perlawanan Wilayah (Binwanwil), dimana Babinsa memiliki tugas menjalin kemitraan dengan para anggota Linmas, sebagai upaya mata dan telinga terhadap segala perkembangan yang terjadi di wilayah binaannya,” kata Danramil.

Dengan dilaksanakannya pembinaan oleh Babinsa, para anggota Linmas akan bisa menjalin hubungan kerja yang harmonis, meski materi yang disampaikan adalah gerakan ketangkasan fisik seperti Peraturan Baris Berbaris (PBB).

“Kita selenggarakan pelatihan ini untuk mendidik dan melatih disiplin para anggota Linmas karena mereka adalah mitra Babinsa, sehingga diharapkan kedepannya dapat diimplementasikan dalam kerja mereka di lingkungan masyarakat,” ungkap Danramil mengakhiri.(pen/red)

Categories
Megapolitan Militer Polisi TNI

Panglima TNI: Soliditas dan Sinergi TNI-Polri Mampu Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Koran Jurnal, Jakarta – Soliditas dan sinergi TNI-Polri telah mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dari berbagai ancaman dan gangguan terhadap ke-Bhineka Tunggal Ika-an bangsa Indonesia. Demikian ditegaskan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di hadapan peserta Rapim TNI-Polri tahun 2021, baik yang dilaksanakan secara langsung dengan protokol kesehatan yang ketat bertempat di Mabes Polri, Jakarta Selatan, maupun secara virtual di berbagai wilayah Indonesia, Senin (15/02/2021).

Panglima TNI menyampaikan bahwa dengan meningkatnya sinergitas, gesekan antara personel TNI dan Polri juga semakin berkurang. “Dari laporan yang masuk ke saya, terlihat bahwa jumlah kasus 2020 berkurang setengahnya dari jumlah kasus pada tahun 2016. Sebagai dua institusi strategis negara, energi yang kita miliki harus diarahkan sepenuhnya pada upaya pelaksanaan tugas pokok serta kolaborasi lintas sektoral,” terangnya.

Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah saudara kandung yang lahir dari rahim yang sama. Perjalanan sejarah TNI-Polri menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan dan sejarah perjuangan bangsa. “Saat ini TNI dan Polri menjadi dua institusi penting yang memiliki tugas spesifik sebagaimana ditetapkan undang-undang,” tegas Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI terdapat blurring boundaries atau irisan dalam melaksanakan tugas antara TNI dan Polri, terutama dalam hal memberikan perlindungan kepada masyarakat, bangsa dan negara. “Hal yang menjadi penting disini, bahwa kita harus sepakat untuk tidak menyebutnya sebagai wilayah abu-abu atau grey area,” katanya.

Panglima TNI mengatakan bahwa wilayah itu harus dipandang sebagai keterkaitan yang erat antara medan tugas TNI dan Polri atau yang sering diungkapkan sebagai wilayah sinergisitas.  Persepsi ini mau tidak mau harus menjadi semakin kuat mengingat berkembangnya spektrum tantangan yang telah menjadi sedemikian kompleks dan menuntut penanganan yang bersifat komprehensif serta lintas sektoral.

Lebih lanjut dikatakan, ada permasalahan-permasalahan bangsa yang harus dituntaskan secara bersama-sama oleh TNI dan Polri, dan bahkan melibatkan seluruh komponen yang ada. “Kita bisa melihat kembali bagaimana sinergi TNI-Polri dalam penanggulangan bencana alam, pengamanan Pilkada Serentak dan pendisiplinan protokol kesehatan sejak adanya pandemik Covid-19,” ujarnya.

“Dengan komunikasi, koordinasi serta kerja sama yang baik antara TNI-Polri, terbukti telah berhasil membantu penanganan bencana alam dan mengamankan pelaksanaan Pilkada Serentak di tengah suasana pandemi Covid-19 pada Desember 2020 yang lalu,” tambahnya.

Panglima TNI menyampaikan bahwa saat ini  pemerintah telah menetapkan tema dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021 yaitu Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial. Hal ini tentu saja hanya bisa dilakukan dengan memastikan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi terus berjalan beriringan.

“Saat ini, pemerintah memfokuskan upaya penanganan Covid-19 dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Jawa dan Bali berbasis komunitas terkecil di RT-RW bersamaan dengan program vaksinasi nasional. Kebijakan ini diharapkan akan menjadi kunci untuk memutus rantai penularan Covid-19 agar dapat menurunkan angka kasus dan melandaikan kurva,” tuturnya.

Panglima TNI menjelaskan bahwa sebagai implementasi kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah, TNI telah menyiapkan beberapa strategi untuk memantapkan sinergi TNI-Polri untuk mendukung pencapaian target pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional yaitu melalui strategi Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi.  Menurutnya, sangat tepat Rapim TNI-Polri tahun ini mengangkat tema “Dilandasi profesionalisme, soliditas dan sinergisitas, TNI-Polri siap mendukung penanggulangan paripurna Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa menuju Indonesia maju”.(Pusp/red)

Categories
TNI

TNI dan Polri Kembali Bangun Rumah Warga Pasca Aksi Teror

Koran Jurnal, Sulteng – TNI dan Polri dalam hal ini Kodam XIII/MDK bekerjasama dengan Polda Sulawesi Tengah dan Korem 132 Tadulako kembali membangun rumah warga yang dibakar pasca aksi teror pada Jum’at 27 November 2020 lalu di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah.

Langkah ini diambil TNI dan Polri guna mengembalikan semangat masyarakat Kabupaten Sigi dan memberikan rasa empati kepada warga yang terdampak atas peristiwa tersebut.

Proses pengerjaan pembangunan beberapa unit rumah ini difasiltasi oleh TNI dan Polda Sulteng dibantu beberapa masyarakat yang turut prihatin atas peristiwa yang terjadi baru-baru ini.

Danrem 132 Tadulako, Brigjen TNI Farid Makruf mengatakan, Sinergi TNI-Polri saat ini ditunjukan dengan memfasilitasi semua kegiatan ini guna memgembalikan suasana yang kondusif di masyarakat.

Selain itu, Danrem 132 Tadulako menyampaikan bahwa TNI dan Polri juga memberikan pendampingan trauma healing  yaitu pemulihan trauma pasca kejadian pada korban yang terdampak, sehingga diharapkan warga dapat menjalani aktifitas normal seperti sediakala.

“Hingga saat ini pasukan TNI-Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Tinombala masih terus mengejar pelaku teror pada Jumat 27 November lalu,” ujarnya.

Terlihat saat ini TNI-Polri di Sulteng aktif menggelar komunikasi sosial dengan Tokoh Masyarakat, Tokoh Lintas Agama dan Forum Kerukunan umat beragama di wilayah tersebut, guna mencegah isu-isu yang menyesatkan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan ingin memecah belah persatuan dan kesatuan.(Pusp/red)