Categories
Megapolitan

Polda Metro Amankan 115 Travel Gelap Langgar Larangan Mudik dan Izin Trayek

Koran Jurnal, Jakarta – Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 115 kendaraan travel yang diduga melanggar aturan larangan mudik Pandemi Covid-19 dan ijin operasional.

“Ada 115 kendaraan yang diamankan terdiri dari kendaraan ELF dan L 300 sebanyak 64 unit sedangkan kendaraan minibus sebanyak 51 unit,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, dalam konferensi pers di lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis (29/04/2021).

Menurut Yusri, ratusan travel itu diduga digunakan untuk mengangkut penumpang mudik dari Jakarta ke beberapa daerah tujuan tanpa mengindahkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dan melanggar ijin trayek.

“Semua akan kami kenakan Pasal 308 Undang-undang lalu lintas dan jalan tentang pelanggaran trayek,” kata Yusri.

“Jelas mereka tidak punya izin trayek sehingga aturannya tidak diperkenankan mengangkut penumpang apalagi untuk tujuan tertentu,” tambahnya.

Selain itu Yusri mengungkapkan, penumpang yang berangkat menggunakan travel gelap tersebut juga tidak diwajibkan untuk swab antigen atau cek kesehatan lainnya.

“Memang tidak ada kewajiban antigen sehingga bisa jadi sumber penularan di kendaraan tersebut,” ujarnya.

Ratusan kendaraan travel itu, tambah Yusri, akan diamankan hingga Lebaran 2021 berakhir.

“Guna memberikan efek jera maka seluruh kendaraan akan diinapkan di Polda Metro Jaya. Pemilik kendaraan baru bisa mengambil kendaraan tersebut setelah lebaran (17 April 2021),” cetus Yusri.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menambahkan, 115 kendaraan travel tanpa ijin trayek itu diamankan oleh jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya selama kurun waktu 27-28 April 2021.

“Dalam waktu dua hari kami berhasil mengamankan kendaraan bermotor yang tidak memiliki izin trayek atau tidak memiliki ijin untuk mengangkut penumpang atau yang biasa disebut travel gelap,” ujar Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan.

Sambodo juga mengungkapkan, terkait tarif yang dikenakan para travel tersebut cukup mahal.

“(Misal) Per-orang dikenakan biaya Rp 350-400 ribu sekali jalan sedangkan tarif resminya hanya Rp200-250 ribu sekali jalan (tujuan Jawa Tengah),” beber Sambodo.

Polda Metro Jaya senantiasa menghimbau kepada masyarakat agar tidak melaksanakan mudik pada Lebaran 2021 dan tetap mematuhi aturan pemerintah serta mentaati protokol kesehatan Covid-19. Konferensi pers turut dihadiri Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Ahmad Yani.(red)

Categories
Megapolitan Ragam

Merasa Dilayani dengan Baik, Wajib Pajak Penderita Stroke Ini Apresiasi Pelayanan Samsat Jakarta Pusat

Koran Jurnal, Jakarta – Seorang wajib pajak bernama Andi (68) warga Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, tak dapat lagi menyembunyikan rasa haru dan syukurnya.

Pasalnya, pria yang telah lima tahun terakhir ini menderita stroke mengaku sangat terbantu dengan pelayanan ekstra petugas kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jakarta Pusat.

“Udah lima tahunan kena stroke sehingga pakai kursi roda. Merasa terharu karena petugas telah memberikan pelayanan ekstra kepada wajib pajak penderita stroke seperti saya ini,” kata Andi dalam keterangannya yang disampaikan melalui sang istri, Wenny kepada Wartawan, Selasa (20/04/2021).

Hal itu, lanjut Wenny, berawal ketika dirinya sedang mendorong kursi roda suaminya menuju pintu masuk gedung Samsat Jakarta Pusat.

“Namun, sesampainya di depan pintu masuk, ada seorang petugas polisi langsung dengan sigap menghampiri kami dan menanyakan keperluan yang ingin dituju, kami bilang ingin blokir kendaraan,” ucapnya.

“Petugas lalu meminta persyaratan yang dibutuhkan, lalu kami berikan dan petugas tersebut secara sigap masuk ke dalam gedung Samsat Jakarta Pusat untuk mengurusnya,” imbuh dia.

Selang beberapa menit kemudian, kata dia, petugas langsung memberikan bukti jika telah menyelesaikan prosesnya.

“Petugas polisi tersebut datang kembali ke kami dan sampaikan prosesnya telah selesai,” tandasnya.

Atas hal tersebut, pihaknya mengaku amat bersyukur dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas Samsat Jakarta Pusat. “Sangat tulus dan prima petugasnya melayani. Kami berupaya memberi uang sebagai ucapan terima kasih, namun petugas tersebut dengan tegas menolaknya,” pungkasnya.(*)

Categories
Kriminalitas Megapolitan

Polda Metro Berhasil Ungkap Penipuan Berkedok Lowongan Kerja di BNI

Koran Jurnal, Jakarta – Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil mengungkap tindak pidana penipuan manipulasi data atas nama PT. Bank Negara Indonesia (BNI) yakni dengan modus menawarkan lowongan kerja. Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi menangkap pelaku berinisial MTN.

“Pelaku MTN berhasil diamankan di Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan pada 13 Maret 2021,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/03/2021).

Yusri menuturkan, kasus ini bermula ketika ada seorang korban mendatangi kantor BNI untuk menanyakan lamaran, padahal BNI tidak tengah membuka lowongan pekerjaan.

“Intinya (MTN) adalah mengundang orang yang berminat untuk di rekrutmen atau mau bekerja,” beber Yusri.

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan pihak BNI ke Polda Metro Jaya pada 18 Februari 2021 dan teregistrasi dengan nomor laporan LP/953/II/YAN.2.5./2021/SPKT PMJ.

Dalam menjalankan aksinya MTN, lanjut Yusri, menawarkan lowongan pekerjaan kepada korbannya melalui situs website yang dibuat pelaku https:recruitmentbni.snaphunt.com/, dan jooble.org.

Nantinya jika ada yang tertarik maka bisa mengirimkan lamaran dan mengirimkan data identias diri melalui link bit.ly/rekrutment-BNI.

Pelaku pun sudah menyiapkan sebuah e-mail yang dibuat sendiri dengan nama akun : recruitment.callbni@gmail.com dan nomor telepon.

Dalam aksi selanjutnya, pelaku kemudian menghubungi para pelamar (calon korban) satu persatu untuk dimintai uang sebagai persyaratan untuk dapat diterima bekerja.

“Kemudian (pelaku) membuat persyaratan uang transportasi sebesar Rp 1,7 juta,” ujar Yusri.

“Pelaku sudah menjalankan aksinya sejak 2020 dan meraup keuntungan hingga Rp 40 juta,” tambah Yusri.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 35 jo pasal 51 ayat (1) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 tahun dan/atau denda paling banyak 12 miliar rupiah.(pr/red)

Categories
Megapolitan

E-TLE Mobile Ditlantas Polda Metro Jaya Resmi Diluncurkan 

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran resmi meluncurkan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) Mobile, di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (20/03/2019).

“Saya meresmikan E-TLE Mobile Sebagai salah satu bentuk pelaksanaan dari pada kebijakan Bapak Kapolri menuju police 4.0 pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Fadil kepada wartawan.

Fadil mengatakan, E-TLE Mobile yang dioperasikan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya berjumlah 30 unit. E-TLE Mobile terpasang di kendaraan dinas Ditlantas Polda Metro Jaya, terdiri dari bodycam, helmet cam, dashcam, dan drone surveillance.

E-TLE Mobile ini, lanjut Fadil, akan melengkapi E-TLE statis yang sudah beropasi lebih dulu.

“ETLE Mobile ditempatkan di lokasi-lokasi rawan pelanggaran lalu lintas yang tidak tercover oleh E-TLE statis,” ujar Fadil.

“Misal sering terjadi kebut-kebutan di kawasan Kemayoran maka E-TLE Mobile ini akan merapat ke titik sasaran dan akan langsung merekam pelanggaran lalu lintas yang terjadi di sana,” imbuhnya.

Adapun mekanisme penegakkan hukum E-TLE Mobile sama dengan E-TLE statis. Dengan dimasifkannya E-TLE, diharapkan bisa semakin membangun kesadaran masyarakat dalam berkendara dan berlalu lintas dengan tertib.

“Ini juga dapat mengontrol perilaku anggota di lapangan karena E-TLE tidak hanya merekam perilaku pelanggaran lalu lintas, dia juga merekam perilaku anggota yang bertugas di lapangan,” lugas Fadil.

Kata Fadil, E-TLE Mobile ini juga akan dimasifkan untuk pelanggaran lalu lintas yang sangat sering terjadi di Jakarta. Seperti balap liar, melawan arus, memotong jalan, tidak memakai helm, hingga berboncengan sepeda motor lebih dari 2 orang.

“E-TLE Mobile bisa berpindah-pindah lokasi. Cara kerjanya mirip dengan E-TLE statis yang sudah terpasang di sejumlah ruas jalan di DKI Jakarta,” pungkasnya.(red)

Categories
Megapolitan Polisi

Dukung Kampung Tangguh, PMJ dan Pertamina Patra Niaga-PT GUN Bagi Ribuan Masker ke Sopir Tangki BBM

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka menekan penyebaran Covid-19, sekaligus mendukung program Kampung Tangguh Jaya yang diinisiasi Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, Polda Metro Jaya bersama PT Garda Utama Nasional (GUN) dan Pertamina Patra Niaga, menggelar pembagian ribuan masker gratis, handsanitizer dan vitamin C kepada pengemudi truk tangki BBM.

Sekitar 1.500 orang pengemudi truk tangki BBM wilayah Jabodetabek ini, terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan yang digelar di Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara sejak pagi tadi.

Salah seorang pengemudi truk tangki BBM, Indra Z mengaku sangat senang dengan program rutin yang dilakukan Polda Metro Jaya bersama mitra kerjanya di sejumlah tempat ini. Apalagi kegiatan ini dinilai tepat sasaran, yakni kepada orang-orang kecil seperti mereka.

“Bini (istri) beberapa waktu lalu di Pasar Kramat Jati dikasih juga sama bapak Polda. Alhamdulillah sasarannya tepat ke rakyat kecil seperti kita dan sekarang, supir-supir truk tangki BBM dapat masker, hand sanitizer sama vitamin C lagi,” kata Indra kepada wartawan, Kamis, (18/03/2021).

Indra yang merupakan warga Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur ini, mengaku ikut dan aktif dalam program Kampung Tangguh Jaya, karena telah merasakan banyak manfaat dari program tersebut.

“Selain kita-kita orang lebih tangguh dan waspada khususnya terhadap Covid-19, warga juga punya pemasukan baru dari pelatihan usaha kayak (seperti) ternak lele, emang mantap program Pak Fadil,” tutur Indra.

Sementara itu, Manager Operasional PT GUN, Hotma J Lubis mengatakan pembagian ribuan masker gratis, hand sanitizer serta vitamin C kepada ribuan pengemudi truk tangki BBM dibawah naungan mereka, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan bersama Polda Metro Jaya dan Pertamina Patra Niaga.

Khusus kepada pengemudi truk tangki BBM, kegiatan tersebut akan berkala dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menyelamatkan para pengemudi dari Covid-19.

“Kegiatan pemberian masker gratis, hand sanitizer serta vitamin C adalah wujud nyata dari empati dan cara kami melindungi temen-temen pengemudi truk tangki BBM, yang menjadi garda terdepan pendistribusian BBM diwilayah Jabodetabek,” kata Hotma.

“Ini juga sebagai bentuk dukungam perusahaan terhadap program Pak Kapolda, Kampung Tangguh Jaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19, salah satunya ya bagi-bagi masker, hand sanitizer dan vitamin C”, pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya tengah gencar-gencarnya menyukseskan kebijakan protokol kesehatan (Prokes) yang ditetapkan pemerintah untuk menekan angka sebaran Covid-19. Salah satunya dengan membuat program Kampung Tangguh Jaya dan kegiatan bagi-bagikan masker gratis ke masyarakat, khususnya pekerja sektor informal.

Setelah pedagang di pasar-pasar Jabodetabek, kegiatan bagi-bagi masker, hand sanitizer dan vitamin C kini menyasar ke ribuan pengemudi truk tangki BBM di Depo Plumpang Pertamina Jakarta Utara, agar mereka tidak terpapar Covid-19 dan distribusi BBM ke SPBU -SPBU di wilayah Jabodetabek tetap lancar.(rls)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Kepala BP2MI Pimpin Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama untuk 856 Pegawai

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Pelidungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melaksanakan pemberian vaksinasi Covid-19 tahap pertama kepada 856 pegawai di lingkungan BP2MI.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan vaksin Sinovac ini halal, ini telah dipastikan aman oleh Badan Perlindungan Obat dan Makanan (BPOM) dan juga MUI (Majelis Ulama Indonesia).

“Hari ini kita melaksanakan vaksin Covid-19 di lingkungan BP2MI untuk 856 pegawai, mulai dari pejabat Eselon I, II, dan seluruh pegawai. Termasuk kepada supir, officeboy (OB),” kata Benny saat memimpin pelaksanaan vaksinasi di aula KH Abdurahman Wahid BP2MI, Selasa pagi (16/03/2021).

Selain semua pegawai pusat BP2MI, sambung Benny, pemberian vaksinasi Covid-19 akan dilakukan untuk seluruh pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) BP2MI di seluruh Indonesia.

“Ini adalah langkah kita untuk meyakinkan publik bahwa kita harus waspada, hati-hati dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kita harus menjalankan dalam keseharian seperti menjaga jarak, cuci tangan, dan memakai masker karena corona itu nyata dan ada,” ujarnya.

Menurut Benny, dengan pemberian vaksinasi ini, BP2MI ingin memastikan semua pegawai sehat dan aman, sehingga bisa memberikan pelayanan kepada pekerja migran dengan baik.

“Alhamdulillah setelah divaksin ini saya baik-baik saja tidak ada dampak apapun. Sekali lagi tidak usah terlalu khawatir dengan vaksinasi ini. Yakin apa yang dilakukan Pemerintah baik dan sehat. Kita tetap menjalankan aktivitas,” pungkasnya

Benny berharap, masyarakat suatu saat nanti semua akan menjalani kehidupan normal kembali. Sehingga segala aktivitas seperti kehidupan sosal, ekonomi bisa pulih kembali.

“Saya yakin apa yang dilakukan pemerintah baik bagi rakyat dengan vaksinasi Covid-19 ini baik, halal, dan aman. Rencana dua minggu ke depan BP2MI akan melakukan vaksin tahap dua,” ujarnya.(hum/red)

Categories
Ekonomi Kriminalitas Megapolitan

Polda Metro Tangkap 4 Pembuat dan Pengedar Uang Dollar AS Palsu Senilai Rp 1,4 Milliar

Koran Jurnal, Jakarta – Subdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran uang asing palsu, diantaranya Dollar Amerika Serikat (US$) dengan pecahan 100 US$. Dalam pengungkapan ini polisi menangkap 4 pelaku, masing-masing berinisial SUL (57), IS, HS (50) dan AD.

“4 tersangka yang kita amankan, sesuai dengan peran masing-masing,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/03/2021).

Yusri mengatakan, keempat pelaku ditangkap di lokasi berbeda, yakni di Banten, Bekasi, dan Bogor, pada 13 Februari 2021. Dari penangkapan itu, penyidik mendapati barang bukti berupa 1.000 lembar uang palsu pecahan 100 US$.

“Kita amankan sekitar 1.000 lembar (pecahan 100 US$). Kalau dirupiahkan sekitar 1,4 miliar,” beber Yusri.

Lanjut Yusri menjelaskan, penangkapan para pelaku diawali dengan dibekuknya SUL di kawasan Mustika Jaya, Kota Bekasi.

SUL diketahui merupakan pembeli US$ palsu. Kemudian dikembangkan, dan menangkap pelaku HS di kawasan Bogor, Jawa Barat.

“HS yang mencetak merangkap juga pemodal pencetakan dollar AS palsu. Jadi HS otaknya. Dia juga yang memegang master percetakan dollar palsu,” kata Yusri.

Sedangkan 2 pelaku lain, IS dan AD ditangkap di kawasan Banten.

IS berperan sebagai pengedar, sedangkan AD yang membatu HS mencetak US$ palsu.

“Pengakuan HS belajar mencetak dollar AS palsu secara otodidak dari internet,” terang Yusri.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 244 KUHP, Pasal 245 KUHP dan Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dengan ancaman hukuman 15 tahun hingga 20 tahun penjara.(red)

Categories
Bencana Megapolitan

Tanggul Jebol Picu Banjir Beberapa Desa di Wilayah Kabupaten Bekasi

Koran Jurnal, Jakarta – Kerusakan infrastruktur berupa tanggul jebol memicu banjir beberapa desa di wilayah Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Banjir terpantau pada Minggu (21/02/2021), pukul 01.00 WIB. Sejumlah desa terdampak banjir yang terjadi dini hari tadi.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB menerima laporan dari BPBD setempat banjir melanda 4 desa, yaitu Desa Sukaurip, Karangsegar, Bantasari dan Sumber Urip. Keempat desa berada di Kecamatan Pebayuran. Banjir mengakibatkan 5 unit rumah hanyut. Petugas BPBD Kabupaten Bekasi melaporkan tinggi muka air antara 100 hingga 250 cm.

BPBD telah mengidentifikasi kebutuhan mendesak penanganan darurat, seperti bambu, karung, mie instan, air mineral, makanan siap saji, obat-obatan, vitamin, perahu evakuasi, mesin perahu, tali tambang dan lampu tembak.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB banjir Kabupaten Karawang pada Sabtu (20/2), pukul 22.00 WIB, sebanyak 34 desa di 15 kecamatan terdampak banjir. Banjir disebabkan antara lain akibat hujan intensitas tinggi dan luapan Sungai Citarum.

Ke-15 kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Rengasdengklok, Telukjambe Barat, Tirtajaya, Pedes, Cikampek, Purwasari, Ciampel, Pangkalan, Klari, Tempuran, Tirtamulya, Jatisari, Rawamerta, Karawang Barat dan Cilamaya Wetan.

Warga terdampak mencapai 9.331 KK atau 28.329 jiwa, sedangkan 1.075 KK atau 4.184 jiwa mengungsi.

Banjir mengakibatkan 8.539 unit rumah terendam dan sejumlah infrastruktur terdampak. Petugas di lapangan masih terus melakukan pendataan lanjutan.

Merespons banjir tersebut, BPBD Kabupaten Karawang bersama TNI, Polri dan organisais perangkat daerah terkait serta sukarelawan membantu evakuasi warga di lokasi terdampak. BPBD juga mengoperasikan dapur umum untuk penyedian kebutuhan nutrisi warga terdampak.

Tidak semua warga yang mengungsi menuju titik pengungsian, sebagian warga mengungsi ke rumah kerabat, masjid dan hotel. Sedangkan BNPB telah memberikan dukungan berupa pendampingan pos komando penanganan banjir, bantuan dana siap pakai sebesar Rp250 juta, masker 10.000 buah, selimut 80 buah dan lampu garam 300 buah.

BNPB juga mendukung 1 perahu karet dan 10 buah pelampung yang dibutuhkan saat evakuasi warga.

Pemerintah Kabupaten Karawang sebelumnya telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir terhitung 8 Februari hingga 21 Februari 2021. Dengan kondisi saat ini, pemerintah daerah akan memperpanjang hingga 14 hari ke depan.

Kondisi terakhir terpantau banjir masih menggenangi rumah-rumah warga. Penerangan listrik PLN dan suplai air dari PDM di Kabupaten Karawang masih dalam kondisi padam. Selain itu, jumlah masyarakat terdampak, pengungsi dan pelayanan dapur umum yang dikelola secara mandiri oleh warga belum terdata semua.

Kepala BNPB Doni Monardo dijadwalkan untuk melihat kondisi dampak banjir di wilayah Karawang dan Bekasi pada hari ini, Minggu (21/2).(pus/red)

Categories
Megapolitan

Kapolda Metro Resmikan Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’ di RW 01 Pondok Bambu

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Fadil Imran meresmikan Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’ di wilayah RW 01, Pondok Bambu, Jakarta Timur. Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’ ini merupakan program unggulan Kapolda Metro Jaya yang bertujuan menekan dan memutus rantai penyebaran covid-19.

“Kampung Tangguh Jaya merupakan proyek kolaborasi warga di tingkat RW sehingga dapat memaksimalkan 3 T (tracing, testing, treatment) berbasis komunitas,” ujar Fadil, Sabtu (20/02/2021).

RW 01 Pondok Bambu menjadi lokasi proyek percontohan Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’, lantaran menjadi wilayah tertinggi kasus penularan covid-19 di wilayah Jakarta Timur.

Fadil mengharapkan adanya penurunan angka dari terbentuknya Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’ dengan pelacakan aktif pada warga yang bergejala.

Sebisa mungkin, masyarakat dapat memeriksakan kesehataannya melalui tes cepat dan memisahkan orang dengan gejala covid-19 untuk segera mendapat perawatan agar tidak terbentuk klaster keluarga.

Kemudian, program Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’ juga menyasar warga yang terdampak covid-19 dengan membangkitkan UMKM dan pemberian bantuan seperti sembako dan sepeda.

Fadil juga menyarankan agar tiap lingkungan Rukun Tetangga di RW 01 Pondok Bambu berkomunikasi untuk mengingatkan warga yang tidak pakai masker dan mengecek kondisi warganya.

“Sehingga ketika ada warga yang terkonfirmasi positif covid-19 atau terdampak sosial ekonomi, maka warga bersama-sama melakukan langkah-langkah di bawah dukungan pemerintah dan TNI-Polri,” terang Fadil.

Sebagai proyek percontohan Kampung Tanggung Jaya ‘Cakra’ di kawasan RW 01 Pondok Bambu, sejumlah wastafel portabel ditempatkan di depan jalan pemukiman warga.

Sementara itu Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menambahkan, bahwa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjadi bapak asuh Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’ di tiga titik zona merah penyebaran covid-19 di Jakarta Timur.

“Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’ ini ada tiga titik berdasarkan arahan dan kebijakan Kapolda Metro Jaya bahwa masing-masing Direktorat di Polda terlibat dalam pembangunan kampung tangguh, jadi tidak hanya polres saja,” kata Sambodo.

“Kita ambil di tiga titik yang paling merah di Jaktim, yang pertama di RW 02 dan RW 04 Kecamatan Makasar dan RW 01 Pondok Bambu yang saat ini diresmikan oleh Kapolda Metro,” tandasnya.(hum/red)

Categories
Megapolitan Ragam

Walikota Tangsel Kunjungi Kampung Tangguh Jaya Ditresnarkoba Polda Metro 

Koran Jurnal, Tangerang – Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany Wardana mengunjungi Kampung Tangguh Jaya Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di Rw 12 Kel. Pamulang Barat, Kec. Pamulang, dan Rw 08. Kel. Pondok Kacang Barat. Kec. Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Senin (15/02/2021).

Dalam kunjungan itu, Airin mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pihak Polda Metro Jaya atas berdirinya Kampung Tangguh Jaya diwayah Tangerang Selatan.

“Terima kasih kepada Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa atas bantuannya mendirikan Kampung Tangguh Jaya diwayah Tangerang Selatan,” ungkapnya, di lokasi.

Menurut Airin, berdirinya Kampung Tangguh Jaya sangat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi penyebaran dan menekan penularan Covid-19 di hulu wilayah Kota Tangerang Selatan.

“Tentunya hal ini sangat membantu,” ucap Airin.

“Kegiatan ini akan menjadi kolaborasi, koordinasi dan kerjasama serta gotong royong dalam rangka mendisiplinkan masyarakat dari 3M menjadi 5M,” harapnya.

Untuk diketahui, selain menerapkan 3M menjadi 5M, program Kampung Tangguh Jaya tentu juga melakukan kegiatan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) yang alat-alatnya sudah disiapkan oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Dari pantauan pewarta, tampak Walikota Tangsel juga meninjau Posko Kampung Tangguh, Rumah Isolasi, Kolam Ikan Lele, Tanaman Hidroponik yang dibuat oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan pelaksanaan Swab Antigen yang dilakukan oleh Satgas Covid RT yang telah dilatih oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

“Pemda Tangsel akan menindak lanjuti apa yang telah dilakukan oleh Ditresnarkoba di Kampung Tangguh Jaya, sehingga akan berkelanjutan menjadi kampung tangguh yang mampu melawan pandemi Covid-19,” lugasnya.

Terakhir, Walikota menyampaikan apresiasi kepada Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Kapolres Tangsel yang telah memotori pembangunan infrastruktur dan kegiatan di Kampung Tangguh Jaya.(red)