Categories
Megapolitan Militer Polisi TNI

Panglima TNI: Soliditas dan Sinergi TNI-Polri Mampu Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Koran Jurnal, Jakarta – Soliditas dan sinergi TNI-Polri telah mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dari berbagai ancaman dan gangguan terhadap ke-Bhineka Tunggal Ika-an bangsa Indonesia. Demikian ditegaskan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di hadapan peserta Rapim TNI-Polri tahun 2021, baik yang dilaksanakan secara langsung dengan protokol kesehatan yang ketat bertempat di Mabes Polri, Jakarta Selatan, maupun secara virtual di berbagai wilayah Indonesia, Senin (15/02/2021).

Panglima TNI menyampaikan bahwa dengan meningkatnya sinergitas, gesekan antara personel TNI dan Polri juga semakin berkurang. “Dari laporan yang masuk ke saya, terlihat bahwa jumlah kasus 2020 berkurang setengahnya dari jumlah kasus pada tahun 2016. Sebagai dua institusi strategis negara, energi yang kita miliki harus diarahkan sepenuhnya pada upaya pelaksanaan tugas pokok serta kolaborasi lintas sektoral,” terangnya.

Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah saudara kandung yang lahir dari rahim yang sama. Perjalanan sejarah TNI-Polri menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan dan sejarah perjuangan bangsa. “Saat ini TNI dan Polri menjadi dua institusi penting yang memiliki tugas spesifik sebagaimana ditetapkan undang-undang,” tegas Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI terdapat blurring boundaries atau irisan dalam melaksanakan tugas antara TNI dan Polri, terutama dalam hal memberikan perlindungan kepada masyarakat, bangsa dan negara. “Hal yang menjadi penting disini, bahwa kita harus sepakat untuk tidak menyebutnya sebagai wilayah abu-abu atau grey area,” katanya.

Panglima TNI mengatakan bahwa wilayah itu harus dipandang sebagai keterkaitan yang erat antara medan tugas TNI dan Polri atau yang sering diungkapkan sebagai wilayah sinergisitas.  Persepsi ini mau tidak mau harus menjadi semakin kuat mengingat berkembangnya spektrum tantangan yang telah menjadi sedemikian kompleks dan menuntut penanganan yang bersifat komprehensif serta lintas sektoral.

Lebih lanjut dikatakan, ada permasalahan-permasalahan bangsa yang harus dituntaskan secara bersama-sama oleh TNI dan Polri, dan bahkan melibatkan seluruh komponen yang ada. “Kita bisa melihat kembali bagaimana sinergi TNI-Polri dalam penanggulangan bencana alam, pengamanan Pilkada Serentak dan pendisiplinan protokol kesehatan sejak adanya pandemik Covid-19,” ujarnya.

“Dengan komunikasi, koordinasi serta kerja sama yang baik antara TNI-Polri, terbukti telah berhasil membantu penanganan bencana alam dan mengamankan pelaksanaan Pilkada Serentak di tengah suasana pandemi Covid-19 pada Desember 2020 yang lalu,” tambahnya.

Panglima TNI menyampaikan bahwa saat ini  pemerintah telah menetapkan tema dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021 yaitu Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial. Hal ini tentu saja hanya bisa dilakukan dengan memastikan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi terus berjalan beriringan.

“Saat ini, pemerintah memfokuskan upaya penanganan Covid-19 dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Jawa dan Bali berbasis komunitas terkecil di RT-RW bersamaan dengan program vaksinasi nasional. Kebijakan ini diharapkan akan menjadi kunci untuk memutus rantai penularan Covid-19 agar dapat menurunkan angka kasus dan melandaikan kurva,” tuturnya.

Panglima TNI menjelaskan bahwa sebagai implementasi kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah, TNI telah menyiapkan beberapa strategi untuk memantapkan sinergi TNI-Polri untuk mendukung pencapaian target pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional yaitu melalui strategi Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi.  Menurutnya, sangat tepat Rapim TNI-Polri tahun ini mengangkat tema “Dilandasi profesionalisme, soliditas dan sinergisitas, TNI-Polri siap mendukung penanggulangan paripurna Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa menuju Indonesia maju”.(Pusp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Gubernur DKI, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Luncurkan Logo Program Gerakan ‘Jakarta Bermasker’

Koran Jurnal, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman, bersama-sama meluncurkan logo gerakan program ‘Jakarta Bermasker’, di Gedung Promoter, Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (03/02/2021).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, program Jakarta Bermasker sebagai bentuk ikhtiar menurunkan angka penyebaran Covid-19 khususnya di Jakarta.

“Baru saja kami Forkompinda DKI yang juga diikuti oleh Forkompinda wilayah penyangga DKI, Wali Kota Tangerang, Wali Kota Tangsel, Wali Kota Depok, Wali Kota Bekasi Kota dan Bupati Bekasi kita melaunching kembali gerakan Jakarta Bermasker,” ungkap Fadil.

Fadil menambahkan, program ini juga bertujuan mengingatkan kembali pentingnya penggunaan masker.

“Diharapkan dengan mengingatkan kembali bagaimana menggunakan masker yang benar,” harap Fadil.

“Angka kasus aktif setiap harinya bisa kurangi, ini ikhtiar yang terus kita lakukan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya. Mudah-mudahan menghasilkan manfaat buat kesehatan masyarakat,” sambung Fadil.

Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan mendukung penuh program ‘Jakarta Bermasker’ yang diinisiasi oleh Polda Metro Jaya.

“Terima kasih juga launching logonya Jakarta Bermasker karena logonya pakai logo Betawi khas Jakarta. Mudah-mudahan dengan begitu nanti penyebarannya akan jauh lebih luas dan insya Allah program 100 ribu masker per hari akan lebih banyak menjangkau warga di Jakarta,” kata Anies.

Dalam kesempatan sama, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurahman menambahkan, program Jakarta Bermasker merupakan tindak lanjut dari sejumlah program yang telah dilaksanakan Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi wabah Covid-19.

“Namun, yang lebih penting adalah justru kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker ini. Karena tidak serta merta aparat penegak hukum, TNI maupun pemerintah daerah kita tegakan di lapangan kalau masyarakat tidak ada kesadaran untuk menggunakan masker. Karena menggunakan masker ini adalah sebagai kunci utama yang sangat mendasar bagi kita semua untuk menekan peningkatan dari Covid 19,” lugasnya.

Sekedar diketahui, Polda Metro Jaya memiliki tiga program untuk menekan penyebaran virus covid-19. Seperti, Kampung Tangguh Jaya, Jakarta Bermasker dengan membagi-bagikan 100 ribu masker gratis hingga pemeriksaan kesehatan dengan test swab antigen dan swab antibodi secara gratis di wilayah hukum Polda Metro Jaya.(red)

Categories
Kesehatan Megapolitan Polisi

Wujudkan ‘Jakarta Bermasker’, Polda Metro Akan Bagikan 100 Ribu Masker Setiap Hari

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran mengatakan, jajarannya akan membagikan sedikitnya 100 ribu masker kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Kapolda Metro Jaya saat menyambangi Pasar Senen Jakarta Pusat, untuk memantau penerapan protokol kesehatan (prokes) di pasar tersebut, Senin (01/02/2021).

“Ke Pasar-pasar Rakyat, seluruh Polsek gabungan dengan teman-teman dari Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta turun ke Pasar, tujuannya agar seluruh masyarakat sadar menggunakan masker guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Fadil.

“Kemarin Bapak Panglima TNI bersama Kapolri sudah mengunjungi Pasar Tanah Abang dan Pasar Jatinegara untuk menggalakkan kembali “gerakan 3M atau 5M”, Ini akan kita laksanakan selama dua minggu ke depan, targetnya minimal 100.000 masker setiap hari,” beber Fadil.

Sebelumnya, Kapolda mengunjungi Pasar Darurat/tradisional di wilayah Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan. Kunjungan tersebut sengaja dilakukan sebagai tindak-lanjut program Kampung Tangguh, juga untuk melihat kesiapan pelaksanaan test swab antigen kepada masyarakat dalam mewujudkan gerakan “Jakarta Bermasker”
yang dilaksanakan secara serentak di wilayah hukum Polda Metro Jaya.(hum/red)

Categories
Megapolitan Militer TNI

KSAU Terima Kunjungan Kapolri 

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bertempat di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (01/02/2021).

Kunjungan silaturahmi ini merupakan perkenalan usai dilantik Presiden RI Ir. H. Joko Widodo sebagai Kapolri beberapa waktu lalu.

KSAU menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas dilantiknya Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., sebagai Kapolri.

Selain itu, Kapolri juga mengatakan akan terus melanjutkan sinergisitas dan soliditas TNI-Polri yang telah terjalin dengan baik selama ini.

Pada pertemuan tersebut KSAU didampingi Wakasau, Irjenau, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Kapuslaiklambangjaau dan Danpuspomau, sedangkan Kapolri didampingi As SDM Kapolri, Kadiv Humas Polri, Kadiv Propam Polri, dan Dankorbrimob.(disp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan Militer Polisi TNI

Panglima TNI dan Kapolri Pantau Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 di Pasar Tanah Abang dan Jatinegara

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima kunjungan silaturahmi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, bertempat di Subden Denma Mabes TNI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (31/01/2021).

Turut serta mendampingi Kapolri yaitu Irwasum Polri, Kabaharkam Polri, Asops Kapolri, Kadiv Propam Polri dan Kadiv Humas Polri. Sementara Panglima TNI di dampingi oleh Aster Panglima, Asops Panglima, Kapuspen TNI dan Kapuskes TNI.

Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI menjelaskan bahwa ada beberapa agenda yang dibicarakan salah satunya adalah terkait  rencana Rapat Pimpinan TNI-Polri yang akan digelar pada Februari 2021.

“Kemudian konteks tugas, TNI senantiasa mendukung terlaksananya penegakan hukum yang dilaksanakan Polri demi terciptanya Kamtibmas,” katanya.

Panglima TNI mengatakan bahwa saat ini TNI dan Polri sedang dan terus melaksanakan penegakan protokol kesehatan di seluruh Indonesia, baik memberikan edukasi atau sosialisasi untuk tidak bosan dan jenuh menggunakan masker. “Karena dengan menggunakan masker saya akan melindungi saudara dan saudara akan melindungi saya dari terpaparnya Covid-19. Sinergi TNI-Polri dan didukung komponen masyarakat lainnya adalah modal dasar menjaga NKRI,” ujarnya.

Sementara itu,  Kapolri yang didampingi jajaran Pejabat Utama Mabes Polri menyampaikan bahwa kunjungan kepada Bapak Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bertujuan untuk bersilaturahmi. “Kami diterima langsung oleh Panglima TNI yang didampingi pejabat teras Mabes TNI,” ucapnya.

Kapolri mengatakan bahwa sinergitas dan soliditas antara TNI-Polri akan terus ditingkatkan seperti yang telah dilakukan sejak beberapa Kapolri sebelumnya. “Kewajiban saya selaku Kapolri baru menjaga dan bahkan meningkatkan sinergitas dan soliditas yang telah kami laksanakan. Karena memang banyak sekali kegiatan-kegiatan penugasan kerja sama dalam hal Kamtibmas yang selama ini telah kita laksanakan,” ujarnya.

Kapolri memberikan contoh bahwa kegiatan yang dilakukan bersama antara  TNI-Polri seperti penegakan protokol kesehatan, kegiatan operasi di Poso dan Papua serta penanganan bencana alam.

“Kami terus berkomitmen agar soliditas dan sinergitas TNI-Polri terus akan menjadi lebih baik dan solid sehingga masyarakat merasakan TNI-Polri di lapangan memberikan rasa aman, memelihara Kamtibmas, sehingga iklim pertumbuhan ekonomi dan investasi serta penegakan aturan bisa dilaksanakan dengan baik. Masyarakat juga bisa merasakan kehidupan normal,” ungkapnya.

Usai melaksanakan pertemuan, Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan melakukan peninjauan penerapan protokol kesehatan yang berada di Blok A Pasar Tanah Abang dan Pasar Balimester Jatinegara Jakarta serta membagikan masker kepada para pedagang dan pengunjung di kedua pasar tersebut.

Di hadapan awak media, Panglima TNI menjelaskan bahwa kunjungannya ke Blok A Pasar Tanah Abang untuk memastikan pelaksanaan penerapan protokol  di tempat publik.

“Saya bersama Bapak Kapolri sengaja datang kesini untuk mengecek di lapangan, khusus di Pasar Tanah Abang terkait dengan penerapan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengharapkan agar seluruh masyarakat khususnya yang datang di Blok A Pasar Tanah Abang untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Saya harapkan penggunaan masker ini terus dilaksanakan dan jangan sampai kendor karena satu-satunya untuk terhindar terpapar Covid-19 adalah dengan selalu menggunakan masker,” ucapnya.(Pusp/red)

 

Categories
Megapolitan Polisi

Patwal Polda Metro Bubarkan Kerumunan ‘Night Biker’

Koran Jurnal, Jakarta – Dimasa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Satuan Patroli dan Pengawalan (Sat Patwal) Direktoral Lalu Lintas Polda Metro Jaya membubarkan kerumunan para pengendara motor malam hari (night biker). Langkah penindakan ini juga merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai penularan pandemi Covid-19.

“Para night biker ini jelas-jelas melanggar ketentuan 3-M, terutama keharusan menggunakan masker dan mencegah kerumunan,” ungkap AKBP Argo Wiyono, Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (25/01/2021).

Menurut dia, penindakan terhadap para night biker ini berlangsung terutama pada malam-malam libur mulai Jumat malam hingga minggu malam 22-25 Januari 2021 lalu di kawasan Bundaran Hotel Indonesia dan Silang Monumen Nasional.

AKBP Argo menegaskan, tindakan membubarkan kerumunan ini akan berlanjut selama masa PPKM atau di wilayah Ibu Kota Jakarta disebut dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Ketat.

“Sat Patwal akan berpatroli dan menindak kerumunan para pengendara sepeda motor. Mereka antara lain menonton balap liar dan para pengendara yang mengikuti balap liar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Sat Patwal juga memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan para night biker itu.

“Yang tidak lengkap atau menyalahi ketentuan terpaksa diamankan di Mapolda Metro Jaya,” tandas AKBP Argo.

PSBB Ketat di Jakarta dan PPKM nasional kali ini diperpanjang antara 25 Januari – 8 Februari 2021. Tujuannya adalah menekan angka penularan atau infeksi Covid-19 yang pandeminya belum menunjukkan penurunan signifikan.

Lah, night biker itu apa mau kena Covid-19? Sudah tepat Sat Patwal bertindak…

Categories
Kriminalitas Megapolitan

Polresta Bandara Soetta Ungkap Sindikat Pemalsuan Surat Swab PCR Covid-19

Koran Jurnal, Tangerang – Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil meringkus 15 tersangka yang diduga tergabung dalam sindikat pemalsuan surat kesehatan Covid-19. Salah satu tersangka tercatat sebagai pegawai maskapai Lion Air.

Beberapa orang tersangka ditangkap di wilayah Terminal 2 keberangkatan Domestik Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (7/1/2021) lalu. Kemudian dilakukan pengembangan hingga terungkap sindikat pembuatan surat palsu tersebut.

“Dokumen Kesehatan tersebut berupa Hasil Negatif Swab PCR dari berbagai Instalasi Kesehatan yang digunakan sebagai pemenuhan persyaratan penggunaan Moda Transportasi Udara,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Senin (18/1).

Berdasarkan data yang dihimpun tersangka yang diungkap kepolisian, beberapa diantaranya merupakan petugas atau pekerja yang memiliki wewenang menerbitkan surat hasil swab negatif Covid-19 tersebut.

Seperti tersangka berinisial DS alias O yang merupakan mantan relawan validasi Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soetta. Dia menjadi oknum yang membuat surat keterangan negatif Covid-19.

Lebih lanjut, tersangka lain berinisial AA bin T dan YS yang bekerja sebagai relawan validasi KKP Bandara Soetta. Dalam pengungkapan itu, penyidik juga menangkap beberapa pegawai fasilitas Rapid Tes Kimia Farma di Terminal 2 berinisial U alias B dan karyawan fasilitas kesehatan Farma Lab di Terminal 3 berinisial SB.

“Tersangka (U alias B) berperan sebagai orang yang memiliki soft copy surat keterangan hasil negatif swab PCR dalam bentuk PDF yang dikirimkan, digunakan dan dicetak oleh tersangka 4 atas nama sdr DS,” tambahnya.

Dijelaskan Yusri, polisi juga mengamankan tersangka yang bekerja sebagai sekuriti area parkir terminal 3 berinisial U. Dia (sekuriti) bertugas mengantarkan surat hasil negatif swab tersebut dengan keuntungan Rp 50 ribu per surat.

“Dilakukan sudah 10 kali, antara tanggal 29 Desember 2020 sampai Januari 2021,” tutur dia.

Lalu penjualan surat palsu tersebut juga dilakukan oleh karyawan Protokol sipil Instansi Pertahanan berinisial IS dan pemilik restoran Konro di wilayah Kelapa Gading yang turut menggunakan surat palsu tersebut sebanyak 13 kali untuk keperluan pribadi.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan sejumlah calo tiket dan pekerja harian lepas yang membantu sindikat ini mencari para pembeli surat hasil swab palsu. Beberapa diantaranya meraup keuntungan sekitar Rp50 ribu hingga Rp250 ribu per surat.

“Diamankan, S bin N (Alm) pekerjaan karyawan PT Lion Air bagian services wheel chair atau kursi roda pada Rabu 13 Januari 2021 di Terminal II keberangkatan Bandara Soetta,” kata dia.

“Peran, sebagai orang yang memerlukan memperoleh surat kesehatan untuk proses penerbangan tanpa melalui mekanisme pemeriksaan kesehatan dan mendapat keuntungan Rp50 ribu per surat,” lanjutnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 93 Jo Pasal 9 Ayat (1) Undang Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan dan atau Pasal 14 Ayat (1) Undang Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan atau Pasal 263 dan atau Pasal 268 KUHPidana dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.(rls/red)

Categories
Megapolitan Ragam

Mentan SYL: “Matahari Bersinar Tidak Menanyakan Agama”. Dorong ASN Pererat Tali Persaudaraan

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo didampingi Jajaran Eselon I Lingkup Kementerian Pertanian (Kementan), dan ASN Kristiani Korpri melaksanakan perayaan natal 2020 di Gedung Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta, Jum’at (15/01/2021). Acara ini diselenggarakan dengan tetap memperhatikan  protokol kesehatan pandemi Covid-19.

“Saya percaya Tuhan menerbitkan matahari tanpa bertanya apa agamamu. Agamamu, agamaku, kita percaya Tuhan itu satu. Jadikan momen ini membangun semangat kita untuk mempererat tali persaudaraan. Kita terus kerja nyata untuk petani kita,”ujar Mentan saat memberikan sambutannya.

Mentan mengatakan momen natal untuk seluruh ASN Kristiani Korpri Kementan harus menjadi bagian dari mengkonsolidasi nilai nilai dari Kristiani dalam kehidupan  tugas serta peran dalam pembangunan sektor pertanian.

“Harus bisa bergandengan tangan menghadapi semua masalah dan tantangan khususnya saat pandemi Covid-19 bahkan jajaran Kementerian Pertanian harus bahu membahu lintas agama karna pada dasarnya agama mengajarkan kita menjadi Rahmat,” tambah Syahrul.

Mentan meminta seluruh ASN Kementan bisa menjadi penyangga dalam pembangunan sektor pertanian untuk mempersiapkan pangan bagi  273 juta rakyat Indonesia.Karena itu, tahun 2021 upaya sektor pertanian menuju pertanian maju, mandiri dan modern  harus dijalankan dengan maksimal  sehingga  memberikan hasil yang lebih besar dari capaian tahun 2020.

“Bekerja di Kementerian Pertanian itu adalah ibadah, bukan kesempatan untuk tujuan lain,”tegas Mentan Syahrul.

Dikesempatan yang sama, Menteri Pertanian periode 2000-2004 pada Kabinet Gotong Royong, Profesor Bungaran Saragih meminta seluruh karyawan/i khususnya ASN Kristiani untuk meningkatkan etos kerja mendukung seluruh program Kementan untuk mensukseskan program sektor pertanian yang maju, mandiri dan modern.

“Tahun 2021 sudah berubah penuh tantangan bahkan dalam perayaan natal yang kita lakukan hari ini jauh dari kebiasaan kita namun natal tidak boleh kehilangan esensinya kita harus tetap mensyukuri semua karunia Tuhan dalam hidup kita meskipun corona masih ada sehingga kita harus berdisiplin sesuai anjuran pemerintah,”tegas Bungaran.

Bungaran menambahkan bahwa hari  Kelahiran Yesus Kristus akan memberikan kekuatan bagi kita terutama dalam menghadapi pandemi Covid -19. Kekuatan yang diterima harus mendorong ASN Korpri Kementan untuk terus berkarya terhadap pembangunan nasional.

“Dengan keyakinan yang teguh bahwa bersama dengan Tuhan kekuatan dan penyertaan Tuhan akan selalu bersama kita. Kiranya kita mampu meningkatkan tali persaudaraan kita dalam mendukung program sektor pertanian,”

“Tali persaudaaarn tidak hanya dilakukan dengan agama tertentu atau suku tertentu namun kita harus menjalin persaudaraan agama bahkan suku  lainnya,” tambah Bungaran.

Bungaran juga turut memberikan apresiasinya kepada seluruh ASN Kristiani Korpri Kementan yang telah menyelenggarakan perayaan natal ditengah upaya  peningkatan sektor pangan yang dilaksanakan secara offline dan online yang tentunya memiliki tantangan berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kesempatan ini secara khusus saya menyampaikan penghargaan bagi panitia dan seluruh pihak penyelenggara dengan kesibukan sehari hari selaku karyawan Kementerian Pertanian namun Saudara masib bisa mempersiapkan Natal sebagai momentum terhadap peran dan sumbangan kita terhadap pembangunan pertanian,” tutup Bungaran.(hum/red)

Categories
Megapolitan Polhukam

Yasonna Laoly Berharap Pers Turut Sosialisasikan Program Vaksin Covid-19 dan Perangi Hoaks

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berharap pers memainkan peran dalam sosialisasi pentingnya vaksinasi Covid-19 dan memerangi hoaks serta disinformasi di media sosial. Hal ini disampaikan Yasonna dalam sesi audiensi virtual dengan panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang dipimpin Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Atal S. Depari, Rabu (13/01/2021).

“Pers harus tetap mampu memainkan peran penting dan positif dalam menyampaikan informasi ke publik. Salah satunya terkait program vaksinasi Covid-19 yang secara resmi dimulai hari ini,” kata Yasonna.

“Hari ini Presiden memulai vaksin secara nasional. Mohon dukungan dari teman-teman pers mensosialisasikan ini, menjelaskan kepada publik bagaimana pentingnya vaksin,” tutur politikus PDI Perjuangan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Yasonna menjelaskan bahwa aturan yang diterapkan kepada para penolak vaksin Covid-19 di Indonesia sebatas memberikan sanksi administratif.

Guru Besar Ilmu Kriminologi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian itu menyatakan sanksi tersebut bertujuan tak lain mendorong publik untuk bersama-sama bersedia divaksin.

“Ada disinformasi yang mohon untuk diluruskan. Dalam peraturan yang kita buat hanya sanksi administratif. Ini sebetulnya hanya untuk mendorong supaya masyarakat mau ikut bersama-sama karena kalau hanya sebagian kecil masyarakat mengikuti vaksin, tentunya herd immunity yang kita harapkan tidak akan terjadi,” kata Yasonna.

“Saya kira ini bisa menjadi salah satu agenda Hari Pers Nasional, yakni bagaimana peran pers agar masyarakat dapat tercerahkan dan hoaks bisa kita eliminasi bersama,” ucapnya.

Selain itu, Yasonna juga berharap insan pers turut berkontribusi memerangi kabar bohong yang bertebaran di media sosial.

“Saat ini medsos kadang-kadang sudah menggantikan media mainstream. Padahal, orang-orang di media sosial itu tidak memiliki kemampuan jurnalistik yang baik sehingga hoaks bertebaran di mana-mana,” ucap menteri asal Sorkam, Tapanuli Tengah, itu.

“Peran media mainstream harus lebih baik dibanding media sosial, termasuk grup WhatsApp. Kita tidak boleh membiarkan kondisi seperti ini karena sangat berbahaya sekali. Kita berharap peran pers sebagai pilar demokrasi keempat betul-betul hadir karena akan sangat berbahaya sekali bila media sosial sudah dikuasai oleh hoaks dan media mainstream kehilangan esensinya,” ucapnya.

Adapun dalam audiensi tersebut disampaikan bahwa acara puncak HPN 2021 akan berlangsung di Ancol pada 9 Februari mendatang dan digelar secara virtual.

“Kendatipun nanti Hari Pers Nasional ini kita laksanakan secara virtual sepenuhnya, tidak mengurangi makna dari perayaan Hari Pers Nasional,” tutur Yasonna.(hum/red)

Categories
Megapolitan Transportasi

KNKT dan Sriwijaya Air Temui Keluarga Penumpang dan Awak Pesawat SJ-182

Koran Jurnal, Jakarta – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Sriwijaya Air menemui keluarga penumpang dan awak pesawat SJ-182, pada Selasa (12/1). Pertemuan ini untuk menginformasikan perkembangan proses investigasi, penyebab terjadinya musibah kecelakaan pesawat SJ-182.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono memohon keluarga penumpang dan awak SJ-182, untuk tidak begitu saja mempercayai analisa yang beredar di media sosial.

“Data-data yang beredar (luas di medsos) harus divalidasi, harus dicek sumber dan kebenarannya. Data yang beredar belumlah divalidasi. KNKT hanya akan memberikan pernyataan berdasarkan hasil pemeriksaan Black Box,” ucap Soerjanto.

Ketua KNKT mencontohkan, soal kecepatan pesawat dalam 1 detik berubah menjadi 50 knot. Hal ini tidaklah benar.

“Bahkan mobil balap saja tidak secepat itu,” ucapnya.

Soerjanto menghimbau agar spekulasi-spekulasi semacam itu tidak perlu disebarluaskan, “Karena tidak benar,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Sub Komite IK Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo menegaskan, pihaknya akan membuat laporan yang detail dan menyeluruh, setelah proses investigasi benar-benar selesai dilakukan.

“Kami akan menghadirkan laporan awal investigasi dalam waktu 30 hari,” ujarnya.

Menurut Nurcahyo, KNKT punya kewajiban sesuai dengan ketentuan internasional, untuk memberi laporan awal kepada publik selambat-lambatnya 30 hari, sejak kecelakaan terjadi.

“Namun dalam 30 hari itu, mungkin belum termasuk analisa KNKT, karena butuh waktu untuk mengungkap penyebabnya seperti apa, masalahnya dimana, atau pemeliharaannya bagaimana, semua pasti akan diungkapkan,” kata Nurcahyo.

Penemuan Black Box FDR SJ-182

Tim Gabungan telah berhasil menemukan Kotak Hitam (Black Box) berupa Flight Data Recorder (FDR) pesawat SJ-182, pada Selasa (12/1) di sekitar Perairan Kepulauan Seribu. Penemuan tersebut secara resmi disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto; Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono; Kepala Basarnas Marsekal Madya Bagus Puruhito; Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono dan Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena di Posko JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub menyampaikan tiga instruksi Presiden Joko Widodo. Pertama, penanganan musibah harus cepat yaitu black box, jenazah korban, dan potongan pesawat harus segera diangkat. Kedua, santunan dan asuransi bagi keluarga korban (ahli waris) harus segera diberikan sesuai ketentuan yang berlaku. Ketiga, penyebab kecelakaan harus segera ditemukan dan menjadi bahan bagi industri penerbangan nasional agar tidak terulang kembali kejadian yang sama.

“Terima kasih kepada Presiden yang begitu intens menghubungi kami sehingga kami mendapatkan dukungan moral dan kinerja menjadi lebih baik. Kami mengharapkan kolaborasi Tim Gabungan dapat terus berjalan dengan baik sampai semuanya ditemukan,” ungkapnya.

Adapun Direktur Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena mengatakan,” Saya ucapkan terima kasih kepada Tim Gabungan yang tanpa lelah terus berupaya mencari lokasi pasti keberadaan Black Box FDR SJ-182 ini. Semoga CVR (Cockpit Voice Recorder) juga dapat segera ditemukan. Dan tentu saja dengan penemuan ini, besar harapannya agar proses investigasi penyebab kecelakaan SJ-182 dapat segera diungkap, dan menjadi panduan dunia aviasi ke depannya, sehingga bisa menghentikan seluruh spekulasi yang beredar di masyarakat.”(ccm/red)