Categories
Megapolitan Polisi TNI

Polresta Tangerang Bersama Pemkab dan Kodim Tigaraksa Gelar Operasi Yustisi Gabungan

Koran Jurnal, Tangerang – Polresta Tangerang bersama Pemkab Tangerang dan Kodim 0510 Tigaraksa menggelar Operasi Yustisi di Bunderan 1, Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (14/09/2020). Operasi Yustisi sebagai bagian dari upaya mendisiplinkan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan.

“Mulai hari ini, kami tiga pilar, secara bersama gelar Operasi Yustisi,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.

Ade menambahkan, apabila ditemukan masyarakat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker, maka akan langsung diberi sanksi. Adapun sanksi yang diberikan, kata dia, bisa berupa teguran tertulis, hukuman fisik, kerja sosial, hingga denda.

Kata Ade, ketentuan mengenai sanksi berdasarkan Peraturan Bupati Tangerang Nomor 53 tahun 2020. Pada tahap saat ini, terang Ade, para pelanggar diberi sanksi teguran tertulis dan hukuman fisik yakni push up.

“Kita liat eskalasinya. Sampai hari ini masih teguran tertulis dan hukuman fisik,” terang Ade.

Orang nomor satu di Polresta Tangerang ini menyampaikan, Operasi Yustisi akan rutin digelar di 11 titik secara statis. Kesebelas titik itu, Operasi Yustisi dijalankan oleh kapolsek, camat, dan koramil.

Selain Operasi Yustisi di titik statis, Operasi Yustisi juga dilakukan secara mobile oleh gugus tugas dan personel Bhabinkamtibmas bersam Babinsa. Adapun tujuan Operasi Yustisi, kata Ade, adalah agar mendorong masyarakat melaksanakan protokol kesehatan yakni minimal menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

“Niat kami adalah menegakkan kedisiplinan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Ade berharap, Operasi Yustisi menjaring sesedikit mungkin masyarakat. Hal itu berarti, tingkat kesadaran masyarakat sudah meningkat. Ade pun berharap, masyarakat Kabupaten Tangerang sudah 100 persen menggunakan masker.

Ade pun kembali mengajak semua elemen masyarakat untuk bergerak saling mengingatkan agar masyarakat sadar melaksanakan protokol kesehatan. Dengan demikian, upaya mendisiplinkan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan dapat berjalan sesuai harapan.

“Orang yang sudah menggunakan masker, agar jadi pelopor mengingatkan orang yang belum memakai masker,” pungkasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menyampaikan kepada masyarakat bahwa kegiatan Operasi Yustisi gabungan ini adalah untuk memberikan pendisiplinan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

“Agar muncul kesadaran pribadi dengan selalu melakukan 3 M, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dengan sabun dan Menjaga Jarak 2 meter. Dengan harapan dan tujuan Operasi Yustisi ini juga mampu menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di seluruh provinsi banten,” tandasnya.(hum/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Gubernur Anies: Ada 3 Pergub Jadi Landasan Pemberlakuan PSBB Ketat di DKI Jakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk seluruh DKI Jakarta. PSBB ronde dua ini berlaku mulai 14 September 2020 hingga 14 hari ke depan.

“PSBB Jakarta tetap berlaku pada 14 September berdasarkan pada 3 Pergub,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konfrensi pers virtual di Balai Kota Jakarta, Minggu (13/09/2020).

Tiga Pergub itu ialah Pergub No.30 tahun 2020, Pergub no 79 Tahun 2020 tentang Penindakan dan Pemberian Sanksi PSBB, dan Pergub no 88 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Pergub No.30 tahun 2020 tentang PSBB.

Anies mengungkapkan, 3 pergub itu menjadi landasan untuk diterapkan PSBB ketat.

“Kebijakan PSBB ketat ini diberlakukan demi hal yang penting,” jelas Anies.

Kebijakan ini, terang Anies, dilakukan demi menghindari memburuknya situasi Covid-19 yang ada di Jakarta. Serta demi mengantisipasi kapasitas ruang isolasi dan ICU rumah sakit yang menangani para pasien pandemi Covid-19.

“Semua langkah yang kita lakukan adalah untuk menyelamatkan warga Jakarta, warga Indonesia dan semua warga yang ada di sini,” lugasnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta menarik rem darurat terhadap pemberlakuan masa PSBB Transisi. Hal itu dilakukan setelah pemprov menemukan ada peningkatan kasus penularan Covid-19 selama 12 hari sejak 1 sampai 12 September 2020 sebanyak 3.840 kasus.(red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Polsek Tarumajaya Kampanyekan Penggunaan Masker kepada Pedagang dan Pengunjung Pasar Tradisional

Koran Jurnal, Kabupaten Bekasi – Untuk memutus mata rantai Covid-19 Polsek tarumajaya bersama jajarannya mengampanyekan penggunaan masker di Pasar Tradisional Tarumajaya yang berada di kampung Bojong Baru Desa Pantai Makmur Kecamatan Tarumajaya kabupaten Bekasi, Sabtu (12/09/2020).

Kegiatan kampanye penggunaan masker dengan menggunakan protokol Covid 19 yang dilakukan serentak oleh Polsek tarumajaya di lakukan dengan memberi himbauan terhadap para pedagang dan pengunjung pasar serta masyarakat, tujuannya agar selalu mentaati protokol kesehatan seperti memakai masker menjaga jarak dan selalu mencuci tangan,selain itu dalam kegiatan tersebut petugas juga memberikan masker ke pengujung pasar jika kedapatan tidak menggunakan dan memiliki masker.

“Dalam kegiatan kampanye penggunaan masker kami lakukan di pasar tradisional yang berada di Tarumajaya , selain kampanye juga melakukan peneguran kepada pengunjung pasar yang tidak menggunakan masker untuk kemudian oleh Petugas akan diberikan masker” ujar Kapolsek Tarumajaya AKP Yudho Anto Hutri di sela giat di termpat tersebut.

“Kami juga mengajak para pembeli serta masyarakat yang berada di pasar agar selalu dan mengingatkan untuk tetap selalu patuhi protokol kesehatan agar bisa mengurangi penularan penyebaran Covid-19,” ujar Yudho Anto Hutri.

Dalam pelaksanaan kegiatan kampanye penggunakan masker ini nampak masih terlihat beberapa pengunjung pasar serta pedagang pasar yang tidak mentaati protokol kesehatan covid 19,untuk kemudian di berikan edukasi agar tidak kendor mengingat wabah covid 19 masih tinggi di wilayah kabupaten Bekasi.

“Kita petugas Polsek tarumajaya dengan menggandeng unsur muspika kecamatan tarumajaya termasuk para tokoh dan organisasi masyarakat untuk terus mengkampanyekan penggunakan masker dengan harapan agar dapat memutus mata rantai covid 19,” pungkas Kaposlek Tarumajaya.(rls/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Polda Banten Bagikan Ratusan Masker dan Sembako kepada Warga Kota Serang

Koran Jurnal, Serang – Dalam rangka menggelorakan gerakan pakai masker, Tim Jumat Barokah Polda Banten bagikan ratusan masker dan Handsanitizer kepada masyarakat di Kota Serang, Jum’at (11/09/2020).

Saat ditemui, Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar melalui Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi mengatakan kegiatan pembagian masker tersebut dalam rangka untuk mencegah penularan Covid-19.

“Hari ini kita dari Tim Jumat Barokah Polda Banten membagikan masker kepada masyarakat, dimana pembagian masker ini dalam rangka menggelorakan gerakan Ayo Pakai Masker,” kata Riki Yanuarfi.

“Dan pembagian masker dan Handsanitizer tersebut kita bagikan kepada masyarakat yang berprofesi sebagai tukang becak, tukang ojek, dan pedagang asongan. Karena kita tahu bersama bahwa mereka ini yang aktivitasnya selalu bertemu dengan orang-orang banyak,” lanjut Riki Yanuarfi.

Riki Yanuarfi berharap dengan gerakan pakai masker ini dapat mencegah penularan Covid-19 di wilayah hukum Polda Banten.

“Saya berharap dengan kegiatan pembagian masker dan Handsanitizer ini dapat mencegah penularan Covid-19, dan juga buat masyarakat agar masker yang kita bagikan ini dipakai supaya kita terhindar dari penularan Covid-19 ini” harap Riki Yanuarfi.

Sementara itu ditempat yang sama, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengajak masyarakat untuk bersama-sama mematuhi protokol kesehatan.

“Dan di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru ini, mari kita sama-sama mematuhi protokol kesehatan, dan ingat 3M. Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak. Jika kita mengikuti itu insyaallah kita bisa terhindar dari penularan virus Covid-19 tersebut,” ujar Edy Sumardi.

Turut hadir dalam kegiatan pembagian masker dan Handsanitizer tersebut Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi dan Ketua Pajero Indonesia Club Mukti Ali.(hum/red)

Categories
Kriminalitas Megapolitan

Reza Artamevia Kembali Konsumsi Narkoba, Polisi: Barang Bukti Sabu 0,78 Gram

Koran Jurnal, Jakarta – Artis Reza Artamevia (RA) kembali berurusan dengan Kepolisian Republik Indonesia lantaran terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu. RA ditangkap oleh Subdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di salah satu restoran kawasan Jatinegara Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan, penangkapan terjadi pada Jum’at (04/09/2020) di sebuah restoran di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

“Waktu (penangkapan) kejadian Jum’at kemarin, 4 September sekitar pukul 16.00 WIB, di salah satu restoran di Jatinegara, Jakarta Timur,” kata Yusri dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Minggu (06/09/2020).

Dalam penangkapan itu, dari tangan RA polisi mendapati barang bukti narkoba jenis sabu seberat 0,78 gram.

Kemudian, lanjut Yusri, petugas melakukan pemeriksaan urine terhadap tersangka RA.

“Hasil tes urine positif, positif amphetemine, atau masuk dalam kategori narkotika jenis sabu-sabu,” terang Yusri.

Yusri juga menambahkan, tersangka RA sudah selama 4 bulan mengkonsumsi sabu. Ia mengaku untuk mengisi waktu kosong karena pandemi (covid-19).

Selain barang bukti Sabu, polisi juga menyita alat hisap sabu (bong) dan dompet. Barang bukti itu didapat setelah polisi melakukan penggeledahan di kediaman Reza di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan.

“Di dalam rumahnya kita temukan adalah bong atau alat hisap dan korek api yang bisa digunakan,” ujar Yusri.

Selain itu, Yusri mengungkapkan, dari keterangan tersangka sabu dibeli dari seorang pemasok berinisial F.

“Satu menjadi DPO pengejaran kita, inisial F dan ini masih kita lakukan pengejaran F mudah-mudahan segera ketemu,” tandas Yusri.

Atas perbuatannya, RA dijerat dengan Pasal 112 Ayat 1, subsider Pasal 127 Ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan acaman paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun penjara.

Sekedar diketahui, bukan kali pertama ini penyanyi Reza Artamevia tersandung kasus narkoba.

Pada 2016, Ia diamankan bersama guru spiritualnya, Aa Gatot Brajamusti saat berada di hotel Kawasan Mataram, Nusa Tenggara Barat pada 28 Agustus 2016.(red)

Categories
Kesehatan Megapolitan TNI

Cegah Covid-19, Lantamal III Lakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan di Wilayah Cilincing dan Koja

Koran Jurnal, Jakarta – Satuan Tugas Covid-19 Lantamal III dipimpin Kadispotmar Lantamal III Letkol Laut (P) Agus Djatmiko, S.M., bekerjasama dengan Relawan Sahabat Indonesia, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Gugus Tugas Covid-19 Jakarta Utara melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan Komplek TNI AL Dewa Ruci, Dewa Kembar, Cakrawala I dan II Jakarta Utara, Kamis (03/09/2020).

Berdasarkan data yang ada, eskalasi pandemi covid-19 terus meningkat terutama pada kloster industri dan perkantoran. Untuk itu, Pemprov DKI sebagai pemangku kebijakan menerapkan 3T, yakni Testing (Pemeriksaan), Tracking (Pelacakan), Isolasi dan Treatment (Perawatan), dan masyarakat dihimbau melakukan 3M yakni (Mengunakan masker, Mencuci tangan dan Menjaga Jarak), sehingga harapannya kita dapat memutus penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19).

Danlantamal III Brigjen TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa penyemprotan disinfektan di Kecamatan Cilincing dan Koja, diharapkan membawa dampak positif secara psikologis kepada masyarakat, dan kita jangan pernah menyerah, tidak usah kenal lelah untuk terus melawan Covid-19, saya yakin kita bisa menghadapi pertempuran ini dengan kebersamaan, karena kebersamaan itu indah.

Kegiatan dihadiri oleh Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kolonel Laut (KH) Muhadi, S.Pd., M.M., Kadiskes Kolonel Laut (K) Drg. Agung Maysetiana, Kadispotmar Letkol Laut (P) Agus Djatmiko, S.M., Kadisyahal Letkol Laut (P) Arief Sebastian, S.E., Lurah Semper Timur Cahyo Hudoyo dan Ketua RW 01 Kelurahan Semper Timur.(disp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Garuda Indonesia Gandeng BNN Gelar Tes Urine

Koran Jurnal, Jakarta – Maskapai nasional Garuda Indonesia menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam menggelar pemeriksaan narkoba melalui test urine terhadap seluruh jajaran manajemen Garuda Indonesia dan karyawannya.

Adapun pada tahap awal kerja sama dengan BNN ini pemeriksaan narkoba dilakukan terhadap seluruh jajaran Direksi, Vice President, serta pemeriksaan random check terhadap aircrew yang akan bertugas. Selanjutnya, pemeriksaan test narkoba akan dilakukan secara bertahap terhadap seluruh karyawan Garuda Indonesia baik pegawai darat, air crew hingga ground staff.

Adapun hasil pemeriksaan narkoba tersebut menunjukan bahwa seluruh jajaran manajemen serta karyawan yang menjalani pemeriksaan test urine dinyatakan bersih atau tidak terdeteksi menggunakan narkoba.

Adapun mekanisme pemeriksaan narkoba kepada seluruh pegawai dilakukan dengan tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk memastikan efektifitas serta akurasi dari hasil pemeriksaan

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan bahwa “Sebagai penyedia jasa transportasi udara, Garuda Indonesia senantiasa berkomitmen untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan yang salah satunya kami lakukan melalui upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang di lingkungan kerja Garuda Indonesia”

Upaya pencegahan penyebaran dan penyalahgunaan narkoba ini juga menjadi wujud perhatian serius Perusahaan untuk selalu mengedepankan pelayanan prima yang bermartabat dan professional dengan memastikan jajaran karyawannya bersih dari penyalahgunaan narkoba.

“Untuk itu, sejalan dengan komitmen perusahaan tersebut, Garuda Indonesia secara berkala terus melaksanakan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba baik melalui program penyuluhan maupun pemeriksaan narkoba terhadap seluruh karyawan khususnya di lini operasional perusahaan,” tutur Irfan, melalui siaran pers, Jakarta, Rabu (02/09/2020).

Lebih lanjut, Garuda Indonesia memastikan tidak akan memberikan toleransi terhadap karyawan yang terbukti melakukan penyalahgunaan narkotika dan akan menerapkan sanksi tegas, berupa pemutusan hubungan kerja.(hum/red)

Categories
Megapolitan TNI

Pangdam Jaya Berikan 3 Ribu Paket Sembako di 3 Desa Kabupaten Tangerang

Koran Jurnal, Tigaraksa – Guna membantu masyarakat dari dampak Covid-19, Pangdam Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, menggelar Baksos dengan memberikan 3000 paket bantuan sembako di 3 Desa wilayah Kabupaten Tangerang, kegiatan di gelar Kampung Larangan, Desa Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Selasa (01/09/2020).

Dengan mengusung tema “Keberhasilan dan Kemenangan Berasal dari Keberanian Untuk Merubah Sesuatu Yang Baru”

Kegiatan tersebut didampingi Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Inf. Tri Budi Utomo, S.E., Dandim 0510/Trs Letkol Inf. Bangun I.E Siregar, S.H.,M.I.Pol. Kapolresta Tangerang, Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli serta Seluruh Danramil jajaran Kodim 0510/Trs, Camat dan Lurah.

“Jadi, kegiatan hari ini adalah Kodam Jaya Peduli, terkait dampak covid-19, maka kita melihat dampaknya kepada masyarakat itu ada yang di PHK, sulit mencari lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Pangdam Jaya mengatakan, TNI Angkatan Darat (AD) khususnya Kodam Jaya harus hadir di tengah-tengah mereka. Seperti 8 wajib TNI, harus menjadi contoh dan mempelopori segala usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

“Saya sampaikan kepada prajurit Kodam Jaya, di manapun rakyat berada yang merasa kesulitan kalian harus hadir di tengah-tengah mereka, apa kebutuhan dan kesulitanya kita harus tampil bersama-sama mereka,” perintahnya.

Pangdam menyebut, untuk bantuan peket sembako kali ini berupa minyak, beras, gula, tepung, indomie, kornet, sarden dan lainya. Selanjutnya pihaknya juga akan ke Kodam Barat untuk memberikan bantuan yang sama dengan total bantuan 10 ribu paket sembako.

“Nanti akan kita bagi-bagi sesuai dengan sasaranya, dan diberikan kepada masyarakat yang betul-betul berhak menerima, untuk desa yang di berikan adalah Rajeg, Kresek dan Pasar Kemis,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu juga Pangdam juga minta masyarakat harus tegar dengan situasi covid seperti ini, tetap jaga jarak patuhi protokol kesehatan, tenang dan sabar. Kita sama-sama berdo’a semoga wabah covid-19 ini segera berakhir dari negara kita.

Sementara di tempat sama, Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli mengatakan, atas nama pemerintah Kabupaten Tangerang pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Pangdam Jaya/Jayakarta, yang telah menunjuk wilayah Kabupaten Tangerang sebagai lokasi wilayah yang diberikan bantuan semoga bermanfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami mudah-mudahan masyarakat yang menerima bantuan ini dapat dimanfaatkan, dan menjaga situasi pandemik ini. Dan saya juga berharap Pangdam Jaya dapat melanjutkan tugas-tugas yang lainya,” pungkasnya.

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis dan melepas bantuan yang akan dibagikan ke masyarakat, Pangdam Jaya dan Rombongan menuju kediaman

Abuya KH.Uci Thurtusi, Abuya Uci Atau lebih dikenal dengan Abah Uci Tangerang, Banten untuk bersilaturahmi.

Beliau merupakan Guru Besar sekaligus Pengasuh Pimpinan Pondok Pesantren dan Majelis Ta’lim Al-Istiqlaliyyah yang berada diwilayah Kampung Cilongok, Desa Sukamantri Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang-Banten.

Kegiatan diakhiri Pertemuan dengan Forkopimda Tangerang Raya di Istana Nelayan Jati Uwung untuk makan siang dan Sholat Zduhur berjama’ah. # pendim 0510/Trs.(pen/red)

Categories
Hiburan Megapolitan

Bioskop di Jakarta Akan Dibuka Kembali, Gubernur Anies: Prioritas Nomor Satu Protokol Kesehatan dan Keselamatan

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah DKI Jakarta berencana untuk membuka kembali bioskop di wilayahnya. Salah satu langkah persiapan dengan berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 yang berlangsung di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (26/08/2020).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa pihaknya telah mengkaji rencana pembukaan bioskop meskipun pandemi COVID-19 masih berlangsung. Anies mengingatkan, apabila pelaku usaha bioskop yang tidak mengikuti protokol kesehatan, maka langkah yang dilakukan pemerintahnya akan menutup usahanya. Menurutnya, prioritas nomor satu yakni kesehatan dan keselamatan masyarakat.

“Bila ada kegiatan bioskop yang tidak mengikuti protokol kesehatan, maka langkah yang dilakukan DKI cukup sederhana, yaitu menutup kegiatan usahanya. Jadi semuanya harus disiplin, mengikuti protokol, bila tidak diikuti maka langsung kita akan lakukan penutupan karena Jakarta dari awal memprioritaskan nomor satu adalah kesehatan dan keselamatan,” jelas Anies dalam konferensi pers di Media Center Satgas Nasional, Rabu (26/08/2020).

Terkait dengan rencana pembukaan kembali bioskop, Anis menyampaikan Pemerintah DKI Jakarta akan menyiapkan regulasi secara lengkap. Regulasi tersebut akan memasukkan unsur-unsur yang disampaikan oleh Ketua Tim Pakar Satgas Nasional Wiku Adisasmito. Unsur-unsur yang direkomendasikan Satgas Penanganan COVID-19 seperti kualifikasi siapa saja yang bisa menonton di bioskop, pemesanan tiket via online, masker, filtrasi udara, pembersihan secara teratur, pengaturan tempat duduk dan penerapan 3M.

Selanjutnya, Gubernur menyampaikan mengenai pengaturan dengan para pelaku industri bioskop. Menurutnya, para pelaku telah bersiap sejak Juni lalu ketika DKI Jakarta memasuki masa transisi pembatasan sosial berskala besar. Kedua belah pihak sudah berkomunikasi secara intens untuk membahas persiapan pembukaan.

“Kami selalu garis bawahi kepada mereka, persiapan silakan dilakukan, tetapi keputusan mengenai pembukaan nanti akan melihat kondisi di Jakarta dan juga melihat bagaimana kesiapan di pelaku untuk mengeksekusinya,” tambah Anies.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan kesimpulan dari pertemuan pagi tadi (26/8) dalam waktu dekat kegiatan bioskop di Jakarta akan kembali di buka. Pembukaan akan dikoridori protokol kesehatan dan regulasi detail dan pengawasan yang ketat sehingga pelaku memberikan jasa kepada masyarakat tanpa memberikan risiko yang besar.

“Dan bagi masyarakat juga ketika berkegiatan mereka akan bisa merasa aman,” ucapnya.

Terkait dengan pembukaan bioskop, Anies mengatakan dari beberapa kajian ada keunikan dalam kegiatan di bioskop. Aktivitas di bioskop jauh lebih aman dibandingkan tempat-tempat seperti kantor dan restoran.

Dari kajian yang dilakukan, penonton tidak saling berhadapan dan tidak berbicara satu sama lain. Ini berbeda dengan situasi di restoran dan kafe dimana orang-orang mengobrol.

“Kalau di bioskop, justru semua diam,” ungkap Anies.

Ia menambahkan kalau ada percakapan, itu terjadi antara orang yang saling kenal. Kemudian, dilihat dari posisi semua penonton berada pada arah yang sama dan bukan interaksi berhadap-hadapan.

Pada konteks bioskop, pengunjung dapat dikendalikan dengan posisi kursi yang bisa ditentukan. Ini mirip dengan pengaturan di dalam kabin pesawat.

“Pesawat terbang itu ruangan kecil, kursinya rapat, tetapi bisa diatur seating arrangementnya. Kemudian juga bisa diatur sirkulasi udaranya dengan fasilitas-fasilitas yang sesuai dengan standar protokol kesehatan,” katanya.

Anies menekan kembali satu hal paling penting dalam semua proses untuk membuka kembali bioskop di wilayah Jakarta, yakni kedisiplinan untuk taat, khususnya pemakaian masker.

Ia berharap seluruh komponen masyarakat untuk mempelajari secara detail, dan terkait dengan pembukaan atau ijin berkegiatan banyak menyangkut fakta yang harus dipelajari sehingga tidak terjebak dalam pandangan yang keliru tetapi jutrsu bisa memahami dengan menggunakan rujukan-rujukan berdasarkan ilmu pengetahuan.(pus/red)

Categories
Megapolitan Polisi TNI

Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Bagikan 5 Ribu  Masker Merah Putih di Bundaran HI

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana bersama Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung AR membagi-bagikan masker kepada warga masyarakat yang sedang beraktivitas olahraga di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu pagi (23/8).

Sedikitnya 5.000 masker bercorak merah putih dengan standard kesehatan  disiapkan oleh Polda Metro Jaya untuk dibagikan kepada setiap warga yang melintas di kawasan tersebut.

Irjen Pol Nana mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan dalam upaya pencegahan penularan Virus Diseases 2019 (Covid-19).

“Dalam hal ini Presiden sudah menginstruksikan melalui Instruksi Presiden Nomor 6/2020, Polda dan Kodam Jaya selaku Satgas agar menegakkan protokol kesehatan,” kata Nana.

Ia pun mengimbau kepada warga, untuk turut menyampaikan pesan penting ‘memakai masker’ kepada saudara dan orang sekitarnya.

“Tak hanya kami (TNI-Polri) yang bergerak, semua pihak harus berperan aktif dalam memerangi penyebaran virus corona atau covid-19 tersebut. Ingat, virus ini berbahaya dan sudah banyak memakan korban. Untuk itu kita tetap imbau kepada masyarakat untuk sadar selalu gunakan masker,” tukasnya.

Menurut Nana, perkembangan kasus Covid-19 di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih cukup tinggi. Bahkan, WHO menyatakan khusus wilayah DKI Jakarta masih berisiko tinggi dengan penyebaran covid-19 tersebut.

Untuk itu, Polda Metro Jaya bersama jajaran Kodam Jaya melakukan langkah-langkah antisipasi untuk menekan angka kasus penularan, salah satunya lewat sosialisasi dan pengawasan protokol kesehatan.

“Kedepan akan kita masifkan penerapan protokol kesehatan dengan melakukan pengawasan,” lugasnya.

Sementara itu Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung AR menyatakan, mendukung jajaran Polda Metro Jaya dalam mendisiplinkan protokol kesehatan di masyarakat.

“Pendisiplinan protokol kesehatan dilakukan agar kondisi bangsa Indonesia segera pulih, terutama sektor perekonomian,” ujarnya.

Ditempat sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan sepanjang Agustus 2020 ini pihaknya rutin membagikan masker di sejumlah wilayah.

“Kemarin ada 22 ribu masker kita bagikan menyebar di seluruh wilayah DKI, lalu hari ini ada 5.000. Kenapa masker merah putih, karena bertepatan dengan momen 17 Agustus hari kemerdekaan,” ujar Yusri.

Turut terlibat dalam kegiatan tersebut, para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, anggota TNI, Dinas Perhubungan dan juga Satpol PP DKI.

Dari informasi yang dihimpun, kegiatan pembagian masker dan sosialisasi protokol kesehatan 3M yakni, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dimulai dari jalan Merdeka Utara kemudian ke Bundaran HI hingga kawasan Senayan.(red)