Categories
Megapolitan Militer

Pangkoarmada I Laksanakan Courtesy Call ke Pangdam Jaya/Jayakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam upaya menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antara kedua Komando Utama (Kotama), Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E.,M.M. melaksanakan Courtesy Call ke Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta yang disambut langsung oleh Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono, di Jakarta, Senin (15/06/2020).

Kunjungan ini juga sekaligus dimaksudkan untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru Panglima Koarmada I yang dilantik pada bulan Juni lalu menggantikan Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E.,M.M.

Pada pertemuan tersebut dibahas mengenai penanganan wabah virus Covid-19 di Jakarta yang saat ini sudah mulai membaik, namun tetap perlu adanya kewaspadaan terhadap penyebaran virus tersebut. Pasar traditional juga memerlukan kewaspadaan dan perhatian sebagai cluster baru penyebaran Covid-19. Pangkoarmada I menyampaikan bahwa Koarmada I siap mendukung semua kegiatan dan bersinergi dengan kodam Jaya dalam pelaksanaan pemberlakuan PSBB transisi di Jakarta dan kebijakan pemerintah tentang masyarakat produktif dan aman dari virus Covid-19.

Pangdam menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas keterlibatan dan sinergitas yang diberikan oleh Koarmada I dan diharapkan kedepan, hubungan dan sinergitas yang sudah terjalin selama ini dapat berjalan semakin baik. Pangkoarmada I juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan selama kunjungan berlangsung.

Tidak lupa sebelum mengakhiri kunjungan, Pangkoarmada I juga menyampaikan bahwa Koarmada I akan tetap berkomitmen dalam menjaga kedaulatan dan menjaga perairan dari pelanggaran dan tindak kejahatan di daerah rawan pelanggaran di wilayah Koarmada I seperti di perairan utara pulau bintan dan Laut Natuna utara.(disp/red)

Categories
Megapolitan Militer

KSAD Andika Perkasa Pimpin Upacara Pemakaman Alm. Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo

Koran Jurnal, Jakarta – KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Inspektur upacara pada pemakaman jenazah mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Alm. Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo, di TMP Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (14/06/2020).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (14/06/2020).

Dijelaskan, sebelum upacara pemakaman di TMP Kalibata, jenazah almarhum yang merupakan pejabat Kasad ke-27 ini, dilepas dari Rumah duka di Puri Cikeas Indah oleh Wakasad Letjen TNI Moch Fachrudin.

“Hal lain saat pemakaman, Kasad sebagai Inspektur upacara didampingi oleh mantan Kepala Staf Angkatan Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo, Jenderal TNI (Purn) Budiman, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo dan Jenderal TNI (Purn) Mulyono sebagai bentuk penghormatan khusus kepada almarhum dari para mantan Kasad tersebut.

Dalam upacara yang berjalan khidmat, selain sejumlah pejabat teras TNI AD diantaranya, tampak hadir pula Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Mantan Ketua MPR RI Akbar Tanjung, Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan, Waketum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan, Wakil Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Teddy Laksmana, Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, termasuk kehadiran Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, dan pejabat lainnya untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Almarhum.

Suasana kebatinan yang kuat terlihat dari wajah keluarga besar almarhum, para pejabat dan pelayat yang hadir, tertuang dalam sambutan pihak keluarga yang diwakili oleh Letjen TNI (Purn) Erwin Sujono serta dari komentar sejumlah pelayat lainnya, merasakan kehilangan sosok pemimpin alm Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie yang dikenal sederhana, tegas, dan berwibawa.

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa yang didampingi oleh istri Ny. Hetty Andika Perkasa terlihat sangat haru, memimpin upacara pemakaman salah seorang senior yang sangat dihormatinya dan menjadi tokoh teladannya sejak meniti karier di Kopassus, Kostrad dan Mabes Angkatan Darat.

“Setelah penimbunan dan peletakan karangan bunga, Kasad menyerahkan bendera Merah Putih kepada istri alm Ibu Kiki Pramono Edhie Wibowo,” ujar Nefra.(disp/red)

Categories
Megapolitan Militer

Warga RW 08 Kelurahan Cilincing Jakarta Utara Jadi Sasaran Alumni Akabri 89

Koran Jurnal, Jakarta – Pandemi Covid-19 yang berdampak signifikan di Indonesia membuat Alumni Akabri angkatan 1989 tidak tinggal diam. Para alumni Akabri 89 yang terdiri dari matra Darat, Laut, Udara dan Kepolisian tersebut melakukan bakti sosial dengan memberikan paket pangan kepada keluarga kurang mampu yang terdampak Covid-19 di Cilincing Jakarta Utara, Minggu (14/06/2020).

Penyaluran bantuan paket pangan dari alumni Akabri angkatan 1989 dilakukan di Kecamatan Cilincing di wilayah Jakarta Utara, paket diserahkan secara simbolis oleh Pangkoopsau I Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso MM. M.Tr(Han), Marsma TNI Hadi Suryono, Kolonel inf Iwan Sumantri, Kolonel laut Dr. Hari TNI Mulyadi, Dandim jakarta utara, Kapolres jakarta utara, Kapolsek Cilincing
kepada warga RW 08 kemudian Kapolrestro Jakarta Utara dan Dandim Jakarta Utara melanjutkan penyaluran paket sembako bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa dengan cara door to door agar tepat sasaran.

Komjen Pol Drs Agus Andrianto selaku Kabaharkam Polri di tempat terpisah menyampaikan bahwa kegiatan aksi Solisaritas Sosial yang dilaksanakan para alumni Akabri 89 ini merupakan wujud pengabdian yang Solid antara TNI dan Polri yang digelar di berbagai kewilayahan di Indonesia oleh para alumni Akabri 89 dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.

“Saya menghimbau masyarakat harus menjaga produktivitas di tengah pandemi Covid-19 dengan beradapsi mengikuti perubahan tatanan kehidupan new normal selama pandemic Covid-19. Ikuti aturan pemerintah untuk tetap jaga jarak, rajin mencuci tangan, wajib pakai masker dan menghindari kerumunan untuk hidup produktif dan aman Covid-19” ungkap Komjen Agus.

Komjen Agus juga menjelaskan bahwa aksi Solidaritas Sosial alumni Akabri 89 merupakan tindak lanjut arahan Panglima TNI dan Kapolri utk menggalang dan menggerakan hati nurani masyarakat yang mampu untuk turut serta memberikan Bantuan Sosial kpd warga yang terdampak Pandemi Covid 19.

“Dengan adanya kepedulian tiap-tiap elemen masyarakat/Kelompok/Community/Angkatan dll sebagaimana yang sedang dilaksanakan setidaknya bisa memberikan kontribusi mengurangi beban hidup masyarakat yang benar-benar membutuhkan” kata Komjen Agus.

Komjen Agus menyebutkan bahwa ini juga sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih TNI-POLRI kepada masyarakat bahwa hasil survey menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap TNI-Polri cukup tinggi dalam peranannya percepatan penanganan pandemi covid-19 diseluruh Indonesia, dimana tingkat tertinggi adalah institusi TNI dan ketiga Polri setelah Lembaga Kepresidenan.(rls/red)

Categories
Megapolitan Polhukam Polisi

Jelang New Normal, Ditbinmas Polda Metro Kunjungi Ponpes Daarul Rahman dan Serahkan 2 Ton Beras Bantuan Kapolda 

Koran Jurnal, Jakarta – Menjelang tata kehidupan normal baru atau New Normal, jajaran Direktorat Binmas Polda Metro Jaya melaksanakan kunjungan ke Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jalan Purwa Raya 1 Kavling DKI Rt. 06/03 Cipedak Jagakarsa Jakarta Selatan, Sabtu (13/06/2020).

Kunjungan dalam rangka silaturahmi dan sekaligus menyerahkan 2 Ton Beras bantuan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana itu dipimpin langsung Direktur Binmas PMJ Kombes Pol Badya Wijaya, dan didampingi Kasubdit Bintibsos AKBP Jajang Hasan Basri.

Tampak kedatangan Dirbinmas PMJ beserta jajarannya disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes Daarul Rahman, KH Syukron Ma’mun BA. Acara dilanjutkan dengan pembicaraan bersama antara kedua pihak.

Dalam pembicaraan bersama itu, KH Syukron Ma’mun BA mengatakan, mengapresiasi kinerja Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Sehingga sampai saat ini situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Tak hanya itu, KH Syukron juga mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Polri untuk hadir memakmurkan masjid dengan sholat berjamaah dan program-program Ditbinmas.

“Mendekatkan diri (berkomunikasi) dengan para Ulama dengan giat sholat subuh keliling (Suling) dan 1 jam mengaji bersama Polisi di masjid-masjid,” tuturnya.

Selain itu Syukron mengungkapkan, pelaksanaan Ibadah di masjid tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Dia juga berharap peristiwa pengambilan paksa jenazah korban virus corona atau covid-19, tidak terjadi kembali di masyarakat.

“Diharapkan kepada masyarakat agar tidak ada lagi (kejadian) pengambilan paksa jenazah. Percayakan kepada aparat terkait,” tukasnya.

Kombes Pol Badya Wijaya mengucapkan terima kasih kepada para Kyai dan Ulama telah berperan aktif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar masyarakat lebih disiplin untuk menyambut situasi New Normal.

“Kami berterima kasih kepada ponpes karena sudah melaksanakan protokol kesehatan,” tutupnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri, Kapolsek Jagakarsa Kompol Ekohadi, Kasi Binlatpuan Subdit Bhabinkamtibmas Kompol Hadi, Paur Binlat Subdit Satpam/Polsus AKP Susamto, Ipda M.Yasin, Ipda Puguh, Ipda Kristiawan, serta anggota Bhabinkamtibmas setempat diantaranya, Brigadir Teguh W, Brigadir Elka, Bripda Indargo, Bripda Dedi Setio, dan para Pengurus Pondok Pesantren.(red)

Categories
Megapolitan Ragam

Asprindo Gandeng FWJ Salurkan Paket Bansos Kementerian Sosial 

Koran Jurnal, Jakarta – Gebrakan Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) kembali menggema. Kali ini, Asprindo mendapat kepercayaan Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos RI sebagai wadah yang dianggap mampu mendistribusikan bantuan sosial sebanyak 1.700 paket.

Paket bantuan sosial Kementerian Sosial RI telah di lakukan pendistribusiannya melalui sistematis per zona, yakni bagi para anggota Asprindo se Jabodetabek, maupun warga yang terdampak wabah virus corona (covid-19) serta para insan pers.

Ketua Umum Asprindo, Jose Rijal mengatakan sejauh ini Kemensos RI telah memberikan kepercayaannya kepada Asprindo. Sebagai interpretasi, Asprindo menggandeng Forum Wartawan Jakarta (FWJ) sebagai satu bagian pendistribusian kepada 160 wartawan.

“Target yang kami bidik para anggota Asprindo, warga yang terdampak corona dan teman-teman profesi wartawan. Kami meyakini FWJ satu-satunya Forum Wartawan yang mampu membangun kepercayaan, setidaknya sejak masuknya PSBB yang dilakukan pemerintah, FWJ telah berhasil mendistribusikan banyak paket bantuan sosial, dan Asprindo sendiri melihat FWJ memiliki solidaritas yang kuat,” ucap Jose saat menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada FWJ di Gedung Joeang 45 Jakarta, Selasa (09/06/2020) sore.

Jose menilai, selain kontrol sosial, FWJ mampu menjalankan fungsinya membangun kemandirian dan berperan aktif dalam menyikapi permasalahan dampak covid-19. “Hal seperti inilah yang harus di dukung. Kami yakin Forum Wartawan Jakarta dibawah kepemimpinan Mustofa Hadi Karya (Opan), akan menjadi sebuah Forum yang berdiri tegak sebagai pemegang amanah. “Ulasnya.

Hal yang sama juga diutarakan Sekretariat Jenderal yang mewakili Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos RI, Lucky Prakoso di gedung Joeang 45, Jakarta. Ia percaya bahwa Asprindo menggandeng FWJ akan menjadi kepanjangan tangan Kementerian Sosial RI guna mendistribusikan bantuan sosial.

“Saya atas nama Kementerian Sosial RI yang mewakili Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos mengucapkan trimakasih dan apresiasi tinggi untuk Asprindo dan FWJ, kedepannya hubungan ini kita berharap akan selalu terjaga dengan baik. “Kata Lucky.

Ia menambahkan, kepercayaan Kemensos RI terhadap Asprindo dan Forum Wartawan Jakarta (FWJ) dalam pendistribusian paket bantuan sosial dinilai berhasil dengan baik.

Apresiasi yang sama juga dikatakan dewan penasehat Forum Wartawan Jakarta, Lemens Kodongan ketika menerima bantuan sosial untuk 160 wartawan yang hadir di gedung Joeang 45 Jakarta. “Terjaganya komunikasi yang baik, akan menjaga humanitas kami dengan semua pihak, terkhusus dengan Asprindo dan Kemensos RI. Kita berharap kedepannya bukan hanya pendistribusian paket sembako, akan tetapi ada banyak hal yang mungkin bisa dikerjakan Forum Wartawan Jakarta guna mensosialisasikan berbagai program-program Kemensos. “Ungkapnya.

Penyerahan paket bantuan sosial tersebut dibuka oleh seorang Public Relation Rica Natasha yang dihadiri oleh Ketua Asprindo DKI Jakarta beserta jajarannya, tim Kemensos RI, Ketua umum Forum Wartawan Jakarta beserta para pengurus hariannya, serta ratusan wartawan yang tergabung di FWJ.(rls/red)

Categories
Kriminalitas Megapolitan

Resmob Polda Metro Tangkap 2 dari 3 Pelaku Curas, Polisi: Korban Diajak Janjian Melalui Mi-Chat

Koran Jurnal, Jakarta – Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap 2 dari 3 pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Samping Kantor Komnas HAM Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu 30 Mei 2020 lalu.

“Tim Opsnal Unit 3 Subdit 3/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap 2 (dua) orang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), inisial TH alias APHE (36), dan ZA alias Z (37) dan 1 pelaku DPO inisial FS alias Ojan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, dalam konferensi pers, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (08/06/2020).

Yusri menerangkan, penangkapan para pelaku curas ini setelah polisi menerima adanya laporan dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan yang dilaporkan oleh korban pada 21 Mei 2020 di Polsek Menteng, Jakarta Pusat.
Kemudian pada hari Sabtu (30/5), Tim Opsnal Unit 3 Subdit 3/Resmob Ditreskrimum Polda Metro
Jaya dipimpin oleh AKP Mugia Yarry Junanda, (Ka Unit III), AKP Widy Irawan dan IPTU Sigit Santoso, melakukan penyelidikan kasus tersebut.

Dijelaskan, modus pelaku melakukan curas dengan memanfaatkan komunikasi melalui aplikasi media sosial.

“Pelaku berkenalan dan mengajak korban bertemu untuk jalan-jalan melalui aplikasi Mi-Chat,” kata Yusri.

Dalam aksinya, lanjut Yusri, para pelaku mempunyai peran yang berbeda-beda.

“TH sebagai eksekutor, ZA dan FS sebagai Jokinya,” ujar Yusri.

Berikut kronologis aksi tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilancarkan oleh para pelaku,

“Pelaku TH janjian dengan korban melalui aplikasi Mi-chat untuk bertemu di Attahiriyah Bukit Duri Jakarta Selatan pada tanggal 19 Mei 2020 sekira pukul 20.00 WIB. Setelah bertemu korban, pelaku TH mengajak korban jalan-jalan ke Samping Kantor Komnas HAM Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat dengan menggunakan Sepeda Motor merk Honda Vario warna Merah milik Korban,” terang Yusri.

Namun, Korban tidak mengetahui bahwa dua pelaku lainnya, FS alias Ojan dan ZA alias Z mengikuti korban dengan membawa 1 (satu) senjata tajam (sajam) celurit dengan menggunakan Sepeda Motor merk Honda Beat warna Putih.

Lalu, pada saat Pelaku TH dan korban tiba di daerah tersebut, korban diajak mengobrol oleh pelaku TH di atas motor korban.

“Sekitar 5 menit kedua pelaku lainnya dengan membawa 1 (satu) Bilah Celurit menghampiri Pelaku TH dan Korban, Kemudian Celurit tersebut diserahkan ke Pelaku TH dan digunakan untuk mengancam korban dengan cara
mengalungkan celurit tersebut ke leher korban. Korban sempat melawan
mempertahankan diri dengan memegang celurit yang dikalungkan di lehernya namun Pelaku 1 langsung menarik celuritnya dan mengakibatkan luka sobek di ibu jari korban,” beber Yusri.

Dia mengungkapkan, setelah korban tidak berdaya Pelaku lainnya mengambil Handphone milik korban dan membawa kabur sepeda motor milik korban yang kemudian ke 3 (tiga) pelaku langsung melarikan diri dan berhasil membawa Motor dan Handphone milik korban.

Wakil Direktur (Wadir) Krimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menambahkan, saat diintrogasi, pelaku mengaku sudah sepekan melakukan komunikasi dengan korban melalui aplikasi Mi-Chat untuk berkencan.

“(Komunikasi) Pelaku curas dengan korban sudah terjalin 1 Minggu. Dengan komunikasi melalui media sosial itu mereka melakukan janjian,” ungkap Calvijn, menambahkan.

Calvijn mengatakan, saat janjian (pelaku dan korban) mau ke hotel daerah Tebet (Jak-Sel).

“Karena tidak ada kecocokan lalu korban mengajak makan. Kemudian (pelaku) melakukan aksinya,” ujarnya.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi dalam penangkapan itu berupa, 1 (satu) Unit Sepeda Motor merk Honda Beat warna Putih dengan No. Pol : B-4263-SDF; 1 (satu) Buah Celurit; dan
1 (satu) Handphone Vivo warna biru hitam.

Dari hasil penangkapan tersebut, polisi juga telah mengamankan pelaku inisial D, penadah hasil barang curian 1 Handphone merk Vivo warna biru hitam.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 365 KUHP, dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.(red)

Categories
Kriminalitas Megapolitan Polisi

Berhasil Gagalkan Tindak Kejahatan, 3 Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya dapat Penghargaan dari Kapolda

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana memberikan penghargaan kepada 3 (tiga) anggota Ditlantas Polda Metro Jaya yakni Aiptu Anton Santoso, Brigadir Reza Sobirin dan Briptu Nukhid Pramudo. Pemberian penghargaan berupa Piagam diberikan secara langsung oleh Kapolda Metro Jaya dalam upacara yang digelar di Lapangan Promoter Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (06/06/2020).

Penghargaan kepada tiga (3) anggota polisi merupakan wujud apresiasi Pimpinan Polda Metro Jaya kepada anggotanya yang telah berprestasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian dilapangan, dengan harapan bahwa penghargaan tersebut dapat meningkatkan motivasi diri dalam tugas dan juga nama baik institusi Polri dengan terus menumbuh kembangkan semangat ketauladanan kepada anggota Ditlantas Polda Metro Jaya lainnya dalam mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Dalam amanatnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada tiga anggota yang telah menerima penghargaan, juga kepada seluruh anggota Ditlantas Polda Metro Jaya atas pelaksanaan tugas di lapangan yang selama ini telah dilakukan.

Nana juga berpesan, seluruh anggota agar terus menjaga kesehatan dan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan masyarakat.

“Diharapkan kepada seluruh anggota Polda Metro Jaya, dalam pelaksanaan tugas rutinnya tidak hanya sekedar melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (turjagwali) saja,  tapi bila ada masyarakat yang melakukan tindak pidana, kita wajib memberikan pencegahan dengan melakukan upaya-upaya untuk menggagalkan tindak pidana tersebut dan memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Kapolda Metro Jaya memberikan Paket bantuan dari Ketua Bhayangkari Pusat dan Ketua Daerah Bhayangkari Daerah Polda Metro Jaya berupa paket Suplemen kesehatan untuk dibagikan kepada anggota Ditlantas yang bertugas dilapangan, khususnya yang bertugas dalam Operasi Aman Nusa II dan Operasi Ketupat Jaya 2020.

“Dengan harapan seluruh anggota terjaga kesehatan dan kondisi fisik agar selalu prima pada masa wabah Covid-19, dengan mematuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dan tugas sehari-hari,” lugas Nana.

Piagam penghargaan diberikan berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Metro Jaya Nomor /KEP/574/VI/2020, tanggal 5 Juni 2020, diantaranya disebutkan anggota Ditlantas Polda Jaya yang mendapat penghargaan yaitu Aiptu Anton Santoso, yang telah berhasil menggagalkan tindak pidana pencurian dan mengamankan barang bukti Sepeda Motor Merk Kawasaki Ninja Nomor Register B-6248-VPM  pada tanggal 07 April 2020, di Pamulang Tangerang Selatan.

Selain itu penghargaan juga diberikan kepada Brigadir Reza Sobirin dan Briptu Nukhid Pramudo, keduanya pada saat melaksanakan tugas patroli telah berhasil membantu Polres Metro Jakarta Utara melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana Narkoba atas nama Julaeha, dengan barang bukti berupa Sabu seberat 59, 96 Gram, satu pucuk  senjata api rakitan dan satu unit mobil Toyota Sienta pada tanggal 08 April 2020 di wilayah Jakarta Utara.(red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Para Penyair Puisi Esai Sumbang APD untuk RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet

Koran Jurnal, Jakarta – Sedikitnya 63 penulis puisi esai memberikan perhatian untuk para tenaga medis dan relawan covid-19 dengan menyumbangkan 63 APD (Alat Perlindungan Diri).

“Bagi kami, tim medis dan relawan adalah pahlawan di zaman covid-19. Karena itu, kami 63 penulis puisi esai ikut mendukung mereka, dengan cara menyumbangkan 63 baju APD bersertifikat. Satu penulis menyumbangkan satu APD.”

“Jangan dilihat bentuk dan jumlah derma kami. Lihatlah niat kami, niat para penulis, penyair, seniman, seniwati, untuk ikut bergotong royong bersama tim medis dan relawan, yang sudah mengambil resiko untuk menyembuhkan pasien.”

Demikian pesan yang disampaikan pengurus Kelompok Studi Proklamasi (KSP): Elza Peldi Taher, Jonminofri, Halimah Munawir, M. Jojo Rahardjo, dan pengurus IKATISA 31 (Tutut Adinegoro dan Nanang Susanto), serta penyair Fatin Hamama.

Mereka mewakili 63 penulis puisi esai dari Aceh dan Sumatra, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Papua, Malaysia, Brunei, Thailand, Singapura, Salomon Island, hingga Australia, untuk menyerahkan 63 APD tersebut kepada RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (02/06/2020).

Sementara Denny JA, penggagas puisi esai, mengatakan: “Banyak penulis yang merekam kisah pandemik virus corona untuk satu buku. Tapi para penulis puisi esai dari manca negara selangkah lebih maju lagi. Mereka tak hanya bersama sama merekam suara batin masyarakat dalam puisi esai mini yang dibukukan. Mereka juga bersama sama berderma.”

Denny mengutip lembaga yang berpusat di Inggris, Charities Aid Foundation. Lembaga ini melakukan riset pada 146 negara seluruh dunia. Negara mana yang penduduknya yang paling banyak berderma. Mereka membuat penilaian berdasarkan Indeks yang disebut World Giving Index.

Di tahun 2018, Indonesia terpilih rangking nomor satu. Posisi Indonesia dari sisi spirit masyarakatnya untuk berderma di atas negara Amerika Serikat, Australia, Canada, Bahrain, yang masuk 10 besar.

Para penulis puisi esai ini salah satu saja contoh spirit publik di Indonesia yang gemar berderma. Tak hanya dalam bentuk uang atau barang. Banyak pula rakyat Indonesia yang berderma menjadi sukarelawan, mendermakan tenaga, pikiran dan waktu.

Para penulis puisi esai manca negara ini, awal Juni 2020 ini, mempublikasikan buku mereka yang berisi kumpulan puisi esai mereka dengan judul: Love and Life in the Era of Corona. Aneka drama batin, kesedihan serta harapan, kematian, dan perjuangan menghadapi era pandemik terekam di sana.

Kata Denny, buku puisi esai itu pada waktunya akan dirujuk ketika kita ingin mendalami suasana batin era pandemik, yang datang mungkin hanya seratus tahun sekali.(JR/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Jelang New Normal, Kasubsatgas II Ditbinmas Polda Metro Jaya Gencarkan Edukasi dan Sosialisasi Protokol Kesehatan

Koran Jurnal, Jakarta – Jelang memasuki Tatanan Kehidupan Baru atau ‘New Normal’ di wilayah DKI Jakarta, AKBP Sri Wardiningsih (Kasubsatgas ll Aman Nusa) menggencarkan edukasi serta sosialisasi dan sekaligus menghimbau kepada masyarakat untuk menerapkan disiplin dan mematuhi protokol kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, AKBP Sri Wardiningsih (Kasubsatgas ll Aman Nusa) mengajak masyarakat, memahami pentingnya penyuluhan dan sosialisasi dalam pencegahan Covid-19 jelang menyambut kehidupan New Normal.

“Agar masyarakat senantiasa melakukan social distance dan physical distance dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengggunakan masker, jaga kesehatan dan selalu cuci tangan menggunakan sabun serta mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah DKI Jakarta dengan tujuan utk memutus penyebaran Covid-19,” kata Sri Wardiningsih, saat melakukan kegiatan  dipasar Pal Merah Jakarta Barat dan Plaza Slipi Jaya, Jalan S.Parman, Senin (01/06/2020).

Lebih lanjut, Ia mengingatkan apabila akan bepergian keluar masuk DKI Jakarta, masyarakat agar melengkapi diri dengan SIKM serta mempersiapkan diri untuk memasuki era kehidupan New Normal dengan tetap pedomani protokol kesehatan.

Dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi tersebut juga di pasang Spanduk/pamflet dan menempel brosur/pamflet tentang pencegahan Covid-19 di tempat kos-kosan, Pos Pengamanan perumahan, Apartemen, Mall, pasar, tempat ibadah, mini market, Stasiun, terminal dan area keramaian lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan, Kompol Rendy Arsy Ridho, S.Sos (Wakil Kasubsatgas II), Iptu Nani Supryhatini (Anggota Unit Satgas), dan Aipda M.Fauzi Isron (Anggota Unit Satgas). Kegiatan ditutup dengan membagikan masker kepada masyarakat.

Setelah lakukan sosialisasi kepada masyarakat, kegiatan selanjutnya dilakukan patroli melintasi jalan Slipi – Citra Land – Kalideres – Pesing – Jembatan 5 – Jembatan 3 – Kota Tua dan kembali ke Mako Polda Metro Jaya.(np/red)

Categories
Hiburan Kriminalitas Megapolitan

Polisi Sita 15,6 Gram Ganja dari Tangan Aktor Berinisial DS

Koran Jurnal, Jakarta – Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menangkap publik figur/artis berinisial DS terkait penyalahgunaan narkoba jenis ganja. DS ditangkap di kediamannya, Jalan Pinang, Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan pada Selasa 26 Mei 2020.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti 1 bungkus narkotika jenis ganja dengan berat brutto 15.6 gram.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, saat ditangkap DS bersikap koorperatif. Kemudian DS juga menunjukkan barang haram miliknya yang disembunyikan di suatu tempat dalam kediamannya.

“DS menyimpan narkotika jenis ganja tersebut di dalam guci lemari kamar tersangka dan dibungkus dengan kertas coklat. Lalu barang (ganja) tersebut diserahkan kepada Polisi untuk ditimbang dan didapatkan ganja tersebut dengan berat brutto 15.6 gr dan dibawa ke Polres Jakarta Selatan,” terang Yusri saat memimpin konferensi pers, didampingi Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Choiron El Atiq dan Kasat Narkoba Polrestro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung, di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (01/06/2020).

Saat diinterogasi, DS mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang.

“Didapat dari inisial C,” kata Yusri menurut pengakuan DS.

Yusri menjelaskan, penangkapan DS berawal dari laporan masyarakat yang dicurigai sebagai tempat penyalahgunaan narkotika.

“Pada tanggal 25 Mei 2020 timsus Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan mendapatkan informasi dari warga masyarakat bahwa ada sebuah rumah yang dicurigai sebagai tempat penyalahgunaan narkotika di Pondok Labu Cilandak Jakarta Selatan,” ujar Yusri.

Atas perbuatannya, tersangka DS dijerat
pasal 114 ayat 1 sub pasal 111 ayat 1, dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000.,- dan paling banyak Rp 10.000.000.000.,-.(red)