Categories
Hukum Kriminalitas Megapolitan

Diduga Terima Suap, Jamintel Tangkap Jaksa TP4P

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Korps Adhyaksa kembali tercoreng setelah salah satu anggota (Jaksa) Satgas Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Pusat (TP4P) Kejaksaan Agung ditangkap. Sang Jaksa diduga menerima suap Rp 4 miliar.

Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejagung R Widyo Pramono mengakui ada oknum jaksa yang ditangkap dan tengah diproses.

“Benar ada jaksa yang panggil seseorang (pihak swasta terkait perkara) tanpa prosedural,” kata Widyo, di kantor Kejagung, Jakarta, Jum’at (03/02/2018) seperti yang dilansir Publica-news.

Widyo belum bersedia merinci kronologi penangkapan serta identitas sang jaksa. Ia hanya mengatakan jaksa nakal itu ditangkap oleh penyidik Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel).

“Tunggu ya, nanti setelah (membaca laporan) itu saya tunjuk inspektur mana yang tangani,” Widyo menambahkan.

Saat ditanya media, apakah jaksa yang tertangkap tangan itu adalah Jamintel Adi Toegarisman, Widyo mengelak menjawabnya. Ia meminta awak media bersabar.

“Tunggu dulu dong, kita cari tahu dulu secara keseluruhan kesalahannya,” ia menegaskan.

Dari informasi yang dihimpun, oknum tim Satgas TP4 itu ditangkap di lantai 4 Gedung Jamintel. Saat ini yang bersangkutan sedang diperiksa oleh jajaran Jamwas. Kabarnya, saat ditangkap ditemukan uang Rp 400 juta dari komitmen Rp 4 miliar.
‎
TP4P dilantik pada 5 Januari 2017 lalu oleh Jamintel Adi Toegarisman. Sebanyak 31 jaksa menyandang gelar sebagai jaksa TP4P ini, yang difungsikan untuk mencegah tindakan korupsi.(red)

Categories
Megapolitan Pendidikan TNI

Lantamal III Gelar Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AL di SMAN 72 Kodamar Sunter

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta menggelar kegiatan Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AL tahun 2018 kepada para Pelajar SMAN 72 di Jalan Prihatin, Komplek TNI AL Kodamar Sunter, Jakarta Utara, Rabu (31/01/2018).

Kegiatan sosialisasi penerimaan Prajurit TNI AL tersebut dimaksudkan untuk menambah wawasan tentang TNI Angkatan Laut sehingga para pelajar yang duduk di kelas XII dapat bergabung sebagai prajurit TNI AL yang pendaftarannya akan dibuka pada awal April 2018 mendatang untuk menjadi Taruna/Taruni Akademi Angkatan Laut atau Bintara TNI AL, sebagaimana yang diharapkan Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E, M.M., dalam sambutannya.

Acara yang bertema “Bergabunglah Bersama TNI AL, Negara Menanti Dharma Bhaktimu. Join The Navy To See The World” itu turut dihadiri Aspers Danlantamal III Jakarta, Letkol Laut (S) Binsar M. Sirait, S.E., M.Si, Kadispotmar Lantamal III Letkol Laut (P) Agus Djatmiko,S.M., dan Kepala Sekolah SMAN 72, Ali Mukodas, S.Pd., M.Si. serta diikuti oleh sekitar 200 orang pelajar SMAN 72.

Sosialisasi dipandu oleh Paban Watpers Lantamal III, Letkol Laut (KH/W) Tri Armyanti, S.T., M.Tr.(Hanla) dengan memberikan penjelasan tentang sekilas TNI AL dan kepangkatan serta tenue seragam prajurit TNI AL yang diperagakan oleh para prajurit TNI AL pria dan wanita dalam bentuk fashion show. Selain itu juga diberikan kesempatan tanya jawab dan menyaksikan film Profile TNI AL.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan TNI

Pangarmabar Buka Rapat Staf dan Komando Koarmabar Tahun 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., membuka Rapat Staf dan Komando (Rasko) Koarmabar Tahun 2018 di Gedung O.B. Syaaf, Markas Komando Koarmabar, Jalan Gunung Sahari, Jakarta, Senin (29/01/2018).

Pangarmabar mengatakan, penyelenggaraan Rapat Staf dan Komando Koarmabar tahun 2018 merupakan bagian dari fungsi pembinaan Pangarmabar dalam menindaklanjuti dan menjabarkan hasil Rapat Pimpinan TNI dan TNI AL yang telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu, dengan kegiatan evaluasi Proker dan anggaran Koarmabar tahun 2017 dan permasalahan yang terjadi dengan solusi yang dilaksanakan serta rencana kegiatan tahun 2018 guna menindaklanjuti pokok-pokok kebijakan pemimpin TNI dan TNI AL tahun 2018.

Selanjutnya Pangarmabar menyampaikan pokok-pokok kebijakan Panglima TNI pada Rapat Pimpinan (Rapim) TNI tahun 2018 yang meliputi bidang kebijakan strategis dan perencanaan umum, bidang intelijen, bidang operasi dan latihan, kebijakan di bidang personel, kebijakan di bidang logistik, bidang teritorial, bidang komunikasi dan elektronika dan bidang pengawasan. Serta penekanan Panglima TNI yang menjadikan perhatian yaitu menyukseskan program 100 hari kerja, mewaspadai ancaman global kekinian dan mendukung pemerintah dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada.

Dalam kesempatan tersebut, Pangarmabar juga menyampaikan pokok-pokok kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut tahun 2018 yang disampaikan pada Rapim TNI Angkatan Laut, meliputi kebijakan bidang perencanaan dan anggaran, kebijakan bidang intelijen, kebijakan bidang operasi dan latihan, kebijakan bidang personel, kebijakan bidang logistik, kebijakan bidang teritorial serta kebijakan bidang pengawasan.

Selanjutnya Pangarmabar memberikan kesempatan kepada Komando Pelaksana Operasi (Kolakops), Asisten dan Komandan Pangkalan Utama maupun Komandan Pangkalan untuk menyampaikan capaian tugas dan hal-hal menonjol pada tahun 2017. Selain itu, peserta Rasko juga diberikan kesempatan untuk memberikan masukan konstruktif bagi pencapaian tugas pokok Koarmabar. Pada akhir pengarahannya, Pangarmabar menyampaikan pokok-pokok kebijakan Pangarmabar Tahun 2018 untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh jajarannya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangarmabar juga memberikan penghargaan kepada Prajurit Koarmabar yang telah berhasil mengukir prestasi pada tahun 2017 diantaranya Lanal Bangka Belitung yang meraih Peringkat I sebagai Lanal Teladan dan Lanal Tanjung Balai Asahan yang meraih Peringkat III sebagai Lanal Teladan. Serta KRI KRI Wiratno-379 sebagai KRI dengan jumlah tangkapan terbanyak dan KRI Cucut-866 sebagai KRI dengan jumlah pemeriksaan terbanyak. Selanjutnya Tim WFQR I dan IV yang telah berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba serta Tim Koarmabar sebagai pemenang Juara I Cerdas Cermat Bintal Kotama Tingkat TNI AL wilayah barat.

Turut hadir mengikuti Rasko tersebut, Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., para Danlantamal jajaran Koarmabar, Danguspurlabar dan Danguskamlabar, para pejabat Utama mako Koarmabar serta seluruh Danlanal jajaran Koarmabar dari Sabang sampai Cirebon.(red/Disp)

Categories
IPTEK Megapolitan Transportasi

Pemprov DKI Jakarta Akan Gandeng PLN, Transformasi Becak Konvensional ke Becak Listrik

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan akan bekerjasama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk transformasi dari becak konvensional ke becak listrik. Kerjasama dengan PLN bertujuan untuk memberikan pelatihan ke tukang becak terkait becak penggunaan listrik.

“Jadi kemarin kebetulan ada program bersama PLN salah satu yang disorot adalah angkutan perumahan yang ramah lingkungan dan yang diusulkan adalah sepeda listrik, nah ini mungkin salah satu usulan yang ditransformasi. Pelatihan sekarang jumlahnya 500an di Jakarta Utara untuk bisa hijrah sehingga punya masa depan yang lebih baik,” ujar Sandi kepada wartawan usai menghadiri acara OK OCE di Lapangan Bola Wijaya Kusuma, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (28/01/2018).

Sandi mengatakan perlu ada pelatihan ‘penggenjotan’ bagi tukang becak terkait becak listrik. Hal ini karena perbedaan cara penggunaan sepeda biasa dengan becak listrik.

“Kenapa perlunya pelatihan genjotan itu karena kalau sepeda listrik nyalanya pas tanjakan, dia nyala genjotnya agak pelan, kalau turunan dia ngisi itu yang kemarin kita bahas,” kata dia.

Sandi menegaskan bentuk angkutan itu tidak berbentuk becak lagi. Dia juga berharap transformasi fisik becak nanti sama dengan New York Cab yang berada di Amerika.

“Oh sudah harus diganti dan kalo liat di New York ada namanya New York Cab yang terbesar di dunia ada sebuah modifikasi daripada angkutan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Menurut Sandi saat ini pihaknya tengah mempersiapkan peluncuran becak di Ibu Kota. Salah satu persiapan melibatkan anggota OK OCE yang tersebar di Jakarta Barat dan Jakarta Utara untuk pembuatan stiker khusus untuk becak.

“Teman-teman OK OCE lagi merumuskan selaras dengan laporannya. Tapi kita kunci jumlahnya, di Jakarta Utara juga, di Jakarta Barat juga Pak Wali minta tolong di data juga nanti kita stikerin. Kita lagi coba kerjasama dengan komunitas sepeda gowes dan juga perusahaan tukang sepeda atau tukang listrik,” tambah Sandi seperti dilansir detik.com.

Categories
Hukum Kriminalitas Megapolitan

Polisi Tangkap Pemasok Sabu Artis Jennifer Dunn

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kepolisian Polda Metro Jaya berhasil menangkap pria  berinisial RRMP alias K sebagai tersangka pemasok narkoba jenis sabu yang dibeli dan digunakan oleh Jennifer Dunn (JD).

Diketahui bahwa beberapa waktu lalu (02/01/2018), Polisi telah menangkap dan menetapkan tersangka terhadap seorang artis cantik berinisial JD dan temannya FS dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, pengungkapan dan penangkapan jaringan pemasok narkotika dengan tersangka K oleh jajaran Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya ini adalah merupakan pengembangan dari kasus yang melibatkan tersangka JD dan FS.

“Kemarin Dit Narkoba mengamankan DPO atas nama RRMP alias K. Penyuplai narkoba ke FS, FS menjual ke JD dan T. Hasil pengembangan FS dapat barang dari K, K dapet dari L masih DPO,” kata Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono didampingi Kepala Bagian (Kabag) Operasi Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvin Simanjuntak dalam konferensi pers di kantor Direktorat Narkoba PMJ, Jakarta, Sabtu (27/01/2018).

Dari penelusuran dan informasi yang dihimpun pihak kepolisian, Argo mengungkapkan bahwa tersangka K berusaha kabur saat mengetahui dirinya dicari oleh Polisi.

“Tersangka K setelah tahu dicari (Polisi) berusaha kabur ke Cirebon, ke Jakarta lagi dan ke Cirebon. K juga mencari orang pintar untuk mengelabui petugas sehingga (kepolisian) lupa dan tidak mencari K lagi,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Argo, Polisi tidak tinggal diam dan ternyata ilmu Petugas Kepolisian lebih ampuh dari ilmu orang pintar alias ‘Dukun’.

“Penyidik berhasil menangkap K di Cirebon, barbuk (barang bukti) ada HP yang digunakan untuk komunikasi dengan tersangka, atm, buku tabungan yang semuanya terbukti berkaitan dengan kasus JD, alur transaksinya bisa dilacak. Penyidik membawa ke Jakarta untuk menggeledah kembali rumahnya di Jakarta (Kampung Duri Barat, Kecamatan Duri Pulo, Gambir), di rumahnya ditemukan bukti transfer untuk jual beli narkoba,” papar Kabid Humas PMJ.

Lebih lanjut, Argo mengatakan bahwa tersangka K masih dalam status pembebasan bersyarat. Pada tahun 2014, tersangka K telah divonis bersalah dan dipenjara selama 4 tahun.

“K masih wajib lapor ke BNN, sudah divonis 4 tahun pada tahun 2014 dan masih diawasi oleh Bapas. (Ternyata) Residivis, melakukan hal yang sama,” ujar Argo.

Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan, Polisi akan terus melakukan pemberantasan terhadap jaringan penyalahgunaan narkotika.

“Kita akan mengikis jaringan pemasok narkoba ke artis,” tegasnya.(tonmp)

Categories
Hukum Kriminalitas Megapolitan Polisi

Ingin Hilangkan Stigma Wilayah Rawan Narkoba, Polres Jakarta Barat Kembali Grebek Kampung Ambon

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Polres Metro Jakarta Barat semakin serius memerangi kejahatan narkotika. Pasalnya, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi ingin menghilangkan pandangan masyarakat (stigma) tentang wilayah Jakarta Barat yang identik dengan kawasan narkoba.

Keseriusan jajaran Polres Jakarta Barat itu dibuktikan dengan penggerebekan kawasan Kampung Ambon, Jalan Akik Permata, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (24/01/2018).

“Tentu kami tidak ingin kecolongan sebagaimana kemarin digerebek ada pabrik narkoba dan juga peredaran-peredaran lain yang salah satunya juga menghilangkan stigma banyaknya kampung narkoba di Jakbar. Untuk itu, Jakbar membentuk satuan tugas khusus untuk lebih aktif pengungkapan narkoba,” ujarnya.

Dalam penggerebekan itu, ditemukan narkoba jenis sabu kurang lebih 110 gram, beberapa paket ekstasi, senjata api, senjata tajam, serta 18 kg yang diduga sebagai bahan membuat narkotika.

Ada pula alat hisap bong, timbangan yang dipakai untuk menghitung jumlah narkoba serta uang sebanyak Rp 34 juta yang diduga merupakan hasil transaksi kejahatan.

Dari operasi penggerebekan, Polisi juga berhasil mengamankan enam orang, sementara satu orang melarikan diri. Mereka turut diduga termasuk pihak yang melakukan peredaran narkoba.

Hengki meminta pelaku yang melarikan diri segera menyerahkan diri. Ia menegaskan, pihaknya tak segan-segan memberikan tindakan tegas terukur apabila pelaku melawan saat ditangkap.

“Sedang kami dalami (perannya), sebagian sebagai penjual karena di sini kami temukan timbangan narkoba, buku catatan, dan buku tabungan,” tandasnya.(red/Kc) 

Categories
Hukum Megapolitan Militer TNI

Polisi Tangkap Komplotan Penipu Modus Pinjaman Modal Usaha Ratusan Miliar Rupiah

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Petugas Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap komplotan pelaku penipuan. Keenam pelaku tersebut adalah, AR (47), MA (45), M (47), HB (47), W (47), dan JE (43).

Modus penipuan para pelaku yakni berpura-pura menjanjikan korban seorang pengusaha sawit berinisial V (30) yang sedang mencari bantuan pinjaman modal usaha sebesar Rp 500 miliar untuk memperluas usaha perkebunan kelapa sawitnya di Jambi.

“Korban berkomunikasi dengan salah satu pelaku, AR yang mengaku sebagai calo yang bisa membantu korban mendapatkan pinjaman modal,” ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ade Ary di Jakarta, Selasa (23/01/2018).

Pada 30 Oktober 2017, V dihubungi AR untuk menemui bosnya yaitu AW di Apartemen Belezza di Jakarta Selatan. Permintaan itu pun disanggupi V, sehingga V dan AW akhirnya bertemu dengan disaksikan HB serta JW.

Dalam pertemuan itu, AW mengaku sebagai orang kepercayaan pemilik modal.

“Uang dijanjikan akan diberikan dengan pecahan 100 ribuan, dengan masa pengembalian 15-20 tahun,” terang Ade.

Sebelum uang diberikan, AW meminta bunga 1 persen yang wajib dibayar di muka. Lalu pada 8 November 2017 jam 08.00 WIB, korban berjumpa dengan JW di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat tepatnya di depan minimarket, untuk menyerahkan surat pengajuan pinjaman. Kemudian, pada 11 November 2017, V mendapat telepon dari AR, yang mengatakan bahwa pinjaman disetujui.

Pada 13 Desember 2017, V menemui AW dan JW dengan membawa uang 368 ribu dolar Amerika sebagai pembayaran bunga 1 persen. Mereka lalu menuju Yayasan Kartika Juang di Cijantung untuk memeriksa uang Rp 3 miliar dalam 80 koper yang sudah  dipersiapkan untuk diberikan kepada V.

14 Desember 2017, V bertemu dengan AW di sekitar Rumah Sakit Pondok Indah dan dibawa ke Yayasan Kartika Jaya Cijantung.

“Saat di Pondok Indah, pelaku mengajak korban berdoa dan meminta mematikan HP untuk disimpan dalam tas AW,” kata Ade menambahkan.

AW meminta SIM A korban untuk difoto, dengan alasan untuk digunakan membuat surat perjalanan mengantar uang pinjaman. Setelah itu, V diturunkan di Mal Cijantung dengan dalih hendak menemui seorang pejabat untuk meminta surat persetujuan pengeluaran uang.

Namun tanpa sepengetahuan korban, pelaku kembali ke Pondok Indah untuk menemui rekan V yang ditugaskan memegang uang. Bermodal foto SIM, pelaku meminta uang Rp 5 miliar tersebut. Setelah mendapatkan uang tersebut pelaku langsung kabur.

“Diperlihatkan foto SIM itu ke rekan korban yang memegang uang, sambil mengatakan jika urusan kedua pihak telah selesai,” jelas Ade.

Merasa tertipu, V bergegas melaporkan peristiwa ini ke Polda Metro Jaya. Para pelaku akhirnya berhasil dibekuk dari 28 Desember 2017 hingga 10 Januari 2018 di berbagai daerah.

“Para pelaku kita jerat Pasal 378, 372,dan 480 KUHP dengan ancaman sanksi paling lama empat tahun penjara,” tutur Ade.

Hasil penangkapan dan pengungkapan tersebut, Polisi mengamankan barang bukti diantaranya berupa uang dolar dan rupiah serta uang mainan, 2 kendaraan mobil merek Avanza, sebuah motor, dan identitas lainnya. (tonmp)

Categories
Megapolitan Politik Ragam

Anggota DPR RI, Eddy Kusuma Wijaya Kembali Sambangi Kader PDI Perjuangan Larangan Utara Tangerang

Koranjurnal.co.id, Tangerang – Anggota DPR RI PDI Perjuangan Drs.H.Eddy Kusuma Wijaya S.H, M.H, M.M kembali menyambangi kader setia dan pengurus wilayah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang berada di Kelurahan Larangan, Kecamatan Larangan Utara, Kota Tangerang, pada Minggu (21/01/2018) kemarin.

Kedatangan Eddy yang juga akrab disapa bang Ekuwi ini disambut puluhan kader PDI Perjuangan dan Paguyuban wilayah setempat. Kunjungannya kali ini (larangan utara) merupakan kunjungan kali kedua di awal bulan tahun 2018. Hal itu dilakukan bang Ekuwi yang juga selaku Pengurus DPD PDI Perjuangan provinsi Banten dengan tujuan untuk menjaga tali silaturahmi, agar hubungan antara wakil rakyat dan warga masyarakat semakin dekat dan akrab.

Sesuai dengan amanat Ketua Umum PDI Perjuangan, Hj. Megawati Soekarno Putri, Ekuwi mengaku pihaknya harus melakukan roadshow (berkeliling) ke wilayah Tangerang Kabupaten dan Tangerang Kota Provinsi Banten yang akan menyelenggarakan Pemilukada serentak pada 2018 mendatang, guna menyerap aspirasi dari masyarakat.

“Sebagai partai pemenang Pemilu, dan partai pemerintah, harus bisa mengimplementasikan keinginan masyarakat, baik dari tingkat paling bawah maupun masyarakat secara luas,” katanya.

Sebagai wakil rakyat dan kader partai, Ekuwi berusaha untuk mendengarkan apa yang menjadi keinginan masyarakat, dan apa saja yang harus diperjuangkan oleh partainya.

“Karena keputusan PDI Perjuangan tidak boleh bertentangan dengan keinginan dan suasana hati rakyat pemilihnya. Ideologi Pancasila 1 Juni 1945 harus dibumikan dalam penyelesaian dan kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengakui, selama turun langsung (blusukan) di wilayah Kecamatan Larangan ini, kebanyakan warga setempat adalah merupakan pemilih PDI Perjuangan. Untuk menjalin komunikasi, dan selalu mendengarkan aspirasi masyarakat di kawasan tersebut, menjadi hal yang penting agar kehidupan serta problematika yang dihadapi oleh masyarakat bisa diatasi melalui mekanisme partai dan selanjutnya akan dikomunikasikan kepada para pemangku kebijakan.

Hadir dalam acara Silaturahmi para tokoh masyarakat, Ketua RT setempat mendampingi bang Ekuwi, serta puluhan driver dari komunitas Ojek Online.

“Semoga hubungan keakraban dirinya dengan masyarakat di sini akan dapat terus dibina, baik dalam komunikasi formal maupun dalam komunikasi non formal. Komunikasi yang akan kita bangun tidak hanya seperti pola langsung seperti ini, tetapi juga akan saya teruskan melalui jalinan media sosial maupun pesan singkat, agar tidak terbatas dan tetap bisa dibangun komunikasi secara intens,” ungkapnya.

Terkait aspirasi dan usulan yang datang dari  masyarakat, Ekuwi mengatakan hal itu akan ditampung dan dipilah-pilah sesuai kewenangannya; apakah menjadi kewenangan pemerintah kota, tingkat provinsi atau pun pusat, sehingga dapat diperjuangkan di Gedung DPR nantinya.

Sementara, Wahyudin salah satu Pengurus PAC PDI Perjuangan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang menyampaikan bahwa dirinya bangga atas hadirnya wakil rakyat yang masih mau turun kebawah dan mendengarkan aspirasi warga. Ia mengatakan tujuan acara ini agar terciptanya rasa kebersamaan dalam satu kekeluargaan meskipun tidak harus dari rahim yang sama.

Dalam acara SIAGA (Silaturahmi Antar Warga) yang digagas Wahyudin, dirinya berharap, bisa menjadi mesin Konsolidasi Partai, sehingga program 6 dari pemerintah pusat tentang NAWACITA bisa benar-benar direalisasikan oleh para pemangku jabatan mulai dari Ketua RT.

Di akhir acara, Eddy Kusuma Wijaya melakukan foto bersama dan memberikan suvenir berupa kain sarung kepada seluruh tamu dan undangan yang hadir. (tonmp/yd)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Pangarmabar Kukuhkan Dansatrol Lantamal Jajaran Koarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memimpn upacara pengukuhan Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Lantamal jajaran Koarmabar, di Komplek Satuan Koarmabar I, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (22/01/2018).

Adapaun jabatan yang dikukuhkan yakni, Kolonel Laut (P) Sumantri Kuswandono, S.E., M.M., sebagai Dansatrol Lantamal I Belawan, Kolonel Laut (P) Joko Triwanto sebagai Dansatrol Lantamal II Padang, Kolonel Laut (P) Salim, S.E., sebagai Dansatrol Lantamal III Jakarta, Kolonel Laut (P) Horas Wijaya Sinaga, S.E., sebagai Dansatrol Lantamal IV Tanjungpinag dan Kolonel Laut (P) Jales Jamca Jayamahe sebagai Dansatrol Lantamal XII Pontianak.

Pangarmabar menyampaikan, pengukuhan jabatan yang telah dilaksanakan merupakan prosesi penting dalam organisasi, Satrol Lantamal jajaran Koarmabar memiliki tugas melaksanakan pembinaan kemampuan tempur unsur-unsurnya dan melaksanakan operasi keamanan laut dalam rangka penegakan hukum serta mengantisipasi setiap bentuk gangguan keamanan laut dan SAR di wilayah kerjanya.

Lantamal yang sebelumnya hanya memiliki KAL dan Patkamla nantinya akan diperkuat kapal-kapal patroli dengan kemampuan manuver tinggi, hal ini sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi serta untuk menjaga kesiapan operasi unsur-unsur dalam penanganan reaksi cepat di wilayah yurisdiksi nasional Indonesia. Dengan kehadiran Satrol di Lantamal, diharapkan Lantamal jajaran Koarmabar mampu memproyeksikan unsur-unsur kekuatannya dalam rangka mengamankan wilayah perairan sekaligus merespon berbagai kerawanan yang terjadi, antara lain illegal fishing, illegal mining, illegal logging, drugs trafficking dan people smuggling.

Dalam kesempatan tersebut, Pangarmabar memberikan beberapa penekanan kepada para pejabat baru diantaranya agar kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan TNI AL dilaksanakan dengan baik, melaksanakan pembinaan unsur-unsur Satrol dibawah jajarannya, melaksanakan pembinaan dan pelatihan secara teratur terhadap prajurit dalam meningkatkan kemampuan dan profesionalisme sebagai prajurit matra laut yang handal dan melaksanakan pembinaan moral prajurit agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan nama baik TNI Angkatan Laut khususnya Koarmabar.(red/Disp)

Categories
Kriminalitas Megapolitan Polisi

Lagi Asik Pesta Narkoba, Bos Marketing dan 40 Karyawan Meikarta Diciduk Polisi

Koranjurnal.co.id, Bekasi – Sebanyak 40 karyawan dan bos marketing apartemen Meikarta ditangkap Polisi saat sedang asik pesta narkoba dan seks di tempat karoke hotel di kawasan Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jum’at (19/01/2018) dini hari.

Kasat Narkoba Polres Bekasi, AKBP Ahmad Fanani membenarkan penangkapan tersebut yang berawal dari adanya informasi tentang pesta narkoba penggerebekan di TKP (tempat kejadian perkara).

“Ada informasi, kita dapat informasi di (TKP) karoke ada pesta narkoba. Kita datangi ke sana dan benar sedang pesta narkoba,” ujarnya.

Fanani mengatakan penggerebekan itu dilakukan sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
Ia menjelaskan, penangkapan tersebut merupakan operasi rutin malam hari yang senantiasa dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

“Hal ini sebagai langkah meminimalisir bentuk tindak kejahatan yang dipengaruhi oleh obat-obatan terlarang dan minuman keras,” ujar AKBP Fanani.

Fanani menduga mereka melakukan acara perayaan ulang tahun sebagai ajang pesta narkoba. Mereka nampak terlihat sedang bergembira sambil bernyanyi. Mendadak kaget dan pucat pasi, saat mengetahui yang datang merupakan aparat kepolisian.

Dari hasil penggerebekan tersebut petugas mengamankan sebanyak 40 orang dan mendapati barang bukti narkoba jenis happy five dan inex. “Mereka pesta narkoba jenis inex dan happy five,” jelasnya.

Ke-40 orang yang diamankan itu juga dites urine. Hasilnya, sebanyak 15 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba.

“15 orang positif menggunakan narkoba yang mengandung metafetamin, aphetamine, dan benzo,” kata Fanani.

Fanani mengatakan ke-40 orang yang ditangkap itu tak ada yang berusia di bawah umur. Seluruhnya berusia dewasa.
Meski hanya 15 yang dinyatakan positif, menurut Fanani, semua yang tertangkap dilakukan berita acara pemeriksaan (BAP).

15 orang tersebut berinisial R (27), H (23), AD (27), P (23), S1(22), A (29), S2 (31), L (25), F (34), AK (39), FN (44), GO (34), EW (40), AF (24), S3 (27). “Mereka semua karyawan perusahaan ternama di Cikarang, 11 pria dan 4 perempuan,” rinci Fanani.

“Barang narkoba dari Jakarta. Sedangkan yang beli dan membiayai, manajer marketing (OR) yang berulang tahun,” ujar Kasat Narkoba dari hasil keterangan dalam penyelidikan.

Polisi masih mengembangkan kasus ini. Pemasok narkoba itu juga masih diburu. “Masih kita kembangkan karena mereka mengaku mendapat narkoba dari Jakarta,” terangnya seperti dilansir beberapa media online.(red)