Categories
Pendidikan

Kemendikbud: Kolaborasi Kunci Kesuksesan Kegiatan Belajar Mengajar dari Rumah

Koran Jurnal, Jakarta – Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hamid Muhammad mengatakan kolaborasi antara guru, orang tua dan siswa merupakan kunci kesuksesan kegiatan belajar mengajar dari rumah. Tanpa adanya kolaborasi tersebut, pembelajaran di rumah yang menyenangkan sulit untuk dicapai.

“Kunci utama kesuksesan belajar dari rumah adalah komunikasi yang baik antara guru, orang tua dan siswa. Kolaborasi itu yang harus dibangun,” kata Hamid dalam telekonferensi bersama para guru dan pegiat pendidikan yang mengambil tema “Inspirasi Para Pejuang Pendidikan pada Masa Pandemi Covid-19” di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Sabtu (02/05/2020).

Hamid juga meminta para guru untuk melakukan inovasi pembelajaran yang sifatnya bervariasi agar siswa tidak jenuh dan tidak merasa berat.

“Pembelajaran di rumah, hendaknya bisa membuat mereka merasa senang,” kata dia.

Dalam hal ini, para guru untuk jenjang SMP dan SMA diharapkan dapat saling berkoordinasi dalam memberikan tugas. Hal yang harus diperhatikan adalah ketika ada sejumlah keluhan yang masuk dikarenakan masing-masing guru memberikan tugas terlalu berlebihan.

“Kalau di SD, hanya ada satu guru. Namun untuk SMP dan SMA ada tiga hingga empat guru. Kalau semuanya memberikan tugas pada waktu bersamaan, maka itu cukup memberatkan siswa. Untuk itu, mohon melakukan koordinasi agar tidak membebani anak-anak kita dengan beban yang berat, karena kita semua adalah pelayan anak-anak kita,” terang Hamid.

Sebagai upaya untuk menegakkan Kegiatan Belajar Bengajar (KBM) di tengah Pandemi Covid-19, Kemendikbud telah mengatur kebijakan melalui Surat Edaran Nomor 4 tahun 2020 Kementerian Pendidikan yang di dalamnya membahas empat hal.

Pertama, mendorong pembelajaran secara daring baik interaktif maupun tidak interaktif. Banyak yang tidak melakukan pembelajaran daring karena terbatasnya teknologi.

“Namun yang penting, pembelajaran harus tetap terjadi meskipun berada di rumah. Tanpa menargetkan pencapaian kurikulum, jangan memindahkan sekolah ke rumah. Tapi pilihlah materi esensial yang perlu dilakukan di rumah,” kata dia.

Kedua, memberikan pendidikan kecakapan hidup yang kontekstual dan sesuai dengan kondisi anak. Terutama mengenai pengertian Covid-19, karakteristiknya seperti dan bagaimana caranya agar tidak terinfeksi Covid-19.

Ketiga, pembelajaran di rumah harus sesuai dengan minat dan kondisi anak. Keempat, untuk tugas dan seterusnya tidak harus dinilai seperti biasa. Namun bersifat kualitatif dan memberikan motivasi pada anak.(hum/red)

Categories
Pendidikan TNI

KSAD Lantik Hikmahanto Juwana sebagai Rektor Unjani

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, yang juga selaku Ketua Pembina Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) memimpin acara pelantikan dan serah terima jabatan Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Cimahi-Jawa Barat, periode 2020 – 2024 dari Mayjen TNI (Purn) Dr. Witjaksono, M.Sc., NSS. kepada Prof. Hikmahanto Juwana S.H., LL.M., Ph.D., bertempat di Lantai Dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis, (16/04/2020).

Demikian rilis yang disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya, usai mengikuti Sertijab di Mabesad, Jakarta.

Dijelaskan Kadispenad bahwa Unjani merupakan salah satu Perguruan Tinggi di lingkungan Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP), yang berdiri sejak tahun 1990 dengan visi menjadi universitas unggul, berjiwa kebangsaan dan berwawasan lingkungan.

Acara pelantikan dan Sertijab Rektor Unjani, antara lain ditandai dengan penandatanganan berita acara Sertijab, penyampaian Sambutan Pejabat lama dan baru Rektor Unjani serta Sambutan Kasad dan sesi foto bersama.

Mayjen TNI (Purn) Dr. Witjaksono, M.Sc., NSS. dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kasad selaku Ketua Pembina YKEP dan seluruh civitas akademika Unjani atas perhatian dan dukungan yang diberikan serta akan memberikan _support_ penuh kepada pejabat baru, setelah dirinya menjadi dosen biasa.

Sementara itu, Rektor Unjani yang baru dilantik Prof. Hikmahanto Juwana S.H., LL.M., Ph.D., menyampaikan rasa haru dan bangga telah diberikan kepercayaan yang luar biasa untuk memimpin dan memajukan Unjani sebagai Universitas kebanggaan.

“Unjani memiliki potensi yang sangat luar biasa, keberadaan Unjani harus dioptimalkan. Unjani harus lebih maju dan besar,” ujar Hikmahanto.

Sesuai visinya yang berjiwa kebangsaan, Unjani sambung Hikmahanto, menawarkan nuansa lain. “Keunggulan militer dan yang baik di TNI, kedisiplinan, karakter dan kepemimpinan dapat diterapkan di universitas,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan terima kasih kepada pejabat Rektor lama Dr. Witjaksono atas dedikasi dan jasanya selama 4 tahun memimpin Unjani sampai dengan diserahterimakan kepada pejabat baru.

Kepada pejabat Rektor Unjani yang baru, Kasad berpesan untuk membesarkan dan membawa Unjani lebih maju lagi.

“Saya ingin Unjani lebih maju lagi dan dipandang orang, menjadi universitas yang besar, dikenal dan bergengsi sama seperti universitas top di luar negeri,” tandas Kasad.

Sebelum acara pelantikan dan Sertijab Rektor Unjani, diawali dengan menyaksikan tayangan videotrone berupa _slide show_ perjalanan karier pejabat lama Mayjen TNI (Purn) Dr. Witjaksono, M.Sc., NSS,. yang menjabat Rektor Unjani pada periode 2016-2020 dan pejabat baru Prof. Hikmahanto Juwana S.H., LL.M., Ph.D.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Irjenad, Aspers dan Asrena Kasad, Anggota Pengawas dan Ketua Pengurus YKEP, para Wakil Rektor dan Dekan Unjani, beberapa pejabat Unjani, perwakilan Senat dan BEM Unjani, serta tamu undangan lainnya.(disp/red)

Categories
Megapolitan Pendidikan

Cegah Penularan Virus Corona, Pemprov DKI Jakarta Tunda UTS dan Tutup Sekolah Selama 2 Minggu

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan untuk menunda penyelenggarakan ujian tengah semester (UTS) dan juga meliburkan kegiatan belajar mengajar diseluruh sekolah di DKI Jakarta selama 2 minggu (14 hari).

Putusan itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, untuk upaya mengantisipasi serta mencegah perluasan dan penyebaran virus corona atau covid-19.

Dalam putusan tersebut selain menunda penyelenggaraan UTS, Anies menyatakan menutup seluruh kegiatan belajar mengajar secara langsung di DKI Jakarta, terhitung mulai Senin 16 Maret 2020. Ia pun menghimbau agar proses kegiatan belajar mengajar siswa dilakukan jarak jauh.

“Dengan ini Pemprov DKI Jakarta menutup semua sekolah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta selama 2 minggu kedepan. Kami imbau agar melakukan proses belajar mengajar melalui metode jarak jauh,” kata Anies, di Balai Kota, Jakarta, Sabtu (14/03/2020).

Ia menegaskan, penutupan kegiatan belajar mengajar di wilayah Pemprov DKI untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran penularan virus corona atau covid-19.

“Lakukan (proses belajar mengajar) dengan metode jarak jauh, lakukan dengan proses digital, tujuannya untuk mengurangi interaksi yang punya potensi penularan. Ini demi menjaga keselamatan warga Jakarta,” lugasnya.

“Kami harap masyarakat dengan sekolah ditutup kegiatan mengajar dilakukan di rumah dan kurangi kegiatan di luar rumah,” tambahnya.

Terkait putusan (14 hari) penutupan kegiatan belajar mengajar diseluruh sekolah di wilayah DKI Jakarta itu, Pemprov akan melakukan peninjauan kembali nantinya.(red)

Categories
Pendidikan TNI

Kunjungi Pushidros TNI AL, Mahasiswa ITN Malang Ini Pelajari Sistem Pembuatan Peta Laut Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) menerima kunjungan Mahasiswa Teknik Geodesi Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang di Lounge Room Perwira Pushidrosal Jalan Pantai Kuta V/1 Ancol Timur Jakarta Utara, Kamis (12/03/2020).

Kegiatan ini merupakan kunjungan studi Eskursi agar para mahasiswa dapat mengetahui peranan ilmu yang dipelajarinya dalam aplikasi di dunia nyata. Selain itu, kegiatan ini juga akan memperkaya pengetahuan mengenai penerapan ilmu geodesi pada proses pembuatan Peta Laut Indonesia (PLI).

Kepala Sub Direktorat Perencanaan Kemampuan (Kasubditrenpuan) Direktorat Potensi Maritim (Ditpotmar) Pushidrosal Letkol Laut (KH) Muddan Zayadi, S.Si. mewakili Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., SH., MH. menerima 77 orang Mahasiswa tersebut yang dipimpin oleh dosen pembimbing Adkha Yulianandha, S.T., M.T., dan Heri Setiawan, A.Md selaku pendamping.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasubditrenpuan Pushidrosal, Kapushidrosal menyampaikan selamat datang kepada rombongan mahasiswa serta merupakan suatu kehormatan tersendiri karena menjadi salah satu obyek untuk belajar mendalami ilmu kelautan.

Disampaikan pula tentang tugas pokok Pushidrosal berdasarkan peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2016 yaitu membina, menyelenggarakan dan mengembangkan fungsi-fungsi survei dan pemetaan, baik untuk kepentingan pertahanan militer maupun untuk kepentingan umum. Tugas dan tanggung jawab yang di emban oleh Pushidrosal harus mampu memenuhi tuntutan kritikal public dalam menyipkan data, informasi Hidro-Oseanografi di seluruh perairan NKRI dengan akurat, mutakhir dan terpercaya.

Di bidang militer dan pertahanan, Pushidrosal dituntut untuk mampu menyediakan data dan Informasi yang akurat serta mutakhir sebagai data dasar yang akan digunakan sebagai bahan analisa strategi pertahanan nasional dan menjamin kesiapan serta ketersediaan peta laut dan peta tempur juga informasi Hidrografi Oseanografi dan Meteorologi yang dapat digunakan untuk mendukung kepentingan peperangan laut dan juga pertahanan.

Di Bidang penelitian kelautan, Pushidrosal melaksanakan fungsi penelitian kelautan yang dapat dikembangkan sesuai spesifikasi fungsi Pushidrosal pada bidang Hidrografi. Oseanografi, Lingkungan Laut dan Geo dinamika laut, hal ini dilaksanakan dengan lembaga departemen dan non departemen baik nasional dan internasional, perguruan tinggi, pertamina termasuk pariwisata laut dan lain-lain.

Dalam rangkaian kunjungan mahasiswa di Pushidrosal, dilakukan pula pertukaran cinderamata antara ketua rombongan dengan Kasubditrenpuan Ditpotmar Pushidrosal, dan foto bersama dengan Kepala Dinas Oseanografi dan Meteorologi (Kadisosemet) Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Kamija, M.Si selaku Penanggung Jawab Panitia penerimaan kunjungan Mahasiswa di lapangan apel Mako Pushidrosal.

Selanjutnya para mahasiswa juga menerima paparan tentang Pushidrosal secara umum dan khusus yang dipaparkan oleh Mayor Laut (KH) Fathoni S.T., M.Si., M.Tr. Opsla yang sehari-harinya berdinas sebagai Kepala Sub Dinas Oseanografi di Dinas Oseonografi dan Meteorologi Pushidrosal, dan dilanjutkan tanya jawab.

Dalam kesempatan yang sama Mahasiswa juga berkunjung ke satuan kerja yang berhubungan dengan kelautan yaitu ke Dinas Hidrografi, Dinas Veranautika, Dinas Produksi Distribusi dan Dinas Pemetaan, yang gunanya untuk mendalami ilmu yang disampaikan oleh pemapar.(disp/red)

Categories
Pendidikan Polisi

659 Lulusan Bintara Polri SPN PMJ Lido T.A 2019/2020 Resmi Dilantik, 1 Siswa Gugur

Koran Jurnal, Bogor – Sebanyak 659 Bintara Polri lulusan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Ajaran 2019/2020 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya Lido, Bogor, Jawa Barat, secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (Kapolda) Irjen Pol Nana Sudjana.

Kapolda Metro Jaya mengatakan, dari 660 siswa didik yang mengikuti pendidikan Bintara Polri di SPN PMJ Lido, sebanyak 659 lulus dan 1 siswa gugur (tidak lulus) karena tidak lolos tes.
659 lulusan Bintara Polri SPN PMJ Lido 2019/2020 atau Angkatan 42 ini rencananya akan ditempatkan oleh Mabes Polri ke berbagai wilayah di Indonesia.

“Tadinya saya berharap kalian akan semuanya bersama-sama saya di Polda Metro Jaya. Namun, tadi malam saya saya mendapat informasi bahwa penentuan kelulusan dan penempatan adalah wewenang Mabes Polri,” kata Nana dalam sambutannya saat memimpin upacara penutupan dan pelantikan serta sekaligus mengambil sumpah 659 peserta/siswa didik lulusan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri T.A. 2019/2020 di SPN PMJ Lido, Bogor, Jawa Barat, Senin (02/03/2020).

Hadir dalam acara tersebut antara lain orang tua dan keluarga para Bintara Polri, para Kapolres di lingkungan Polda Metro Jaya, Ibu-ibu Bhayangkari Polda Metro Jaya dan Yayasan Kemala Bhayangkari serta PNS di lingkungan Polri. Selain itu hadir pula sejumlah perwakilan dari Badan Narkotika Nasional, TNI, dan para undangan lainnya.

Nana menjelaskan, alumni SPN Lido ini resmi berpangkat Brigadir Dua (Bripda) setelah pelantikan dan pengambilan sumpah. Selanjutnya mereka akan ditempatkan, antara lain di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.

“Untuk penempatan Mabes Polri ada 143 personel, menyebar di Bareskrim, Binmas, Intelkam, juga Baharkam. Yang di NTT, Sulawesi Utara, dan Papua ada 43 personel,” lugasnya.

Dari seluruh SPN yang tersebar di Indonesia, pada tahun ajaran 2019-2020 ini Polri meluluskan 8.869 Bintara remaja terdiri atas 8470 laki-laki dan 399 bintara polisi wanita setelah menjalani pendidikan sekitar tujuh bulan.

“Atas nama pimpinan Polri saya mengucapkan selamat kepada semuanya. Jadilah polisi yang promoter: profesional, modern, dan terpercaya,” ujar  Nana.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Metro Jaya juga mengingatkan agar para bintara melaksanakan tugas sebaik-baiknya sejak pelantikan sebagai polisi.

“Pendidikan merupakan anugerah Allah Subhanahu ta’ala yang harus senantiasa saudara syukuri ingat pula bahwa keberhasilan saudara menyelesaikan pendidikan ini tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga terutama orang tua. Tunjukkan kepada mereka bahwa saudara yang berprestasi senantiasa menjaga kehormatan diri dan institusi serta menjadi teladan dan kebanggaan bagi masyarakat bangsa dan negara,” tandasnya.

Upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri T.A. 2019/2020 di SPN PMJ Lido, dilanjutkan dengan defile dan atraksi kemahiran para lulusan Bintara dalam bongkar senjata serta pertunjukan bela diri.(red)

Categories
Ekonomi Keuangan Pendidikan

Pemerintah Salurkan Dana BOS Tahap I Langsung ke Rekening Sekolah

Koran Jurnal, Jakarta – Tanggal 17 Februari 2020, Kementerian Keuangan telah menyalurkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler Tahap I Gelombang I sebesar Rp9.803.214.420.000,- untuk 136.579 sekolah. Percepatan ini adalah tindak lanjut dari komitmen Menteri Keuangan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Dalam Negeri, setelah konferensi pers bersama pada Senin (10/02) lalu. Penyaluran Dana BOS ke sekolah-sekolah pada bulan Februari 2020 ini lebih cepat dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang rata-rata baru masuk ke rekening sekolah pada bulan Maret dan April.

Selain itu, salah satu perubahan mekanisme yang memudahkan percepatan atas penyaluran Dana BOS ini adalah perubahan mekanisme penyaluran, yaitu Dana BOS disalurkan secara langsung dari Rekening Kas Umum Negara ke Rekening Sekolah. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 9/PMK.07/2020 tentang Perubahan Atas PMK Nomor 48/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan DAK Nonfisik. PMK tersebut memberikan keleluasaan fiskal bagi sekolah dalam mendukung konsep “Merdeka Belajar” melalui perubahan periode penyaluran dan besaran penyaluran. Di samping itu, penyaluran Dana BOS lebih akurat karena rekomendasi penyaluran berdasarkan hasil inputan sekolah sendiri melalui Aplikasi Dana BOS yang disediakan oleh Kemendikbud. Dengan proses penyaluran lebih cepat ke rekening sekolah, kegiatan operasional mengajar dapat dilaksanakan dan didanai lebih cepat. Selanjutnya, sekolah dapat lebih cepat dalam menyampaikan laporan tanpa menunggu sekolah lain meskipun dalam wilayah yang sama. Terakhir, penyaluran langsung ke rekening sekolah tetap ditatausahakan dalam APBD Provinsi/Kabupaten/Kota sehingga sisi akuntabilitas tetap terjaga.

Alokasi Dana BOS Reguler Tahap I ini adalah sebesar 30% untuk masing-masing sekolah yang telah mendapatkan rekomendasi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Nantinya, untuk Tahap II dan III akan disalurkan sebesar 40% dan 30%. Dengan perbaikan skema penyaluran tersebut, sebesar 70% Dana BOS nantinya dapat langsung diterima sekolah pada semester I.(hum/red)

Categories
Pendidikan TNI

KSAD dan Rektor UGM Jalin Kerjasama Program Pendidikan Pascasarjana

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa dan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., menjalin kerja sama dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) program pendidikan Pascasarjana bagi personel TNI AD.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/01/2020).

Dikatakan Candra, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang sebelumnya telah terjalin pada Nota Kesepahaman Nomor Kerma/8/VII/2018 dan Nomor 4254/UN1.P/DIT.KAUI/DN/2018 tanggal 9 Juli 2018 dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian masyarakat.

“Dengan demikian, kesempatan untuk mengikuti program pascasarjana di UGM bagi personel TNI AD saat ini semakin terbuka lebar,” ucapnya.

“Calon peserta akan menjalani seleksi terlebih dahulu yang diselenggarakan oleh pihak UGM,” imbuh Candra.

Pelaksanaan pendidikannya sendiri, lanjut Candra, diselenggarakan dalam bentuk _blended_ _learning_ , yaitu proses pembelajaran yang mengkombinasikan sistem tatap muka di kelas dengan interaksi daring (dalam jaringan/online).

Proses pembelajaran secara daring (online) dapat difasilitasi sampai dengan 40% dari proporsi keseluruhan.

“Jangka waktu pendidikan dilaksanakan sesuai dengan masa studi terprogram,” sambungnya.

Lebih lanjut dijelaskan Candra bahwa program pendidikan Pascasarjana yang baru saja ditandatangani ini, tertuang pada Nota Kesepahaman Nomor PKS/3/I/2020 Nomor 7345/UN1.P.I/DIT-KAUI/DN/2020.

“Harapannya ke depan TNI AD semakin banyak memiliki SDM berkualitas dalam berbagai disiplin ilmu, sehingga dapat mendukung tugas yang semakin menantang,” pungkas Candra.

Turut hadir pada acara tersebut, Pangdam IV/Dip, para Asisten Kasad, Danrem 072/Pmk, Rektor UGM, beserta para staf dan dosen serta mahasiswa UGM.(disp/red)

Categories
Pendidikan Ragam

Kepala BNPB Ajak Praja IPDN Jaga Lingkungan, Tak Hanya Beri Contoh Tetapi Juga Menjadi Contoh

Koran Jurnal, Sumedang – Kepala BNPB Doni Monardo mengajak seluruh Praja IPDN yang berjumlah 2000 Praja, untuk menjaga lingkungan. Ajakan ini dilontarkan Doni saat memberikan materi di Seminar Fakultas Hukum Tata Pemerintahan Tahun 2019, di Balairung Rudini Kampus IPDN, Sumedang Prov. Jawa Barat, Kamis (05/12/2019).

Seminar mengusung tema “Leadership in the age of insecurity” dibuka Rektor IPDN yang diwakili oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Deti Mulyati.

Dalam paparannya, Doni Monardo mengatakan bahwa, “Pencemaran lingkungan saat ini sudah sangat memperihatinkan, contohnya Sungai Citarum, dulu kondisinya sangat kritis hingga mendapat predikat sungai terkotor didunia, sekarang sudah membaik dan airnya dapat diminum. kerusakan lingkungan ini diakibatkan oleh perilaku manusia sehingga menimbulkan bencana.”

Doni menambahkan, “Bencana bukan hanya diakibatkan oleh pencemaran lingkungan, ada juga lainnya seperti contoh gempabumi yang diakibatkan oleh pergerakan lempeng atau sesar, apalagi di Bandung ini terdapat sesar aktif yaitu sesar lembang yang jika bergerak dapat mengakibatkan gempabumi. Praja IPDN adalah calon pejabat negara sehingga wajib mengetahui ancaman bencana di lingkungannya,” tambah Doni.

Diakhir paparan, Doni mengajak Praja IPDN untuk tidak hanya memberikan contoh tetapi menjadi contoh kepada masyarakat agar menjaga lingkungan.

Seminar ini dihadiri oleh Plt. Deputi Bidang Penanganan Darurat, Tenaga Ahli BNPB Asisten 1 Bidang hukum Gubernur Jatim, Peneliti Dosen Universitas Pajajaran, Praja IPDN.(hum/red)

Categories
Militer Pendidikan TNI

KSAD Lantik 1.000 Perwira Lulusan Diktukpa Khusus TNI AD Tahun Ajaran 2019

Koran Jurnal, Bandung – Sejumlah 1.000  orang Perwira lulusan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapaad) dilantik Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Pendidikan Pembentukan Perwira Khusus (Diktukpasus) TNI AD TA. 2019.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilisnya di Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/11/2019).

Dijelaskan Kadispenad, Upacara Praspa lulusan Diktukpasus ini merupakan acara puncak dari proses pendidikan pembentukan Perwira TNI AD yang bersumber dari Bintara.

“Pendidikan mereka dilaksanakan selama 3 bulan di Secapaad,” ujar Candra.

“Yang dilantik saat ini terdiri dari 966 prajurit pria dan 34 prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad),  di lapangan Wiradhika Secapa Angkatan Darat,” tambahnya.

Diterangkannya, dalam upacara pelantikan dan pengambilan sumpah perwira tersebut, Kasad juga memberikan penghargaan kepada dua perwira lulusan terbaik atau berprestasi yaitu Letda Inf Doni Christian, S.H. dan Letda Ckm (K) Emiliana Tris Handayani.

“Masing-masing dari Kodam V/Brawijaya ( Letda Inf Doni Christian, S.H.) dan Kesdam XIV/Hasanudin (Letda Ckm (K) Emiliana Tris Handayani).

Para Perwira ini, sambung Candra nantinya akan diproyeksikan untuk mengisi jabatan golongan IX dalam pola pembinaan karier Perwira TNI AD, yaitu Komandan Peleton atau jabatan setingkat di Satuan Tempur, Satuan Bantuan Tempur, dan Satuan Bantuan Administrasi.

”Namun, sebelumnya mereka terlebih dahulu akan mengikuti pendidikan lanjutan sesuai kecabangan masing-masing,” ungkap Candra.

Upacara Prasetya Perwira yang berlangsung dengan khidmat tersebut ditandai dengan pengambilan Sumpah Perwira oleh Kasad dan penandatanganan naskah berita acara penyumpahan Perwira, serta setelah upacara  Kasad dan tamu undangan, menyaksikan _display_ Drumband Canka Panorama, dari anggota organik Secapa AD.

Setelah rangkaian upacara, didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa, Kasad memberikan pembekalan kepada para perwira yang baru dilantik beserta istri dan keluarga.

“Selain mengucapkan selamat kepada para perwira baru dan keluarganya, Kasad juga menekankan agar senantiasa menjaga kesehatan dengan cara berolahraga, dan punya target harus sehat, dengan olahraga setiap hari, minimal jalan kaki 1 jam,” ujar Kadispenad.

“Ini penting, karena TNI Angkatan Darat akan lebih bagus dan produktif, kalau perwira saya sehat semua,” tambahnya mengutip pernyataan Kasad.

Selain itu, lanjutnya, Kasad juga berpesan kepada para perwira agar menjadi kepala keluarga yang sukses dan bertanggung jawab, dengan cara mengutamakan pembinaan keluarga dan jangan pernah lupakan keluarga maupun kecewakan mereka.

“Sebelumnya, hari Sabtu (23/11/2019) lalu, Komandan Secapaad, Brigjen TNI Urip Wahyudi, S.I.P. telah menutup pendidikan Diktukpasus TNI AD TA 2019,” pungkasnya.

Selain Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan dan Dankodiklatad Letjen TNI A.M. Putranto, juga hadir Irjenad, para Pangkotama Asisten Kasad, Komandan/Direktur/Kepala Balakpus jajaran TNI AD,  Danpusdik jajaran Kodiklatad, pengurus Persit Pusat, orang tua dan keluarga para Perwira Muda serta tamu undangan lainnya.(disp/red)

Categories
Ekonomi Pendidikan

Ditjen PKH Kementan Ajak Masyarakat Kampanyekan #BijakCerdasAntibiotik

Koran Jurnal, Bandar Lampung – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) bersama Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) ECTAD dan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) bekerja sama dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung, Universitas Lampung dan Pinsar Petelur Nasional (PPN) Lampung menggelar kampanye bijak dan cerdas menggunakan antibiotik di Lapangan KORPRI, Bandar Lampung, Jum’at (22/11/2019). Kampanye ini merupakan puncak perayaan Pekan Kesadaran Antibiotik Sedunia 2019 di Indonesia.

Dalam sambutan tertulisnya I Ketut Diarmita, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) yang dibacakan oleh Syamsul Ma’arif, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, menekankan untuk memerangi laju resistensi antimikroba diperlukan tindakan dari semua pihak.

“Tantangan dalam memerangi laju resistensi antimikroba dan mengendalikan penyakit infeksi baru harus dipandang sebagai kewajiban dan tanggung jawab semua pihak, untuk itu semuanya harus senantiasa berupaya meningkatkan kompetensi profesional dan selalu menjaga agar antimikroba tetap efektif,” ujarnya.

Menyambung ucapan Syamsul, Direktur Kantor Keuangan USAID, Ravindral Suaris, mengakui peran Pemerintah Indonesia, terutama Kementerian Pertanian, atas langkah-langkah penting dalam mencegah dan mengendalikan resistensi antimikroba.

Sertifikasi NKV

Di sektor peternakan, AMR tidak hanya mengancam keberlangsungan kemampuan dalam mengendalikan penyakit infeksi pada ternak, akan tetapi juga mengancam keberlangsungan ketahanan pangan terutama keberlangsungan produktivitas sektor peternakan dalam menyediakan sumber pangan hewani bagi masyarakat.
Menurut Gubernur Lampung Arinal Djuanidi, Provinsi Lampung sangat berkomitmen menangani masalah ini, salah satu upaya adalah pembinaan, pengawasan peredaran dan penggunaan obat hewan pada ternak melalui Sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) pada unit Usaha Peternakan. NKV adalah sertifikat sah terpenuhinya persyaratan hygiene sanitasi sebagai kelayakan dasar jaminan keamanan pangan asal hewan.

“Sertifikat NKV ini adalah bukti komitmen pemerintah dalam memberikan jaminan keamanan pangan untuk masyarakat, sampai saat ini di Indonesia ada 45 unit usaha Budidaya peternakan yang sudah bersertifikat NKV dan 14 (30 %) diantaranya adalah Budidaya Unggas Petelur di Provinsi Lampung, atau yang terbanyak di Indonesia” jelasnya saat menerima sertifikat perhargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Gubernur Lampung bersama Ditjen PKH, serta Pinsar Petelur Nasional atas rekor sertifikasi NKV peternakan unggas petelur terbanyak di tahun 2019.

Atas keberhasilan ini, Arinal menyampaikan bahwa Provinsi Lampung sepenuh hati berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sektor peternakan mulai dari penyediaan fasilitas kredit bagi peternak, sampai dengan mendorong peningkatan nilai tambah dan daya saing produk telur. Hal ini sangat sejalan dengan cita-cita pemerintah daerah provinsi Lampung untuk menjadikan Lampung sebagai lumbung ternak Indonesia.

Team Leader FAO ECTAD James McGrane menambahkan bahwa pelaku usaha peternakan dan industri peternakan sangat berperan dalam solusi pengendalian laju resistensi antimikroba. Menurutnya, peternak perlu menerapkan praktik-praktik peternakan yang baik (good farming practices) dan pencegahan dan pengendalian infeksi (infection prevention and control), dimana didalamnya terdapat implementasi biosekuriti 3 zona, vaksinasi secara tepat, dan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Hal ini menjadi solusi pengurangan penggunaan antimikroba di peternakan. Harapannya, dengan peternakan yang bersih dan terjaga, tercipta ternak yang sehat dan tidak mudah terkena penyakit,” ujar James.(hum/red)